Kontroversi di Balik Pengesahan RUU BHP

Beberapa hari terakhir ini, kampus kembali menggeliat. Para insan kampus yang tergabung dalam berbagai komunitas mahasiswa berbondong-bondong... (Baca lanjutannya!)
Kekuasaan dan Seks dalam Novel Belantik

Harus diakui, Ahmad Tohari terbilang sastrawan yang cukup produktif. Novel triloginya, Ronggeng Dukuh Paruk, Jentera Bianglala, dan... (Baca lanjutannya!)
Setahun Usia Blog dan Kontes Review Cerpen

Seharusnya tulisan ini saya posting pada 5 Januari yang lalu, tepat ketika blog ini berusia satu tahun. Namun, lantaran ada tulisan... (Baca lanjutannya!)
Pesona dari Puncak Gunung Kelir

Hasrat untuk bisa bertemu dengan sahabat-sahabat bloger yang selama ini baru saya kenal secara maya, akhirnya terkabulkan juga. Minggu,... (Baca lanjutannya!)
Menyiasati Kecamuk Separatisme di Negeri Kelelawar (5)

Kisah ini merupakan bagian ke-5 dari serial “Negeri Kelelawar”. Yang belum sempat membaca, silakan nikmati dulu kisah Menagih Janji... (Baca lanjutannya!)
View blog authorityView blog reactionsDirgahayu Negeriku!
63 tahun sudah masa-masa heroik itu berlalu. Meski kini tampak sempoyongan menanggung beban, kau masih kokoh dan perkasa. Kini, musuh yang tampak di depan mata adalah kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan. Presiden boleh berganti, para menteri boleh datang dan pergi menduduki kursi, para anggota dewan boleh terus berkoar di atas mimbar kampanye mengobral janji-janji, para koruptor boleh bersilat lidah dan menyembunyikan bukti-bukti, tetapi aku yakin, warna merah darah dan putih tulangmu akan terus menjadi saksi peradaban dari generasi ke generasi. Seiring... (Baca lanjutannya!)
Balada Gadis Kecil Berambut Ekor Kuda
(buat para pejuang yang tak tercantum dalam sejarah, tanpa nama dan prasasti) Seorang gadis kecil menenteng foto kakeknya yang kusam tanpa bingkai Kepada para tetangga, dia selalu bilang “Ini foto kakekku! Seorang pejuang yang gagah berani!” Para tetangga membuang muka dan meludah Kebencian menyeruak dari wajah-wajah yang sinis Gadis kecil berambut ekor kuda tak putus asa Dia bawa foto kakeknya yang kusam itu dari desa ke desa, dari kota ke kota Wajah gadis kecil berambut ekor kuda itu selalu ceria, tapi menyunggingkan senyum kegamangan Tak... (Baca lanjutannya!)














