Menanggalkan Atribut Primordial di Kelas
Monday, 30 March 2009 (03:34) | 546 pembaca | 130 komentar

Andreas Harefa dalam buku Menjadi Manusia Pembelajar (2000) pernah menyatakan bahwa sekolah kita telah lama dipisahkan dari soal-soal nyata sehari-hari. Ia telah berubah menjadi semacam “sekolah militer”, ajang indoktrinasi, dan “kaderisasi” manusia-manusia muda yang harus belajar untuk patu.... (selanjutnya?)
Melacak Jejak Aktivitas Ngeblog
Sunday, 29 March 2009 (22:55) | 1 pembaca | 28 komentar
Saya tidak tahu pasti alasan dagdigdug.com (melalui Mbak Dita) memprofilkan saya sebagai bloger terpilih di situs layanan blog hosting untuk siapa saja yang berminat terhadap blog itu. Ketika Mbak Dita meminta saya melakukan konfirmasi via email, saya sempat ragu, apakah memang layak bloger ndesa da.... (selanjutnya?)
Lomba Penulisan Esai dan Cerpen AJB Bumiputera
Saturday, 28 March 2009 (00:47) | 1,545 pembaca | 73 komentar

Dalam rangka memeringati hari ulang tahunnya yang ke-97, Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 bekerjasama dengan Paguyuban Sastra Rabu Malam (PaSar MaLam), mengundang masyarakat umum, terutama para pencinta sastra, untuk mengikuti “Lomba Penulisan Esai” dan “Lomba Penulisan Cerita Pende.... (selanjutnya?)
Hacker Gelap Kembali Bergentayangan
Wednesday, 25 March 2009 (03:41) | 751 pembaca | 196 komentar

Menjelang Maghrib. Jemari saya masih saja menari-nari di atas tombol keyboard ketika Mbak Dita yang sedang chatting via YM dengan saya secara tiba-tiba mengabarkan bahwa blog saya sedang dibobol hacker. Dengan napas tertahan, saya langsung meluncur. Duh, tiba-tiba saja, tampilan blog saya berubah se.... (selanjutnya?)
Blog, Facebook, dan Keajaiban Dunia Virtual
Monday, 23 March 2009 (01:12) | 1 pembaca | 19 komentar

Satu dasawarsa yang silam, boleh jadi kita masih mengalami hambatan dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan teman-teman yang tersebar di berbagai belahan dunia. Kecanggihan teknologi di bidang informasi dan komunikasi agaknya baru menjadi milik kalangan elite klas menengah ke atas. Namun, seirin.... (selanjutnya?)
















