Santhet

5 April 2008 (04:42)Santhet

Cerpen: Sawali Tuhusetya Kang Jolodot marah besar. Darahnya berdesir deras. Kabut duka menyumbat dadanya. “Pasti ada yang nggak beres!” berangnya menyaksikan ayam jagonya dihantam telak lawannya. “Jagoku ini sudah tiga kali jawara! Mustahil, mustahil!” pekiknya. Kang Jolodot menjadi gusar. Batinnya menerawang jauh....

Gapit *)

8 Maret 2008 (01:32)Gapit *)

Cerpen: Sawali Tuhusetya Darah Gopal berdesir. Hatinya panas. Daun telinganya perih seperti tersengat lebah. Bola matanya menyala liar seolah hendak membakar orang-orang yang duduk di sekitarnya. Dia berdiri, berkacak pinggang. Otot-ototnya yang kekar menegang. Orang-orang yang semula duduk santai sambil ngobrol ngalor-ngidul...

Dhawangan

4 Februari 2008 (00:17)Dhawangan

Cerpen: Sawali Tuhusetya Ketakutan dan kecemasan menggerayangi wajah setiap penduduk. Tak seorang pun yang berani melangkah keluar pintu ketika senja menyelubungi perkampungan. Lorong dan sudut-sudut kampung yang gelap seperti dihuni oleh monster-monster ganas. Sudah lima warga kampung yang menjadi korban. Tewas mengenaskan...

Marto Klawung

24 Januari 2008 (08:23)Marto Klawung

Untuk ke sekian kalinya, Marto Klawung kembali mengamuk. Sorot matanya liar, ganas, menantang. Ke mana-mana, dia membawa parang terhunus, berkilat-kilat. Kalau sedang kambuh, nyaris tak ada seorang pun yang sanggup menjinakkannya. Meski setengah sinting, Marto Klawung tergolong memiliki ingatan tajam. Dia hafal betul dengan...