Home | Budaya, Refleksi | Budaya Award di Kompleks Blogosphere

Budaya Award di Kompleks Blogosphere

Monday, 17 November 2008 (14:39) | 1 pembaca | 56 komentar | Print this Article

Entah dari mana dan sejak kapan budaya pemberian award kepada sesama bloger itu dimulai. Sejak awal ngeblog sekitar setahun yang lalu, budaya semacam itu agaknya sudah muncul, meski dengan tampilan dan wujud yang berbeda. Saya pribadi menganggap pemberian award semacam ini merupakan wujud apresiasi kepada sesama bloger untuk membangun semangat persahabatan dan silaturahmi. Dari budaya semacam ini, suasana kompleks blogosphere jadi lebih dialogis dan interaktif dengan saling memberikan tautan balik, sehingga budaya saling berkunjung dan silaturahmi secara maya bisa lebih terbangun dengan baik.

kurniaBegitulah, secara tak terduga, saya mendapatkan award dari empat sahabat bloger, yakni dari Mas Kurnia, Mbak Putri, Mas Fajar, dan Mas Zoel, yang belum pernah saya temui di darat. Tentu saja, saya senang mendapatkan award semacam itu, hehehe …. Setidaknya, bisa menjadi indikator bahwa kehadiran saya di dunia maya sudah mereka kenal *halah*. Namun, sebelumnya mohon maaf kepada sahabat-sahabat bloger yang telah berkenan memberikan award itu. Postingannya bukan saya muat di blog sawali.info, melainkan di blog ini. Alasannya, selain baru saja memosting tentang Refleksi Menjelang Hari Guru 2008, saya juga pernah memosting soal tag award di sawali.info. Alasan lain, saya juga numpang promosi untuk blog ecek-ecek yang baru ini, berkat jasa baik dari deteksi.info yang telah memberikan layanan hosting gratis. Sekali lagi mohon maaf jika kurang berkenan.

putri

Seperti halnya isi postingan teman-teman yang telah memberikan award itu, saya akan sedikit memaparkan latar belakang titel blog, tagline, dan jenis tampilannya. Yap, semula, saya menamai blog ini dengan Mendaki Pelangi dengan tagline menatap matahari. Namun, setelah saya renungkan *halah* agaknya pilihan kata “mendaki” kurang begitu cocok dengan makna harfiahnya, sehingga saya ganti menjadi “Meniti Pelangi”.

Mengapa mesti Pelangi? Ya, ya, ya. Sejak kecil, saya suka pelangi. Warna-warni “Mejikuhibiniu”-nya indah. Lagu “Pelangi” sungguh menginspirasi saya hingga sekarang bahwa dunia memang penuh warna. Jika dipadukan dengan baik akan mampu menghasilkan paduan dan komposisi warna yang indah dan eksotis. Itulah sesungguhnya kenyataan sosial yang tak terbantahkan di negeri ini. Ibarat pelangi, bangsa kita memiliki kekayaan etnis yang luar biasa. Dari ujung Barat hingga ujung Timur, dari Utara hingga Selatan, setiap daerah memiliki kekayaan budaya dan nilai-nilai kearifan lokal yang berbeda. Jika potensi etnik dan sosial ini bisa dipadukan dengan baik, pasti akan memberikan warna Indonesia yang lebih indah dan eksotis, bukannya menjadi pemicu konflik dan kekerasan berbasiskan sentimen kesukuan atau unsur-unsur primordial lainnya.

fatar

Mengapa pula menggunakan kata “Matahari”? Ya, bagi saya, matahari adalah simbol harapan. Dengan menatap matahari, kita akan memiliki optimisme hidup. Kita masih memiliki harapan untuk bisa hidup berdampingan secara damai di tengah perbedaan etnis dan latar belakang sosial. Nah, kelahiran blog ini, sesungguhnya terilhami dari situasi semacam itu. Isinya hanya berupa pemikiran-pemikiran naif saya soal hidup dan kehidupan yang terbagi dalam kategori: religi, sosial, budaya, refleksi, edukasi, blog, dan sastra.

Mengenai tampilan, saya memang pengagum berat desainer Brian Gardner. Produk-produk Revolution Theme-nya, menurut saya, nyaman dilihat, enteng loadingnya, dan gampang dioprek. Latar home dan post, saya cenderung menyukai warna putih terang, sehingga pembaca tak perlu repot menekan tombol ctrl+ ketika membacanya, hiks.

Nah, sekarang, kira-kira siapa yang harus menerima award ini berikutnya? Aduh! Mohon maaf, saya tidak mau membebani sahabat-sahabat bloger. Pemberian award semacam ini sesungguhnya kan merupakan sebuah bentuk apresiasi. Saya khawatir lemparan award akhirnya justru akan menjadi beban karena mesti mengerjakan PR, hehehe …. Oleh karena itu, saya ingin memberikan award ini selanjutnya kepada sahabat-sahabat bloger yang pernah berkunjung di blog ecek-ecek ini, tanpa harus mengerjakan PR. Semata-mata hanya merupakan bentuk apresiasi saya terhadap sahabat-sahabat maya yang telah berkenan meninggalkan jejak komentar di blog ini.

