27May 2009 152 Comments3,034 pembaca
Membangun Citra Diri
Mari kita sejenak rileks. Perhatikan karikatur menggelitik itu. Ada tiga capres, SBY, Megawati, dan JK, yang diilustrasikan tengah berada di sebuah pasar tradisional sambil menenteng megaphone. Sementara itu, beberapa orang pasar tampak tersentak melihat kehadiran mereka. Orang-orang pasar tradisional yang selama ini nyaris terlupakan, tiba-tiba saja merasa mendapatkan kehormatan. Wajah-wajah yang selama ini hanya bisa disaksikan melalui layar gelas, tiba-tiba saja dengan gampang bisa mereka ajak untuk beradu kening. Yang lebih melegakan, para capres tak lupa menaburkan senyuman, berupaya membangun citra diri sebagai sosok yang bijak, familiar, murah senyum, dan akrab dengan wong cilik.
Yang tak kalah menarik, tentu saja lirik yang dilantunkan sang pengamen pasar. “Semoga nggak cuma pas mau nyapres saja!” Ini sebuah gugatan yang menyiratkan sikap “gagap budaya” akibat munculnya fenomena unik menjelang Pilpres. Para capres seperti tengah memerankan sinterklas yang sanggup mengentaskan mereka dari kubangan derita dan kemiskinan.
Salahkah calon-calon pemimpin itu merelakan diri berpayah-payah menembus kerumunan orang-orang pasar yang berjubel dan berbau? Mengapa pula pasar tradisional menjadi incaran?
Ya, ya, ya! Para analis komunikasi politik, sudah pasti akan beropini bahwa aksi turun ke pasar menjelang Pilpres justru perlu dilakukan. Dengan menyambangi, menyalami, menyanjung-punji, melontarkan janji-janji, setidak-tidaknya citra diri sang kandidat akan terbangun dalam benak dan memori rakyat kebanyakan sebagai sosok “serba paling dan serba pasti”. Tiba-tiba saja, mereka dengan fasih melontarkan kata-kata “pasti …” di tengah kerumunan massa yang berjubel untuk memastikan bahwa mereka serius hendak membawa rakyat pada gerbong kemakmuran dan keadilan. Sangat kontras ketika mereka selalu melontarkan kata-kata “akan …” setiap kali rakyat membutuhkan perbaikan nasib saat mereka masih berdiri kokoh di atas panggung kekuasaan.
Hmm …. Ternyata memang tidak mudah menjadi sosok pemimpin ideal di mata rakyat. Namun, mengapa orang tak pernah jera memburunya? ***
Tulisan lain yang berkaitan:
Tulisan berjudul "Membangun Citra Diri" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (27 May 2009 @ 04:05) pada kategori Budaya, Politik, Refleksi dan telah dikunjungi oleh 3,034 pembaca. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini:













Aug 10, 2011 @ 11:55:33
…
Karena menjadi pemimpin yang ideal di Mata Masyarakat itu harus
Mempunyai motivasi & kesabaran yag tinggi untuk mencapai semua itu sbg pemimpin
harus tahu keadaan .,keinginan ,& sifat2 yang di miliki nya .
untuk mencapai semua itu memerlukan perjuangan ..
Jul 08, 2010 @ 16:21:18
saatnya indonesia bangkit!!!!
Jul 09, 2010 @ 13:15:20
kapan ya bisa bangkit?
Jun 04, 2009 @ 14:07:38
Link sudah saya add di americanster.com mas, mohon di linkback blog saya. Makasih
Jun 05, 2009 @ 03:24:40
terima kasih, mas. url blognya sudah saya masukkan ke google reader.
Jun 01, 2009 @ 18:01:02
Yahh…semoga yang menang yang terbaik dan mau MENDENGAR JERITAN rakyat kecil….
http://sendit.wordpress.com
Baca juga tulisan terbaru Dita berjudul Kaya Miskin dari Google Earth
Jun 03, 2009 @ 01:09:35
@Dita,
amiin, mudah2an saja harapan itu bisa terwujud,mas dita.
Jun 01, 2009 @ 07:41:55
mas numpang nyanyi yaaaa.. janji sana.. janji sini.. semua omong kosong belaka.. waaaaah.. jadul abieeez
Salam Sayang
Salam Rindu untukmu..
Baca juga tulisan terbaru KangBoed berjudul Krisis Multi Dimensi
Jun 01, 2009 @ 15:20:14
mangga, kangboed. suaranya boleh tampil beda, kok, suer! hehe …
May 30, 2009 @ 16:56:43
Keren artikel nya… tapi dari doloe da tw se mw mili sapa.. secara da jkatuh hati
Baca juga tulisan terbaru NoRLaNd berjudul What should I do ?!
May 30, 2009 @ 16:59:52
walah, biasa saja, kok, mas. makasih kunjungan dan apresiasinya.
May 30, 2009 @ 14:53:19
teorinya pasar adalah tempat jual beli, pembeli adalah raja, penjual dapat keuntungan dan seterusnya adalah blunder
Baca juga tulisan terbaru masjaliteng berjudul kangen
May 30, 2009 @ 16:58:34
walah, ternyata politik tak jauh beda dg tawar-menawar di dunia pasar, ya, mas? hehe …
May 30, 2009 @ 14:17:02
saya suka penggalan kalimat terakhir pak…itulah manusia yang tak bisa puas….
