17Aug 2009 132 Comments2,029 pembaca
Merajut Kembali Nilai Kebersamaan
Peringatan HUT ke-64 RI tahun ini berlangsung semarak. Hampir setiap komunitas sosial, mulai tingkat RT hingga pusat, merasa perlu dan berkepentingan untuk mengenang peristiwa heroik delapan windu yang silam ketika Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan negeri ini. Acaranya pun beragam, mulai yang berbentuk seremonial resmi hingga yang bersifat rekreatif dan hiburan. Dengan cara masing-masing, setiap anak bangsa berupaya menghadirkan nilai-nilai dan etos perjuangan para pendiri bangsa ke dalam layar memorinya.
RT di lingkungan tempat saya tinggal pun tak mau ketinggalan untuk memeriahkan delapan windu usia kemerdekaan itu. Pada malam 17 Agustus 2009 mulai pukul 19.30 digelar malam tasyakuran dengan dua acara, yakni renungan dan doa dilanjutkan pemotongan tumpeng serta malam tasyakuran.
Keesokan harinya, Senin, 17 Agustus 2009, saya mengikuti Upacara Detik-detik Proklamasi di lapangan Kecamatan Ngampel Kendal.





Dalam pemahaman awam saya, peringatan HUT RI tak hanya sekadar mengenang romatisme masa silam, apalagi terjebak ke dalam acara ritual dan seremoninya, tetapi yang justru lebih penting adalah bagaimana menumbuhkembangkan nilai dan etos perjuangan para pendiri negeri ini sebagai “roh” yang bisa mengilhami bangsa ini dalam menyelesaikan persoalan-persoalan riil yang kini tengah menghadang bangsa kita.
Salah satu nilai dan etos perjuangan pendiri bangsa yang (nyaris) hilang adalah nilai kebersamaan sebagai salah satu bagian jati diri bangsa. Seiring dengan gerusan kultur global yang demikian dahsyat membombardir setiap sisi dan ruang kehidupan di negeri ini, bangsa kita dinilai telah kehilangan nilai kebersamaan yang dulu menjadi patron perjuangan para elite bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Dengan tingkat kebersamaan yang andal, mereka bersama rakyat di kalangan akar rumput bahu-membahu, menaburkan nilai solidaritas, dan mengokohkan rajutan tali persaudaraan lintas suku dan geografis sebagai keluarga besar bangsa bernama Indonesia.
Kita jadi sedih ketika tumpukan persoalan yang kian rumit dan kompleks itu datang menghadang, bangsa kita jadi gampang tercerai-berai. Rajutan tali kebersamaan itu makin lama makin memudar, hingga akhirnya kita kehilangan sikap “andarbeni” (rasa memiliki). Mari kita rajut kembali nilai kebersamaan itu hingga bernaung turba ke dalam gendang nurani bangsa untuk bersama-sama menyelesaikan setiap jengkal persoalan yang datang menghadang. ***
Tulisan lain yang berkaitan:
Tulisan berjudul "Merajut Kembali Nilai Kebersamaan" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (17 August 2009 @ 20:13) pada kategori Budaya, Opini, Refleksi dan telah dikunjungi oleh 2,029 pembaca. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini:













Jun 16, 2010 @ 17:14:05
Bagaimana cara memaknainya yang benar ya.
Aug 27, 2009 @ 12:37:03
Nah ini dia yang udah mulai pudar mas, kebersamaan
Kayanya peringatan 17 an sekarang beda dengan jaman dulu, lebih meriah & lebih terasa kebersamaanya
Aug 29, 2009 @ 17:08:19
ya, yam, mudah2an miomentum agustusan bisa menjadi saat yang tepat utk merajut nilai2 kebersamaan itu, mas irvan.
Aug 21, 2009 @ 13:58:49
kalau paski di kec saya kemmarin muntir benderanya:”>
.-= Baca juga tulisan terbaru jidat berjudul Stop Dreaming Start Actions! Pahlawan Muda =-.
Aug 22, 2009 @ 04:52:39
walah, kok bisa, mas jidat? kena angin kencang kali, yah, hehe …
Aug 21, 2009 @ 13:58:27
merajut kembali nilai kebersamaan.
semoga bukan dalam kebersamaan sesaat, hanya dengan momen 17an saja. masih banyak hal-hal dalam realita kehidupan yang membutuhkan kebersamaan untuk mensolusikan masalah. apakah itu sudah tercermin dalam kehidupan sekarang? entahlah. rada mumet mikir kahanane negoro
.-= Baca juga tulisan terbaru ~noe~ berjudul Selamat Pagi Indonesia =-.