Berikut ini adalah nama-nama bloger yang pernah meninggalkan jejak komentar di blog ini sehingga sangat layak untuk mendapatkan lemparan award selanjutnya.

abdal malik | achmad sholeh | afwan auliyar | Anang | andif | Andy MSE | Ardy Pratama | aRuL | Benny | Bu Any | cah sholihah | ciwir | dadan | Daniel Mahendra | dikma | EEng | endar | gajah_pesing | Gelandangan | genthokelir | goenoeng | hendra | heri | ibnukus | isnuansa | konsultasi kesehatan | mantan kyai | marshmallow | marsudiyanto | Mas Koko | masarif | mascayo | masDan | maseko | Masenchipz | mikekono | nico kurnianto | omahseta | Rajawali kecil | rezki | rian | rochmaniac | Ronggo | spydeeyk | Suwahadi | suwung | Timun | Toga | utchanovsky | wahyubmw | Wongbagoes |

Mohon maaf jika ada yang lupa saya sebut. Terima kasih dan salam kreatif! ***

Kategori: Budaya, Refleksi | Tags: , , , ,

Tulisan lain yang berkaitan:

imgFriends Award Tak Terduga (Wednesday, 18 August 2010, 298 pembaca, 107 respon) Sungguh tak terduga, saya mendapatkan Friends Award dari Pak Mumun Surahman, rekan sejawat dari Baturajeg Majalengka yang kini mengajar di SMPN 2 Bantarujeg, Jalan Desa Salawangi No. 11 Bantarujeg Majalengka. Terima kasih atas pemberian award-nya, Pak,...
imgAktivitas Ngeblog Selama Ramadhan (Saturday, 14 August 2010, 301 pembaca, 72 respon) Ngeblog –untuk menggantikan kata kompleks “mengeblog” dalam Bahasa Indonesia Baku– merupakan aktivitas seorang bloger dalam ranah hidup keseharian. Aktivitas ini (nyaris) telah menjadi “kebutuhan” seorang blogger, terlepas apa pun...
imgSayembara Berdarah demi Membangun Kejayaan Pancala (Monday, 26 July 2010, 522 pembaca, 65 respon) Dalang: Ki Sawali Tuhusetya Gandamana tercenung di sudut kamar. Berkali-kali, putra mahkota negeri Pancala yang rela melepaskan tahta demi berguru kepada penguasa Hastina, Pandu Dewanata, ini memukul-mukul jidatnya. Dia tak paham juga dengan kekerasan...
imgMembumikan Pendidikan Karakter (Monday, 12 July 2010, 1,808 pembaca, 123 respon) Dalam satu dekade belakangan ini, nurani kita digelisahkan oleh maraknya aksi kekerasan yang terjadi di berbagai lapis dan lini masyarakat. Aksi-aksi vandalisme dan premanisme dengan berbagai macam bentuk dan variannya (nyaris) menjadi fenomena tragis...
imgPeradaban Negeri Kelelawar Tak Akan Pernah Mati (Friday, 9 July 2010, 964 pembaca, 122 respon) (Kisah ini merupakan bagian ke-14 dari serial “Negeri Kelelawar”. Yang belum sempat membaca, silakan nikmati dulu kisah Menagih Janji Politisi di Negeri Kelelawar (1), Ontran-ontran di Negeri Kelelawar (2), Situasi Chaos di Negeri Kelelawar Makin...
Catatan Sawali Tuhusetya
feeds.feedburner.com
Tulisan berjudul "Budaya Award di Kompleks Blogosphere" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (Monday, 17 November 2008 (14:39)) pada kategori Budaya, Refleksi. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Ingin berlangganan gratis? Silakan daftarkan alamat email Anda sekarang juga! Terima kasih dan salam budaya!
Anda juga bisa memublikasikan tulisan ini melalui jejaring sosial/web berikut:
FacebookTwitterStumbleDigg itDeliciousGoogle ReaderRedditTechnoratiGoogle BuzzYahoo Buzz
DesignfloatDiigoMixxMeneamedesignbumpFurlMagnoliaBlinklistfurlblogmark

56 Responses to "Budaya Award di Kompleks Blogosphere"

  1. Menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

    wauuahh..telat banget nih mbacanya mas..
    sorry ya..dq “kurang menghargai take n give”..
    namaku yg pertama..komenku dah blakangan, mohon maklum ya mas, krn akhir2 ini rada2 lelet…
    trims mas ya..Sukses slalu..!

    Baca juga tulisan terbaru Nyante Aza Lae berjudul Ban Bocor !

  2. alifahru says:
    Menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

    nunut komentar ah supaya dapat lembaran award :)

    Baca juga tulisan terbaru alifahru berjudul About Me

  3. Frestialdi says:
    Menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

    blh gabung??

    ikut nimbrung…

  4. Sawali says:
    Menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

    wah, mbak regina ternyata dapat award juga, hehehe …. semoga makin bersemangat ngeblognya, mbak.

  5. Sawali says:
    Menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

    hehehe …boleh2 aja, mas. biasanya pemberian award ini dimaksudkan utk mempererat silaturahmi antarbloger.

  6. Sawali says:
    Menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

    walah, silakan saja, mas fahru, hehehe … matur nuwun sdh kersa mampi di gubug ini.

Leave a Reply

CommentLuv Enabled
«
»
www.batuzakar.netweb hosting indonesia
Catatan Sawali Tuhusetya is proudly powered by WordPress (130 queries: 1.125 seconds)
Valid CSS & XHTML | KBP