Top

Menguji Validitas Blog Berdasarkan Standar Web

Wednesday, 10 September 2008 | 538 pembaca | 74 komentar
Kategori: Bahasa, Blog, Opini, Refleksi

Tertarik oleh tulisan Pak Dani Iswara tentang Sakui Web Validator pengganti Webagogo, saya iseng-iseng mendaftarkan blog saya di Sakui Web, sekitar 3 Agustus yang lalu. Saat itu, blog saya hanya memiliki skor 49% dan berada pada peringkat 50 dari 152 web/blog yang terdaftar. Kemarin, saya kembali iseng melihat peringkat validitas blog di Sakui Web. Saya agak terkejut karena peringkatnya naik drastis ke posisi 16 dengan skor 95%. Dengan gaya narsis, tentu saja kenaikan peringkat ini layak saya syukuri setelah berjuang mengoprek blog habis-habisan, mulai css, html/xhtml, rss/feed, gzip, hingga ATRC berdasarkan standar web yang diberlakukan oleh World Wide Web Consortium (W3C). Jujur saja, saya sangat mengapresiasi dan salut kepada teman-teman... (Baca lanjutannya!)

Lanjutan Ending Cerpen dan Hadiah Kumcer

Thursday, 4 September 2008 | 1,116 pembaca | 62 komentar
Kategori: Bahasa, Cerpen, Pendidikan, Refleksi, Sastra

…… Senandung pemujaan rembulan yang perih itu benar-benar menghanyutkan mimpi para penduduk kampung ketika malam mencapai puncak kematangan yang sempurna. Oleh angin yang bertiup dari lembah kematian, suara senandung yang perih itu seperti diterbangkan menuju ke pintu langit hingga membahana ke seluruh penjuru kampung dengan nada yang lembut, tetapi menyayat-nyayat rongga telinga. Senandung koor pemujaan rembulan yang perih itu pun seperti hendak menjebol dinding batin dan jiwa para penduduk. Setiap malam, jumlah perempuan bergaun putih yang menengadahkan wajahnya ke langit itu makin bertambah. Para penduduk makin tersentak ketika pada malam berikutnya ribuan burung gagak bertengger di atas bubungan atap dengan meninggalkan kotoran busuk... (Baca lanjutannya!)