Aug 22, 2009 @ 04:52:04
setuju, mas noe, semoga kebersamaan itu tak terjebak kie dalam slogan dan retorika belaka.
Aug 20, 2009 @ 15:53:07
Indonesia memang terlepas dari jajahan Belanda dan Jepang. Tapi masih terjajah ekonomi dunia dan gaya hidup barat yang negatif.
Aug 21, 2009 @ 02:12:04
@Fariskhi,
betul banget, mas faris. sebuah tantangan berat yang harus dituntaskan oleh bangsa kita setelah kemerdekaan yang diproklamirkan mencapai usia 8 windu.
Aug 20, 2009 @ 14:29:16
sekali merdeka tetap merdeka …..
Aug 21, 2009 @ 02:11:12
@andif,
merdeka, mas felani. semoga maknanya benar2 teraplikasikan dalam kehidupan, tak hanya sekadar dalam lisan saja, haks.
Aug 20, 2009 @ 14:25:22
Menjalin nilai kebersamaan di tengah tren gaya hidup yang individualistik, tentu merupakan tugas berat.
Aug 21, 2009 @ 02:10:25
@racheedus,
betula banget, mas rache. itulah tantangan berat yang mesti dihadapi bangsa ini ketika usia kemerdekaan sudah mencapai 8 windu.
Aug 20, 2009 @ 13:31:52
jaga kemerdekaan Indonesia, karena kemerdekaan ialah hak segala bangsa
jangan bermalas-malasan para warga indonesia
harumkanlah nama negara kita “INDONESIA”
.-= Baca juga tulisan terbaru riffrizz berjudul Bokep Untuk Memancing Pengunjung Blog =-.
Aug 21, 2009 @ 02:09:38
@riffrizz,
wah, mantab, mas rifky. saya sepakat banget ajakan yang simpatik itu.
Aug 20, 2009 @ 10:56:23
Merdekaaa™ :”>
.-= Baca juga tulisan terbaru aLe berjudul Merah Putih Panjiku by aLe – #IndonesiaUnite =-.
Aug 21, 2009 @ 02:09:01
@aLe,
merdeka juga, mas ale!
Aug 20, 2009 @ 06:31:11
hmm….gimana kalau sering sering ngadain 17 An aja pak….?? biar mudah dirajut… hehehe
Aug 21, 2009 @ 02:08:42
@vicky,
kalau keseringan, jangan2 malah jadi ndak menarik, mas vicky, hehe …
Aug 20, 2009 @ 01:41:36
Mampir malam pak..:)
Aug 21, 2009 @ 02:08:01
@SanG BaYAnG,
matur nuwun klunjungannya, mas sang bayang.
Aug 19, 2009 @ 20:57:36
semoga semangat ini tidak hanya waktu agustus saja pak..
kebersamaan yang sejati..
Merdeka!
.-= Baca juga tulisan terbaru azaxs berjudul Mystery of Pink =-.
Aug 21, 2009 @ 02:07:39
@azaxs,
amiiin, salam merdeka, mas azaxs.
Aug 19, 2009 @ 19:10:08
Wah pak.. aku malam tujuh belasan malah sendirian.. tafakur apa yg sudah aku lakukan buat Indonesia.. hehe
Aug 21, 2009 @ 02:07:13
@Afrianti Takaful,
wah, mantab toh, mbak, hehe …
Aug 19, 2009 @ 18:29:43
supaya nggak jadi seremonial semata, nilai-nilai dan semangat yang muncul saat perayaan kemerdekaan ini harus kita bawa terus di hari-hari berikutnya ya pak…
.-= Baca juga tulisan terbaru geRrilyawan berjudul INDONESIA…SELAMAT YA! =-.
Aug 21, 2009 @ 02:06:51
@geRrilyawan,
tepat sekali, mas gerrilyawan. nilai2 semangat kejuangan seperti yang telah dipraktikkan para pendiri negeri inilah kyang perlu terusi diaplikasikan dalam praktik kehidupan sehari pada masa kini dan masa2 mendatang.
Aug 19, 2009 @ 17:54:20
andai kebersamaan itu terus terjaga tidak hanya dalam acara acara yang bersifat sementara saja, pasti bangsa ini bisa jaya ya Pak….
