Home | Archives for December, 2009
Belajar dari Nilai Pluralisme ala Gus Dur
(30 December 2009, 1,024 pembaca, 207 respon)
Menjelang tutup tahun 2009, bangsa kita kehilangan seorang tokoh besar, K.H. Abdurahman Wahid, seorang ulama dan budayawan, yang sebagian besar hidupnya diabdikan untuk membangun nilai-nilai demokrasi, humanisme, pluralisme, dan pembela kelompok minoritas. Mantan Presiden ke-4 (1999-2001) itu wafat pada hari Rabu, 30 Desember 2009, di Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, dalam usia 69 tahun. Sebelum dirawat di... Reformasi Setengah Hati: Sebuah Refleksi Budaya Akhir Tahun 2009
(30 December 2009, 562 pembaca, 77 respon)
Sudah lebih satu dasawarsa reformasi di negeri ini bergulir. Namun, dengan nada sedih harus kita katakan bahwa ayunan bandul reformasi belum juga menyentuh persoalan-persoalan substansial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang dulu gencar digembar-gemborkan. Ranah hukum, politik, ekonomi, atau pendidikan masih carut-marut. Yang lebih menyedihkan, proses reformasi hanya berlangsung setengah hati, hanya sekadar bermain-main... Epitaph: Kisah Berbingkai dalam Balutan Misteri
(27 December 2009, 620 pembaca, 73 respon)
Gender dan Fenomena Perubahan Kelamin
(25 December 2009, 648 pembaca, 131 respon)
Perubahan jenis kelamin yang sukses dilakukan oleh Agus Wardoyo (warga Kalilangsir, Kelurahan Gajah Mungkur, Kota Semarang) menjadi Nadia, baik secara medis maupun hukum, membuat banyak orang terperangah. Memang, fenomena semacam ini bukan untuk yang pertama kali. Artis Dorce Gamalama pun pernah melakukan hal yang sama. Tak heran jika MUI pun lebih bersikap pasif. Selama tidak ada aduan dari masyarakat, institusi pemrodusir fatwa... Momentum Hari Ibu dan Hijrah Peradaban
(22 December 2009, 297 pembaca, 115 respon)
Bisa jadi, peringatan Hari Ibu tahun ini bukan sebuah kebetulan kalau (nyaris) berbarengan dengan awal tahun 14131 Hijrah; sebuah penanda akan pentingnya makna sebuah perubahan. Nilai-nilai perubahan yang terbawa dalam etos “hijrah”, sejatinya merupakan spirit bagi bangsa dan anak-anak peradaban di berbagai lapis dan lini sosial untuk menancapkan tonggak perubahan yang jauh lebih visioner dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.... Pentas Seni dan Malam Tahun Baru 1431 Hijrah
(19 December 2009, 392 pembaca, 132 respon)
Semut vs Gajah: Refleksi Menjelang Tahun Baru Hijrah
(16 December 2009, 566 pembaca, 113 respon)
Belakangan ini nurani kita terusik oleh berbagai fenomena anomali sosial, politik, dan hukum yang dinilai telah mengebiri nasib rakyat kecil. Masih jelas terbayang dalam layar memori kita sebuah drama pertarungan sengit antara cicak melawan buaya yang ber-ending memilukan buat sang buaya. Retorika yang terus dibangun akhirnya runtuh berkat dukungan dan tekanan publik bertubi-tubi.
Fenomena perlawanan sengit juga ditunjukkan dalam... Suicide: Potret Manusia Global yang Sarat Konflik
(12 December 2009, 424 pembaca, 139 respon)
Sepekan belakangan ini, aktivitas ngeblog saya (nyaris) tersendat. Setelah melakukan monitoring implementasi KTSP SMP berstandar nasional (SSN) di kota Tegal, Selasa (8/12/2009), Rabu-Jumat (9-11/12/2009), saya mesti mendampingi anak-anak SMP Terbuka bersama rekan-rekan sejawat yang sedang melakukan karyawisata ke ibukota, sebuah kota megapolitan yang selama ini hanya bisa disaksikan anak-anak melalui layar TV butut di rumahnya.... Pemantauan Implementasi KTSP untuk SSN
(6 December 2009, 706 pembaca, 124 respon)
Selama sepekan (7 s.d. 12 Desember 2009), Tim Pengembang Kurikulum (TPK) Prov. Jateng akan melakukan pemantauan keterlaksanaan KTSP SD dan SMP Standar Nasional secara serentak di 35 kabupaten/kota. Tujuan pemantauan ini adalah untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan KTSP yang harus dilaksanakan oleh semua satuan pendidikan mulai tahun pelajaran 2009/2010 sebagaimana tertuang dalam Permendiknas No. 24 Tahun 2006. Khusus SSN, pelaksanaan... Ujian Nasional Pasca-Keputusan MA
(4 December 2009, 1,339 pembaca, 145 respon)
Teka-teki jadi atau tidaknya Ujian Nasional (UN) 2010 digelar terjawab sudah setelah Depdiknas, melalui Sekjen Dody Nandika, menyatakan bahwa UN tahun 2010 akan tetap berlangsung, sebab hingga kini Depdiknas belum menerima salinan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait kasasi tentang UN (Kompas, 3 Desember 2009). Menurutnya, jika dicermati, ada tiga poin dari putusan MA dan tidak ada satu pun yang melarang UN. Poin pertama adalah... 










