Home » Pendidikan » Membudayakan Aktivitas Ngeblog di Kalangan Guru

Membudayakan Aktivitas Ngeblog di Kalangan Guru

Selama dua hari (Sabtu dan Minggu, 10-11 November 2007), saya didaulat untuk mendampingi rekan-rekan sejawat guru dalam pelatihan KKG (Kelompok Kerja Guru SD) dan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran SMP/SMA) berbasis ICT yang digelar oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah di Semarang. Dalam pelatihan itu, saya ketiban sampur untuk menyampaikan materi “Pengenalan dan Pembuatan Blog”. Jelas, ini merupakan tugas yang berat bagi saya yang masih miskin pengalaman dalam dunia blog. Apalagi, basis akademik saya sebenarnya tidak terlalu akrab dengan dunia TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Saya sempat membayangkan betapa sulitnya ketika saya harus mendampingi rekan-rekan sejawat dalam membuat sebuah blog. (Mengurus blog sendiri saja masih kacau :mrgreen: Apalagi, saat itu kondisi saya masih capek sepulang dari Jakarta. Belum sempat ketemu anak-anak, langsung cabut ke Semarang.) Namun, apa pun yang terjadi, the show must go on. Dengan modal seadanya, akhirnya saya “nekad” juga. Alhasil, saya pun terpaksa harus “cuap-cuap” di depan rekan-rekan sejawat itu dengan didampingi tayangan power-point sederhana.

pelatihan-1.jpgpelatihan-3.jpgpelatihan-6.jpgpelatihsan-5.jpgTak banyak teori yang bisa saya sampaikan karena memang saya kurang menguasainya, 😀 Yang bisa saya lakukan hanyalah menceritakan pengalaman saya ketika mengelola blog, khususnya Jalur Lurus dan sawali’s site. Ternyata, rekan-rekan sejawat guru memang tak butuh banyak teori. Ibarat orang kehausan –kalau boleh menamsilkannya demikian– mereka tak butuh diceramahi bagaimana cara mencari minuman, tetapi ingin langsung diberi minuman, hehehe 😀 Alhasil, setelah cuap-cuap ngalor-ngidul tentang aktivitas ngeblog, manfaatnya untuk meningkatkan profesionalisme guru, dan jaringan komunitas dunia maya yang “nyaris” tanpa batas, akhirnya saya mengajak rekan-rekan sejawat untuk langsung mulai membuat blog. Tak lupa, saya pun menawarkan jenis blog yang ingin dibuat: blogspot atau wordpress. Ternyata, mereka sepakat bulat untuk menjatuhkan pilihan pada wordpress. Sebuah pilihan yang tepat bagi calon bloger yang ingin menjalin komunitas secara akrab dan kekeluargaan.

Proses pun dimulai. Alhamdulillah, mereka sudah memiliki alamat email sehingga bisa mempercepat pembuatan blog. Apalagi, juga didukung oleh perangkat internet online yang memang telah dipersiapkan oleh LPMP di laboratorium ICT. Hanya melalui langkah-langkah sederhana, akhirnya rekan-rekan sejawat yang selama ini memang –secara jujur mereka akui– masih jauh dari sentuhan dunia maya, telah resmi memiliki sebuah blog gratis. Diskusi pun terus berkembang, mulai dari cara meng-upload avatar, memilih theme, memosting sebuah tulisan, hingga mengatur widget di sidebar. Sungguh menyenangkan. Kesulitan yang sempat saya bayangkan bagaimana cara mendampingi rekan-rekan sejawat dalam membuat sebuah blog ternyata tak terbukti. Membuat blog ternyata bukan hal yang sulit, semudah ketika orang membuat alamat email. Asalkan punya modal kemampuan menekan keyoboard, siapa pun bisa membuat sebuah blog.

Kemudahan membuat blog agaknya membuat rekan-rekan sejawat makin bersemangat untuk tetap berada di depan layar monitor. Pukul 21.30, mereka terus asyik mencoba membuat postingan untuk selanjutnya dilihat hasilnya. Saya pun makin bersemangat *halah* mendampingi mereka. Rasa capek telah dikalahkan oleh rasa salut terhadap rekan-rekan sejawat yang dalam waktu singkat telah tertahbiskan sebagai seorang “bloger”, hehehe 😀 Beruntung Pak Abimanyu –pegawai LPMP yang pernah mengilhami saya untuk membuat postingan “Mengapa Saya Ngeblog di WordPress?” terhadap komentarnya di blog Jalur Lurus— mengingatkan saya kalau sudah tiba saatnya untuk istirahat. Saya pun segera meluncur ke Kendal, ingin segera bertemu dengan *halah* anak-anak.

Minggu pagi, pukul 07.00, saya kembali meluncur ke LPMP, melanjutkan pendampingan rekan-rekan sejawat yang tengah dilanda “demam ngeblog”. Saya sedikit terlambat. Tiba di lab, rekan-rekan sejawat telah asyik di depan layar monitor. Saya lebih santai. Hanya berkeliling dan sekadar menjawab sekenanya kalau ada pertanyaan dari rekan sejawat, hehehe 😀

Alhamdulillah, dasar-dasar ngeblog sudah dimiliki oleh rekan-rekan sejawat. Saya hanya tinggal wanti-wanti *sok tahu* bahwa membuat blog itu memang mudah. Yang perlu terus dijaga adalah konsistensi sang bloger dalam mengelola blognya masing-masing. Nah, selamat, rekan-rekan sejawat. Budayakan terus aktivitas ngeblog di luar jam mengajar sebagai upaya dan langkah nyata untuk ikut berkiprah memikirkan dunia pendidikan yang masih terus dihadang oleh sejumlah persoalan. Selain sebagai ajang aktualisasi diri, blog juga amat besar manfaatnya untuk meningkatkan profesionalisme guru, sehingga kompetensi profesional sebagaimana tertuang dalam UU No. 14/2005 tentang Guru dan Dosen dan PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan bisa terwujud.

Seiring dengan dinamika dan laju teknologi di bidang informasi dan komunikasi, seperti internet, yang demikian cepat, agaknya budaya ngeblog di kalangan guru harus terus dikumandangkan. LPMP Jawa Tengah telah memulainya. Setidaknya, sudah ada sekitar 30 guru di Jawa Tengah yang telah diberdayakan untuk “melek internet”. Mudah-mudahan langkah ini segera diikuti oleh LPMP lain — syukur-syukur telah melakukannya lebih awal– agar para guru mampu memanfaatkan media internet sebagai upaya untuk melakukan inovasi pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan menyenangkan bagi siswa didik.

Inilah URL blog rekan-rekan sejawat yang mengikuti Pelatihan KKG-MGMP berbasis ICT di LPMP Jawa Tengah (10-11 November 2007) yang sempat saya catat.

  1. http://rodibsalatiga.wordpress.com
  2. http://agusrega.wordpress.com
  3. http://simpon1.wordpress.com
  4. http://yadissetya.wordpress.com
  5. http://arno1965.wordpress.com
  6. http://ghobang.wordpress.com
  7. http://slametwiyono.wordpress.com/
  8. http://yantiheri.wordpress.com
  9. http://mazjapra.wordpress.com
  10. http://putuigir.wordpress.com
  11. http://farissutardi67.wordpress.com/
  12. http://gusrega.wordpress.com
  13. http://okypit.wordpress.com
  14. http://sudibyo64.wordpress.com
  15. http://11bar.wordpress.com
  16. http://achmadbrain.wordpress.com
  17. http://niksr.wordpress.com/
  18. http://f31la.wordpress.com
  19. http://wellnada.wordpress.com
  20. http://kurniadi68.wordpress.com/
  21. http://masandra.wordpress.com
  22. http://wellnada.wordpress.com/
  23. http://cheeslyblog.wordpress.com
  24. http://yayahguru6.wordpress.com/
  25. http://annisawd.wordpress.com/
  26. http://sumartoyo.wordpress.com/

Semoga kelahiran blog-blog tersebut menjadi awal bangkitnya budaya aktivitas ngeblog di kalangan guru pada abad gelombang informasi ini. ***

tentang blog iniTulisan berjudul "Membudayakan Aktivitas Ngeblog di Kalangan Guru" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (11 November 2007 @ 12:38) pada kategori Pendidikan. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0, memberikan respon, atau melakukan trackback dari blog Anda. Terima kasih atas kunjungan, silaturahmi, saran, dan kritik Anda selama ini. Salam budaya!

Ada 116 komentar dalam “Membudayakan Aktivitas Ngeblog di Kalangan Guru

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *