Labirin Sukma: Potret Kepribadian yang Terbelah
Sunday, 30 November 2008 (12:35) | 321 pembaca | 60 komentar

Usai sudah Gelar Budaya 2008 (GB08) itu. Teater Semut (TS) menggelar event itu dengan torehan “tinta budaya” yang manis menjelang berakhirnya tahun 2008 ini. Diawali dengan lomba penulisan cerpen tingkat Kabupaten Kendal dan baca puisi tingkat Jawa Tengah, 23 November, acara berlanjut pementasan.... (selanjutnya?)
Teks Sastra Tak Pernah Tercipta dalam Situasi yang Kosong
Friday, 28 November 2008 (22:11) | 1 pembaca | 50 komentar

Ketika didaulat menjadi juri lomba penulisan cerpen dalam rangkaian acara Gelar Budaya Teater Semut Kendal, Jawa Tengah, 23 November 2008, saya selalu bertanya kepada peserta: “Apakah cerpen yang Anda kisahkan ini diilhami dari kisah-kisah nyata atau murni dari imajinasi belaka?” Hampir semua pe.... (selanjutnya?)
Upgrade Wordpress Versi 2.6.5
Friday, 28 November 2008 (01:13) | 1 pembaca | 20 komentar

Harus diakui, wordpress termasuk salah satu engine blog yang amat memanjakan penggunanya. Belum lama wordpress versi 2.6.3 diluncurkan, kini versi 2.6.5 sudah bisa dinikmati. Bahkan, meski masih dalam versi beta, versi 2.7 juga sudah bisa dicoba untuk diinstalasi. Saya pernah juga mencoba menggunaka.... (selanjutnya?)
Memburu Sensasi lewat Blog
Thursday, 27 November 2008 (23:13) | 339 pembaca | 138 komentar

Kompleks blogosphere kembali terguncang. Kasus kartun yang mempersonifikasikan Nabi Muhammad melalui visualisasi yang cenderung vulgar dan seronok yang dipublikasikan di sebuah blog kembali mencuat. Meski telah diblokir oleh wordpress.com, tapi kasus tersebut setidaknya makin menguatkan sebuah opini.... (selanjutnya?)
Sang Guru dan Tanah Kelahiran
Tuesday, 25 November 2008 (03:11) | 490 pembaca | 150 komentar

Entah, menjelang Hari Guru, 25 November 2008 ini, tiba-tiba saja ingatan saya jatuh ke masa silam. Ingin mengenang tanah kelahiran, tempat sang guru menempa para cantrik menjadi insan peradaban yang diharapkan dapat mengenal dinamika zaman beserta pernak-perniknya. Ya, ya, ya! Saya masih ingat, seki.... (selanjutnya?)
















