Reformasi Setengah Hati: Sebuah Refleksi Budaya Akhir Tahun 2009
Wednesday, 30 December 2009 (04:41) | 362 pembaca | 75 komentar | Print this Article
Sudah lebih satu dasawarsa reformasi di negeri ini bergulir. Namun, dengan nada sedih harus kita katakan bahwa ayunan bandul reformasi belum juga menyentuh persoalan-persoalan substansial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang dulu gencar digembar-gemborkan. Ranah hukum, politik, ekonomi, atau pendidikan masih carut-marut. Yang lebih menyedihkan, proses reformasi hanya berlangsung setengah hati, hanya sekadar bermain-main dalam tataran retorika. Kaum elite kita suka gembar-gembor pentingnya reformasi dari atas mimbar, tetapi ketika kaki menyentuh bumi, petuah-petuah reformasi itu menguap entah ke mana. Yang tak kalah menyedihkan, proses reformasi itu setengahnya lagi diimplementasikan dalam praktik yang sarat dengan pembusukan.
Dari ranah hukum, misalnya, kesan yang dirasakan publik selama ini, hukum belum mampu memberikan rasa keadilan kepada “wong cilik”. Hukum hanya sebatas ditafsirkan secara tekstual atau hanya sekadar memenuhi tuntutan legal-formal, tanpa menyentuh rasa keadilan yang seharusnya menjadi “entry point” sebuah negara yang berdasarkan hukum. Mereka yang berkantong tebal bisa demikian gampang “berselingkuh” melalui harta dan kekuasaannya untuk melicinkan jalan menuju drama pengadilan yang ber-ending tragis dan memilukan buat orang semacam Mbah Minah dengan tragedi kakao-nya, Kang Kholil dengan semangkanya, atau Yu Manisih dan Suratmi dengan kapuk randunya. Sungguh kontras dengan arogansi Anggodo –melalui rekaman yang diputar di Mahkamah Konstitusi–yang diduga telah melakukan skenario busuk dengan melibatkan aparat penegak hukum untuk “berkongkalingkong” demi menyelamatkan sang kakak dari jerat hukum, justru hingga kini makin tak jelas rimbanya.
Bidang ekonomi pun tak luput dari proses pembusukan. Maraknya korupsi yang menggurita di berbagai lapis dan jajaran birokrasi, nyata-nyata telah membuat nasib hidup “wong cilik” yang sudah terjebak dalam lubang kemiskinan kian tergencet dalam kubangan derita dan nestapa. Nasib kaum dhu’afa makin tergilas oleh kepongahan kaum kapitalis yang bersekutu dengan kekuasaan.
Dalam situasi korup seperti itu, justru ada upaya rekayasa untuk melumpuhkan peran KPK yang selama ini dikenal “galak” dalam memburu sarang koruptor. Terkuaknya rekaman seorang markus yang nyata-nyata telah melibatkan beberapa aparat penegak hukum untuk menggelandang dua petinggi KPK ke pengadilan dengan bukti-bukti yang konon sarat dengan rekayasa mengindikasikan betapa kuatnya arus untuk menutup-nutupi kebusukan korupsi dari lapisan atas yang limbahnya sudah amat jelas dirasakan oleh masyarakat akar rumput itu. Maraknya korupsi jelas membuat daya beli masyarakat semakin menurun. Dalam situasi seperti itu, kaum elite kita yang seharusnya menjadi anutan sosial dalam mempraktikkan pola hidup sederhana justru pamer kekayaan dengan mobil-mobil mewah.
Dari ranah politik, paradigma para wakil rakyat kita juga belum beranjak dari cara-cara purba dan fasis dalam menggapai ambisi dan singgasana kekuasaan. Maraknya money-politik dalam setiap putaran pemilu jelas menunjukkan banyaknya wakil rakyat kita yang telah kehilangan fatsoen dan kearifan dalam melenggang ke Senayan. Sementara itu, rakyat di lapisan bawah yang merasa sudah kecewa dan “muak” dengan perilaku para wakil rakyat yang terhormat mencari cara sendiri dalam memperjuangkan aspirasinya. “Parlemen” jalanan dan online menjadi tradisi baru yang marak di jagad perpolitikan tanah air.
Yang tak kalah menyedihkan juga muncul dari ranah dunia pendidikan kita. Sistem pendidikan kita dinilai belum berhasil memanusiakan manusia secara utuh dan paripurna. Setidak-tidaknya, ada tiga persoalan krusial yang hingga kini masih menjadi belenggu dunia pendidikan, yakni ujian nasional (UN), sertifikasi guru, atau UU Badan Hukum Pendidikan (BHP). Ujian nasional yang seharusnya mampu menjadi tolok ukur dan standarisasi mutu pendidikan nasional, justru tereduksi oleh praktik-praktik kecurangan yang terus terjadi setiap tahun. Generasi muda yang lahir dari produk UN pun tidak mampu lagi mengapresiasi budaya proses dan etos kerja keras dalam meraih sukses. Mereka lebih suka menempuh cara-cara pintas dan instan dalam meraih harapan dan impian.
Proses sertifikasi guru konon juga belum mampu memberikan imbas positif terhadap kemajuan dunia pendidikan. Tunjangan profesi satu kali gaji pokok bagi guru yang sudah tersertifikasi dinilai sebagai “berkah” yang sesuai dengan tuntutan dan dinamika zaman, sehingga belum diimbangi dengan etos kerja yang andal. Pada sisi lain, sertifikasi guru dianggap juga telah menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan internal guru karena tidak semua guru bisa mengikuti uji sertifikasi. Akibatnya, guru non-sertifikasi makin melemah etos kerjanya karena merasa telah “dianaktirikan” dalam perolehan tingkat kesejahteraan.
Yang tak kalah menyedihkan, tentu saja UU BHP. Konon, kehadiran UU ini akan makin mempersempit gerak anak-anak dari kalangan tak mampu untuk mengenyam bangku pendidikan lantaran pemerintah dan pemerintah daerah menanggung sekurang-kurangnya dua per tiga biaya pendidikan untuk BHPP dan BHPPD yang menyelenggarakan pendidikan menengah untuk biaya operasional, biaya investasi, beasiswa, dan bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik pada BHPP berdasarkan standar pelayanan minimal untuk mencapai standar nasional pendidikan. Sedangkan, peserta didik dapat ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan kemampuannya, orang tua, atau pihak yang bertanggung jawab membiayai. Biaya penyelenggaraan pendidikan sebagaimana yang dimaksud pada ketentuan tersebut ditanggung oleh seluruh peserta didik dalam pendanaan pendidikan menengah atau pendidikan tinggi pada BHPP atau BHPPD sebanyak-banyaknya satu per tiga dari seluruh biaya operasional.
Ranah hukum, ekonomi, politik, dan pendidikan yang baru tersentuh reformasi setengah hati jelas memprihatinkan kita semua. Dalam konteks demikian, perlu ada terobosan dan gebrakan visioner yang bisa membuat bangsa kita makin berbudaya dan beradab. Semua komponen bangsa perlu kembali menguatkan ikatan emosional dan spiritual untuk sama-sama kembali ke “khittah” sebagai bangsa yang besar.
Tidak lama lagi detik-detik pergantian tahun itu akan tiba. Momen seperti ini perlu dijadikan sebagai saat yang tepat untuk melakukan refleksi budaya guna mengevaluasi sekaligus merumuskan langkah jitu dan visioner guna menyongsong masa depan yang lebih baik.
Tahun 2009 dengan segala hiruk-pikuk dan segenap dinamikanya akan segera kita tinggalkan. Lembaran tahun 2010 pun akan segera terbuka. Setiap pergantian tahun jelas menyisakan kenangan dan menyembulkan optimisme untuk menyongsong perubahan dan harapan-harapan baru. Nah, selamat Tahun Baru 2010 buat sahabat-sahabat semua, semoga tambah sehat, segar-bugar, makin lancar rezekinya, dan makin sejahtera. Mudah-mudahan juga para koruptor makin insyaf dan kembali ke jalur yang lurus, amiin. ***









































bayuputra
Firefox 3.5.6 dan
Windows 7
Wednesday, 30 December 2009 @ 06:04
Proses sertifikasi guru konon juga belum mampu memberikan imbas positif terhadap kemajuan dunia pendidikan. Tunjangan profesi satu kali gaji pokok bagi guru yang sudah tersertifikasi dinilai sebagai “berkah” yang sesuai dengan tuntutan dan dinamika zaman, sehingga belum diimbangi dengan etos kerja yang andal. Pada sisi lain, sertifikasi guru dianggap juga telah menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan internal guru karena tidak semua guru bisa mengikuti uji sertifikasi. Akibatnya, guru non-sertifikasi makin melemah etos kerjanya karena merasa telah “dianaktirikan” dalam perolehan tingkat kesejahteraan.