May 30, 2009 @ 16:58:00
hehe … mungkin itu memang salah satu karakter manusia yang hampir mustahil bisa dihilangkan, mas imoe, haks.
May 30, 2009 @ 08:38:07
Kaya iklan rokok Gak Ada Loe Gak Rame, hehehehe
May 30, 2009 @ 16:56:46
walah, itu iklan rokok, mas bawor.
May 29, 2009 @ 22:45:09
walah, pak satu. saya jadi ikut tersenyum, mengingat ada pula kandidat yang berani turun ke tempat pembuangan sampah segala demi mengambil hati wong cilik. haha… ada-ada saja. kemana aja selama ini, tuan dan nyonya? kesannya rakyat kecil hanya diperlukan suaranya saja, dan akan mudah dilupakan setelah tujuan tercapai.
ah, kenapa jadi apriori saya? padahal perang citra ini kan juga karena para kandidat semakin menyadari potensi rakyat hingga sekecil-kecilnya dalam politik. itu berarti rakyat sudah diperhitungkan eksistensinya. bukankah bagus?
Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul Lovable Doctor
May 30, 2009 @ 16:46:47
kayaknya bukan hanya mbak yulfi aja kok yang apriopri, hehe … dari pengalaman masa silam, agaknya rakyat hanya didekati saat menjelang pemilu aja. habis itu, rakyat dilupakan. padahal, seperti yang mbak yulfi sampaikan, kalau menjelang pemilu mereka mau menyambangi rakyat itu bukti kalau rakyat memang diperhitungkan eksistensinya. seharusnya ini perlu dipegang sampai kelak mereka bener2 dapat kursi kekuasaan.
May 29, 2009 @ 22:14:19
Beuuhh… Kalo beta sing jadi padagangya, Beta mangeluh saja.. Bapak, ngapain kamari, Beta sing hilang pambeli, ngana besar2 bawa kotak2 item bikin lari pambeli, eits!! jgn ngana pegang dagangan beta… bukan buat dipegang, musti dibeli!!
;p
May 30, 2009 @ 16:44:19
hehe … memang mereka satpol PP, mas bima, kok membikin para penjual lari kebirit-birit, hehe …
May 29, 2009 @ 19:47:59
waduh saya jadi bingung mau milih siapa? sekarang baru sadar sepenuhnya bahwa dalam politik tidak ada kawan atau lawan sejati.. dulu saling bermusuhan sekarang bisa berdampingan. jadi bingung pak
Baca juga tulisan terbaru endar berjudul Setting Smart Modem di Ubuntu 8.10
May 30, 2009 @ 16:42:59
ndak usah bingung, mas endar, hehe … dari 3 pasang calon, pasti ada di antaranya yang paling cocok di hati, mas, hehe …
May 29, 2009 @ 18:23:20
kebanyakan dari pemimpin bangsa kita cuma jual janji.. setelah mereka terpilih sebagai wakil rakyat…sedikit dari mereka yang memperhatikan rakyat yang telah memilih mereka..
kepercayaan masyarakat udah luntur .
Baca juga tulisan terbaru Daniel -peluang usaha di internet berjudul AWARD kedua ..hehe..
May 30, 2009 @ 16:41:26
itulah yang sering bikin rakyat kecewa, mas dan. semoga saja mereka masih memiliki kearifan utk tetep dekat dg rakyat meski nanti sdh memperoleh kursi kekuasaan.
May 29, 2009 @ 17:45:39
Ritual 5 tahun sekali bagi para peminpin kita adalah kembali menjadi rakyat biasa: kembali ke pasar tradisional, kembali naik Kereta Api, kembali dekat dengan pemulung, pedagang kaki lima, dan buruh. Ritual itu mereka butuhkan agar bisa berubah lagi menjadi peminpin rakyat tak biasa sepanjang 5 taun.
Baca juga tulisan terbaru indra kh berjudul Warung Sate Kambing Yayan Gondrong
May 30, 2009 @ 16:39:37
wah, alangkah nyamannya hidup di negeri ini kalau para pemimpin mau berbaur dg rakyat tak hanya ketika menjelang pemilu, tapi juga ketika mereka sudah mendapatkan kursi kekuasaan, mas indra.
May 29, 2009 @ 16:33:06
Loh, gambar karikaturnya kurang satu tuh Pak..Gambar Pak Sawali sebagai Calon Presiden Blog Pendidikan Indonesia!!! hurayyyyyyyyy
Baca juga tulisan terbaru icha berjudul Madakaripura: The Hidden Legend
May 30, 2009 @ 16:36:39
wakakaka …. kurang satu lagi kalau gitu, mbak, yaitu mbak icha sendiri, biar kecantikan bu mega ada saingannya, haks.
May 29, 2009 @ 15:24:32
Bodoh amat lah dengan pencitraan diri yang mau mereka bangun, toch akhirnya rakyat nangis2 lagi, busung lapar lagi
Baca juga tulisan terbaru M. Surya Iksanudin berjudul Membuat Program Sederhana dengan PHP dan HTML
May 30, 2009 @ 16:34:00
duh, mudah2an saja mereka kelak ndak lupa sama janji2nya, mas surya. kalau lupa, rakyat berhak utk menagihnya.
May 29, 2009 @ 13:36:16
gambar ilustrasi dengan judulnya klop banget nih
May 30, 2009 @ 16:33:20
hehee … gambar comotan itu kok, mas bam, hehe …
May 29, 2009 @ 11:11:43
Hhmmm… ya kalo mereka ga turun ke pasar nanti katanya sombong, begitu turun dicemoohi juga. Tapi kalo saya sih berusaha melihat dari segi positifnya saja. Memang para capres ini pada dasarnya punya niat yg tulus utk mengatasi kemiskinan di negara kita ini, namun ketika pada saatnya mereka harus jd pemimpin yang sudah RESMI duduk di kursi pemimpin, mereka dipenuhi jadwal yg sangat padat, yg semuanya butuh perhatian. Jd maafkanlah kalo memang ada yg sedikit terbengkalai..
May 30, 2009 @ 16:31:15
hehe … mudah2an saja memang tujuan mereka turun ke pasar2 didasari niat yang tulus dan ihlas utk dekat dg rakyat, bukan hanya saat menjelang pilpres saja, hehe … tapi, bagaimanapun juga, rakyat berhak utk menagih janji loh, mbak.
May 29, 2009 @ 10:54:46
mari berlomba-lomba membangun citra diri
jangan hanya sekedar janji
namun mari berikan bukti
Baca juga tulisan terbaru tomy berjudul KONJUK NGARSA DALEM PANGERAN SEJATI
May 30, 2009 @ 16:28:43
ayo, pak! siapa takut? hehe … tapi yang sedang bekerja keras utk membangun citra diri itu bapak2 dan ikbu kita yang saat ini sedang bersaing meraih kursi RI 1 dan 2, pak.
May 29, 2009 @ 09:31:15
yah, seperti biasa, jika ada maunya selalu begituh..Semua kembali ke kita, dah yang pasti mau atau tidak mau, kita harus menerima ya begitulah adanya…
Baca juga tulisan terbaru ramudeng berjudul Angels and Demons
May 30, 2009 @ 16:27:11
iya, nih mas setiawan, semoga saja pempimpin pilihan rakyat nanti yang bener2 mau berpihak pada rakyat dan amanah terhadap janji2 yang pernah diucapkan.
May 29, 2009 @ 07:58:50
calon pemimpin yang mana kira-kira yang pas ya Pak sawali???
hmmm…iya bener bener. cuma cowo metroseksual yang pantas pake scarf.
Baca juga tulisan terbaru casual cutie berjudul Hot Rollers : not just for pageant queens!!
May 30, 2009 @ 16:26:14
walah, mbak cutie pasti sudah punya pilihan yang cocok, kan? makasih infonya ttg scarf itu, mbak.
May 29, 2009 @ 06:10:34
cari muka
dapat jabatan yang dicari
lupa janji
terlibat korupsi
masuk jeruji
Baca juga tulisan terbaru IHSAN berjudul BerPR 3, Google Update Page Rank Lagi
May 30, 2009 @ 16:24:17
duh, makin repot juga, mas ihsan, kalau ada pejabat yang suka cari muka kepada atasannya. pasti janji2nya akan dg gampang dilupakan.
May 29, 2009 @ 00:41:20
Strategi penting pak dalam meraih simpati masyarakat, tapi yang jelas rakyat juga semakin cerdas…
May 29, 2009 @ 02:34:37
@azaxs,
betul sekali, mas azaxs, agaknya rakyat sekarang sdh capek dibohongi, hehe …
May 29, 2009 @ 00:08:20
ketika mereka datang kepasar nggak mungkin berjubel pak, sebab jalanan sudah dikosongkan, pasar2 sudah dikosongkan…
Baca juga tulisan terbaru ciwir berjudul Penemu Angka Nol
May 29, 2009 @ 02:34:02
@ciwir,
wah, itu biasa kalau ada pejabat negara yang lewat, mas santri, hehe …
May 28, 2009 @ 23:10:12
dauh kayaknya gak ada yang pantas dipilih pilpres kali ini
May 29, 2009 @ 02:33:20
@hmcahyo,
ndak ada yang pantas? hmmm …. tapi dari yang ndak pantas2 itu, kan mungkin ada yang lebih pantesan dikit aja, mas heri, hehe …
May 28, 2009 @ 22:59:16
Nikmati aja aksi mereka Pak…..ntar juga berhenti sendiri di bulan Juli apalagi kalo ternyata kalah.
Baca juga tulisan terbaru mas8nur berjudul Pengaruh musim hujan panjang
May 29, 2009 @ 02:32:01
@mas8nur,
memang benar, masnur. selepas tanggal itu kan harapan mereka sudah jelas terwujud atau tidak, hehe ..
May 28, 2009 @ 21:18:38
yah,,namanya juga orang jualan kan Pak….
May 29, 2009 @ 02:31:11
@denologis,
hehe … memang mereka jualan apa, mas deno?
May 28, 2009 @ 14:38:10
sudah menjadi naluri manusia akan mengejar , harta, wanita dan tahta.
pasti kekuasaan lah yang akan dikejarnya jika harta dan wanita telah diraihnya. untuk mendapat simpati calon pemilihnya mereka rela tebar pesona walau harus berbecek – becek dan berbau – bau yang tidak sedap. Jangankan pasar, tempat pembuangan sampahpun mereka datangi. Semoga rakyat bisa menilai semua ini.
Baca juga tulisan terbaru SEPUR berjudul DIALOG DAUN DAN ANGIN
May 29, 2009 @ 02:30:54
@SEPUR,
wah, makin ketahuan belangnya kalau apa yang mereka lakukan hanya sekadar utk mencuri simpati rakyat, mas pur, hehe …
May 28, 2009 @ 14:05:56
Mungkin kalau mereka nantinya kepilih akan merangkap menteri perdagangan.
May 29, 2009 @ 02:29:44
@ubadbmarko,
keke … apa ndak serakah itu namanya, pak marko? hehe …
May 28, 2009 @ 12:56:03
janji2 yang beterbangan saat pemilu, angin surga yang berhembus dan dirasa menyejukkan bagi rakyat, tentunya nggak terlepas dari sikap rakyat itu sendiri yang selalu tersanjung dan senang ‘hanya’ dengan diberikan janji, pak.
makanya, selama sikap rakyat masih seperti itu, yang merasa senang hanya dengan sawuran ‘remah roti’, maka itulah merupakan celah yang bisa dimasuki untuk mencari simpati.
Baca juga tulisan terbaru goenoeng berjudul hati membadai
May 29, 2009 @ 02:29:25
@goenoeng,
duh, repot juga, ya, mas gun, kalau rakyat merasa senang dan tersanjung kalau ditaburi mimpi2, hehe … kapan akan terjadi perubahan kalau situasi seperti itu terus berlangsung?
May 28, 2009 @ 12:54:18
ketika rame isu ekonomi kerakyatan aja mrk berlomba-lomba ke pasar rakyat. begitu udah jadi…ga tahu deh
aku selalu memimpikan seorang pemimpin yg muncul dari antara rakyat ini, yg cerdas, merakyat, dan tdk cuman jual citra diri.. sulit ga sih?
Baca juga tulisan terbaru waw berjudul Final Champions Eropa 2009
May 29, 2009 @ 02:28:22
@waw,
wah, itu pasti juga menjadi impian banyak orang, mas dewanto. pemimpin yang dekat dg rakyat, pasti akan lebih peduli terhadap nasib rakyat. semoga manuver mereka bukan hanya sekadar lips service.
May 28, 2009 @ 11:41:26
memang sih adalah ironi dari demokrasi, tapi paling tidak para pedagang pasar itu bisa melihat calon presiden (Mantan presiden, presiden skrg, dan wapres skrg) dari dekat secara langsung. Seumur hidup Abu tidak pernah melihat mereka secara langsung
Baca juga tulisan terbaru tengkuputeh berjudul SELAMAT KEMBALI PULANG SAHABAT
May 29, 2009 @ 02:27:17
@tengkuputeh,
walah, agaknya bukan hanya abu saja kok yang belum pernah bertemu dg mereka, hehe …
May 28, 2009 @ 11:03:05
Pencitraan diri itu dirasa penting karena sebagian dari masyarakat kita masih melihat nilai luarnya dibanding isinya.
Apa boleh buat, dan menjadi aneh saat kemarin ada acara mengobrol dengan pak Boediono di angkringan Wetiga, dimana beliau menjawab jujur tidak tahu, jika ada pertanyaan yang memang beliau merasa tidak ahli. Atau karena pak Boed baru mau jadi politikus ya?
Baca juga tulisan terbaru edratna berjudul Mengobrol santai dengan salah satu cawapres di Angkringan Wetiga
May 29, 2009 @ 02:26:23
@edratna,
wah, sungguh beruntung bu enny bisa terlibat langsung dalam obroal bersama pak boed di wetiga. pasati acaranya seru dan menarik.
May 28, 2009 @ 10:26:25
Semoga tidak salah memilih Pemimpin yang obral janji . . Insya Allah ada pemimpin yang Amanah Tablik Fatonah
Baca juga tulisan terbaru ajengkol berjudul Kepiting Saus Tiram
May 29, 2009 @ 02:25:37
@ajengkol,
amiiin. semoga saja rakyat ndak salah pilih, mbak.
May 28, 2009 @ 08:45:24
kalau ada maunya memang begitu pak tapi kalau sudah selesai ya sudah . . . . . lupa semuanya
May 29, 2009 @ 02:25:11
@masnoer,
walah, repot, masnur, seringkali lupa kacang akan kulitnya, hehe …
May 28, 2009 @ 07:55:12
masalahnya kalo ke masjid nanti dikira mau khotbah jumat, kalo ke laut dikira mancing dan nggak ada orang, ke gunung dikira mau nge SAR pendaki goblok, ke pantai dikira porno, ke Mall kelihatan aslinya, ke tangsi tentara dikira pulang kandang, makanya ke pasar pak biar agak kelihatan ekonomi kerakyatan gitu loh, siapa kira nanti jadi bisa bikin arisan dan bank pasar… hahaha
Baca juga tulisan terbaru suryaden berjudul infinite dreams
May 29, 2009 @ 00:09:07
@suryaden, wakakakakkkkk
Baca juga tulisan terbaru ciwir berjudul Penemu Angka Nol
May 29, 2009 @ 02:24:33
@suryaden,
wakakaka …. pernyataan mas surya dalem banget, hehe … rupanya pasar memamng menjadi tempat yang tepat utk berjualan, mas, hehe …
May 28, 2009 @ 07:50:53
citra diri gak bisa dibangun dalam waktu seumur jagung..
Baca juga tulisan terbaru suhadinet berjudul Komunikasi Pembelajaran yang Efektif
May 29, 2009 @ 02:23:34
@suhadinet,
bener, pak suhadi. kalau proses membangun citra diri dilakukan secara instan, rakyat pun hanya akan mengenangnya secara temporal.
May 28, 2009 @ 07:08:44
Demi sebuah prestige, mereka mau melakukan apa saja
May 29, 2009 @ 02:22:45
@gajah_pesing,
bisa jadi benar begitu, mas fay.
May 28, 2009 @ 04:26:33
sepertinya masukan dari lembaga survei masing-masing capres sama.
ayo ke pasar pak, ke pasar bu
kok ngga ada yang kasih masukan , ayo ke kerfur pak, ke kerfur bu
Baca juga tulisan terbaru mascayo berjudul I love your blog
May 29, 2009 @ 02:22:29
@mascayo,
hehehe …. apa memang itu rekomendasi dari lembaga survey, mas, hingga mereka mesti berpayah-payah blusukan ke pasar tradisional? hehe …
May 28, 2009 @ 04:10:55
Hehehhh..,kenapa koq tidak membangun citra bangsa aja yah pak..???
Kalo brusaha menepati janji mungkin masih bisa di maklumi tapi ini koq berani-braninya memastikan janji yg di ucapkan yah..!!! Emange dewa..
Baca juga tulisan terbaru SanG BaYAnG berjudul Kontras..!!!!!
May 29, 2009 @ 02:21:20
@SanG BaYAnG,
hehe … sabar dong, sangbayang, siapa tahu ada di antara mereka yang memang titisan dewa, keke ….
May 28, 2009 @ 00:55:15
Semoga saja amanahlah…
Biarlah turun ke pasar, mungkin ada satu dua orang yg terbantu..
Baca juga tulisan terbaru Wongbagoes berjudul Jilbab Oh Jilbab
May 29, 2009 @ 02:20:44
@Wongbagoes,
amiiin, semoga saja demikian, wongbagus.
May 28, 2009 @ 00:45:25
ketiga-tiganya bs bikin srimulat baru
Baca juga tulisan terbaru m4stono berjudul Sisi Lain Buku Ilusi Negara Islam
May 29, 2009 @ 02:20:25
@m4stono,
rakyat jadi terhibur dong, mastono. hehe …
May 28, 2009 @ 00:19:03
Hehe… saya ngelihatnya kok seperti dagelan ya pak…
Baca juga tulisan terbaru ARISS berjudul Sajak~Sajak Ngawur
May 29, 2009 @ 02:20:06
@ARISS,
dagelan? hmmm … lucu dan kocak, ya, mas ariss, hehe …
May 28, 2009 @ 00:00:51
Memang tidak mudah … tapi (mungkin) bisa … Setidaknya dalam bentuk usaha he he
Baca juga tulisan terbaru Ersis Warmansyah Abbas berjudul PTK: Penelitian Tidak Kadaluarsa
May 29, 2009 @ 02:19:36
@Ersis Warmansyah Abbas,
iya, pak ersis, bisa jadi memang itu termasuk upaya yang memang perlu mereka lakukan.
May 27, 2009 @ 23:16:51
Kehebatan mereka adalah kemampuan memulas secara instan, namun apapun itu kita harus berprasangka baik… toch kepemimpinan adalah anugrah dari Allah, semoga saja yang terpilih sanggup menahan beban yang sesungguhnya tidak mudah.
btw kalau terjadi pilpres dua kali, saya juga nggak aneh dink
(semoga tokcer langsung jadi, agar duit rakyat tidak berhamburan)
Wassalam, Haniifa.
Baca juga tulisan terbaru haniifa berjudul Nabi Adam a.s bukan manusia pertama 3
May 29, 2009 @ 02:18:52
@haniifa,
amiin, semoga saja ndak sampai harus 2 x putaran, mas haniif. repot! berapa saja uang negara yang tersedot utk pilpres.
May 27, 2009 @ 22:50:16
Smoga mereka melakukannya dengan tulus ikhlas, bukan atas pretensi karena sedang dipilih. Mudah2an hasil pemilihan tahun ini. Ketika sudah duduk di ISTANAKU, mereka tetap ingat dengan wong cilik. Biarlah yang telah lalu berlalu… Nggak perlu di ingat2 lagi. Anggap itu media pembelajaran saja. Kalaupun tahun ini masih terjadi, banyak wong cilik yg masih belum dirangkul. Nampaknya saya sudah keliru memberikan suara.
Baca juga tulisan terbaru wong cilik berjudul Lowongan
May 29, 2009 @ 02:17:59
@wong cilik,
amiiin, memang sudah saatnya wong cilik tak hanya sekadar objek semata, pakdhe, melainkan subjek yang mesti diutamakan.
