23Aug 2009 149 Comments2,014 pembaca
Pakdhe Semprul dan Maut
Pakdhe Sempul bersyukur, tahun ini masih diberi kesempatan untuk beribadah puasa. Baginya, puasa tak hanya sekadar menjalankan ritual peribadatan sebagai perwujudan sikap pengabdian kepada Sang Khalik semata, tetapi juga sebagai ajang berlatih untuk membangun sikap kearifan hidup di tengah maraknya godaan nafsu keduniawian yang acapkali memanjakan dan menggiurkan. Di tengah usianya yang sudah mencapai kepala enam lebih lima tahun, setiap detakan napasnya selalu bermakna.
Betapa tidak! Usia 65 merupakan usia yang amat rawan terhadap maut. Bisa jadi, Malaikat Izrail hanya tinggal menunggu komando Tuhan untuk mencabut nyawa dari wadag kasarnya. Pakdhe Semprul seperti merasakan getaran maut dalam setiap gerak dan langkahnya. Setiap sudut ruang, bola mata Sang Malaikat Maut seperti terus mengintainya.
Sungguh, betapa tidak nyamannya hidup dalam usia senja. Selain kekuatan fisik yang terus menurun, Pakdhe Semprul juga merasakan penurunan daya ingat. Bahkan, lelaki berperut buncit itu juga merasakan atmosfer kejiwaan yang tidak stabil. Sesekali, di tengah bentangan layar memorinya muncul silhuet peristiwa masa silam ketika dia masih begitu perkasa membangun kekuasaan dalam birokrasinya.
Sebagai seorang birokrat tulen, Pakdhe Semprul jelas sangat fasih dan paham benar bagamana cara memutar roda birokrasinya. Ia sangat piawai membangun lobi dan negosiasi. Proyek-proyek besar yang mustahil bisa dikerjakan oleh kolega-koleganya, di tangan Pakdhe Semprul bisa menjadi begitu mudah. Dukungan sang big bos jelas menjadi taruhan. Oleh karena itu, sejak proyek dikerjakan, Pakdhe Semprul mesti pandai-pandai menyenangkan hati atasannya itu. Jangan sampai sedikit pun kesan kesalahan itu muncul dalam benak sang big bos.
Bukan Pakdhe Semprul kalau proyek gagal mendatangkan keuntungan-keuntungan. Upeti yang disetorkan kepada sang big bos boleh saja amat besar nilai nominalnya. Namun, hal itu sungguh tak sebanding dengan nilai keuntungan yang dia dapatkan. Dia bisa mendapatkan untung sepuluh kali lipat dibanding upeti yang disetorkan itu. Tak perlu heran kalau Pakdhe Semprul bisa hidup bergelimang kemewahan. Hampir tak ada koleganya yang sanggup menandingi kekayaannya.
Kekayaan, agaknya telah membuka peluang munculnya godaan yang lain. Entah, tiba-tiba saja dia makin bernafsu untuk berpoligami. Setidaknya sudah ada empat perempuan cantik yang –entah setia atau tidak—mendampingi hidupnya. Setiap istrinya telah berikrar untuk selalu siap memberikan pelayanan terbaiknya. Belum puas berpoligami, Pakdhe Semprul juga masih doyan kelayapan bermain dugem. Pulang larut pagi dengan bau ruap minuman keras yang menyengat.
Pakdhe Semprul tersentak. Silhuet peristiwa itu tiba-tiba memudar ketika gendang telinganya menangkap suara azan Maghrib. Kini, di usia senjanya, Pakdhe Semprul seperti Gatotkaca kehilangan gapit. Kekuatannya telah loyo. Ketiga istrinya juga telah minggat entah ke mana setelah berhasil membujuk untuk membagi paksa harta warisannya. Satu-satunya istri yang masih setia merawatnya adalah Nyi Kentring, istri pertamanya yang gagal memberikan keturunan.
Ya, ya, ya, senja itu, Pakdhe Semprul bisa menikmati buka puasa dengan begitu nikmatnya bersama istrinya di rumahnya yang sederhana. Meski demikian, dia masih dihinggapi rasa takut setiap kali merasakan bola mata Sang Malaikat Maut yang masih terus mengintainya. Jujur saja, Pakdhe Semprul belum siap jika harus menghadap Sang Khalik ketika tumpukan dosa semasa mudanya belum sanggup dia cuci dari hati dan jiwanya. ***
Tulisan lain yang berkaitan:
Tulisan berjudul "Pakdhe Semprul dan Maut" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (23 August 2009 @ 06:03) pada kategori Politik, Refleksi dan telah dikunjungi oleh 2,014 pembaca. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini:













Apr 19, 2011 @ 10:31:59
pak syawal… gambarnya kok keranda mayit si ..??
by kayu jabon
Jasa Ekspedisi
Oct 14, 2009 @ 20:22:08
Hmmm…. Pakdhe Semprul beneran tobat gak ya, Pak?
Oct 15, 2009 @ 02:54:53
hehehe … sabar, mas, sabar, hiks.
Sep 02, 2009 @ 16:19:24
Artikelnya bermakna bangat, keren mas…salam kenal ya…
Aug 29, 2009 @ 08:30:23
waaaa… “kepulangan”.. bukan khususan untuk pakdhe yang STW.. tapi juga seluruh manusia..mulai balita.. (bawah lima puluh tahun) hingga Alita (atas lima puluh tahun)….
Tulisan ini mengingatkanku..
thx yaaa
.-= Baca juga tulisan terbaru yanti berjudul Gangguan Gizi pada Autisme =-.
Aug 30, 2009 @ 04:22:12
betul banget, mbak yanti, sebab kematian bisa datang kapan saja dan bisa menimpa siapa saja tanpa memedulikan usia.
Aug 26, 2009 @ 11:03:21
selamat siang Pak Sawali. selamat beraktivitas!!
>-
Aug 29, 2009 @ 16:26:24
selamat sore, mbak cutie. terima kasih dan selamat beraktivitas pula.
Aug 26, 2009 @ 10:55:43
Taubat mumpung masih ada waktu
teladan yang bagus sukron pak
.-= Baca juga tulisan terbaru ajengkol berjudul Menjaga Hati =-.
Aug 29, 2009 @ 16:25:42
iya, mbak ajeng, kita doakan semoga pakdhe semp[rul benar2 taubatan nasuha.
Aug 26, 2009 @ 00:40:51
bersukur juga ah….mumpung eling…hehehe….
.-= Baca juga tulisan terbaru cah ndueso berjudul wakakakakak … njowo bangetssss … sholat yo iso… =-.
Aug 26, 2009 @ 01:36:06
@cah ndueso,
bener banget itu, mas. jangan nunggu umur, hehe …
Aug 26, 2009 @ 00:11:58
Jadi merenung untuk membekali diri ini sebanyak-banyaknya selagi muda.. Nice contemplation pak
.-= Baca juga tulisan terbaru dhodie berjudul Mengubah Strategi Tilawah Ramadhan =-.
Aug 26, 2009 @ 01:36:57
@dhodie,
hehe … idealnya memang demikian, mas dhodie, hehe .,.. terima kasih apresiasinya.
Aug 26, 2009 @ 00:08:47
pak.. meskipun terlambat.. mohon maaf lahir dan batin ya!!
.-= Baca juga tulisan terbaru zoel berjudul Ketika Puasa Dijadikan Alasan =-.
Aug 26, 2009 @ 01:37:32
@zoel,
sama2, bang zul. walah, ndak ada istilah terlambat kok.
Aug 25, 2009 @ 23:36:32
harus selalu ingat ajal bisa menjemput kapan saja,,,
namun jangan ditakuti ya toh pak..???
Aug 26, 2009 @ 01:38:18
@arikaka,
bener banget tiuh, mas kaka. Allah sayang sama anak2 muda yang rajib beribadah, kok.
Aug 25, 2009 @ 23:33:11
Ya Allah, muliakan & sayangilah saudaraku ini, bahagiakan keluarganya, berkahi rizkinya, kuatkan imannya. Berikanlah kenikmatan ibadahnya, jauhkan dari segala fitnah. amiin. “AHLAN WASAHLAN YA RAMADHAN 1430 H ” mohon maaf lahir dan batin.[-o<
Aug 26, 2009 @ 01:39:37
@peace,
waduh, jadi terharu, terima kasih bangte doanya. doa ini juga tercurah buat mas indo dan keluarga. mohon maaf lahir dan batin juga, ya, mas?
Aug 25, 2009 @ 21:56:49
siap ga siap, kita harus menghadap Sang Khalik
berapapun umurnya
dimanapun adanya
bagaimanapun caranya
Aug 26, 2009 @ 01:39:58
@attayaya,
betul banget, bang atta.
Aug 25, 2009 @ 21:33:08
saya hanya bisa nyokorke pakde semprul pak
Aug 26, 2009 @ 01:40:27
@suryaden,
walah, kok malah nyokorke toh, mas surya, hehe …
Aug 25, 2009 @ 21:32:11
usia dan maut, memang kadang jadi alarm yg paling paten untuk mengingatkan. tapi kadang masih banyak yang nekad juga, dan bisa jadi termasuk saya. hiks…
.-= Baca juga tulisan terbaru pakacil berjudul Pasar Wadai Ramadhan Banjarbaru =-.
Aug 26, 2009 @ 01:40:57
@pakacil,
hehehe … pakacil sukanya kpok merendah begitu, hehe …
Aug 25, 2009 @ 21:16:27
Pakdhe Semprul figur manusia yang benar-benar semprul. Semoga pakdhe semprul lain yang kini masih larut dalam kesemprulannya segera mendapat hidayah.
Met puasa and tetep semangat!
.-= Baca juga tulisan terbaru M Mursyid PW berjudul Tunjangan Profesi Guru Angkatan Sertifikasi tahun 2008 Cair =-.
Aug 26, 2009 @ 01:41:37
@M Mursyid PW,
kita doakan semoga tobat pakdhe semprul benar2 taubatan nasuha, pak mursyid, hehe …
Aug 25, 2009 @ 20:44:22
pencerahan dengan gaya simbolisasi dan bertutur yang aduhai pak. Sungguh deskriptif dan mengena. Pas dengan momentum Ramadan yang bulan penuh ampunan. Mari istighfar…
Aug 26, 2009 @ 01:42:20
@zenteguh,
mari istighfar sama2, mas teguh, hehe … walah, ini juga asal ;nulis kok, mas, hehe …
Aug 25, 2009 @ 20:00:50
Seandainya Daku menjadi Pakdhe Sempul, kebayang dech…
.-= Baca juga tulisan terbaru Deni berjudul Soedijarto, Sosok yang Kukagumi =-.
Aug 26, 2009 @ 01:42:37
@Deni,
kebayang apa, pak?
Aug 25, 2009 @ 15:13:41
semoga kita diberi umur yang bermanfaat
.-= Baca juga tulisan terbaru Pencerah berjudul Malaysia, Truly Indonesia =-.
Aug 26, 2009 @ 01:43:01
@Pencerah,
amiiin, semoga memang demikian, mas pencerah.
Aug 25, 2009 @ 11:48:33
Mumpung masih ada waktu untuk bertobat, semoga pakdhe semprul memanfaatkan Ramadahan kali ini untuk mendekatkan diri kepada sang Khaliq
.-= Baca juga tulisan terbaru Achmad Sholeh berjudul Toleransi Ala Musholla At Taqwa =-.
Aug 26, 2009 @ 01:43:40
@Achmad Sholeh,
ya, pak, mari kita doakan agar pakdhe semprul bisa melakukan taubatan nasuha.
Aug 25, 2009 @ 11:31:24
halo Pak Sawali, selamat siang….
SEMANGAT!!!!!!!!!!!
.-= Baca juga tulisan terbaru fashion and style berjudul The Claw of Monster Cookies Hand =-.
Aug 26, 2009 @ 01:44:15
@fashion and style,
selamat malam, mbak cutie, hehe … tetap semangat juga, yak.
Aug 25, 2009 @ 10:04:37
Bulan yang penuh himah yang didalamnya terdapat luapan ampunan dan berkah. Marilah kita pergunakan bulan ini dengan sebaik2nya. Bulan yang meningkatkan rasa keimanan yang membumbung tinggi pada setiap muslim. Diharapkan tidak hanya buan yang trend doank, masjid penuh minggu pertama, habis itu bolog deh
salam. mampir ke blog kami
Aug 26, 2009 @ 01:45:18
@Gostav Adam,
betul banget, mas adam, ramadhan memang momen yang tepat utk memperbanyak ibadah utk selanjutnya diterapkan pada waktu2 selanjutnya.
Aug 25, 2009 @ 08:29:47
hehehehe,,,, kasindir nich..
http://raibuku.blogspot.com
.-= Baca juga tulisan terbaru bagus berjudul Menaikan Trafik Blog =-.
Aug 26, 2009 @ 01:45:52
@bagus,
hehe … ndak bermaksud menyindir siapa2 kok, mas, haks.
Aug 25, 2009 @ 07:19:19
Umur sebegitu memang rawan tetapi bukankah Malaikat Pencabut Nyawa punya pedoman 3 TAK PEDULI yaitu :
1. Tak peduli umurmu berapa ( belum tentu yang tua mati duluan),
2. Tak peduli kamu siapa( Belum tentu jenderal mati lebih dahulu daripada Kopral),
3. Tak peduli kamu sedang apa( belum tentu orang yang sudah terkapar 7 hari di rumah sakit mati duluan daripada orang yang sedang membaca komentar saya ini)
Salam hangat dari Surabaya
Aug 26, 2009 @ 01:46:25
@Pakde Cholik,
salam hangat juga dari kendal, pakdhe, terima kasih tambahan pencerahannya, pakdhe.
Aug 25, 2009 @ 06:50:39
Selamat Menunaikan ibadah puasa..
