Top
TULISAN TERBARU

Pembacaan Cerpen dan Diskusi Kumcer “Di Kereta Kita Selingkuh”

Sunday, 27 July 2008 | 794 pembaca | 49 komentar
Kategori: Budaya, Cerpen, Esai, Refleksi, Sastra

Minggu, 27 Juli 2008 (pukul 09.00-13.30 WIB), aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kendal-Jateng, menjadi saksi sebuah perhelatan sastra. Agenda bertajuk ”Diskusi Sastra: Pembacaan Cerpen-cerpen Karya Budi Maryono” yang digelar oleh Teater Semut itu menghadirkan pembacaan cerpen ”Lelaki Terakhir” secara teatrikal. Adegan kekerasan melalui kebuasan keris “kutukan” Empu Gandring yang bertubi-tubi menghabisi nyawa korbannya telah membuat panggung tak lebih dari sebuah ladang pembantaian roh dan nilai kemanusiaan. Tragis... (Baca lanjutannya!)

Sastra Kita Miskin Pemberontakan?

Sunday, 27 July 2008 | 308 pembaca | 35 komentar
Kategori: Budaya, Pendidikan, Refleksi, Sastra

Sekitar tahun 1983, Budi Darma pernah menyatakan, jika Anda belum dikenal sebagai sastrawan, cobalah memberontak. Katakan sastra hasil karya para sastrawan kita belum berbobot. Atau, tulislah sebuah puisi yang nyentrik. Paling tidak, ada dua kandungan tafsir yang tersirat di balik pernyataan pengarang novel Olenka itu. Pertama, sebagai ”pasemon” terhadap ”tradisi” pengarang yang suka bikin sensasi lewat eksperimentasi penciptaan yang mentah dan konyol, tanpa dibarengi akuntabilitas moral dan etik. Artinya, pemberontakan hanya dilakukan untuk... (Baca lanjutannya!)

SAHABAT BLOGLOG
INSPIRASI
Budayakan Aktivitas Ngeblog di Kalangan GuruIndonesians’ Beautiful Sharing Network 1000buku hostguru