Home | Budaya
Perubahan Gaya Hidup di Bulan Ramadhan
(13 August 2010, 530 pembaca, 66 respon)
Konon, puasa di bulan Ramadhan merupakan manifestasi ibadah yang memiliki dimensi personal dan sosial. Dari dimensi personal, hanya kita yang bisa berkata dengan jujur kepada Sang Khalik tentang perilaku “religius” yang tengah kita jalankan. Sedangkan, dari dimensi sosial, orang lain tak pernah tahu se-intens dan sedalam apa ibadah puasa yang kita jalankan. Bahkan, orang lain pun tak pernah tahu kalau sejatinya kita sedang... Pelatihan Pendidikan Sekolah Berwawasan Gender
(5 August 2010, 464 pembaca, 76 respon)
Selasa, 3 Agustus 2010, saya didaulat untuk menyajikan materi Pendidikan Sekolah Berwawasan Gender bagi guru se-Jawa Tengah yang berlangsung di Gedung Yayasan Bina Dharma, Jalan Bukit Sawo, Bugel, Salatiga. Dalam pelatihan yang berlangsung selama empat hari itu, saya “ketiban sampur” untuk menyajikan materi Pembelajaran Berwawasan Gender yang diikuti sekitar 40 guru dari mata pelajaran PKn, PAI, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa... Menuju Kendal Mandiri: Refleksi Hari Jadi Ke-405
(27 July 2010, 510 pembaca, 72 respon)
Tanggal 28 Juli 2010, Kendal telah berusia 405 tahun. Penetapan Hari Jadi Kendal tidak serta-merta lahir begitu saja, tetapi melalui perdebatan yang panjang. Hari Jadi Kabupaten Kendal yang biasanya diperingati setiap 26 Agustus akhirnya diubah menjadi 28 Juli setiap tahunnya. Hal itu disampaikan oleh Prof. Juliati Suroyo ketika menyampaikan pemaparan hasil seminar hari jadi yang di lakukan pada 6 Agustus 2006 yang silam. Perubahan... Dari Kayu Bakar, Minyak Tanah, hingga Elpiji
(21 July 2010, 806 pembaca, 103 respon)
Jauh sebelum era gas Elpiji 3 kg diproduksi secara massal, Yu Ginah, Yu Parjiyem, Yu Tinuk, Yu Blonok, atau Lik Sumiyem, masih bisa bercengkerama di emperan rumah sambil petan (mencari kutu di kepala). “Ritual” yang dilakukan habis makan siang seperti itu sudah jamak dilakukan oleh simbok-simbok yang tinggal di pedusunan. Mereka biasa memasak dengan menggunakan kayu bakar yang mereka timbun dari hutan. Bahkan, mereka... Tags: ledakan elpiji, teror sosial
Dari Dunia Maya Menuju ke Pelaminan
(3 July 2010, 683 pembaca, 177 respon)
Siapa bilang dunia maya tidak bisa mempertemukan dua insan berbeda jenis menuju ke pelaminan? Siapa pula yang berani bilang kalau internet tak sanggup menjalankan fungsinya untuk mendekatkan hati dan emosi dua makhluk Tuhan yang sedang menjalankan fitrah percintaannya? Jika ada waktu, datanglah ke kampung Teluk Wetan RT 22/03 Welahan, Jepara, Jawa Tengah, pada hari Senin, 19 Juli 2010 (pukul 10.00 WIB). Sampeyan pasti akan menemukan... Ketika Genderang Perang Piala Dunia Ditabuh
(11 June 2010, 567 pembaca, 116 respon)
Genderang “Perang Piala Dunia” 2010 yang akan berlangsung di Afrika Selatan sudah ditabuh. Upacara yang berlangsung di Johannesburg, South Africa, berlangsung cukup meriah; menandai “pesta” 32 tim yang akan berlaga. Seperti pada event-event sebelumnya, “perang” siklus empat tahunan ini akan disaksikan berpasang-pasang mata dari berbagai belahan dunia. Ada balutan suasana emosi, gengsi, dan pertaruhan nama baik. Tak... Kastanisasi dan Elitisme di Balik Sekolah RSBI
(9 June 2010, 737 pembaca, 97 respon)
Baru-baru ini, Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen), Kemendiknas, Suyanto mengungkapkan, 18 sekolah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dicabut izinnya karena dinilai tidak memenuhi persyaratan pendirian. Selain itu, ada indikasi terjadinya penurunan standar dan mutu pendidikan di sekolah-sekolah yang bersangkutan. Adapun 18 sekolah RSBI yang dicabut izinnya tersebut terdiri dari delapan... Nilai-nilai Pancasila, Riwayatmu Kini!
(1 June 2010, 1,575 pembaca, 67 respon)
(Renungan dan refleksi mini di hari kelahiran Pancasila)
Kita sungguh sedih menyaksikan berbagai aksi brutal dan kanibal yang tak pernah berhenti menggoyang sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Perilaku kekerasan berbasiskan primordialisme sempit dan SARA di negeri multikultur ini seolah-olah telah menjadi budaya yang mengakar dan memfosil dalam ruang memori dan batin anak-anak bangsa. Aksi bakar-bakaran, perusakan, penganiayaan,... Dari Siskamling hingga Pak Susno
(30 May 2010, 356 pembaca, 53 respon)
Malam ini, Kang Sukri kena giliran ronda. Bersama Lik Sukadi dan Kang Sandimin, dia –sesuai kesepakatan dalam rapat RT— harus mengambili jimpitan dan berjaga-jaga hingga lepas dini hari. Bagi Kang Sukri, ronda Siskamling bukanlah pekerjaan berat. Sambil wedangan, ngobrol, main catur, bahkan gaple pun jadi. Meski demikian, toh tak jarang yang mangkir dari kewajibannya. Boro-boro berjaga-jaga hingga lepas dini hari, mengambili... Blog dan Jejaring Sosial sebagai Pilar ke-5 Demokrasi
(28 May 2010, 432 pembaca, 76 respon)