saya suka bagian ini pak karena tulisan ini banyak terjadi hampir di semua daerah… yang dapat sertifikasi bukannya rajin malah masih aja seperti belum dapat yang belum dapatnya apa lagi.. waduh…. tambah kacau aja nih pak.
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:20)
itu dia, mas bayu. perlu ada upaya serius utk memperbaiki sistemnya sehingga sertifikasi guru benar2 bisa memberikan dampak positif terhadap kemajuan dunia pendidikan.
Reply
Taktiku
Firefox 3.5 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 07:38
Semoga di tahun 2010 nanti akan lebih baik lagi ya pak
Baca juga tulisan terbaru Taktiku berjudul "Sedikit Tentang Twitter Untuk Bisnis Anda"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:21)
amiiin, mudah2an demikian, mas dendy.
Reply
pensiun kaya
Firefox 2.0.0.20 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 07:49
salam..

tunjangan profesi ternyata belum menjadi solusi, meski awalnya diharapkan akan mendongkrak spirit dan etos kerja guru..ada yang dilupakan oleh para pendidik di negeri ini, keikhlasan dalam menunaikan tugas adalah segalanya. mari kita kembali pada fungsi dan peran guru sejatinya, bukan hanya sebagai transformator ilmu, tapi juga transmitter nilai-nilai dan kepribadian bangsa yang sesungguhnya. jangan pernah pesimis, masih banyak tipe-tipe Muslimah (tokoh guru dalam novel Laskar Pelangi) di negeri ini. semoga ke depan bukan hanya tunjangan profesi yang digembor-gemborkan, tapi juga tunjangan dedikasi yang hanya bisa dirasakan oleh para murid dan masyarakat sebagai lembaga yang mengawasi kinerja guru secara nyata…
semoga
(mohon maaf lagi kalo ga nyambung
Baca juga tulisan terbaru pensiun kaya berjudul "ER – Ulasan Pagi 29 Desember 2009 – Right Issue? Binatang Apa Itu?"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:22)
sangat nyambung, mas amsi. kita semua memang berharap seperti itu, mas. semoga guru yang benar2 terlibat secara intens dalam pengembangan potensi siswa didik benar2 mendapatkan perhatian secara layak.
Reply
Dharma
Firefox 3.5.6 dan
Windows Vista
Wednesday, 30 December 2009 @ 07:57
Selamat Tahun Baru 2010 Pak, semoga tahun depan lebih baik.
Sebenarnya yang salah tuh siapa ya Pak, kok jadi kacau begini…?
Baca juga tulisan terbaru Dharma berjudul "Tips Menjadi Koordinator Sebuah Penelitian"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:23)
amiiin, selamat tahun baru juga, mas dharma. salam sukses dan salam kreatif.
Reply
Patih
Firefox 3.0.16 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 08:40
merefleksikan kejadian2 yang terjadi tahun 2009 memang begitu ribet, sampe ribetnya malah jadi awur-awuran negriku ini. mulai dari mbah minah si pencuri biji kakao, si pencuri semangka, anggodo, dll dimana ketara banget bahwa ketidakadilan seseorang dimata hukum, hukum hanya lebih memihak kepada orang yang punya duit.
belakangan ini juga terjadi preseden yang tidak mengenakan dimana adanya penarikan buku yang menyerang pemerintah, lhah kaya balik meneh di zaman orba….yang maen tarik buku aja. seharusnya klo buku itu tak benar lawan dong dengan buku, bukan dengan penarikan buku oleh kejaksaan agung.
yang jelas semooga di tahun depan Indonesia di segala bidang akan lebih baik. amin
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:24)
tapi sekarang kontrol masyarakat sdh mulai jalan, mas patih, sehingga pelarangan buku seperti itu masih bisa terus dikawal, tidak seperti yang terjadi pada masa orba.
