Home | Archives for August, 2009
Membangun Kembali Kesadaran Kultural secara Kolektif
(30 August 2009, 1 pembaca, 16 respon)
Entah, produk budaya Indonesia apa lagi yang hendak dicaplok negeri Jiran. Yang pasti, hingga saat ini, sudah ada puluhan produk budaya kita yang nyata-nyata telah diklaim dan dipatenkan oleh sebuah negara kecil yang konon tak pernah merasakan etos perjuangan dan buta kebudayaan itu. Bagaimana tidak? Malaysia tak se-heroik Indonesia dalam berjuang merebut dan mempertahankan eksistensi negara-bangsa. Untuk mempertahankan dan merebut... Terang Bulan Tak Ada Lagi di Negeri Kelelawar
(30 August 2009, 544 pembaca, 121 respon)
(Kisah ini merupakan bagian ke-10 dari serial “Negeri Kelelawar”. Yang belum sempat membaca, silakan nikmati dulu kisah Menagih Janji Politisi di Negeri Kelelawar (1), Ontran-ontran di Negeri Kelelawar (2), Situasi Chaos di Negeri Kelelawar Makin Parah (3), Angin Reformasi Berhembus Juga di Negeri Kelelawar (4), Menyiasati Kecamuk Separatisme di Negeri Kelelawar (5), Kekuasaan Negeri Kelelawar dalam Kepungan Ambisi Petualang... Air Kehidupan
(26 August 2009, 2,349 pembaca, 182 respon)
Kemarau panjang selalu menghadirkan pemandangan yang memilukan di mata Kang Sandimin. Maklum, tanah kelahiran yang telah dia huni semenjak 40 tahun yang silam itu bukanlah tanah yang menjanjikan kesuburan. Setiap kemarau panjang tiba, pepohonan tampak meranggas, kebon belakang rumah, sawah, dan ladang, seperti habis kena ledakan bom. Retak-retak dan mengeras. Sumber air jadi sulit didapat. Lebih-lebih setelah hutan kapur di sebelah... Mengekspresikan Keunikan Diri lewat Blog
(25 August 2009, 1 pembaca, 11 respon)
Siapa bilang santri itu gaptek? Sesekali, lakukanlah browsing. Lantas, ketikkan kata kunci “santri malhikdua” di search engine! Maka, Sampeyan akan menemukan sekitar 1,130 link hasil telusur yang direkomendasikan google untuk Sampeyan kunjungi. Ya, ya, ya, ribuan link tersebut sebagian besar merupakan postingan karya santri Ponpes Malhikdua yang terpublikasikan lewat blognya masing-masing. Lokasi pondok yang terletak di desa... Pakdhe Semprul dan Maut
(23 August 2009, 342 pembaca, 148 respon)
Selamat Menyongsong Kehadiran Bulan Suci
(21 August 2009, 1 pembaca, 2 respon)
Bulan yang sarat dengan berkah dan maghfirah yang sudah kita tunggu selama satu tahun itu akhirnya tiba juga. Ya, ya, ya, bulan ini tidak saja menjanjikan dan “memanjakan” rohaniah kita karena setiap amal yang baik akan mendapatkan pahala berlipat-lipat, tetapi juga melatih kita untuk bersikap sabar dan mampu mengapresiasi pengejawantahan sikap qanaah, sabar, dan menghargai sebuah proses.
Nah, selamat menyongsong kehadiran... Tags: bulan ramadhan, maghfirah
Ramadhan, Korupsi, dan Kearifan Budaya
(20 August 2009, 1,144 pembaca, 125 respon)
Ramadhan dalam dimensi kehidupan sejatinya tak hanya mampu membangun pribadi muttaqin sebagai manifestasi sikap seorang hamba kepada Sang Khalik, tetapi juga mampu menumbuhkembangkan kepekaan sosial terhadap sesama. Dalam aktivitas berpuasa selama Ramadhan, kita digembleng untuk bisa berempati terhadap nasib kaum dhua’afa yang terus dihimpit ketakberdayaan akibat beratnya persoalan hidup yang mesti ditanggungnya. Ibarat kawah... Merajut Kembali Nilai Kebersamaan
(17 August 2009, 568 pembaca, 132 respon)
Peringatan HUT ke-64 RI tahun ini berlangsung semarak. Hampir setiap komunitas sosial, mulai tingkat RT hingga pusat, merasa perlu dan berkepentingan untuk mengenang peristiwa heroik delapan windu yang silam ketika Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan negeri ini. Acaranya pun beragam, mulai yang berbentuk seremonial resmi hingga yang bersifat rekreatif dan hiburan. Dengan cara masing-masing, setiap anak bangsa berupaya menghadirkan... Dirgahayu Negeriku!
(16 August 2009, 1 pembaca, 14 respon)
Delapan windu sudah negeri ini merdeka. Sebuah angka unik yang menggambarkan sebuah kematangan dan kedewasaan hidup. Tidak salah kalau tema HUT RI tahun ini berbunyi:
Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Tingkatkan Kedewasaan Kehidupan Berpolitik dan Berdemokrasi serta Kita Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia yang Bersatu, Aman, Adil, Demokratis dan Sejahtera
Suasana heroik selalu saja mewarnai rutinitas... Semangat Pembebasan di Balik Ritual Agustus-an
(15 August 2009, 844 pembaca, 119 respon)
Gaung Agustus-an kembali menggema di seantero negeri. Kibaran sang saka Merah Putih dan umbul-umbul warna-warni bagaikan menyentuh dinding langit. Sesekali pekik “Merdeka” membahana dari atas podiom atau mimbar pidato; menggetarkan setiap jengkal tanah. Setiap anak bangsa kembali tersentil sikap nasionalisme dan patriotismenya. Di layar memori tampak adegan filmis yang menggambarkan para pejuang yang begitu heroik dan berdarah-darah... 