.-= Baca juga tulisan terbaru alief berjudul Ramadhan: Sambut Bulan Penuh Pengampunan =-.
Aug 21, 2009 @ 02:05:08
@alief,
betul sekali, mas alief. seharusnya memang seperti itu.
Aug 19, 2009 @ 17:28:00
hmmm…kemerdekaan itu bagusnya kita rayain seperti apa ya Pak Sawali?? apa harus dengan mengadakan acara lomba seperti biasa??
Aug 21, 2009 @ 02:04:38
@casual cutie,
hmm … apa pun bisa dilakukan kok, mbak cutie, yang penting semangat para pendahulu itu tak terlupakan oleh zaman yang terus datang membawa banyak perubahan.
Aug 19, 2009 @ 17:22:52
upacara… panas… selalu dapet jatah jadi pembaca do’a.. hihi…
upacara… satu momen bikin orang kantoran rajin dateng tepat waktu…
upacara… bikin terheran-heran.. “kok tumben pada kompak bareng2″
Aug 21, 2009 @ 02:03:31
@ceznez,
hehe … kalau terpilih jadi pembaca doa, itu artinya mas cez diyakini mampu membaca secara fasih dan bisa menjadi teladan bagi lingkungan. mantab toh!
Aug 19, 2009 @ 16:59:34
Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh..
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
.-= Baca juga tulisan terbaru KangBoed berjudul Ayo PUASA Sebenarnya jangan PUASA Dagang =-.
Aug 21, 2009 @ 02:01:07
@KangBoed,
salam cinta damai dan kasih sayang juga, kangboed. sama2, yak, saya juga minta maaf kalau ada salah2 kata. selamatn menunaikan ibadah puasa.
Aug 19, 2009 @ 16:52:35
mari pak kita rajut,kebersamaan itu penting
Aug 21, 2009 @ 02:00:06
@maxall,
ayo, mas maxall, hehe … tanpa kebersamaan, persoalan bangsa ini makin susah diselesaikan.
Aug 19, 2009 @ 16:39:07
Memaknai Arti Merdeka dengan indah nya kebersamaan
Sekalian sebelum offline Mohon Maaf lahir bathin
Selamat menjalankan shaum Ramadhan
.-= Baca juga tulisan terbaru ajengkol berjudul Muhasabah : Marhaban Ya Ramadhan =-.
Aug 21, 2009 @ 01:59:30
@ajengkol,
selamat menjalankan ibadah puasa juga, mbak ajeng, mohon maaf lahir dan batin.
Aug 19, 2009 @ 15:06:04
silih asih silih asah silih asuh … kacai jadi saleuwi kadarat jadi salogak … hirup hurip babarengan
.-= Baca juga tulisan terbaru Kopral Cepot berjudul Indonesia Merdeka Adalah Tjiptaan Bangsa Indonesia Sendiri =-.
Aug 21, 2009 @ 01:58:50
@Kopral Cepot,
walah, itu bahasa sunda, ya, mas cepot. kebersamaan memang perlu terus dipupuk dan ditumbukembangkan, sehingga menjadi kekuatan kolektif yang dahsyat.
Aug 19, 2009 @ 15:05:38
“peringatan HUT RI tak hanya sekadar mengenang romatisme masa silam, apalagi terjebak ke dalam acara ritual dan seremoninya, tetapi yang justru lebih penting adalah bagaimana menumbuhkembangkan nilai dan etos perjuangan para pendiri negeri ini sebagai “roh” yang bisa mengilhami bangsa ini dalam menyelesaikan persoalan-persoalan riil yang kini tengah menghadang bangsa kita.”
saya setuju sekali dengan kata-kata diatas pak, namun saat ini banyak yang menganggap 17 agustus hanya sekedar ritual tahunan yang tanpa arti.bahkan di tempat saya masih ada juga orang-orang yang menyepelekan hari kemerdekaan dengan memasang bendera yang sudah usang
.-= Baca juga tulisan terbaru galuharya berjudul hey….!!!!!itu bukan benderaku =-.
Aug 21, 2009 @ 01:57:55
@galuharya,
itulah kenyataan yang masih serimng kita saksikan, mas galuh, mereka hidup bergelimbang kemewahan, tapi sekadar membeli sang saka merah putih saja ndak pernah mau. mungkin mereka lupa kalau utk mempertahankan dua warna itu harus berkorban nyawa.