Reply
Sarimin
Firefox 3.5.5 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 08:49
selamat taon baru 2010 aja pak… sukses selalu menyertai…
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:24)
amiiin, selamat tahun baru juga, mas sarimin. salam sukses.
Reply
dameydra
Google Chrome 3.0.195.38 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 08:57
komplek memang ya pak sawali di mana para guru meminta tunjangan yang lebih baik tapi dilain pihak banyak juga kecemburuan sosial akibat adanya kebijakan tersebut,…. dinamika memang tapi semoga semua itu itu bisa membuat pendidikan di bangsa kita lebih baik lagi amien…
Baca juga tulisan terbaru dameydra berjudul "Car Free Day On My City"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:25)
seperti itulah kenyataan yang terjadi, mas damey. semoga ada perbaikan yang signifikan di 2010 sehingga sertifikasi guru benar2 berdampak positif terhadap kemajuan dunia pendidikan.
Reply
marshmallow
Firefox 3.5.6 dan
Windows Vista
Wednesday, 30 December 2009 @ 09:43
parlemen itu pun sekarang sedang terancam undang-undang, pak satu. jadi bagaimana lagi kita menghakimi? hiks…
pak satu, setiap membaca tulisan njenengan, saya selalu kagum akan pemilihan diksinya yang tepat, gaya bahasanya yang luwes dan tidak menggurui, padahal hakikatnya saya berguru kepada pak satu. tulisan-tulisan di blog ini hampir tak bercela. analisanya pun tajam. duh, kapan bisa seperti pak satu, ya? mungkin 2010? amiiin…
Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul "Dhuyuf Ar-Rahman"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:27)
walah, mabk yulfi bisa saja nih, biasa saja kok, mbak, hehe … selamat tahun baru 2010, mbak yulfi, selamat menyongsong perubahan dan pembaharuan.
Reply
ericova
Opera 10.01 dan
Windows 7
Wednesday, 30 December 2009 @ 09:46
semoga tahun depan bangsa dan negara kita bertambah lebih baik dan bertambah maju dengan perubahan-perubahan yang berarti dari refleksi di tahun ini

Baca juga tulisan terbaru ericova berjudul "Review Mibaba Mojokerto"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:27)
amiiin, selamat tahun baru, mas rico, selamat menyongsong perubahan dan pembaharuan.
Reply
goop
Opera 10.01 dan
Windows 7
Wednesday, 30 December 2009 @ 09:48
selamat tahun baru, pak, tetap sehat, makan-makan dan jalan-jalan

Baca juga tulisan terbaru goop berjudul "Panggilan"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:27)
selamat tahun baru juga, mas goop, selamat menyongsong perubahan dan pembaharuan.
Reply
Puspita W
Firefox 3.5.6 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 10:15
Selamat tahun baru 2010 semoga di tahun 2010 guru-guru semakin semangat mengembangkan potensinya dengan harapan mampu memerdekakan potensi siswa-siswinya, terutama dari kalangan menengah ke bawah.
Tahun 2009 masih banyak menyisakan pekerjaan rumah bagi guru.
Hidup Guru.
Baca juga tulisan terbaru Puspita W berjudul "Petruk Dadi Ratu"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:28)
selamat tahun baru 2010 juga, bu pita, selamat menyongsong perubahan dan pembaharuan.
Reply
saifuna
Google Chrome 3.0.195.38 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 10:17
Mana Janji manismu wahai para pemimpin bangsa ini,…
moga ajah di awal thn 2010 banyak koruptor yg benar2 terbalas atas perbuatan jahat merekaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…..!!!
Baca juga tulisan terbaru saifuna berjudul "Istikharahlah Meski itu Untuk Urusan Tali Sandalmu…"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:28)
hehehe … panjang amat merdekanya, mas saif, hehe …
Reply
riFFrizz
Firefox 3.5.5 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 10:18
semoga dengan dibukanya lembaran putih 2010, hal hal diatas, seperti korupsi, dan kawan kawannya akan berkurang, atau bahkan tidak ada.
Selamat tahun baru 2010 Pak !
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:29)
amiiin, selamat tahun baru juga, mas rifky, selamat menyongsong perubahan dan pembaharuan.
