This blog is NOFOLLOW Free!

Bahasa Blog: Antara Gaya dan Kepentingan Ekspresi

Ditulis oleh: Sawali Tuhusetya | Saturday, 5 July 2008 | 342 pembaca | 53 komentar | Feed

Selalu saja ada yang menarik ketika saya berkunjung ke rumah seorang teman di kompleks dunia maya. Tak hanya isinya yang beragam dan memiliki daya pikat, tetapi juga gaya pengucapannya yang khas dan unik. Saya banyak mendapatkan info dan pengetahuan baru, serta ragam bahasa yang sesuai dengan kepentingan ekspresi mereka. Setahun melakukan aktivitas mengeblog memang [...]

Gejala Tutur Indon-English dan UU Kebahasaan

Ditulis oleh: Sawali Tuhusetya | Saturday, 28 June 2008 | 333 pembaca | 36 komentar | Feed

Jika kita runut berdasarkan aspek historisnya, Bahasa Indonesia (BI) telah mengalami proses yang panjang. Bukan hanya situasi heroik dan ”berdarah-darah” yang menyertai perjuangan para pendiri negara dalam menggapai identitas dan jatidiri keindonesiaan, melainkan juga karena dalam perkembangannya kemudian, BI telah mengalami proses adaptasi dan dinamika sosiokultural yang luar biasa, baik dalam persentuhannya dengan nilai-nilai kearifan [...]

Kritik Model “Wayang Slengekan”

Ditulis oleh: Sawali Tuhusetya | Thursday, 17 April 2008 | 77 pembaca | 25 komentar | Feed

Ketika saya memosting pernak-pernik seputar dunia “Wayang Slengekan” –kalau boleh saya menyebutnya demikian untuk menampilkan kesan nakal, mbeling, atau konyol– di blog ini, banyak respon menarik dari teman-teman bloger dan para pengunjung. Hal itu bisa dilihat dari beberapa komentar yang muncul. Sebagian besar mengikuti style postingannya yang kenes, mbeling, nakal, dan slengekan. Hal ini menandakan [...]

Kategori: Budaya, Refleksi

Perlukah Kita Menjadi Narcisus?

Ditulis oleh: Sawali Tuhusetya | Saturday, 12 January 2008 | 57 pembaca | 51 komentar | Feed

Pernahkah Sampeyan mengikuti diskusi sastra yang panas dan menegangkan? Ya, forum-forum diskusi sastra memang acapkali diwarnai situasi semacam itu. Hal itu cukup beralasan, sebab umumnya dihadiri oleh para kreator yang selama ini dikenal sebagai orang-orang “gila” dan “keras kepala” dalam beradu argumen. Bahkan, cenderung menjadi seorang narcisus; berapologi secara berlebihan dalam menjustifikasi kebenaran-kebenaran nilai kreativitas [...]

  • Halaman 1 dari 2
  • 1
  • 2
  • >
Kontak gmail