Aug 19, 2009 @ 14:56:27
Inilah yang sekarang kita butuhkan. kebersamaan melawan kerasny hidup sebagai bangsa Indonesia. Melawan kebodohan, melawan kemiskinan, dan melawan terorisme. Hapus semau yang buruk2..
Salam kenal. Mampir ke blog kami
.-= Baca juga tulisan terbaru Gostav Adam berjudul Hakikat Kemerdekaan =-.
Aug 21, 2009 @ 01:56:19
@Gostav Adam,
salam kenal juga, mas adam. iya, ya, ternyata musuh negeri ini bertambah satu lagi. terorisme! doh! makin repot!
Aug 19, 2009 @ 14:51:33
Kebersamaan memang berhasil dirajut kembali, Pak. Sehingga setelahnya tidak segera koyak-moyak. Kita harus terus bersatu.
.-= Baca juga tulisan terbaru kombor berjudul Rangkaian Acara 17-an Usai Sudah =-.
Aug 21, 2009 @ 01:55:24
@kombor,
amiiin, mudah2an setelah berhasil dirajut, negara-bangsa ini bisa terus mempertahankan dan mendinamsikannya, mas arif.
Aug 19, 2009 @ 14:17:28
MERDEKA… MERDEKA… MERDEKA …
1945 – 2009….. 64 tahun sudah bukan waktu yang singkat. selama kurun waktu itu masih banyak sekali diantara yang belum mampu memaknai sejatinya sebuah Kemerdekaan .
Merah Putih Berkibarlah dengan berani…, terus berkibar dan jangan pernah berhenti memberikan warna kebebasan kepada bangsamu.
Aug 21, 2009 @ 01:54:31
@Seti@wan Dirgant@Ra,
saya kira benar, mas setiawan. usia kemerdekaan sudah mencapai 8 windu. tapi masih banyak rakyat yang belum paham benar, apa makna kemerdekaan yang sesungguhnya.
Aug 19, 2009 @ 13:53:13
mengisi kemerdekaan dengan berbuat lebih baik pada bidang yang selama ini kita geluti sepanjang itu positif bagi diri, bangsa dan negara adalah salah satu dari sekian banyak cara untuk mengisi kemerdekaan itu pak
.-= Baca juga tulisan terbaru achmad sholeh berjudul Renungan Di Hari Kemerdekaan =-.
Aug 21, 2009 @ 01:53:25
@achmad sholeh,
sepakat, pak sholeh.
Aug 19, 2009 @ 12:17:07
Dirgahayu negeriku, jayalah selalu…
Aug 21, 2009 @ 01:53:01
@a-chen,
amiiiin!
Aug 19, 2009 @ 12:16:12
Merdekaaa!!!
semoga jati diri bangsa ini melaju nyata…
Aug 21, 2009 @ 01:52:47
@buwel,
merdeka juga, mas buwel.
Aug 19, 2009 @ 12:12:39
Kalau yang paling penting bagi saya adalah, semoga pendidikan di indonesia ini kian maju dan berkembang. Serta semakin berkurangnya nilai anak jalanan yang masih putus sekolah
.-= Baca juga tulisan terbaru Mr Isanputra berjudul Ultah Blogger Warok yang Pertama =-.
Aug 21, 2009 @ 01:48:32
@Mr Isanputra,
saya kira benar, mas isan, pendidikanlah yang menjadi kawah candreadimuka peradaban. kalau pendidikan terabaikan, doh, kita ndak bisa membayangkan, apa yang akan terjadi di negeri yang besar ini.
Aug 19, 2009 @ 11:53:36
Kalau yang paling penting bagi saya adalah, semoga pen
.-= Baca juga tulisan terbaru Mr Isanputra berjudul Ultah Blogger Warok yang Pertama =-.
Aug 19, 2009 @ 11:47:01
ya yang jelas dengan kemerdekaan ini semangat untuk bisa lebih baik mesti dipupuk dengan baik pada diri kita….
.-= Baca juga tulisan terbaru Novianto berjudul Sillaturahmi ke Malhikdua =-.
Aug 21, 2009 @ 01:47:18
@Novianto,
bener, banget, mas nopy. idealnya memang demikian.
Aug 19, 2009 @ 09:59:57
lho, pak satu kok keliru. sikap andarbeni alias sense of belonging bangsa kita malah semakin maningkat kok, pak. buktinya apa-apa yang menjadi milik umum diklaim menjadi milik pribadi, milik orang menjadi milik sendiri. nah. hehe…
tentunya itu sikap andarbeni yang keliru, yang musti ditumpas dengan semakin matang usia kemerdekaan kita tho, pak?
.-= Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul Seyogianya Yogya =-.
Aug 21, 2009 @ 01:46:45
@marshmallow,
hehe … terutama sikap andarbeni terhadap negara-bangsa, mbak yulfi, hehe … itu yang konon dinilai sudah mulai luntur, haks.
Aug 19, 2009 @ 08:43:40
Semoga kita bener2 merdeka di riuh gempitanya pekik2 merdeka di sela2 peringatan HUT Kemerdekaan:)
Aug 21, 2009 @ 01:45:34
@wahyubmw,
amiiin, semoga demikian, pak wahyu.
Aug 19, 2009 @ 06:30:40
Agar optimis …kita harus mengatakan…baru 64 tahun,dibandingkan Amerika yang sudah ratusan tahun merdeka.
Apapun memang harus ada “kebersamaan” untuk membangun negeri ini,hari hari bersama bapak saya mengalami ,menyaksikan…bahwa kebersamaa masyarakat untuk membangun,berkarya….sangat signifikan untuk penyelesaian beberapa masalah yang dihadapi.
Maka 17 Agustus 2009,Jogja mendeklarasikan….Jogja membangun..bersama sama seluruh masyarakat dan pemerintah mendampingi.
Aug 21, 2009 @ 01:45:13
@dyah suminar,
terima kasih tambahan infonya, bu, semoga deklarasi yang dicanangkan benar2 bisa terwujud, bu.
Aug 18, 2009 @ 23:06:52
mari bersama tegakkan hukum tak pandang bulu, kita jadikan negeri ini benar-benar merdeka untuk seluruh rakyat indonesia. MERDEKAAAA
.-= Baca juga tulisan terbaru TRIMATRA berjudul SETTING DEFAULT TRIMATRA =-.
Aug 19, 2009 @ 01:06:45
merdeka! ajakan yang simpatik, mas.
Aug 18, 2009 @ 21:56:34
daku akan berusaha untuk membuat bangga Indonesia dengan segenap prestasiku…
hehehehehe..
semangat Napi..
.-= Baca juga tulisan terbaru Nafi’ Abdul Hakim berjudul Cerminan diri kita.. =-.
Aug 19, 2009 @ 01:05:54
wah, sebuah haraoan dan keinginan yang mantab, mas nafi’.
Aug 22, 2009 @ 07:43:02
@Sawali Tuhusetya, wah..
terima kasih banyak Pak..
saya sangat terharu ada orang yang bilang kayak gitu ke saya..
alhamdulillah…
.-= Baca juga tulisan terbaru Nafi’ Abdul Hakim berjudul Cerminan diri kita.. =-.
Aug 23, 2009 @ 01:23:30
sama2, mas nafi, hehe …
Aug 18, 2009 @ 20:58:29
Aku menjadi contoh yang sangat kurang bagus, Untuk event sepenting ini, mala datang telat –”
.-= Baca juga tulisan terbaru NoRLaNd berjudul A Shy Boy, but Talkactive =-.
Aug 19, 2009 @ 01:05:14
kok bisa telat, mas guru norland, hehe …
Aug 18, 2009 @ 19:59:27
Mantap…Mr…:d/
Aug 19, 2009 @ 01:04:31
walah!
Aug 18, 2009 @ 18:13:27
saya hanya bisa berusaha menengok ke sekitar, sejauh mana bisa melihat dan sepanjang apa bisa menjangkau, sekalipun mungkin hanya hal-hal yang remeh temeh, tapi setidaknya mungkin untuk melakukan sesuatu.
.-= Baca juga tulisan terbaru Pakacil berjudul Lelaki Itu di Suatu Malam =-.
Aug 19, 2009 @ 01:04:14
merdeka, kosakata yang indah, dan sekaligus tepat dipilih utk bermain teater, haks.
Aug 18, 2009 @ 17:48:09
Semoga kita benar-benar bisa merdeka secara utuh
.-= Baca juga tulisan terbaru Seonesia berjudul MengembalikanJatidiriBangsa =-.
Aug 19, 2009 @ 01:02:10
amiiin, semoga hal itu bisa segera terwujud.
Aug 18, 2009 @ 17:37:13
Indonesia….
Sejenak meraba dan terasa
Betapa kusutnya jala
Indonesia….
Aug 19, 2009 @ 01:01:44
wew…. lirik mas deno lumayan pendek, tapi dalem banget, salut!
Aug 18, 2009 @ 16:54:21
saya malah sudah lebih dari 8 tahun gak ikut upacara….
yang penting nasionalisme tetap berkobar di dada
.-= Baca juga tulisan terbaru Pencerah berjudul Menunggu Email dari Nurdin M Top =-.
Aug 19, 2009 @ 01:00:29
walah, kalau saya mesti ikutan utk mendampingi anak2 yang sedang bertugas dlm upacara, mas pencerah, hehe …
Aug 18, 2009 @ 16:37:03
bagaimanapun juga Indonesia adalah tumpah darah kita.. tanah air kita.. bersama kita bisa!!!!
.-= Baca juga tulisan terbaru detx berjudul Pantang Pulang Sebelum Padam =-.
Aug 19, 2009 @ 00:59:21
sepakat, mas dion!
Aug 18, 2009 @ 15:56:12
pak sawali kuq ga keliahatan ikut upacara..??? :-w
semoga Tuhan selalu melindungi negeri ini dari orang² yg ingin mendzalimi bangsa ini amin..
merdeka……!!!!!
.-= Baca juga tulisan terbaru Caride™ berjudul Widget Untuk Mempercantik Blog =-.
Aug 19, 2009 @ 00:57:59
hehe … muter2 ambil gambar, mas, haks,
Aug 18, 2009 @ 15:54:46
semoga bangsa ini semakin makmur dan merdeka dalam arti yg sesungguhnya..
semoga org² yg di pemerintahan semakin bijak dan arif dalam bersikap dan memimpin negeri ini…
semoga rakyat di negeri ini kian makmur dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan…
dan semoga…. amin..
salam, ^_^
.-= Baca juga tulisan terbaru Didien® berjudul High quality residential mailboxes =-.
Aug 19, 2009 @ 00:57:33
sebuah refleksi dan imbauan yang simpatikl, mas didin.
Aug 18, 2009 @ 14:57:32
semoga kemerdekaan ini dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.. amiiin
.-= Baca juga tulisan terbaru muhamaze berjudul sampahmu masalahku =-.
Aug 19, 2009 @ 00:56:56
amiin, amiiin, amiiin, semoga hal itu bosa segera terwujud, mas.
Aug 18, 2009 @ 14:38:30
saya mengisi hut ri jadi paskibra pak..haaa..padahal saya sudah tidak muda lagi..heee
Aug 19, 2009 @ 00:56:24
wah, salaut banget tuh, mas boyin. petugas paskibra tak peduli masalah umur kok, mas boyin, haks.
Aug 18, 2009 @ 13:17:58
Ayo maju Indonesia….
MERDEKA!!!
.-= Baca juga tulisan terbaru Jual Kaos Facebook berjudul Jual Kaos Facebook =-.
Aug 19, 2009 @ 00:55:39
merdeka! semoga tak berjalan di tempat apalagi berjalan mundur.
Aug 18, 2009 @ 11:19:02
kemarin seharusnya merayakan hut ri ke 64, malah yg ada ngepak barang dan pindah kos
(
.-= Baca juga tulisan terbaru okta sihotang berjudul Cara memilih kos yang baik dan benar =-.
Aug 19, 2009 @ 00:55:07
walah, apa m,as okta memang sudah ndak kerasan di kos yang lama? kok malah pindahan?
Aug 18, 2009 @ 11:08:15
Tiap ada event selalu semangat yach… !!!
.-= Baca juga tulisan terbaru Bisnis Online berjudul Peluang Bisnis Online Blog Review =-.
Aug 19, 2009 @ 00:52:37
hehe … bener, mas bambosi., semangat bisa menjadi motivasi tersendiri.
Aug 18, 2009 @ 11:02:42
salam pak guru..lama tak berkomentar di sini
semoga di ultah negeri kita yang ke enam puluh empat, kita tak lagi jalan di tempat…niru iklan mode
.-= Baca juga tulisan terbaru pak amsi berjudul Menyambut Ramadhan bersama Aa Gym =-.
Aug 19, 2009 @ 00:51:59
salam juga, pak amsi. amiiin. bener juhga tuh, pak. meski jalan di tempat semoga negeri ini tak berjalan mundur.
Aug 18, 2009 @ 10:25:51
sejarah akan memiliki makna bila kita bisa menjadikannya cerminan untuk merajut masa depan… sejarah bukan sekedar catatan masa lalu, tapi merupakan pembelajaran efektif untuk manusia masa kini…
selamat memperingati hari kemerdekaan pak sawali. saya masih tetap optimis bahwa bangsa kita akan memiliki masa depan yang lebih baik…
saya ingin merdeka dari pesimisme!!
Aug 19, 2009 @ 00:51:02
salam merdeka juga, bang vizon. saya kjuga masih poptimis kalau indonesia akan menjadi lebih baik.
Aug 18, 2009 @ 08:56:05
bangsa indonesia butuh pemimpin yang bisa menyatukan solidaritas rakyatnya, bukan pemimpin yang malah bikin rakyatnya jadi bingung…ngalor ngiduL.:d/
.-= Baca juga tulisan terbaru saifunalyoom berjudul Upaya Ponpes Al Hikmah 2 dalam proses peningkatan mutu dan kwalitas SDM santri =-.
Aug 19, 2009 @ 00:50:17
sepakat, mas saif, figur seorang pemimpin idealnya, memang seperti itu.
Aug 18, 2009 @ 07:57:43
merdeka atau mati, gak pernah merdeka sampai mati, selagi masih ada penindasan, ketidakadilan.
Sama dengan Pak Marsudiyanto; makna kemerdekaan itu banyak sebanyak otak manusia, kalau bicara definisi, kalau bicara mengisi kemerdekaan, apa gak pernah Full yahhhhh… kok semua mengisi kemerdekaan?
I Love You Full Indonesia…
.-= Baca juga tulisan terbaru Munawar AM berjudul Fenomena Bom Bunuh Diri =-.
Aug 19, 2009 @ 00:49:33
hehe … apa pun makna kemerdekaan itu ditafsirkan, yang penting semangat keindonesiaan itu ndak pernahm, poudar, mas nawar.
Aug 18, 2009 @ 05:49:58
Salam merdeka, Pak Sawali.
Fotonya menarik, tapi Pak Sawali ikut upacara apa jadi petugas foto hayooo
.-= Baca juga tulisan terbaru DV berjudul Indonesia, I Love You, Full =-.
Aug 19, 2009 @ 00:48:22
doh! kena saya, kekeke … bener, mas don, muter2 cari angel yang tepat, eh, gambarnya masih jauh banget mutunya, apalagi kalau dibandingkan dg gambar2 mas donny.
Aug 18, 2009 @ 05:42:21
haddiiirrrrrr… kembali pak…,
pagi nengokin sahabat sekederah mencari kopi sisa2 agustus-an kemarin…Adakah…???
cu…
.-= Baca juga tulisan terbaru perigitua berjudul Tersenyumlah Kembali Pertiwi =-.
Aug 18, 2009 @ 05:45:25
@perigitua, hayah, mohon maaf pak, belepotan tuh sekedarnya..:)
cukup sampe hari ini aja kegembiraanya banyak tugas menantang di depan, rapatkan barisan saling bergenggam tangan. lurutkan niat untuk satu tujuan, indonesia lebih baik!!!
cu…
.-= Baca juga tulisan terbaru perigitua berjudul Tersenyumlah Kembali Pertiwi =-.
Aug 19, 2009 @ 00:47:11
sepakat! indonesia esok dan masa depan harus lebih baik ketiombang hari ini.
Aug 19, 2009 @ 00:46:28
hmm…. kopi masih banyak kok, hehe …
Aug 18, 2009 @ 04:02:18
Salam
Berharap kemerdekaan dalam genggaman adalah kemerdekaan hakiki, bukan hanya merdeka dari kolonialisdan imperlias secara fisik sahaja, tapi negeri ini mampu membebaskan diri dari pengaruh-pengaruh buruk globalisasi dan dan memprioritaskan diri untuk komitmen menciptakan Indonesia yang adil dan makmur. Amin
Aug 19, 2009 @ 00:46:00
itulah yang memang dicita-citakan para pendahulu negeri, mbak ney. semoga “khittah” perjuangan itu tak akan pernah luntur.
Aug 18, 2009 @ 00:43:31
Kadang memang terlalu naif bagi kita untuk ngomong Merdeka, karena tak dimungkiri itu baru sebatas ragawi. Secara hakiki, apa yang mesti diomongkan? Maaf saja pak, yang namanya Indonesia Raya saja agaknya udah tak dibutuhkan…
Aug 19, 2009 @ 00:43:58
hmmm…. ada benarnya juga tuh, mas teguh, tdk salah kalau ada yang baru bisa berteriak “1/2 merdeka”!