Reply
yayah
Firefox 3.5.6 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 11:19
buat apalah beli buku sampah begituan…
Reply
Wongbagoes (Wednesday, 30 December 2009 @ 11:24)
@yayah, Klo ndak suka ya ga usah dibeli tho mas
Meninggalkan yang lalu kemudian berjalan terus kedapan dengan semangat dan optimisme baru, target baru, amunisi baru, dan tentunya strategi baru.
Selamat Tahun Baru 2010, Pak Guru. Lama tak berkunjung disini,,,,
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:31)
selamat tahun baru juga, mas afif, selamat menyongsong perubahan dan pembaharuan.
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:30)
hmmmm … kalau sekadar baca kan ndak apa2 toh, mas, hehe …
Reply
ciwir
Shiretoko 3.5.6 dan
Ubuntu 9.04
Wednesday, 30 December 2009 @ 11:29
masih saja reformasi negeri ini setengah hati.
penggulir reformasi seolah tidak siap dengan kondisi pasca pengguliran agenda reformasi.
tidak dengan serta merta setelah menggulirkan maka agenda selesai.
merebut wilayah strategis untuk direformasi bukan menjdi agenda bersama.
apakah revolusi harus dilakukan? ya sakira tidak juga sebab revolusi pun akan sama saja kejadiannya.
yng harus diganti bukan orangnya, tapi isi otak orang indonesia yang harus direformasi dan direvolusi.
Baca juga tulisan terbaru ciwir berjudul "Membayar Untuk Menyampah???"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:32)
setuju banget, mas santri. mandegnya proses reformasi agaknya disebabkan lantaran belum ada reformasi dan revolusi kultur mental dan pemikiran.
Reply
xitalho
Firefox 3.5 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 11:45
Seperti benang “Super Kusut” keadaan SOSPOLEK di negeri kita ini…
Kalo nyari yang salah, nggak bakal ada yang bisa disalahin…
Karena yang salah hanya yang “ketangkap tangan” dengan bukti dan saksi yang valid, otentik dan bisa dipertanggungjawabkan. Kali bisa ngakali hukum dng manipulasi saksi dan bukti… berarti aman.
Yang jelas belum adanya pemimpin yang tegas….!
Baca juga tulisan terbaru xitalho berjudul "A Mother’s Love"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:32)
seperti itulah kenyataan yang kita lihat selama ini, mas xit, semoga di tahun 2010 ada perubahan secara mendasar dan signifikan.
Reply
xitalho
Firefox 3.5 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 11:51
Mau yang setegas gimana coba??
Lha wong bangsa kita masih paranoid sama rezim Orde Baru…!
Saking traumanya (mau apa-apa takut dituduh melanggar HAM oleh Amerika) sehingga membiarkan semuanya acak kadut…. rakyat meras bisa anarkhis semaunya, masalah sepele bisa jari Perang antar agama.. perang antar kampung… pembakaran kampus…



Baca juga tulisan terbaru xitalho berjudul "Hello world!"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:33)
wah, mungkin ada benarnya juga, mas xit. bayang2 dan trauma masa silam agaknya yang membuat sikap kurang tegas dari para pemimpin kita. doh!
Reply
Abid Famasya
Firefox 3.5.6 dan
Windows 7
Wednesday, 30 December 2009 @ 12:11
saking seringnya dapet kata “korupsi” takutnya ntar korupsi jadi biasa..

selain itu “kriminalisasi” juga sering banget diucapkan..
Baca juga tulisan terbaru Abid Famasya berjudul "Belajar Fotografi dan Jogjakarta"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:36)
hehehe … jangan2 nanti kriminalisasi juga jadi hal yang biasa, mas abid, karena sering disebut2, hehe …
Reply
marsudiyanto
Firefox 3.5.6 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 12:46
Ulasan mendalam…
Sampai2 saya semlengeren dan bingung mau komentar apa…
Semua wis tinulis thirik2…
Akhirnya saya ya setuja-setuju saja…
[Jangan disimpulkan orang yg setuja-setuju itu nggak bagus lho Pak.]
Daripada mencela orang, kan aluwung nyenengke orang…
Wong saya sendiri juga seneng kalau ada orang yg setuja-setuju dengan saya.
Baca juga tulisan terbaru marsudiyanto berjudul "Ada 6.700.000.000.000 Manfaat Ngeblog"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:37)
hehehe …. biasanya kalau orang setuju kan sambil manthuk2 toh, pak mar, hehe …
Reply
marsudiyanto
Firefox 3.5.6 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 12:47
Avatare kok guedhi temen Pak…
Sak blegendong…
Kuwi nek afdruk kan larang…
Baca juga tulisan terbaru marsudiyanto berjudul "Ada 6.700.000.000.000 Manfaat Ngeblog"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:37)
hhehe … ben manteb tur kteok cetha, pak mar!
Reply
ma6ma
Firefox 3.0.16 dan
Windows Vista
Wednesday, 30 December 2009 @ 13:14
hmm… terkadang capek mengomentari nasib bangsa ini. karena banyak yang berkoar2, eh yang diatas santai2 aja… .
Baca juga tulisan terbaru ma6ma berjudul "EFEK RUMAH KACA"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:38)
hmmm …. seperti itulah kenyataan yang terjadim, mas magma.
Reply
arisnb
Firefox 3.0.4, dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 13:23
semoga tahun 2010 menjadi tahun yg lebih baik dari tahun ini
Baca juga tulisan terbaru arisnb berjudul "Buku Membongkar Gurita Cikeas"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:41)
amiiin, mudah2an saja demikian, mas aris.
Reply
Sharindo
Firefox 3.5.6 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 13:36
Bangsa ini memerlukan orang-orang yang ingin meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membuat suatu pembaharuan nyata walaupun bentuknya sederhana sekalipun. Namun, bila setiap orang Indonesia melakukan satu pembaharuan kecil bagi bangsa ini, maka akan ada kurang lebih 200 juta pembaharuan yang nyata bagi negara dan bangsa Indonesia.
Baca juga tulisan terbaru Sharindo berjudul "Mesin Cuci Twin-Tub Seri SUPER AQUAMAGIC Terbaru dari SHARP"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:43)
saya kira benar sekali, mas. terima kasih tambahan infonya.
Reply
rahmat addy
Firefox 3.5.6 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 15:33
Semoga tahun 2010 menjadi kebangkitan generasi bebas dari negatifitas publik…
Baca juga tulisan terbaru rahmat addy berjudul "Kekuatan dalam sebuah lagu"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:43)
amiiin, semoga demikian, mas rahmat, wah, ternyata ada juga istilah negatfitas publik, hehe …
Reply
feto
Firefox xsp_2:6893fe84f024ffacced85719f662b87e_158] dan
Windows 7
Wednesday, 30 December 2009 @ 17:08
nice posting mas…^_^
terima kasih infonya, silakan mampir yaa ke sini dan jika mau artikel menarik lainnya silakan berkunjung ke sini yaaa…
Baca juga tulisan terbaru feto berjudul "E-Journal"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:45)
sama2, mas feto, terima kasih kunjungannya.
Reply
jejak annas
Firefox 3.0.6 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 17:14
saya cuma bisa geleng-geleng baca tulisanmu mas, MANTABS
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:45)
hehe … geleng2. walah, biasa saja, kok, mas annas.
Reply
Bang Ir
Firefox 3.0.16 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 17:31
Selamat tahun baru 2010 semoga di tahun 2010 tak ada janji2 manis, semoga tambah sejahtera dan lumbung berasnya tetep kenceng!
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:46)
amiiin, mudah2an demikian, bang ir.
Reply
Wempi
Firefox 3.5.6 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 19:33
memang yang setengah-setengah itu lebih asoy…
slamat tahun baru. semoga tahun depan kita setengah isi bukan lagi setengah kosong walaupun masih setengah karena memang setengah-setengah itu lebih asoy… :lol:
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:46)
selamat tahun baru juga, mas wempi, selamat menyongsong perubahan dan pembaharuan.
Reply
Yanti tukang kerupuk
Opera 9.64 dan
Windows XP
Wednesday, 30 December 2009 @ 22:20
Menutup akhir tahun dengan tanda tanya besar ya Pak.Apakah SBY mampu keluar dari krisis intern yang ruwet, bin kusut ini?
