Ketika jalan-jalan ke blog Mas Jauhari, saya menemukan postingan bagus tentang pemasangan kode postingan terkait tanpa plugin. Bagi sebagian blogger, mungkin ini sudah termasuk kedaluwarsa. Namun, tidak buat saya. Belakangan ini, saya mulai jenuh dengan berbagai jenis plugin. Memang plugin bisa menjadi fitur menarik yang membuat blog jadi lebih interaktif dan komunikatif. Namun, semakin banyak plugin dipasang, ujung-ujungnya akan semakin menambah entry database sehingga disk-space-usage jadi makin menyempit. Yang merepotkan, ketika sedang melakukan proses update, tak jarang muncul pesan “out of memory”, sehingga update pun gagal diselesaikan. Oleh karena itu, ada baiknya dipikirkan juga untuk mengurangi jumlah plugin, kemudian menggantinya dengan kode php.
Salah satu plugin menarik adalah plugin yang bisa menampilkan postingan yang terkait dengan tulisan yang kita publikasikan. Coba buka dasbor wordpress, khususnya yang berdomain sendiri, pilih menu Plugins => Add new, lalu masukkan kata kunci “related post” pada tab “search plugins”, maka ada puluhan plugin related post yang bisa diinstal. Saking banyaknya, kita jadi bingung memilihnya, hehe …. Nah, ketimbang bingung-bingung pilih plugin related post, ada baiknya menggunakan kode.php yang bisa dimodifikasi secara manual. Berikut ini adalah kode menampilkan postingan terkait yang saya kutip dari Mas Jauhari.
Buka single.php pada theme editor, kemudian cari kode <?php the_content(); ?> . Setelah kode tersebut, tambahkan kode berikut ini.
$counter = 0; $counter2 = 0;
$backup = $post; // Query Asli di Backup
$tags = wp_get_post_tags($post->ID);
$tagIDs = array();
if ($tags) {
$tagcount = count($tags);
for ($i = 0; $i < $tagcount; $i++) {
$tagIDs[$i] = $tags[$i]->term_id;
}
$args=array(
‘tag__in’ => $tagIDs,
‘post__not_in’ => array($post->ID),
‘showposts’=>6,
‘caller_get_posts’=>1
);
$my_query = new WP_Query($args);
if( $my_query->have_posts() ) {
while ($my_query->have_posts()) : $my_query->the_post();
$counter++; $counter2++;
?><div>
<div>
<strong><a href=”<?php the_permalink(); ?>”><?php the_title(); ?></a></strong>
</div>
</div>
<?php endwhile;
} else { ?>
<div><strong>No related posts found!</strong></div>>
<?php }
}
$post = $backup; // Query Asli di Kembalikan
wp_reset_query(); // Kembali ke Query asli (agar komen bisa berjalan sempurna)
?>
Simpan kode tersebut, kemudian ditest. Maka, di bawah postingan akan muncul beberapa postingan yang terdeteksi oleh wordpress memiliki kaitan isi.
Terima kasih tutorialnya, Mas Jauhari. Nah, untuk mempercantik tampilan postingan terkait, saya memodifikasinya dengan menampilkan thumbnail-nya sekaligus, ditambah dengan keterangan tentang waktu pemostingan, jumlah pembaca dan jumlah komentar, serta ringkasan seperti yang tampak pada screenshot atau postingan terkait di bawah postingan ini.
Berikut ini adalah kode tambahan untuk menampilkan thumbail dan beberapa “penampakan” yang lain.
