“Demam” Ngeblog di Kalangan Guru Makin “Parah”

Kategori Blog Oleh

Gambar-gambar berikut ini makin memperkuat bukti betapa “demam” ngeblog di kalangan guru makin “parah”. “Esai foto” ini masih erat kaitannya dengan postingan di sini. Gambar diambil ketika rekan-rekan sejawat terjangkit “demam” pada “stadium” ke-2 (9 Januari 2007). Wahai rekan-rekan sejawat: “GO-BLOG!” Halah!

Berikut ini adalah beberapa komentar rekan sejawat yang sedang terjangkit “demam” ngeblog. Komentar saya kopipes dari email.

😎 mmhhh asyik juga bisa nge-blog, trims buat p.sawali sebagai bapak blog-guru jawa tengah. maju terus pantang mundur… (http://sawali.info/agregator/#comments) ***

mat malem pak wali,
rasanya materi blog yang disampaikan oleh bapak alokasinya kurang sehingga belum menguasai ttg blog, apalagi bagi pemula seperti saya, tapi yah lumayanlah setitik-setitik wis mulai bisa nge-blog. sing penting siki ara patia GO~ he.. he… he… matur nuwun pak wali.
(nur Hidayat, MTs Negeri Sumbang Banyumas) 😆 (http://sawali.info/about-me/#comments) ***

ni juga andil kita ikut melestarikan alam ❓
hitung saja berapa lembar kertas yang ada dihalaman ini saja, belum lagi yang ada didalamnya 😉 (http://sawali.info/about-me/#comments) ***

pak wali….maaaf , njenengan tak panggil gitu. aku pengin ngasih koment atas pertanyaan isenk itu. tapi…
1. aku ngucapin tanks, sebab aku baru ngereti dan bisa bikin blogg, ngirim comment dll karena pak wali waktu ikut pelatihan guru tik banyumas di lmpm jateng.
2. pak wali setelah ketemu langsung saya kagum…..he bener nih…anda tu keceil kerempeng tapi bener…benar low profile, ngga aneh aneh jadi guru, pinter tapi ngga keminter, bener tapi nggak sok bener…..saya doakan semoga pak wali ngga hanya jadi wali tapi jadi dewa wali….”haalllah “.
3. kalo ada 1 orang aja kaya pak wali maka bisa mengubah wajah pendidikan di sekolah minimal 1 kelas,
klo ada ada 2 wali di sekolah akan bisa merubah 2 kelas.
klo seseklahan kaya pak wali semua malah bubar sekolahnya…..maaf guyon pak…..habis nanti semua guru ngeblok diwarnet lupa mulang… berabe…
4. klo semua guru bisa ngeblok…ada positif ada negatinya .
positifnya …guru dan muridnya tambah pinter, yang akibatnya ( out putnya ) murid harus lebih pinter dari gurunya…
negatifnya…..guru di indonesia itu seneng keset…negetif tinking….dan susah merubah diri menjadi lebih baik,merubah dogma siswa adalah subyek itu yang susah, masih banyak guru yang merasa segalanya dpd siswanya…..
5. klo 1 guru bisa ngeblok maka guru iru harus punya target minimal 100 siswa bisa komputer lancar, 50 siswanyabisa ngenet/down load, buat email, chatting, dan 10 siswa bis abuat blogge…..tapi saya tetap setuju kalao semua guru harus maju jangan gatec dan menerima nasib apada adanya, yang hanya bisa nggrundel di belakang., klo takut ngomong/kritik yang nulis aja…di email atau di blogger pa wali….kan beres …gitu aja kok repot….
yang terakhir salam dari saya dan guru tik di banyumas buat pak wali semoga sehat dan sekeluarga diberi anugerah yang berlimpahdari ALLAH.( pak..wali klo lihat blogger saya tolong saya di beri saran / kritik…sebab blogge saya masih taraf latihan …hasil dri lpmp .saya janji akan membuat blog yang lebih baik ) (http://sawali.wordpress.com/2008/01/04/iseng-iseng-bertanya/#comments) ***

Terimakasih atas ilmunya (http://sawali.info/2008/01/03/blog-guru/#comments) ***

Walah, ada-ada saja komentar yang keluar dari rekan guru yang sedang terjangkiti “demam” ngeblog, hehehehehe 🙄

Seorang guru, penggemar wayang kulit, dan penikmat sastra. Dalam dunia fiksi lebih dikenal dengan nama Sawali Tuhusetya. Buku kumpulan cerpennya Perempuan Bergaun Putih diterbitkan oleh Bukupop dan Maharini Press (2008) dan diluncurkan di Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada hari Jumat, 16 Mei 2008 bersama kumpulan puisi Kembali dari Dalam Diri karya Ibrahim Ghaffar (sastrawan Malaysia).

48 Comments

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Tulisan terbaru tentang Blog

Setelah 9 Tahun Ngeblog

Juli 2007 merupakan saat pertama saya belajar ngeblog (=mengeblog). Sering berganti-ganti engine,

Enam Purnama Tanpa Jejak

Sudah enam purnama, saya tidak meninggalkan jejak di blog ini. Sejatinya, enam
Go to Top