Baca juga tulisan terbaru Yanti tukang kerupuk berjudul "Miyabi gagal, Rin sakuragi datang!"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 22:47)
hmmm … pertanyaan itu yang akan kita tunggu jawabannya di tahun 2010, mbak.
Reply
rysa sahrial
Firefox 3.5.6 dan
Windows XP
Thursday, 31 December 2009 @ 07:38
nice webb… visitme dor Free software download plus crack, key gen, SN,
Reply
HE. Benyamine
Opera 10.10 dan
Windows XP
Friday, 1 January 2010 @ 17:23
selamat tahun baru … semoga tahun 2010 lebih condong ke arah yang lebih baik
Baca juga tulisan terbaru HE. Benyamine berjudul "PENANGGULANGAN PENYAKIT LAYU PISANG KALSEL"
Reply
Sawali Tuhusetya (Friday, 1 January 2010 @ 23:31)
selamat tahun baru juga, bang ben. selamat menyongsong perubahan dan pembaharuan. semoga makin tambah sukses.
Reply
DV
Google Chrome 4.0.249.43 dan
GNU/Linux
Saturday, 2 January 2010 @ 14:38
Tiada gading yang tak retak, Pak Sawali.. meski kebanyakan retaknya bikin pusing juga hahaha.. Semoga tahun 2010 ini, Indonesia bisa semakin menyelesaikan banyak pekerjaan rumah menyangkut reformasi yg telah dirintis sejak 12 tahun silam.
Baca juga tulisan terbaru DV berjudul "Penemuan-penemuan revolusioner dekade 00"
Reply
Sawali Tuhusetya (Monday, 4 January 2010 @ 01:37)
amiiin, semoga saja 2010 menjadi awal yg bagus utk melakukan perubahan dan pembaharuan, mas don.
Reply
mei
Firefox 3.0.10 dan
Windows XP
Saturday, 2 January 2010 @ 15:46
semoga kedepan bangsa ini di isi dengan perbuatan2 yang berlandaskan agama yang di jalankan wakil rakyat kiata!!! Amin
Baca juga tulisan terbaru mei berjudul "Kalender Firefox 2010"
Reply
Sawali Tuhusetya (Monday, 4 January 2010 @ 01:39)
harapan kita seperti itu, mas. semoga saja tahun 2010 menjadi awal yang bagus utk. melakukan perubahan dan pembaharuan.
Reply
yanti tukang kerupuk
Firefox 3.5.2 dan
Windows XP
Saturday, 2 January 2010 @ 19:45
masih mencari hasil nyata dari reformasi setelah 13 tahun lalu digulirkan…
Baca juga tulisan terbaru yanti tukang kerupuk berjudul "Energi kita adalah kerja keras"
Reply
Sawali Tuhusetya (Monday, 4 January 2010 @ 01:41)
memang baru setengah hati, kok, mbak yanti, hehe …
Reply
Modem Smart
Firefox 3.5.6 dan
Windows XP
Tuesday, 5 January 2010 @ 13:22
yang jadi pejabat kan uda reformasi kantongnya
Reply
Sawali Tuhusetya (Saturday, 9 January 2010 @ 21:38)
reformasi kantong?
Reply
Berita Online Terbaru
Firefox 2.0.0.6 dan
Windows XP
Tuesday, 5 January 2010 @ 16:15
semoga ditahun yang baru ini, budaya yang jelek sudah tidak ada lagi, maju indonesiaku

Baca juga tulisan terbaru Berita Online Terbaru berjudul "Krisdayanti Mesra Dengan Rahul Lemos"
Reply
Sawali Tuhusetya (Saturday, 9 January 2010 @ 21:59)
amiiin, terima kasih apresiasi dan supportnya, mas.
Reply
Iwan Awaludin
Firefox 3.5.7 dan
Windows XP
Saturday, 16 January 2010 @ 18:29
Bangsa kita masih belajar Pak. Hasil belajarnya mungkin ga bisa kita nikmati. Mudah-mudahan anak cucu kita bisa menikmati hasil belajar yang baik.
Baca juga tulisan terbaru Iwan Awaludin berjudul "Sudah Tua"
Reply
Sawali Tuhusetya (Sunday, 17 January 2010 @ 23:20)
ada benarnya juga, pak iwan. semoga bisa segera lulus, pak. makin repot kalau belajar terus tapi ndak lulus2, hehe …
Reply