<?php // Akan menampilkan 6 artikel terkait dari konten kita berdasar tags
$counter = 0; $counter2 = 0;
$backup = $post; // Query Asli di Backup
$tags = wp_get_post_tags($post->ID);
$tagIDs = array();
if ($tags) {
$tagcount = count($tags);
for ($i = 0; $i < $tagcount; $i++) {
$tagIDs[$i] = $tags[$i]->term_id;
}
$args=array(
‘tag__in’ => $tagIDs,
‘post__not_in’ => array($post->ID),
‘showposts’=>5,
‘caller_get_posts’=>1
);
$my_query = new WP_Query($args);
if( $my_query->have_posts() ) {
while ($my_query->have_posts()) : $my_query->the_post();
$counter++; $counter2++;
?>
<?php $postimageurl = get_post_meta($post->ID, ‘image’, true); if ($postimageurl) { ?><span style=”float:left;margin:-3px 2px 0px 0px;border:#eee 0px solid;”><a href=”<?php the_permalink() ?>” title=”<?php the_title(); ?>”><img src=”<?php echo $postimageurl; ?>” alt=”img” width=”90″ height=”75″ /></a></span>
<a href=”<?php the_permalink() ?>” title=”<?php the_title(); ?>”><?php the_title(); ?></a> (<?php the_time(‘l, j F Y’) ?>, <?php if(function_exists(‘the_views’)) { the_views(); } ?>, <a href=”<?php the_permalink() ?>#comments” title=”Jump to the comments”><?php comments_number(‘0 respon’,’1 respon’,’% respon’); ?></a> ) <?php the_content_limit(180); ?> <div style=”border-bottom:1px dotted #ddd; margin-bottom:2px; clear:both;”></div><?php } ?><?php endwhile;
} else { ?></div><div><strong>Tidak ada tulisan lain yang berkaitan!</strong>
<?php }
}
$post = $backup; // Query Asli di Kembalikan
wp_reset_query(); // Kembali ke Query asli (agar komen bisa berjalan sempurna)
?>
Kode <strong><a href=”<?php the_permalink(); ?>”><?php the_title(); ?></a></strong>
saya modifikasi menjadi:
<a href=”<?php the_permalink() ?>” title=”<?php the_title(); ?>”><?php the_title(); ?></a> (<?php the_time(‘l, j F Y’) ?>, <?php if(function_exists(‘the_views’)) { the_views(); } ?>, <a href=”<?php the_permalink() ?>#comments” title=”Jump to the comments”><?php comments_number(‘0 respon’,’1 respon’,’% respon’); ?></a> ) <?php the_content_limit(180); ?><div style=”border-bottom:1px dotted #ddd; margin-bottom:2px; clear:both;”></div><?php } ?><?php endwhile;
} else { ?>
Pada kode tersebut, ukuran gambar, baik width (lebar) maupun height (tinggi) bisa disesuaikan ukuran yang dikehendaki. Untuk menampilkan jumlah pembaca, terpaksa kita mesti memanfaatkan plugin WP-PostViews.
Mungkin tidak semua theme bisa menampilkan thumnail dengan menggunakan kode tambahan seperti itu. Kebetulan saja, saya menggunakan theme yang sudah termodifikasi untuk menampilkan thumbnail di halaman depan. Teman-teman yang ingin menampilkan thumbnail di halaman depan (home-page), silakan intip tulisan di sini! Nah, ada info tambahan? Mohon di-share, kawan! Matur nuwun! ***
Nice sharing mas, tapi kalo di theme yang saya pake gak ada single.php saya bisa edit di bagian mana ya editor wordpress. terimakasih untuk pencerahannya
hmmm …. biasanya utk theme karya brian gardner, single.php-nya ada di Main Index Template (index.php). dicoba aja!
wah menarik sekali mas…
kalau buat blogger gimana ya mas caranya…
wah, kalau blogger mungkin beda lagi, mas. saya belum mempraktikkannya utk blogger.
waduh. ak dah pake yang lain pak. tapi bagus pak tampilannya, ada gambarbya jadi lebih hidup 😀
walah, ini juga baru sekadar coba2 kok, mas adi.
ini nanti kalo g dikasih tags
g bakalan nongol ya related artikelnya ? (thinking)
cobain dulu ah
tengs om buat infonya 😀
hehe … memang benar, mas. makanya kalau posting perlu juga memberi tag seperti yang sdh ada sebelumnya.
wow..
nyoba ah..
hehehe..
thx infonya ya pak.. 😉
mangga, mas hermanto. terima kasih kalau ada manfaatnya. (worship)