Ujian Nasional dan Kekuasaan Hegemoni Negara

Pada awal masa baktinya, Mendiknas, Bambang Sudibyo, banyak menuai kritik. Kapasitasnya sebagai ekonom dinilai kurang tepat untuk mengurus masalah pendidikan yang demikian rumit dan kompleks. Untuk membuktikan kelayakannya sebagai orang…

Reformasi Sekolah, Apa Kabar?

Sudah hampir satu dasa warsa peristiwa heroik itu berlangsung. Ya, seperti dikomando, para mahasiswa bergerak bersama-sama untuk melakukan perubahan; mendobrak sebuah rezim yang dinilai telah "mengkhianati" cita-cita luhur bangsa. Meski…

Kembali Ke Sekolah

Setelah dua minggu lamanya menghirup udara bebas di luar tembok sekolah menikmati masa liburan semester I, Senin, 14 Januari 2008, saya harus kembali ke sekolah. Selama liburan itu, jujur saja,…

Surat dari Pak Triman untuk Mendiknas

Melalui alamat sekolah, 21 Juni yang lalu, saya menerima surat dari Pak H. Triman Sd, seorang pensiunan PNS berusia 71 tahun, lulusan SMA 1959, yang tinggal Desa Megawon, RT 05/01…

Pindah Rumah pada Awal Tahun

Teman-teman bloger yang saya hormati,

Mulai 5 Januari 2008, saya pindah rumah di sini.


Catatan Sawali Tuhusetya

*Terima kasih kepada Bung Militis yang telah berkenan membuatkan saya sebuah header keren di Jalur Lurus yang kemudian saya adopsi sebagai chiklet di Catatan Sawali Tuhusetya*

Saya ingin sedikit bercerita. Jujur saja. Selama ini saya mempunyai dua istri blog yang rutin saya sambangi update, yakni Jalur Lurus dan Catatan sawali Tuhusetya. Dua-duanya menarik dan mampu merangsang adrenalin saya untuk menulis. Tapi, saya sering bersikap tidak adil, bahkan sering bingung. Setiap kali dapat rezeki postingan baru, saya justru bingung. Harus memberikannya kepada siapa? Sementara untuk terus produktif memburu rezeki postingan yang baru, otak dan tenaga sudah loyo. Akhirnya, saya ambil jalan pintas. Postingan saya itu saya muat di blog dua-duanya. Itulah yang menggelisahkan batin saya. Atas pertimbangan beberapa teman, saya disarankan untuk fokus pada istri blog yang baru. *halah*

Guru Demo, Tanya Kenapa?

Sebagaimana gencar diberitakan di beberapa media, --bisa dilihat di sini, di sini, di sini, di sini, di sini juga, atau di sini -- 19 Juli yang lalu ribuan guru yang…

Pertanyaan Iseng?

Tulisan supersingkat ini masih berkaitan dengan postingan sebelumnya. Jumlah guru yang terdaftar di Jardiknas hingga saat ini mencapai 1.293.758 orang. Terinspirasi oleh postingan Ndoro Kakung, saya iseng bertanya. Singkat saja,…

Stop Pengadaan Seragam Sekolah!

Mohon maaf kalau dalam beberapa hari ini blog “Jalur Lurus” tanpa postingan terbaru. Bukan apa-apa. Hanya kebetulan saja selama sepekan ini (25 s.d. 31 Juli 2007) saya “ketiban sampur” mengikuti…

Blog Guru

Ini postingan pertama pasca-2007. Tiba-tiba saja saya terusik untuk mengangkat blog guru sebagai topik. Maklum, memasuki liburan semester I ini banyak waktu luang yang bisa saya gunakan untuk memuaskan syahwat hasrat bercinta berselancar dengan kekasih blog saya di dunia maya. *halah* “Kayak ndak ada kerjaan ajah!”, ujar Mas Mbelgedez, hehehehe 😆

Ya, ya, ya, setelah hampir 6 bulan lamanya bersikutat dengan rutinitas di sekolah, para guru diberi kesempatan untuk libur. Mungkin setiap daerah beda-beda, yak. Sudah otonomi kok. Jadi, terserah kebijakan Pemda/Pemkot masing-masing. Untuk daerah saya (Kendal), sekitar 2 minggu, para guru bisa menghirup udara bebas di luar tembok sekolah. *halah* 14 Januari nanti baru kembali mencium aroma silabus, RPP, agenda mengajar, buku teks, daftar nilai, dan setumpuk tugas sampingan lainnya di sekolah.

Budaya Meneliti di Kalangan Guru

Secara jujur harus diakui, budaya meneliti di kalangan guru belum tumbuh dan berkembang seperti yang diharapkan. Kondisi semacam ini jauh berbeda dengan budaya meneliti di kalangan dosen yang memang termasuk…