Diskusi Buku dan Peluncuran Kumcer
Kategori: Budaya, Cerpen, Opini, Refleksi, Sastra, Tradisi
Sebagaimana yang dipublikasikan oleh Kang Kombor, jika tidak ada aral melintang, Jumat, 16 Mei 2008, pukul 13.30-18.00 WIB, di Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, Kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat, buku kumpulan cerpen saya Perempuan Bergaun Putih akan diluncurkan sekaligus didiskusikan. Jujur saja, saya tak menduga kalau kumcer saya itu akan diluncurkan dan didiskusikan di sebuah tempat yang selama ini dinilai menjadi tempat bergengsi bagi pentas dan diskusi sastra. *narsis* Sudah lama sebenarnya saya bermimpi untuk memiliki kumpulan cerpen. Ada sekitar 40-an cerpen yang sudah dimuat di koran sejak 1988. Namun, mencari penerbit ternyata bukan persoalan gampang. Apalagi, cerpen dan buku-buku sastra... (Baca lanjutannya!)
Cerpen dari Mantan Murid
Namanya Mochammad Farhan. Dulu, dia murid saya waktu SMP (2001-2004). Sekarang sudah menjadi teman dan sahabat saya, hahahaha meski masih tampak benar sikap hormatnya pada mantan gurunya yang katrok ini. Terbukti ketika suatu malam dia bertandang ke rumah, meminta saya untuk membenahi blognya di sini. Maklum, dia baru saja kenal blog. “Wew… kalau mau belajar ngeblog, ya langsung dioprek-oprek sendiri, dong, biar saya yang mbantu!” begitu jawab saya. Dengan cara yang amat santun, dia pun setuju dan hanya kutunjukkan cara-caranya saja. Sebagai mantan gurunya, tentu saja saya merasa senang dan bangga. Waktu SMP, Farhan memang saya kenal sebagai murid yang cerdas dan rendah hati. Senyum dan keramahannya hampir tak pernah saya... (Baca lanjutannya!)













