Kontroversi di Balik Pengesahan RUU BHP

Beberapa hari terakhir ini, kampus kembali menggeliat. Para insan kampus yang tergabung dalam berbagai komunitas mahasiswa berbondong-bondong... (Baca lanjutannya!)
Kekuasaan dan Seks dalam Novel Belantik

Harus diakui, Ahmad Tohari terbilang sastrawan yang cukup produktif. Novel triloginya, Ronggeng Dukuh Paruk, Jentera Bianglala, dan... (Baca lanjutannya!)
Setahun Usia Blog dan Kontes Review Cerpen

Seharusnya tulisan ini saya posting pada 5 Januari yang lalu, tepat ketika blog ini berusia satu tahun. Namun, lantaran ada tulisan... (Baca lanjutannya!)
Pesona dari Puncak Gunung Kelir

Hasrat untuk bisa bertemu dengan sahabat-sahabat bloger yang selama ini baru saya kenal secara maya, akhirnya terkabulkan juga. Minggu,... (Baca lanjutannya!)
Menyiasati Kecamuk Separatisme di Negeri Kelelawar (5)

Kisah ini merupakan bagian ke-5 dari serial “Negeri Kelelawar”. Yang belum sempat membaca, silakan nikmati dulu kisah Menagih Janji... (Baca lanjutannya!)
View blog authorityView blog reactionsMemberhalakan Ijazah
Ijazah di negeri ini agaknya telah menjadi ”berhala” yang dipuja dan diburu banyak orang. Tak melulu dalam dunia kerja. Hampir semua ceruk kehidupan selalu bersentuhan dengan selembar kertas itu. Bahkan, pernikahan yang disakralkan dan disucikan pun secara tak langsung telah menjadikan ijasah sebagai penentu kualitas prosesi. Sebelum ijab kabul berlangsung, calon mertua tak jarang menanyakan kualifikasi ijasah calon menantunya. Ya, ijasah sudah menjadi bagian jatidiri yang menyatu dalam lembar kehidupan. Pencitraan publik pun lantas dengan cepat... (Baca lanjutannya!)
Menjadikan Sekolah sebagai Basis Pembinaan Bahasa Indonesia (1)
Seperti sudah banyak diungkap oleh para pemerhati dan pengamat bahasa Indonesia bahwa rendahnya mutu penggunaan bahasa Indonesia tak hanya berlangsung di kalangan siswa, tetapi juga telah jauh meluas di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Bahkan, para pejabat yang secara sosial seharusnya menjadi anutan pun tak jarang masih ”belepotan” dalam menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Mewabahnya penggunaan bahasa Indonesia bermutu rendah, kalau boleh disebut demikian, menurut hemat saya, lantaran belum jelasnya strategi dan basis pembinaan.... (Baca lanjutannya!)