May 27, 2009 @ 22:15:08
itu namanya personalmarketing pak
Baca juga tulisan terbaru Pencerah berjudul Menjelang Final Liga Champion 2008/2009
May 29, 2009 @ 02:16:59
@Pencerah,
hmmm … ternyata memang sangat erat kaitannya dg proses pemasaran, ya, mas pencerah.
May 27, 2009 @ 21:47:40
untuk upload gambar ga lama kok Pak Sawali. hehehe…tapi kalo koneksi lagi lelet yaaaa….lamaaaaaaaaaaaaaaa
May 29, 2009 @ 02:16:21
@casual cutie,
oh, begitu!
May 27, 2009 @ 21:36:21
gambarnya passss Pak Sawali…seperti pedagang yang saling obral keunggulan barang dagangannya
May 29, 2009 @ 02:16:09
@casual cutie,
hehehe … sekarang saya memang sedang hobi ngutip gambar kok, mbak cutie.
May 27, 2009 @ 21:07:33
Salam
hmm..Pakde karena eh karena takhta adalah eksistensi diri meski jika tiba saatnya kata “amanah” entah terbang ke wilayah udara bagian mana atau entah tenggelam di laut apa, semoga tidak demikian, hidup ditengah budaya persepsi memaksa untuk menampilkan citra diri dan imej diri yang seolah mampu terbeli tanpa tahu apa isi hati yang sejati *halah*
Baca juga tulisan terbaru nenyok berjudul Lima L
May 29, 2009 @ 02:15:30
@nenyok,
salam juga mbak ney. hehehe … kok *halah* toh, mbak? semoga saja “amanah” itu dipegang kuat2 agar ndak terbang ke mana2, haks.
May 27, 2009 @ 18:49:11
mendadak kembali ke tradisi..
anyway, kalo SBY jadi; tlg jngn jln di tempat, kalo prabowo jadi; tlg jgn represive, kalo jk jadi: tobatlah golkaaar!!
Baca juga tulisan terbaru masbadar berjudul Pembunuh semua kreatifitas dan semangat..
May 29, 2009 @ 02:12:55
@masbadar,
ungkapan2 masbadar sangat khas, cocok dg latar belakang karakter mereka, hehe …
May 27, 2009 @ 18:46:36
Hehe, kayaknya tehnik itu dah g mempan lagi pak. Wong di koran saya baca ada komentar seperti ini ketika ditanya seputar deklarasi salah seorang capres di salah satu TPA, “Ah, paling pas pemilu doank. Ntar pas kepilih dah lupa”
Rakyat dah pada melek..
Baca juga tulisan terbaru Adi berjudul Oknum Polisi Paksa Mahasiswi Bugil di Depan Kamera
May 29, 2009 @ 02:12:18
@Adi,
bisa jadi benar, mas adi. rakyat juga makin cerdas dalam memilih seorang pemimpin.
May 27, 2009 @ 17:10:38
Nuansa baru dalam perjalanan komunikasi perpolitikan di Indonesia. Saya yakin kok dengan roh sistem yang ada ni. Mari sambut calon-calon peminpin bangsa. Pilih calon peminpin yang membawa kita menyeberangi jembatan emas itu
May 29, 2009 @ 02:11:37
@amat,
ayo, mas! yang penting jangan salah pilih! jembatan emas itu insyaallah akan terlewati juga, hehe …
May 27, 2009 @ 17:09:58
dikira mendadak peduli? ah persetan… yg penting bisa mengumpulkan massa…
May 29, 2009 @ 02:10:48
@S™J,
hehe … mungkin itu termasuk cara2 instan utk mengumpulkan massa, mas jenang.
May 27, 2009 @ 16:26:13
jenenge we dodolan pak, ya neng pasar lah tempat yang ideal…
Baca juga tulisan terbaru grubik berjudul tentang 27 mEi
May 29, 2009 @ 02:10:19
@grubik,
walah, mereka memang sedang dodolan, ya, mas grubik, hehe … dodolan janjikah?
May 27, 2009 @ 15:24:11
yup…karena banyak keuntungan ketika kekuasaan itu dalam genggaman pak. Ohya sampai sekarang kok rakyat kecil masih tetap kagum sama sosok soeharto yang di caci maki oleh kalangan menengah keatas cendekia, mahasiswa dan politikus?
yang aneh itu merekanya atau Almarhum Soeharto ya?
Baca juga tulisan terbaru Ria berjudul My Best Friend Ever…
May 29, 2009 @ 02:09:41
@Ria,
duh, ndak tahu juga tuh, mbak ria kalau ternyata romantisme soeharto masih belum luntur juga dalam memori rakyat, hehe …
May 27, 2009 @ 15:20:54
karena layanan dan fasilitas yang dijanjikan pak
kekeuasan itu perlu untuk membangun banyuaaak hal …
apalagi ketika sebuah negara dalam genggaman, kekauatan yang lain untuk membangun keuangan dr berbagai jalur akan terbuka lebar… krn kebijakan akan mempengaruhi pasar
Baca juga tulisan terbaru afwan auliyar berjudul Virtual Desktop
May 29, 2009 @ 02:08:40
@afwan auliyar,
wah, ternyata kekuasaan memang sangat erat kaitannya dg pasar, ya, mas afwan.
