Home | Budaya, Edukasi, Opini, Politik, Refleksi | Tak Perlu Bersikap Reaktif!

Tak Perlu Bersikap Reaktif!

Sunday, 9 December 2007 (08:56) | 56 pembaca | 0 komentar | Print this Article

Beberapa hari belakangan ini banyak teman bloger yang terusik oleh kehadiran blog I hate Indon. Pasalnya, kehadiran blog ini dianggap makin memperkeruh suasana panas yang sudah lama terpicu oleh arogansi negeri jiran kita yang sudah berkali-kali menjadi tukang stempel budaya kita dengan branding Malingsia. Walhasil, tensi kita yang sudah lama memuncak ke ubun-ubun makin tak sabar untuk melakukan tindakan emosional berbau dendam –juga dibalut sikap nasionalisme– sebagai bukti bahwa kita bukan bangsa “bekicot” yang gampang dipermainkan. Hampir tak ada sisa 1/1000 space pun bagi I hate Indon untuk sedikit berbaik hati dengan bangsa kita. Simbol-simbol negara semacam Sang Saka Merah Putih atau Burung Garuda pun diembatnya juga. Bahkan, juga mengaitkannya dengan Polandia yang –bisa jadi– dimaksudkan untuk menghasut bangsa berbendera putih-merah itu. Berikut ini skrinsut-nya.

ganyang-indon.gif

*Makin mendidih darah di ubun-ubun.*

Iseng-iseng, saya pun tanya Om Google. Ada banyak tulisan yang membahas kehadiran I hate Indon. Salah satu di antaranya adalah blog Bung Prasetyo Andy Wicaksono. Menurut analisis Bung Pras, pemilik I hate Indon adalah orang Indonesia sendiri yang besar di Jakarta. Alasannya?

Karena pada beberapa postingan yang dia tulis sendiri [karena ada beberapa yang merupakan saduran dari website2 berita Malaysia, yang sepertinya sudah diubah-ubah biar yang baca tambah panas], dia menggunakan bahasa gaul Indonesia dengan sangat fasih.

Itulah analisis Bung Pras. Lantas, saya pun kembali iseng untuk melihat profil pemilik I hate Indon. Berikut ini skrinsutnya.

i-hate-indon.gif

Ternyata, pemilik I hate Indon adalah seorang konsultan yang tinggal di Jakarta, Bekasi, Indonesia. Benar atau tidak profil yang ditampilkan oleh sang pemilik, itulah yang masih menjadi tanda tanya. Tapi, agaknya tulisan Mas Muhammad Musadiq Marhaban makin membuktikan bahwa orang-orang Malaysia masih banyak yang waras juga. :lol: Mudah-mudahan benar adanya. Di tengah-tengah memanasnya situasi semacam itu, agaknya memang diragukan kebenarannya kalau pemilik I hate Indon benar-benar orang Malingsia.

*Tensi mulai menurun.*

Ya, ya, yah, kita berharap, mudah-mudahan “perang” itu tak terjadi. Bagaimanapun juga, antara Indonesia dan Malaysia pernah membangun sejarah peradaban sebagai bangsa bertetangga yang ikut berkiprah dalam membangun peradaban dunia yang *halah* rukun dan damai melalui ASEAN. Ini artinya, kita tak perlu –menurut hemat saya– bersikap reaktif dan terprovokasi oleh kehadiran sebuah blog yang –mungkin– sengaja dibuat untuk menambah panasnya situasi.

Persoalannya sekarang, kalau pemilik I hate Indon itu memang bukan orang Malaysia, lantas siapa? Kalau memang benar ulah bangsa kita sendiri, lantas siapakah dia sesungguhnya? Barangkali ada bloger “detektif” — seperti Mas Mbelgedez yang dulu “sukses” nguber-uber si Ratu Bloger — yang berkenan untuk menyelidikinya? *Halah, kayak ndak ada kerjaan sajah!!!*

Kategori: Budaya, Edukasi, Opini, Politik, Refleksi | Tags:

Tulisan lain yang berkaitan:

Tidak ada tulisan lain yang berkaitan!
Catatan Sawali Tuhusetya
feeds.feedburner.com
Tulisan berjudul "Tak Perlu Bersikap Reaktif!" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (Sunday, 9 December 2007 (08:56)) pada kategori Budaya, Edukasi, Opini, Politik, Refleksi. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Ingin berlangganan gratis? Silakan daftarkan alamat email Anda sekarang juga! Terima kasih dan salam budaya!
Anda juga bisa memublikasikan tulisan ini melalui jejaring sosial/web berikut:
FacebookTwitterStumbleDigg itDeliciousGoogle ReaderRedditTechnoratiGoogle BuzzYahoo Buzz
DesignfloatDiigoMixxMeneamedesignbumpFurlMagnoliaBlinklistfurlblogmark

Leave a Reply

CommentLuv Enabled
«
»
www.batuzakar.netweb hosting indonesia
Catatan Sawali Tuhusetya is proudly powered by WordPress (62 queries: 0.627 seconds)
Valid CSS & XHTML | KBP