Menguji Validitas Blog Berdasarkan Standar Web

sakuiTertarik oleh tulisan Pak Dani Iswara tentang Sakui Web Validator pengganti Webagogo, saya iseng-iseng mendaftarkan blog saya di Sakui Web, sekitar 3 Agustus yang lalu. Saat itu, blog saya hanya memiliki skor 49% dan berada pada peringkat 50 dari 152 web/blog yang terdaftar. Kemarin, saya kembali iseng melihat peringkat validitas blog di Sakui Web. Saya agak terkejut karena peringkatnya naik drastis ke posisi 16 dengan skor 95%. Dengan gaya narsis, tentu saja kenaikan peringkat ini layak saya syukuri setelah berjuang mengoprek blog habis-habisan, mulai css, html/xhtml, rss/feed, gzip, hingga ATRC berdasarkan standar web yang diberlakukan oleh World Wide Web Consortium (W3C).

sakui2Jujur saja, saya sangat mengapresiasi dan salut kepada teman-teman bloger yang sangat peduli terhadap standar web dalam mengelola blognya. Agaknya dibutuhkan ketelitian dan kecermatan tersendiri sejak memilih theme, mengaplikasi kode, hingga membuat link (tautan). Saya tidak tahu, bagaimana kiat Pak Dani Iswara hingga validitas blognya berhasil bertengger di peringkat I versi Sakui Web. Validitas blog Maseko juga tak kalah hebat. Blognya berhasil bertengger di peringkat 10 dari 239 web/blog yang telah terdaftar.

Berdasarkan pengalaman awam saya, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan agar blog kita memenuhi standar web.

1. Memilih theme. Memilih theme memang gampang-gampang susah. Gampang, karena hanya tinggal mengunduh theme yang sesuai selera, menginstall-nya, lantas mengaktifkannya lewat admin-panel. Susahnya, kalau theme yang telah kita install ternyata css dan html/xhtml-nya tidak valid menurut standar web. Untuk valid atau tidaknya theme yang kita pilih, kita bisa mengujinya di sini. Perhatikan dengan cermat, adakah kode css dan html/xhtml yang error dan mendapat peringatan (warning)? Kalau masih ada, bisa diperiksa dan dibetulkan satu persatu, lalu kembali diuji. Kalau mulus, itu artinya theme yang kita pilih sudah bisa dianggap sahih.

2. Gunakan plugin seperlunya! Plugin memang sangat bermanfaat untuk melengkapi blog sehingga menjadi lebih bersahabat dan ramah dengan pengunjung. Namun, kita juga perlu hati-hati. Tidak semua plugin memenuhi standar web. Sebelum memutuskan untuk menggunakan plugin tertentu, perlu diuji dulu kesahihannya. Selain itu, terlalu banyak plugin yang kurang diperlukan pengunjung akan sangat berpengaruh terhadap kecepatan akses blog kita.

3. Gunakan GDIPzip untuk mengompres blog! Ada web yang dianjurkan digunakan untuk mengompres blog kita, yaitu gidnetwork. Silakan uji blog Sampeyan! Jika tak bisa diakses, silakan masukkan kode < ?php ob_start(“ob_gzhandler”); ?> tepat di atas kode deklarasi DOCTYPE html yang digunakan pada header.php blog kita. Sekarang, uji kembali! Mudah-mudahan blog kita sudah terkompres sehingga loading blog menjadi lebih fresh dan ringan.

4. Mem-validasi Rss-feed. Pengguna engine wordpress pasti sudah sangat akrab dengan RSS-feed yang diperuntukkan bagi pelanggan tulisan di blog kita. Namun, kode bahasa (language) feed-rss2.php blog yang berbahasa Indonesia seringkali error dan tak terbaca. Untuk mengetahui valid atau tidaknya rss-feed blog kita silakan uji di sini. Jika ada error pada kode language-nya, silakan buka file feed-rss2.php yang ada pada direktori wp-includes lewat ftp.server. Cari kode <language><?php echo get_option(‘rss_language’); ?></language> yang ada di bawah < ?php the_generator( ‘rss2′ ); ?>
Silakan ganti kode tersebut dengan kode language “ind” sehingga menjadi
<language>ind</language>
Silakan kembali diuji! Sekarang, daftarkan blog Sampeyan di Sakui Web! Berada di peringkat berapakah blog Sampeyan?

Begitu pentingkah kesahihan blog berdasarkan standar web dipersoalkan? Jawabannya sangat tergantung pada pribadi kita masing-masing. Mohon maaf, saya hanya sekadar berbagi informasi saja, tanpa bermaksud menggurui, sebab saya juga seorang pendatang baru yang masih sangat awam terhadap desain sebuah blog. Sekaligus mohon dikoreksi jika ada yang salah! Yaps, salam ngeblog! ***

Tulisan lain yang berkaitan:

Aktivitas Ngeblog Selama Ramadhan (Saturday, 14 August 2010, , 74 respon) Ngeblog –untuk menggantikan kata kompleks “mengeblog” dalam Bahasa Indonesia Baku– merupakan aktivitas seorang bloger dalam ranah...
Dari Bedah SKL UN hingga Koordinasi Agupena (Friday, 27 November 2009, , 39 respon) Selama tiga hari (Selasa-Kamis, 24-26 November 2010), saya bersama Pak Ch. Susanto, guru SMP 2 Sukorejo, didaulat oleh LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu...
Pembuatan Blog dalam Rangkaian Program Bermutu (Wednesday, 18 November 2009, , 205 respon) Minggu, 15 November 2009, saya diajak Pak Slamet Trihartanto, salah seorang widyaiswara LPMP Jateng, untuk mendampingi para kepala sekolah –SD dan...
Ragam Bahasa Media Internet dan “Euforia” Berekspresi (Monday, 26 October 2009, , 149 respon) Kemajuan teknologi di bidang informasi dan komunikasi, agaknya telah memberikan pengaruh besar terhadap pola dan gaya interaksi umat manusia. Jarak...
Upgrade Massal dan Sentimen Google (Tuesday, 21 July 2009, , 121 respon) Senin (20 Juli) kemarin, saya memanfaatkan waktu untuk meng-upgrade massal beberapa blog yang selama ini saya kelola, yakni sawali.info, sawali.us,...
tentang blog iniTulisan berjudul "Menguji Validitas Blog Berdasarkan Standar Web" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (10 September 2008 @ 23:25) pada kategori Bahasa, Blog, Opini, Refleksi dan telah dikunjungi oleh . Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini: