Top

Blog Ini Sempat Tewas

Ditulis oleh: Sawali Tuhusetya | Monday, 24 December 2007 | 19 pembaca | 6 komentar | Feed
Kategori: Opini, Refleksi

Minggu, 23 Desember 2007, bisa dibilang “neraka” buat blog ini. :mrgreen: Betapa tidak? Di luar dugaan, saya mendapatkan email dari drift.myserverhosts.com bahwa bandwith untuk domain http://sawali.info/ telah habis. *Garuk-garuk kepala* Kok bisa? Padahal, fasilitas yang disediakan oleh Dapurhosting, tempat saya berlangganan, menurut saya, cukup lumayan. Murah dan meriah! Lihat saja fasilitas yang disediakan berikut ini.

Fasilitas Blog Hosting Hosting:

  • Gratis nama domain (.com, .net, .org, .web.id)
  • Nama domain akan menjadi hak Anda.
  • 150Mb Space
  • 2Gb Bandwidth/bulan
  • 1 MySQL
  • 1 FTP Account
  • cPanel
  • Fantastico
  • PHP, MySql, PhpMyAdmin
  • Fasilitas hosting lainnya

Saya pun segera mengirim email ke Dapurhosting untuk menanyakan apa sebenarnya yang sedang terjadi? Sambil menunggu informasi dari Dapurhosting, menjelang Maghrib, saya mendapatkan chat email dari Pak Iwan Awaludin yang kini bermukim di Malaysia, yang menanyakan kabar domain saya. Saya pun menjawab, bahwa hingga saat itu domain saya masih belum bisa online juga. Saya minta didoakan Pak Iwan Awaludin mudah-mudahan domain saya bisa secepatnya diakses oleh pengunjung. Terima kasih banget Pak Iwan Awaludin, telah ikut prihatin dengan nasib yang dialami oleh domain saya.

23 Desember 2007 pukul 19:38 saya mendapatkan informasi dari Dapurhosting yang menginformasikan adanya penggunaan bandwith besar-besaran dari Sulawesi Tengah. Berikut skrinsutnya.

email-dh.gif

Karena masih juga belum bisa online hingga dini hari pukul 01:06, 24 Des 2007, saya mengirimkan email kepada Mas Dhan, Mbak Liezmaya, dan Kang Kombor, termasuk menginformasikan isi email dari Dapurhosting. Kepada mereka bertigalah, seperti biasanya, saya meminta bantuan dan informasi mengenai pengelolaan domain. Karena yang OL saat itu Mas Dhan, dengan cepat pula beliau mengirimkan email balik, sehingga membuat saya menjadi lebih tenang. Terima kasih Mas Dhan atas perhatiannya. Yang membuat saya lebih tenang lagi adalah informasi dari Dapurhosting bahwa domain saya sudah bisa OL. Tapi berkali-kali saya buka, masih “mati suri” juga. Rupanya saya masih harus banyak bersabar. :roll: Jadi, hanya soal waktu saja.

Siang harinya, 24 Desember 2007 pukul 12:02 ketika membuka email, ada komen yang masuk dari Mas Dhan di blog ini yang mengabarkan bahwa domain saya sudah bisa kembali OL. Alhamdulillah. Ternyata benar. Terima kasih Mas Dhan. Terima kasih juga kepada Dapurhosting yang telah ikut prihatin, memperhatikan, dan membantu saya, pelanggan yang gaptek ini, hehehe :mrgreen: dalam menghidupkan kembali domain yang tengah “mati suri”. Bahkan, saya mendapatkan tambahan fasilitas bandwith gratis. Wah, seneng banget, hingga akhirnya saya cepat-cepat memutuskan untuk memosting pengalaman pertama kehabisan bandwith dalam mengelola domain sendiri.

Saya mohon maaf kepada para pengunjung dan teman-teman bloger yang telah terganggu dan tidak bisa mengakses blog ini. Namun, alhamdulillah *plong*, sekarang sudah bisa online, hehehehehe :lol: Mudah-mudahan, kehadiran blog ini bisa ikut berkiprah dalam meramaikan dunia maya, khususnya yang berkaitan dengan masalah pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia.

Salam buat semuanya!!!

Tulisan Terkait:

6 komentar terhadap “Blog Ini Sempat Tewas”

  1. Dhan | Tuesday, 25 December 2007 | @ 04:05

    Saya baru inget, mungkin bandwidth blog ini abis karena ada halaman unduh ya. Mungkin bukan karena ini juga karena pihak hosting bilangnya akses pada bagian admin (apa mungkin ada tangan lagi jail mau bobol blog ini?).

    Tapi untuk file2 sebaiknya disimpan repository khusus aja seperti box.net pak.

    Dhan’s last blog post..Indosat Huawei E620 Pada Linux Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon)

    [Reply]

  2. Sawali Tuhusetya | Tuesday, 25 December 2007 | @ 05:28

    @ Dhan:
    Mungkin bener juga ya, Mas Dhan. Memang ada halaman unduhnya. Bahkan, filenya ada yang cukup besar. Utk penggunaan admin, wah, makin nggak mudheng saya. Kok bisa dipakai orang lain itu gimana, yak? Mudah2an saja bukan karena itu. Utk halaman unduh saya coba deh nanti pakai saran Mas Dhan. Ok, makasih, mas Dhan infonya.

    Sawali Tuhusetya’s last blog post..Blog Ini Sempat Tewas

    [Reply]

  3. Iwan Awaludin | Wednesday, 26 December 2007 | @ 06:01

    Wah, selamat. Memang websitenya sekarang menjadi sawali perjuangan, penuh warna merah hehehehe :twisted: . Kayaknya ada pelatihan menulis blog di sulawesi, untuk 1000 orang peserta. Semuanya dikasih contoh blog sawali.info sehingga kebanjiran pengunjung hehehe.

    Iwan Awaludin’s last blog post..Musik Gratisan

    [Reply]

  4. Sawali Tuhusetya | Wednesday, 26 December 2007 | @ 06:25

    @ Iwan Awaludin:
    makasih pak iwan. halah, hanya memang lagi nasibnya blog ini, pak, hehehehehe :roll: jadi kehabisan bandwith. tapi alhamdulillah, berkat doa pak iwan, hal itu sudah berlalu.

    Sawali Tuhusetya’s last blog post..Banner untuk Guru

    [Reply]

  5. Kombor | Wednesday, 26 December 2007 | @ 22:59

    Pak Sawali, mohon maaf. Selama libur kemarin saya juga libur online-nya. Di rumah belum ada telpon PSTN jadi full off-line. Kadang-kadang aja ngintip pakai HP tapi nggak pernah ngintip emailnya.

    Alhamdulillaah sudah berkibar lagi blognya. Mudah-mudahan bukan ulah tangan jahil, Pak, melainkan sebaliknya, cerminan mulai ramainya blog ini.

    Kombor’s last blog post..Naskah Soal Ujian Masuk SMA Taruna Nusantara 2007/2008 Segera Hadir

    [Reply]

  6. Sawali Tuhusetya | Thursday, 27 December 2007 | @ 00:19

    @ Kombor :
    Nggak apa2 Mas Kombor. Alhamdulillah sekarang sudah bisa OL kok. Makasih banget, yak atas perhatiannya.

    Sawali Tuhusetya’s last blog post..Selamat Natal dan Tahun Baru 2008

    [Reply]

Komentar Anda?


« Surat Buat Mak di Kampung | Banner untuk Guru »

INSPIRASI

1000buku

Sahabat BlogCatalog


Tulisan Terbaru

Pesona dari Puncak Gunung Kelir (Monday, 5 January 2009 - 71 komentar)
Menyiasati Kecamuk Separatisme di Negeri Kelelawar (5) (Friday, 2 January 2009 - 68 komentar)
Postingan Dini Hari pada Awal Tahun (Thursday, 1 January 2009 - 133 komentar)
Perempuan Bergaun Putih di Bukit Cokrokembang (Tuesday, 30 December 2008 - 81 komentar)
Hijrah Spiritual dan Intelektual Menjelang Pergantian Tahun (Saturday, 27 December 2008 - 111 komentar)
Gaya Selebritis Para Wakil Rakyat (Wednesday, 24 December 2008 - 53 komentar)
Kontroversi di Balik Pengesahan RUU BHP (Sunday, 21 December 2008 - 157 komentar)
Terompet Ujian Nasional Itu Telah Ditiup (Wednesday, 17 December 2008 - 145 komentar)
Kekuasaan dan Seks dalam Novel Belantik (Sunday, 14 December 2008 - 115 komentar)
Pendidikan Multikultural yang Terabaikan (Friday, 12 December 2008 - 125 komentar)

FEEDJIT