.-= Baca juga tulisan terbaru SanG BaYAnG berjudul Katamu Semangatku =-.
Aug 26, 2009 @ 01:46:52
@SanG BaYAnG,
selamat menunaikan ibadah puasa juga, sangbayang.
Aug 24, 2009 @ 23:19:17
puasa jalan menuju surga… selamat berpuasa pak…
Aug 26, 2009 @ 01:47:17
@Herman,
betul banget, mas herman. selamat berpuasa juga yak.
Aug 24, 2009 @ 22:23:21
Siklus kehidupan barangkali menghendaki demikiankah..?Ketika kekuasaan,uang sudah di tangan…maka perempuan menjadi arena bermain selanjutnya….?Saya sendiri tidak berani membayangkan..apakah masih ada orang yang sedemikian bisa menjadi “suci” ketika kekuasaan dan uang telah berada dalam genggaman….?
.-= Baca juga tulisan terbaru esha di birulangit berjudul mBah Kakung dan puasa hari pertama…… =-.
Aug 26, 2009 @ 01:48:13
@esha di birulangit,
itulah yang sering disebut orang, mas esha, konon harta, tahta, dan wanita menjadi penggoda kelas wahid, hehe ….
Aug 24, 2009 @ 22:20:58
haddiiirrr….
malam2 mengunjungi sahabat… hhmm… ada kopi hangatkah untukku…????
hhmmm…, salam untuk p dhe semprul ya pak… sampaikan padanya tak ada kata terlambat untuk memperbaiki segalanya, untuk mencuci habis sebuah dosa… selama hajat masih di kandung badan, selama itu pula pintu taubat masih terbentang…
cu…
Aug 26, 2009 @ 01:49:18
@perigitua,
hehe … semoga pakdhe semprul mendengar salam mas faza, hehe … wah, alhamdulillah, kopi selalu ada, mas. mari kita ngopi bareng, hehe …
Aug 24, 2009 @ 20:59:26
Selamat menjalankan Ibadah puasa nya aja ya Pak…
SUdah lama tidak berkunjung
.-= Baca juga tulisan terbaru NoRLaNd berjudul A Different =-.
Aug 26, 2009 @ 01:49:54
@NoRLaNd,
terima kasih, mas norland. selamat berpuasa juga, yak.
Aug 24, 2009 @ 20:13:23
Selamat menunaikan ibadah puasa …
.-= Baca juga tulisan terbaru istiyanto berjudul Kelemahan dan Kelebihan HP 1013 Mini Note =-.
Aug 26, 2009 @ 01:50:14
@istiyanto,
terima kasih, pak is.
Aug 24, 2009 @ 19:52:04
Selamat menunaikan ibadah puasa …
.-= Baca juga tulisan terbaru istiyanto berjudul MISS UNIVERSE 2009, STEFANIA FERNANDEZ =-.
Aug 24, 2009 @ 15:12:42
seperti pakdhe semprul, saya juga masih takut dengan maut pak…
semoga ramadhan kali ini memberi pencerahan
selamat menjalankan ibadah puasa pak..
.-= Baca juga tulisan terbaru azaxs berjudul Ramadhan Karim =-.
Aug 26, 2009 @ 01:51:16
@azaxs,
hehehe … selamat beribadah puasa juga, mas azaxs.
Aug 24, 2009 @ 13:03:27
:d/
selamat menunaikan ibadah puasa..
Aug 26, 2009 @ 01:51:43
@rohman,
terima kasih, selamat menunaikan ibadah puasa juga, mas rohman.
Aug 24, 2009 @ 12:49:49
entah muda apa tua, kita harus tetep mengingat bahwa kita akan tetap mati, dan tidak tau kapan malaikat akan menjemput kita, semua akan terjadi jika allah menghendaki. dengan demikian maka kita akan terus bertakwa kepada allah.
selamat menjalankan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin.
kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang
.-= Baca juga tulisan terbaru Pasang Iklan Gratis berjudul ** Ingin Pasang Iklan Links – Anchor Text Murah di 10 Iklan Baris ** =-.
Aug 26, 2009 @ 01:52:36
@Pasang Iklan Gratis,
terima kasih, pak, selamat menunaikan ibadah puasa, juga, pak, mohon maaf lahir dan batin.
Aug 24, 2009 @ 11:52:50
apa yang ditanam, itulah yang dipetik kemudian. wah sayang ya…diwaktu muda uang dihamburkan-hamburkan untuk sesuatu yang bermanfaat [-(
.-= Baca juga tulisan terbaru beauty and fashion berjudul The 1980s Is Back!!! =-.
Aug 26, 2009 @ 01:53:23
@beauty and fashion,
betul banget, mbak, semoga kita bisa memanfaatkan rizki yang kita terima utk hal2 yang bermanfaat, amiiin.
Aug 24, 2009 @ 11:27:39
karena tak ada yang abadi, maka kita mesti menyiapkan diri untuk mati. usia berapapun, semestinya. tapi jika mati adalah satu-satunya cara untuk bertemu kekasih sejati, kenapa harus takut? karena mati adalah wafat. karena mati adalah pintu menuju keabadian sejati, kehidupan hakiki….(meski terkadang ingat, hutang belum dibayar. hehe…)
selamat berpuasa Pak, mohon maaf untuk semua khilaf. semoga kita dianugerahi kesempatan menjadi insan sejati, sejatining manusia yang layak disebut sebagai manusia…
.-= Baca juga tulisan terbaru onabunga berjudul Karena Malam Pasti Kan Berganti Fajar =-.
Aug 25, 2009 @ 23:33:50
@onabunga,
selamat berpuasa juga, mbak lintang, mohon maaf lahir dan batin. benar sekali tuh, mbak. konon maut adalah hak prerogatif Tuhan sehingga kita memang harus selalu siap kapan dan di mana pun.
Aug 24, 2009 @ 11:12:14
beribadah dengan rajin di kala usia senja adalah hal yang lazim, tapi beribadah dengan rajin di usia muda adalah hal yang luar biasa. sehingga Allah menjanjikan orang muda yang hatinya terpaut dengan masjid menjadi salah satu dari tujuh golongan yang akan terlindung di padang mahsyar nanti…
selamat puasa pak sawali..
Aug 25, 2009 @ 23:32:42
@vizon,
selamat berpuasa juga, bang vizon. terima kasih tambahan infonya yang mencerahkan, bang.
Aug 24, 2009 @ 10:24:09
Aduhhh kok aku melu wedi..
Pak Sawali, tukeran link ya untuk blog saya yang satu ini hehehe…
Aug 25, 2009 @ 23:32:07
@Kika,
hehe … oh, ya, mas kika, nanti langsung saya masukkan ke google reader, yak.
Aug 24, 2009 @ 09:03:11
KEKUATAN, KEGAGAHAN ADALAH PECUNDANG HARI TUA:((
MOGA KITA BISA URIP SAJRONING MATI
MATI SAJRONING URIP *APA LAGI TUH*:d/
.-= Baca juga tulisan terbaru tomy berjudul MAKNA 17-8-1945, WEJANGAN BUNG KARNO =-.
Aug 25, 2009 @ 23:31:39
@tomy,
wah, komentar pak tomy selalu reflektif dan mengandung filosofi tinggi.
Aug 24, 2009 @ 08:23:08
Semoga pakde semprul bisa menjadi contoh baik dan pengalamanya bisa jadi pelajaran bagi kita semua..
*Bicara mati jadi inget pengalaman suri masa lalu..hik..hikz..*
Aug 25, 2009 @ 23:30:56
@SanG BaYAnG,
wah, pengalaman yang menakjubkan itu, sang bayang. memang sangbayang benar2 pernah mengalaminya?
Aug 24, 2009 @ 06:00:11
Urusan thet atawa bel kematian mimang ura ana sing ngerti pak, mulane “bersegeralah minta ampunan (3:133), saya mohon mangap kalu ada kesalahan selama ini lho pak Wali.
.-= Baca juga tulisan terbaru Wandi thok berjudul Sempurnakan Puasamu =-.
Aug 25, 2009 @ 23:30:06
@Wandi thok,
sama2, pak wandi, saya juga mohon maaf jika ada salah2 kata.
Aug 24, 2009 @ 05:59:43
Kisahnya menarik, Pak.. sangat reflektif dan kenyataan bahwa malaikat maut selalu mengintai itu adalah kenyataan yang hakiki ya..
Tapi… tapi fotonya itu, medheni hahaha!
.-= Baca juga tulisan terbaru DV berjudul Menyaksikan Disney on Ice =-.
Aug 25, 2009 @ 23:29:38
@DV,
hehe … memang gambar kerandanya terkesan medeni bener, ya, mas don, hehe ….
Aug 24, 2009 @ 02:08:17
selamat berpuasa …semoga amal ibadah kita di terima…monggo sahur pak sawali
Aug 25, 2009 @ 23:29:01
@noersam,
matur nuwun, mas noersam. selamat berpuasa juga, yak.
Aug 24, 2009 @ 01:30:25
artikel yang sarat makna Pak. Semoga kita masih diberi umur yang panjang sehingga masih terus diberi kesempatan untuk bertobat dan beramal baik.Tak terkecuali buat PakDhe Semprul di atas.
Terima kasih Pak. Salam
.-= Baca juga tulisan terbaru arkasala berjudul Dampak Migrasi Joomla ke WordPress =-.
Aug 25, 2009 @ 23:28:37
@arkasala,
salam juga, mas. terima kasih apresiasinya.
Aug 24, 2009 @ 01:15:33
untung saja saya masih diberikan kesempatan untuk mengikuti bulan ramadhan tahun ini :d
.-= Baca juga tulisan terbaru jaiman berjudul Awasi Anak Anda Di Ruang Chat! =-.
Aug 25, 2009 @ 23:24:08
@jaiman,
betul sekali, mas. semoga kita bisa menjalankan ibadah puasa dg baik.
Aug 24, 2009 @ 00:15:52
menyapa malam2, sukses selalu
.-= Baca juga tulisan terbaru a-chen berjudul Doa Ramadhan =-.
Aug 25, 2009 @ 23:23:30
@a-chen,
terima kasih sapaan malamnya, mas a-chen, hehe …
Aug 24, 2009 @ 00:14:57
met berpuasa pak, moga puasa yang indah ya
.-= Baca juga tulisan terbaru buwel berjudul Markhaban =-.
Aug 25, 2009 @ 23:23:02
@buwel,
selamat berpuasa juga, mas buwel. semoga kita menemukan banyak keindahan selama bulan ramadhan ini.
Aug 24, 2009 @ 00:08:37
Memang susah kalau sudah seusia 65, seperti pakde seprul, merasa belum siap untuk menghadap ilahi. Kisah ini mengingatkan kita2 yang masih muda untuk selalu ingat kepada pencipta, dan harus tahu bahwa maut dapat datang tiba tiba.
Aug 25, 2009 @ 23:22:27
@rifky,
betul banget, mas rifky. konon, kematian itu menjadi hak prerogatif Tuhan. siapa pun tak sanggup menolak kehadirannya kalau Tuhan sudah berkehendak.
Aug 23, 2009 @ 23:36:11
Selamat menunaikan ibadah puasa, Pak Sawali; dan juga buat rekan-rekan yang menjalankannya.
.-= Baca juga tulisan terbaru Robert Manurung berjudul Perkenalkan : Komunitas TobaLover…. =-.
Aug 25, 2009 @ 23:21:07
@Robert Manurung,
terima kasih banget bung robert.
Aug 23, 2009 @ 23:27:48
met puasa buat pakdhe semprul:)
Aug 25, 2009 @ 23:20:18
@ikhsan,
hehehe … iya, mas ihsan, semoga pakdhe semprul bisa menjalankannya dg khusyu’.
Aug 23, 2009 @ 23:24:25
selamat menjalankan ibadah puasa.
semoga kita diberikan kekuatan iman
Aug 25, 2009 @ 23:19:39
@alamendah,
selamat menjalankan ibadah puasa juga, mas alamendah, semoga puasa kita tahun ini lebih baik ketimbang tahun kemarin.
Aug 23, 2009 @ 22:41:57
wedew…liat katil atau keranda kok jadi merinding yah…..kira2 siap gak yah masuk kesitu trus dikubur…..
.-= Baca juga tulisan terbaru m4stono berjudul Makna Puasa yang Sebenarnya =-.
Aug 25, 2009 @ 23:12:18
@m4stono,
walah, bagus banget itu, mas tono. jarang2 loh ad aorang yang bisa merinding ketika melihat keranda, haks.
Aug 23, 2009 @ 21:06:38
Harta benda itu kan hanya amanat yang ditipkan kepada kita… Kalau kita tidak pandai menjaganya maka akan kembali diambil oleh sang pemilik aslinya…:d
.-= Baca juga tulisan terbaru alhejawi berjudul Paid To Review: LinkFromBlog.com =-.
Aug 25, 2009 @ 23:11:40
@alhejawi,
betul sekali, mas ahle. kalau hidup diperbudak harta bisa repot.
Aug 23, 2009 @ 20:26:00
Semprul …….
Aug 25, 2009 @ 23:11:05
@rochman,
walah. =))=))
Aug 23, 2009 @ 20:07:12
Saya kira bulan ramadhan ini merupakan bulan yang sangat tepat bagi Pak Dhe Semprul untuk melakukan taubatan nasuha. Memohon ampun atas segala dosa, berjanji untuk tidak mengulangi dan beribadah serta beramal sebanyak-banyaknya. Bukankah janji Allah bahwa seseorang akan diterima taubatnya kecuali maut sudah sampai lehernya?
Untuk para Pak Dhe Semprul, tobatlah. Taubatan nasuha, jangan tobat lombok.
.-= Baca juga tulisan terbaru kombor berjudul Hasil Sidang Itsbat Penentuan Awal Puasa 1 Ramadhan 1430 H =-.
Aug 25, 2009 @ 23:10:43
@kombor,
betul, mas arif, hanya dengan taubatan nasuha yang bisa mengantarkan pakdhe semprul mendapatkan tempat terbaik ketika harus menghadap Sang Khalik.
Aug 23, 2009 @ 18:07:26
Jodoh, maut dan rejeki hanya Allah Yang Maha Mengetahui.
Selamat menunaikan ibadah puasa..
Aug 25, 2009 @ 23:06:41
@gajah_pesing,
betul, masfay. selamat menjalankan ibadah puasa juga, yak.
Aug 23, 2009 @ 17:52:58
saya rasa patutlah jika pak dhe semprul takut mati sebelum punya bekal cukup untuk menghadap pengadilan terakhir. namun sebagai sesama muslim patut bangga jika diusia senjanya ia mau bertaubat..
Aug 25, 2009 @ 23:06:14
@FARHAN,
ya, farhan, dis ekitar kita pasti banyak kok pakdhe2 semprul yang lain, hehe … smg mereka segera bertobat sebelum maut menjelang.
Aug 23, 2009 @ 17:28:13
selamat berpuasa
dan semoga diterima amal ibadah kita..
aminn
.-= Baca juga tulisan terbaru ciwir berjudul Urbanisasi Ke Ubuntu =-.
Aug 25, 2009 @ 23:05:28
@ciwir,
selamat berpuasa juga, mas santri. semoga amal ibadah puasa kita mendapatkan pahal berlipat ganda.
Aug 23, 2009 @ 16:35:14
Mati memang pasti, semoga selalu di rahmati
.-= Baca juga tulisan terbaru a-chen berjudul Doa Ramadhan =-.
Aug 25, 2009 @ 18:37:27
@a-chen,
amiiin.
Aug 23, 2009 @ 16:33:59
Tiada kata terlambat pak dhe, ayuuuk semangattt
.-= Baca juga tulisan terbaru buwel berjudul Markhaban =-.
Aug 25, 2009 @ 18:37:11
@buwel,
iya, mas buwel, semoga tak akan ada penyesalan di kemudian hari.
Aug 23, 2009 @ 16:11:05
wah pakdhe semprul terlalu percaya diri…. padahal Allah gak pernah bilang kapan kan datag menjemput….. beruntung si pakdhe semprul dah poligami 4 lagi….he he lengkap dunianya…tapi akhiratnya gimana tuh kang sawali…..moga lebih baik tabungan amalnya ya minimal seimbang lah he he
Aug 25, 2009 @ 18:36:43
@aakdidik,
amiiin, semoga kita selalu siap dengan amalan2 yang baik, kang didik.
Aug 23, 2009 @ 16:08:47
pakde semprul telah sampai pada: “..beribadahlah seperti akan mati besok”
.-= Baca juga tulisan terbaru detx berjudul Kembali ke Jati Diri di Bulan Ramadhan =-.
Aug 25, 2009 @ 18:35:53
@detx,
betul, mas dion, dah alangkah bagusnya kalau itu dilakukan sejak masih berusia muda, hehe ….
Aug 23, 2009 @ 15:02:18
smuga namanya “semprul” tdk menggambarkan kesemprulanya
.-= Baca juga tulisan terbaru ardhietechno berjudul MEREKA BELUM MERDEKA =-.
Aug 25, 2009 @ 18:35:18
@ardhietechno,
hehe … mudah2an demikian, mas ardhi.
Aug 23, 2009 @ 13:07:18
Jaman saiki kok jek ono jeneng SEMPRUL Pak…
Umpomo ono, biasane wis diganti, minimal tambahi titel jejer2…
Aug 25, 2009 @ 18:34:42
@marsudiyanto,
hehehe .. kan padhe semprul termasuk produk generasi jadul juga pak, mar. usianya aja kan dah mencapai 65, hehe ….
Aug 23, 2009 @ 12:36:57
siap ngak siap kita sebagai manusia harus siap pak…selamat menunaikan ibadah puasa pak…salam kenal dari saya
.-= Baca juga tulisan terbaru kodil berjudul Marhaban ya Ramadhan =-.
Aug 25, 2009 @ 18:33:54
@kodil,
salam kenal juga dan selamat menjalankan ibadah puasa, pas kodil.
Aug 23, 2009 @ 11:55:29
Muda senang2, tua kaya raya, mati masuk surga… mantab niku lho
.-= Baca juga tulisan terbaru Novianto berjudul Romo KH. Ahmad Asrori Al Ishaqi =-.
Aug 25, 2009 @ 18:33:20
@Novianto,
kalau bisa sih begitu, mas novie, hehe …tapi kan tidak setiap orang bisa melakukannya. bener ndak?
