Home | Edukasi
OSI dan CT-BSI: “Investasi Sastra” Masa Depan
(28 August 2010, 247 pembaca, 33 respon)
Mengapresiasi Gerakan Perlawanan terhadap Keyword “SMP”
(23 August 2010, 573 pembaca, 78 respon)
Jujur saja, sebagai seorang guru, saya sangat terharu ketika membaca postingan sahabat-sahabat bloger yang demikian bersemangat dalam melawan “penyalahgunaan SEO” yang memanfaatkan keyword “SMP, siswa SMP, atau anak SMP” yang sarat dengan citra negatif berbau seronok dan mesum. Postingan terkait dari sahabat-sahabat bloger selengkapnya bisa dibaca di blog manajemenemosi.blogspot.com. Saya terharu, lantaran di tengah tantangan... Delete-Revision: Plugin “Wajib” untuk WordPress
(22 August 2010, 359 pembaca, 70 respon)
Sahabat-sahabat bloger yang mengelola blog dengan domain dan hosting berbayar seringkali direpotkan dengan banyaknya jumlah revisi postingan di bawah text-editor. Kalau jumlah postingan belum begitu banyak mungkin tak berdampak terhadap kinerja server. Kita bisa menghapus postingan yang sudah disunting secara manual melalui dashbor. Namun, sebaliknya, kalau jumlah postingan sudah bejibun, sementara setiap kali memosting tulisan... Friends Award Tak Terduga
(18 August 2010, 298 pembaca, 107 respon)
Aktivitas Ngeblog Selama Ramadhan
(14 August 2010, 301 pembaca, 72 respon)
Ngeblog –untuk menggantikan kata kompleks “mengeblog” dalam Bahasa Indonesia Baku– merupakan aktivitas seorang bloger dalam ranah hidup keseharian. Aktivitas ini (nyaris) telah menjadi “kebutuhan” seorang blogger, terlepas apa pun motifnya, entah itu bermotif bisnis, curhat, idealisme, atau motif-motif yang lain.
Saya termasuk orang yang beruntung mengenal aktivitas ini sejak tiga tahun yang lalu. Keberuntungan... Pelatihan Pendidikan Sekolah Berwawasan Gender
(5 August 2010, 464 pembaca, 76 respon)
Selasa, 3 Agustus 2010, saya didaulat untuk menyajikan materi Pendidikan Sekolah Berwawasan Gender bagi guru se-Jawa Tengah yang berlangsung di Gedung Yayasan Bina Dharma, Jalan Bukit Sawo, Bugel, Salatiga. Dalam pelatihan yang berlangsung selama empat hari itu, saya “ketiban sampur” untuk menyajikan materi Pembelajaran Berwawasan Gender yang diikuti sekitar 40 guru dari mata pelajaran PKn, PAI, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa... Lima Alasan Sederhana Saya Menggunakan Open Source
(30 July 2010, 737 pembaca, 109 respon)
Sejak 12 September 2009 saya memutuskan untuk menggunakan sistem operasi open-source, khususnya Ubuntu, pada netbook yang saya pakai. Sebenarnya keinginan untuk migrasi ke OS per-linux-an sudah lama muncul. Setidaknya, saya pernah mencoba menggunakan ubuntu versi gutsy-gibbon sejak 27 Februari 2008. Namun, lantaran ke-gaptek-an dan minimnya informasi seputar ubuntu, membuat saya melepaskannya dan kembali “menghamba” pada... Anak-anak Indonesia, Potret Generasi yang Hilang
(23 July 2010, 1,044 pembaca, 136 respon)
Hari ini Indonesia boleh tersenyum. Pasalnya, di tengah desingan ledakan gas elpiji yang mengancam, ribuan anak jalanan yang hidup terlunta-lunta, ribuan anak-anak yang menjadi korban kekerasan, atau ratusan anak-anak yang tersekap dalam ketakutan, ada jutaan anak-anak yang tengah merayakan hari “kebesaran”-nya. Ya, ya, ya, 23 Juli ini, anak-anak Indonesia sedang berupaya menarik perhatian dan simpati dunia melalui momen “Hari... Memajang Postingan Terkait dan Thumbnail Tanpa Plugin
(18 July 2010, 803 pembaca, 129 respon)
Ketika jalan-jalan ke blog Mas Jauhari, saya menemukan postingan bagus tentang pemasangan kode postingan terkait tanpa plugin. Bagi sebagian blogger, mungkin ini sudah termasuk kedaluwarsa. Namun, tidak buat saya. Belakangan ini, saya mulai jenuh dengan berbagai jenis plugin. Memang plugin bisa menjadi fitur menarik yang membuat blog jadi lebih interaktif dan komunikatif. Namun, semakin banyak plugin dipasang, ujung-ujungnya akan... Puisi dan Pendidikan Karakter: Sebuah Pengantar
(17 July 2010, 1,171 pembaca, 52 respon)
Bertahun-tahun lamanya, dunia pendidikan kita terpasung di atas tungku kekuasaan rezim Orde Baru yang serba represif dan otoriter. Pendidikan tidak diarahkan untuk “memanusiakan manusia” secara utuh dan paripurna, tetapi lebih diorientasikan untuk mempertahankan kepentingan kekuasaan semata. Dengan dalih mengejar pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa, nilai-nilai akhlak, budi perkerti, dan kemanusiaan terabaikan. Pendidikan... 









