Aksi Kreatif Kika Syafii dan Undangan “Amprokan Blogger”

Tuesday, 9 February 2010 (14:25) | 236 pembaca | 85 komentar

img

Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan email dari Kika Syafii dan Ajeng. Namun, mohon maaf, baru kali ini saya sempat memublikasikannya. Berikut ini email selengkapnya. Yang pertama, email dari Kika Syafii. Salam. Maaf sebelumnya bila di anggap nye-pam, karena permohonan ini yang mendadak. Tidak.... (selanjutnya?)

Bank Century, Unjuk Rasa, dan Pemakzulan

Saturday, 30 January 2010 (00:15) | 363 pembaca | 125 komentar

img

Istilah “pemakzulan” belakangan ini tiba-tiba menyeruak di tengah hiruk-pikuk kerja Pansus Bank Century. Banyak kalangan menilai, istilah tersebut merupakan manifestasi sikap paranoid dan kekhawatiran yang berlebihan dari penguasa. Kalau Pansus benar-benar bisa menemukan penyimpangan dan nyata-n.... (selanjutnya?)

Pendidikan yang Miskin Sentuhan Budaya

Sunday, 3 January 2010 (08:04) | 743 pembaca | 174 komentar

img

Kita baru saja melewati tahun 2009 yang sarat dengan pentas tragis yang mengusung berbagai repertoar berbau fasis. Berbagai fenomena anomali sosial, politik, dan hukum seolah-olah telah menjadi bagian dari karakter para pemeran berjubah yang menampilkan wajah-wajah palsu. Orkestra pengiringnya pun b.... (selanjutnya?)

Reformasi Setengah Hati: Sebuah Refleksi Budaya Akhir Tahun 2009

Wednesday, 30 December 2009 (04:41) | 362 pembaca | 75 komentar

img

Sudah lebih satu dasawarsa reformasi di negeri ini bergulir. Namun, dengan nada sedih harus kita katakan bahwa ayunan bandul reformasi belum juga menyentuh persoalan-persoalan substansial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang dulu gencar digembar-gemborkan. Ranah hukum, politik, ekonomi, atau.... (selanjutnya?)

Momentum Hari Ibu dan Hijrah Peradaban

Tuesday, 22 December 2009 (02:16) | 230 pembaca | 112 komentar

img

Bisa jadi, peringatan Hari Ibu tahun ini bukan sebuah kebetulan kalau (nyaris) berbarengan dengan awal tahun 14131 Hijrah; sebuah penanda akan pentingnya makna sebuah perubahan. Nilai-nilai perubahan yang terbawa dalam etos “hijrah”, sejatinya merupakan spirit bagi bangsa dan anak-anak peradaban.... (selanjutnya?)