May 27, 2009 @ 14:36:57
Kitalah yang menentukan nasib bangsa dan negara ini. Meskipun begitu kita jangan mudah berputus harapan. Karena harapan itulah satu-satunya hal mampu membuat kita bisa bertahan untuk melalui berbagai permasalahan. Tapi ya jangan berharap aja. Juga harus bertindak
JANGAN GOLPUT
Baca juga tulisan terbaru nova gunawan berjudul Pemanasan Sebelum berenang itu PENTING!!!!
May 29, 2009 @ 02:07:59
@nova gunawan,
jangan golput! hmmm … imbauan yang simpatik juga, mas nova.
May 27, 2009 @ 11:57:38
bosan rasanya liat mereka-mereka itu. mau komen aja bosan… mending menikmati (dan) sambil belajar karikaturnya
May 29, 2009 @ 02:07:27
@mantan kyai,
wah, kalau begitu saya tunggu hasil kartun karya mas ardy, hehe …
May 27, 2009 @ 10:36:02
malah saya tergelitik dengan tulisan pas Sawali, pembaca selalu diingatkan untuk betapa blur-nya perpolitikkan di negeri ini. coba kalo kampanye di Indonesia ada kejadian seperti masa-masa JF Kennedy dan adiknya yang tertembak di tempat umum aku yakin kampanye seperti anjang ke pasar gak bakalan lagi terjadi di Indonesia wakakakkakakakakak!!!
Baca juga tulisan terbaru senoaji berjudul #@&%$!^*#^&@!!??&%#@…!!!
May 29, 2009 @ 02:07:01
@senoaji,
wah, tragis juga ya, mas, kejadian yang menimpa JF kennedy dan adiknya saay kampanye.
May 27, 2009 @ 10:30:54
semoga apa yang dijanjikan oleh para calon pemimpin tsb bukan hanya janji manis saat kampanye aja,, ntar klo udah kepilih serasa lupa dengan apa yg pernah dia janjikan..
Baca juga tulisan terbaru emfajar berjudul Mari Berbagi Bersama Gardu Lantu Jilid 3
May 29, 2009 @ 02:06:17
@emfajar,
amiiin, semoga hal itu benar2 terujud, mas fajar. rakyat juga makin capek kalau hanya dibuai mimpi ttg janji2.
May 27, 2009 @ 10:28:16
Moga aja mereka seperti itu tidak hanya saat kampanye saja,.
Baca juga tulisan terbaru Lia berjudul Bergabung Dengan Kehendak Allah Saja
May 29, 2009 @ 02:05:25
@Lia,
amiin, semoga demikian, mbak robiah.
May 27, 2009 @ 09:58:55
dari dulu sudah begitu pak. cara-cara turun ke jalan, ke pasar-pasar, menanam padi, serta kumpul bareng bersama rakyat untuk mendengar keluhan rakyat. apakah hanya sebatas itu? setelah jadi presiden kemudian diserahkan kepada menteri beserta staff untuk mengurusnya? apakah masih ingat dengan apa yang telah dijanjikan?
Kalau (seumpama) mereka membawa notulen tetap yang mencatat setiap janji yang diucapkan, saya sangat bersyukur sekali.
May 29, 2009 @ 02:05:09
@adipati kademangan,
wah, pertanyaan2 mas adipati itu semoga saja bisa terjawab oleh mereka melalui kinerja setelah kursi kekuasaan teraih. wah, kalau saja mereka mau mencatatnya dalam sebuah notulen, mungkin mereka ndak akan pernah bisa tidur setelah dapat kursi, karena banyaknya janji yang mesti ditepati, hehe …
May 27, 2009 @ 09:28:42
Sebenarnya yang diburu itu bukannya jadi pemimpin ideal, Pak, melainkan jadi Presiden.
Presiden adalah Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Dalam kapasitasnya itu dia manajer, bukan pemimpin karena membutuihkan jabatan. Sedangkan pemimpin, ia tidak memerlukan jabatan.
May 29, 2009 @ 02:03:28
@kombor,
oh, begitu, ya, mas arif. terima kasih tambahan infonya.
May 27, 2009 @ 09:01:44
ya itulah fenomena dari dampak pemilihan tokoh pemimpin bangsa, para capres yang sebenarnya enggan meyapa rakyat cilik mau- tidak mau haarus menyapa wong cilik demi sesuap dukungan. karena tanpa itu sangat tipus meraih simpata rakyat
May 29, 2009 @ 02:03:03
@arifudin,
betul sekali, mas arif, bisa jadi menag hal itu dimaksudkan utk menarik simpati rakyat.
May 27, 2009 @ 08:05:48
Menguasai itu memang menyenangkan kok, pak. Jadi wajar kalu dikejar.
Baca juga tulisan terbaru muji berjudul WordPress Theme untuk Blogspot
May 29, 2009 @ 02:02:34
@muji,
menguasai dalam hal apa saja, mas muji? hehe …
May 27, 2009 @ 08:04:43
Naluri khas politisi dekat kalau lagi butuh, dan obral janji sana sini
May 29, 2009 @ 02:02:04
@achmad sholeh,
wah, naluri politisi ternyata berbeda dg naluri rakyat ya, pak?