Aug 18, 2009 @ 00:18:43
kemerdekaan adalah kebebasan untuk tetap berkarya, bekerja, mengabdi demin bangsa dan negara kesatuan RI
pak
.-= Baca juga tulisan terbaru arifudin berjudul Merawat kuku =-.
Aug 19, 2009 @ 00:42:57
sepakat, mas arif, kita ndak mungkin bisa berkarya dan bekerja kalau tdk merdeka!
Aug 17, 2009 @ 23:50:20
Tumpukan persoalan seringkali mencerai-beraikan jalinan kebersamaan. Lupa bahwa dengan kebersamaan itu persoalan lebih mudah terselesaikan…
.-= Baca juga tulisan terbaru andymse berjudul Surat Khoe Seng Seng untuk Blogger Nasional =-.
Aug 17, 2009 @ 23:20:52
Merajut kèbersamaan,persatuan, tak perlu menunggu kalau 17 agustus saja..
Aug 17, 2009 @ 22:00:51
Saya memaknai HUT RI kali ini bingung Pak, mesti ngomong apa. Terlalu banyak referensi malah bingung, apa sebenarnya dan bagaimana cara mengisi kemerdekaan itu. Saya merasa apa yang sudah saya lakukan itu masih jauh dari yang dimaksud dengan mengisi kemerdekaan.
Angel ngartekke… wekekekekekkkk.
Aku wae rak paham, opo maneh muridku, tambah rak paham apa itu mengisi kemerdekaan.
Tujuane keno opo sekolah ning SMA wae muridku rak paham, opo maneh mikir negoro sing jenenge Indonesia.
DPR e wae mikir wetenge dewe
Aug 17, 2009 @ 22:34:20
@marsudiyanto, lha Pak Mars mikir opo Pak..???
.-= Baca juga tulisan terbaru ircham berjudul Kemerdekaan Bagi Parmin =-.
Aug 18, 2009 @ 00:07:07
hehe …
Aug 18, 2009 @ 00:06:49
walah, pak mar saja malah bingung, apalagi saya, haks.
Aug 17, 2009 @ 21:51:13
memang benar Pak..kita tidak boleh larut dalam eforia dan romantika belaka..menurut saya, masyarakat saat ini merdeka cuma satu hari saja. ketika 17 agustus, mereka merdeka merayakan Kemerdekaan Indonesia dengan riang binar berbagai bentuk kegiatan..
Tetapi setelah itu kita semua akan dihadapi oleh keterkungkungan atau ketidakmerdekaan oleh keadaan bangsa ini. biaya pendidikan yang masih belum bisa dijangkau oleh kalangan bawah menjadi pengekang tersendiri..seharusnya da suatu jaminan kesejahteraan dari semua pihak, khususnya tiga pelaku utama bangsa ini (pemerintah, parlemen, dan kaum pengusaha) terhadap masyarakat bawah…
dengan begitu masyarakat marjinal akan merasakan kemerdekaan dan kemudahan dalam mengenyam pendidikan..
oke ..mantap Pak artikelnya..
Adi dzikrullah
.-= Baca juga tulisan terbaru adi dzikrullah berjudul IPNU-IPPNU Gantikan PMII? =-.
Aug 18, 2009 @ 00:05:03
terima kasih apresiasinya, mas adi. negeri kita memang sudah ditimbuni sejumlah persoalan yang rumit dan kpmpeks, mas. lebih repot lagi, semanga kebersamaan itu dinilai sudah luntur. setiap komponen bangsa sibuk dengan dirinya sendiri bersama kelompoknya. bener2 repot.
Aug 17, 2009 @ 21:29:31
ehhm… semoga semangat kemerdekaan bisa membuat negeri ini lebih baik ya Pak
.-= Baca juga tulisan terbaru masoglek berjudul Memerdekakan ngeblog =-.
Aug 18, 2009 @ 00:03:15
betul banget tuh, masoglek, justru di situlah seharusnya kemerdekaan itu dimaknai.
Aug 17, 2009 @ 21:09:06
sekarang ini yang masih dianggap bapak bangsa siapa ya, pusing negeri begajul, ketika sudah tidak ada lagi pemimpin yang bisa menengahi dan membumi…
Aug 18, 2009 @ 00:00:49
agak sulit tampaknya, mas surya, sebab semuanya pingin jadi pemimpin, hiks.