Aug 23, 2009 @ 11:49:54
Gatotkaca kelangan gapit, wah, saya senang perumpamaan ini pak syawali.
salam kenal, semoga bisa belajar menulis dari pak syawali
.-= Baca juga tulisan terbaru Den Mas berjudul Password to Smile =-.
Aug 25, 2009 @ 18:32:32
@Den Mas,
salamn kenal juga, den mas. terima kasih apresiasinya.
Aug 23, 2009 @ 11:39:37
Pak Sawali, saya sering mosting masalah “kematian”., tapi begitu melihat gambar postingan di atas …. “saya kok mrinding ya”
.-= Baca juga tulisan terbaru wahyubmw berjudul Sabar = Unlimited =-.
Aug 25, 2009 @ 18:31:59
@wahyubmw,
walah, jarang2 loh, pak wahyu, orang bisa demikian merinding hanya dengan melihat keranda.
Aug 23, 2009 @ 11:38:17
makanya allah dan rasul mencintai orang tua yang rajin beribadah, namun lebih mencintai anak muda yang rajin beribadah. agaknya siapa pun manusia di muka bumi ini takut akan kehidupan setelah mati, pak satu, termasuk saya, masih sedikit pesangon amal untuk dibawa. bila mengandaikan diri sebagai pakdhe semprul, saya akan bersyukur karena diberi kesempatan untuk bertobat sebelum maut benar-benar menjemput.
intinya: jangan sampai terlambat, karena never too young to die, tidak ada istilah terlalu muda untuk mati. ya tho, pak satu?
.-= Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul Solusi Monster =-.
Aug 25, 2009 @ 18:31:09
@marshmallow,
iya, bener banget, mbak yulfi, tak seorang pun yang sanggup mengelak dari maut kalau Tuhan sudah menghendaki.
Aug 23, 2009 @ 11:27:45
buka puasa pertama denga teman kost, pak..
.-= Baca juga tulisan terbaru muji berjudul Menyambut Ramadhan dengan Menulis =-.
Aug 25, 2009 @ 05:23:44
wah, malah mantab toh, mas muji, hehe …
Aug 23, 2009 @ 09:29:44
semoga pak dhe masih tetap bisa berpuasa meski umur sudah diujung tanduk
.-= Baca juga tulisan terbaru arifudin berjudul Belajar nahkoda kapal =-.
Aug 25, 2009 @ 05:20:26
hehe … mudah2an doa mas arif terdengar pakdhe, haks.
Aug 23, 2009 @ 08:30:52
Masa muda senengane gitu, masa senja waktunya tobat.
Istri tua yg paling menerima apa adanya. Jadi jngn suka bnyk istri,ntar cuma di ambil duit kita doank!
Puasa menahan
jidat.nab.suAug 25, 2009 @ 05:20:01
hehehe …. bener itu, mas jidat, hati2, khususnya buat anak2 muda yang belum beristri, keke …
Aug 26, 2009 @ 15:39:52
@Sawali Tuhusetya, waduh? kalo belum beristri memang kenapa pak? hemm
Aug 29, 2009 @ 16:37:32
loh, kata pak kyai, Tuhan sangat menyukai anak muda yang kenceng ibadahnya, mas jidat, hhehe ….
Aug 23, 2009 @ 07:03:50
Komentarku yang kedua kok bisa ilang ya ? Wah dimakan akismet ki. Yah biasanya manusia kalo masih kuat itu kadang sok meremehkan kematian. Lha endingnya kalo semua kekuatan ilang baru mulai gemeteran.
>-:(
.-= Baca juga tulisan terbaru lovepassword berjudul Merdeka Merdeka Merdeka !!! ( Antara Socrates dan Epicurus ) =-.
Aug 25, 2009 @ 05:18:50
hehe … seperti itulah makna yang terungkap dalam adagium seperti “gatotkaca ilang gapite”!
Aug 23, 2009 @ 07:00:48
He he he, ternyata aku keduax . Mengingat akan mati kadang memang membuat manusia jadi lebih bijaksana. Mudah-mudahan
>-:(
Aug 25, 2009 @ 05:17:57
betul banget, mas love!
Aug 23, 2009 @ 06:59:15
Apakah daku pertamax ??? :d
.-= Baca juga tulisan terbaru lovepassword berjudul Merdeka Merdeka Merdeka !!! ( Antara Socrates dan Epicurus ) =-.
Aug 25, 2009 @ 05:17:33
walah, apa sih enaknya komen vertamax, mas love? hehe …
Aug 23, 2009 @ 06:40:19
Selamat Berpuasa!
>-
Aug 25, 2009 @ 05:14:45
makasih, mas sarimin, selamat berpuasa juga!