May 27, 2009 @ 08:01:47
Ya kita berdoa saja ya Pak, semoga kelak yang terpilih benar2 menepati janjinya, dan masih mau berkunjung ke Pasar Tradisional
Memiliki kekuasaan memang mengasyikan Pak, jadi beliau-beliau itu ya ndak kapok nyalon lagi
May 29, 2009 @ 02:01:36
@Generasi Patah Hati,
betul, mas fadhiel. upaya maksimal yang bisa kita lakukan adalah dg berdoa, semoga da perubahan yang terbaik buat masa depan negeri ini.
May 27, 2009 @ 07:33:33
Ya. Semoga hal ini tak hanya terjadi pas masa-masa kampanye saja. Semoga sewaktu mereka menjabat nantinya juga dekat dengan rakyat. Nanti kalau saya jadi calon presiden bagaimana, ya?
Baca juga tulisan terbaru Catra berjudul Dia Tidak di Tempat Lain
May 29, 2009 @ 02:00:48
@Catra,
amiiin, semoga mereka tetep amanah dan konsisten dalam memperjuangkan nasib rakyat, mas catra.
May 27, 2009 @ 07:32:46
Saya awalnya tertarik mengikuti Pilpres, Pak Sawali.
Tapi lama kelamaan eneg juga melihat strategi kampanye mereka yang manis di bibir entah manis nggak selanjutnya
Saya berpikir bahwa kecap tak ada yang kwalitet nomer dua
Saya kayaknya akan memilih nyontreng logo KPU aja nanti.
Karena bagaimanapun juga, siapapun presiden yang terpilih, sosok yang paling berjasa sebenarnya justru KPU karena ia yang mengesahkan presiden resmi atau tidak..:)
Hihihi….
Baca juga tulisan terbaru DV berjudul Tentang Sampah
May 29, 2009 @ 01:59:43
@DV,
hehehe …. nyontreng logo KPU? mas don bisa saja nih, kan sama saja dg golput itu, mas, hehe … btw, KPU juga konon yang bikin repot soal DPT, mas.
May 27, 2009 @ 06:36:48
itulah cara instant membangun citra diri.. boleh ditiru nanti kalo nyalon bupati hahahahaah
Baca juga tulisan terbaru DETEKSI berjudul Headline Detik Surabaya Amburadul
May 29, 2009 @ 01:58:36
@DETEKSI,
hehe … memang mas dion mau nyalon bupati? wah, saya doakan, mas, semoga lancar dan sukses!
May 27, 2009 @ 06:19:58
semoga saja mereka sanggup mengemban amanah dan menepati janji-janji mereka semasa kampanye..dalam ajaran yang saya anut, salah satu kebajikan tertinggi di sisi Tuhan adalah menepati janji, itulah ciri orang benar dan orang yang bertakwa (QS 2:177)…salam
Baca juga tulisan terbaru pensiun kaya berjudul Pilihan Saham untuk Besok: Saham KIJA
May 29, 2009 @ 01:57:58
@pensiun kaya,
amiin, mudah2an saja harapan otu bisa terwujud, mas. amiin.
May 27, 2009 @ 06:11:06
huh!, kalau ada maunya aja baru peduli dengan rakyat kecil
Baca juga tulisan terbaru Taktiku berjudul 5 Tips Menjual HP dengan Harga Tinggi
May 29, 2009 @ 01:57:30
@Taktiku,
bisa jadi ini termasuk ajang berpromosi, mas dendi, sehingga mereka rela blusukan ke pasar2, hehe …
May 27, 2009 @ 04:53:56
asli atau palsu yak?
Baca juga tulisan terbaru yudi berjudul Cosa Aranda SEO Complete Guide for WordPress
May 29, 2009 @ 01:56:42
@yudi,
menurut mas yudi sendiri gimana?
May 27, 2009 @ 04:37:08
media yang paling cocok untuk membangun pencitraan adalah TELEVISI…., karena hampir semua orang sekarnag memiliki TELEVISI dan lewat TELEVISI mereka-mereka bisa mencuci OTAK kita..
Baca juga tulisan terbaru LuxsmAn berjudul Neoliberalisme
May 29, 2009 @ 01:56:21
@LuxsmAn,
TV memang media yang paling populer, mas luqman. tapi, mungkin juga ada pemikiran bagi mereka, bahwa semakin banyak media yang digunakan, akan semakin meningkat pula popularitasnya.
May 27, 2009 @ 04:23:36
Konon, dalam ajang macam ini, proses pencitraan & mesin media memegang peran ‘penting’ untuk membentuk opini publik dan menggiring opini tersebut menjadi pilihan tertentu. namun lagi² ‘penting’ itu belum tentu ‘efektif’.
Apalagi cuma macam dalam gambar itu…
(yg sebetulnya memiliki pesan sangat dalam dan bisa bikin ga rileks memikirkannya. hehehe….)
May 29, 2009 @ 01:55:18
@pakacil,
hehehe … pakacil bisa saja nih. padahal kartun di postingan ini dimaksudkan utk rileks saja, walah, ternyata malah jadi serius. mungkin benar, pak, bahwa siapa yang mampu menguasai informasi, termasuk media, dialah yang akan keluar sbg pemenangnya.