Pertemuan Tak Terduga dengan Mas Andy MSE

Kamis, 30 Oktober 2008, sekitar pukul 13.30 WIB, secara tak terduga Tuhan mempertemukan saya dengan Mas Andy MSE, bloger kelahiran Boja, Kendal, yang kini bermukim di Solo, Jawa Tengah. Berawal ketika anak sulung saya yang baru saja pulang sekolah, menyampaikan informasi via HP bahwa Mas Andy dari Solo sedang menunggu di rumah. Mendengar nama Mas Andy, saya langsung minta izin kepada Panitia Review/Pengembangan SK/KD Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kendal yang tengah menggelar sebuah pertemuan dan diskusi di Setda Kabupaten Kendal, untuk pulang lebih awal. Maklum, sudah lama saya ingin bertemu langsung dengan aktivis Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO), sebuah NGO yang bertujuan untuk mendorong terwujudnya good governance dan mengembangkan partisipasi publik di Indonesia, khususnya pada level lokal itu. Wah, sebuah LSM yang bervisi kerakyatan dan berupaya membangun kesadaran publik tentang pentingnya pemerintahan yang bersih.

andy4andy1andy3any3

Walhasil, saya spontan merangkulnya begitu bertemu dengan bloger kelahiran Boja, Kendal, 21 Agustus 1969 ini yang datang bersama Mas Solikhun, salah seorang aktivis Pattiro. Ada perasaan haru yang tiba-tiba menyelinap lewat pori-pori. Sambil ”tabur pesona” *halah* langsung saja saya mengajak mereka berdua ngobrol tentang berbagai macam hal, mulai aktivitas ngeblog, keluarga, pekerjaan, hingga soal remeh-temeh lainnya. Ngobrol dengan Mas Andy ternyata enak, santai, dan menyenangkan. Meski baru pertama kali bertemu, kesan yang muncul seperti sudah lama bersahabat akrab. Bisa jadi inilah salah satu manfaat blog. Dengan saling berkunjung dan meninggalkan jejak komentar, kita seperti dibawa ke dalam sebuah ruang dialog maya yang bisa dimanfaatkan untuk membangun aksi-aksi persahabatan, bertukar pikiran, atau sekadar mengenal profil dan aktivitas keseharian dari sahabat maya kita.

Saya juga tak menduga kalau Mas Andy bisa demikian mudah menemukan gubug saya hanya dengan membaca komentar yang saya tinggalkan di blognya. Aha, komentar ternyata bisa menjadi penunjuk jalan. Tak perlu repot-repot membuat peta, haks.

Dari obrolan yang tengah berlangsung, saya punya kesan kalau Mas Andy terbilang sosok yang bagus kecerdasan linguistiknya. Bahasanya mengalir lancar. Tidak salah kalau alumnus Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen, Universitas Diponegoro Semarang dan pernah mengenyam pendidikan di IAIN (Fak. Ushuludin) dan Pascasarjana ini menjadi seorang aktivis LSM yang harus banyak bersentuhan dan berkomunikasi dengan berbagai lapisan masyarakat. Kecerdasan linguistik dengan dukungan basis keilmuan yang dimilikinya sudah menjadi modal yang lebih dari cukup bagi ayah tiga anak ini untuk membangun jejaring sosial dengan berbagai lapisan masyarakat. Yang membuat saya salut, Mas Andy ternyata juga membangun keluarga bloger. Bu Noor, istrinya yang memesona, dan dua anaknya, Diki dan Nanin yang imut dan menggemaskan, masing-masing telah memiliki sebuah blog. Ini artinya, mereka bisa intens membangun komunikasi dengan sesama anggota keluarga melalui dua ruang; ruang nyata dan ruang maya, yang bisa menumbuhkan suasana yang tampil beda.

Sayangnya, obrolan yang menarik itu terpaksa harus berakhir karena Mas Andy dan Mas Solikhun, mesti kembali ke markasnya, Sekolah Rakyat, di Limbangan, Kendal, untuk selanjutnya menuju ke Solo pada keesokan harinya. Saya hanya bisa melepasnya dengan iringan doa, semoga keselamatan, kesejahteraan, dan kesuksesan selalu menaungi Mas Andy dan keluarganya. Terima kasih, Mas Andy dan Mas Sholikun. Mohon maaf jika kami sekeluarga tidak bisa memberikan sambutan yang layak dan menyenangkan.

Dengan kedatangan Mas Andy, berarti sudah ada lima sahabat bloger yang telah berkenan menyambangi gubug saya setelah Pak Gempur, Mas Goop, Mas Totz, dan Abeeayang. Ternyata, sungguh indah bisa menjalin persahabatan lewat dunia maya itu. ***

Tulisan lain yang berkaitan:

Aktivitas Blogwalking dan Hadiah Buku (Sunday, 18 December 2011, , 67 respon) Beberapa waktu yang lalu saya berkunjung ke blog rumahkayu yang tengah menyongsong ulang tahun ke-3 rumah virtualnya. Sungguh tak terduga, hanya...
Menjaga Spirit dan Konsistensi Ngeblog (Thursday, 1 December 2011, , 29 respon) Di tengah menjamurnya jejaring sosial dengan berbagai variannya, blog –dalam pandangan awam saya—belum bisa tergantikan peran dan fungsinya...
Catatan Pasca-Tiga Tahun Ngeblog: Sebuah Refleksi (Thursday, 30 December 2010, , 79 respon) Tanpa terasa, sudah lebih tiga tahun, waktu yang relatif pendek untuk ukuran aktivitas ngeblog, saya menyusuri pasang-surut ngeblog di kompleks...
Aktivitas Ngeblog Selama Ramadhan (Saturday, 14 August 2010, , 74 respon) Ngeblog –untuk menggantikan kata kompleks “mengeblog” dalam Bahasa Indonesia Baku– merupakan aktivitas seorang bloger dalam ranah...
Perubahan Gaya Hidup di Bulan Ramadhan (Friday, 13 August 2010, , 69 respon) Konon, puasa di bulan Ramadhan merupakan manifestasi ibadah yang memiliki dimensi personal dan sosial. Dari dimensi personal, hanya kita yang bisa...
tentang blog iniTulisan berjudul "Pertemuan Tak Terduga dengan Mas Andy MSE" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (30 October 2008 @ 21:44) pada kategori Blog, Edukasi, Refleksi dan telah dikunjungi oleh . Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini: