Labirin Sukma: Potret Kepribadian yang Terbelah
Kategori: Budaya, Kearifan Lokal, Refleksi, Sastra

Usai sudah Gelar Budaya 2008 (GB08) itu. Teater Semut (TS) menggelar event itu dengan torehan “tinta budaya” yang manis menjelang berakhirnya tahun 2008 ini. Diawali dengan lomba penulisan cerpen tingkat Kabupaten Kendal dan baca puisi tingkat Jawa Tengah, 23 November, acara berlanjut pementasan teater dengan mengangkat repertoar “Labirin Sukma” yang ditulis dan disutradari sendiri oleh Aslam Kussatyo, sang komandan TS. Bisa jadi, pentas itulah yang paling banyak menguras kreativitas para awak TS dalam GB08 ini. Maklum, TS sudah menjadi “brand image” dalam dunia panggung di kota beribadat ini, bahkan juga di level Jawa Tengah. Sangat tidak berlebihan kalau para pemain suntuk berlatih hampir sebulan lamanya untuk mementaskan lakon... (Baca lanjutannya!)
Memburu Sensasi lewat Blog

Kompleks blogosphere kembali terguncang. Kasus kartun yang mempersonifikasikan Nabi Muhammad melalui visualisasi yang cenderung vulgar dan seronok yang dipublikasikan di sebuah blog kembali mencuat. Meski telah diblokir oleh wordpress.com, tapi kasus tersebut setidaknya makin menguatkan sebuah opini, betapa demikian gampangnya seseorang memburu sensasi lewat sebuah blog. Longgarnya aturan main kepemilikan akun dengan menggunakan engine dan platform blog tertentu membuat seseorang bebas keluar-masuk kompleks blogosphere dengan berbagai macam kepentingan. Kasus visualisasi Nabi Muhammad melalui kartun yang seronok dan vulgar, jelas makin memperpanjang daftar “hitam” penyalahgunaan blog untuk kepentingan-kepentingan sempit dan sesaat. Tak hanya... (Baca lanjutannya!)













