Bhisma pun Menepati Dharmanya
Wednesday, 3 February 2010 (04:40) | 241 pembaca | 115 komentar

Dalang: Ki Sawali Tuhusetya Padang Kurusetra benar-benar menjadi lembah kematian. Bau anyir darah menyeruak ke segala sudut dan penjuru lembah. Mayat-mayat berserakan tak tentu arah bagaikan gugusan bangkai babi hutan yang terjagal para pemburu liar. Moncong burung-burung bangkai berpesta, menerbang.... (selanjutnya?)
Bima Suci: Guru yang Ternistakan
Wednesday, 16 September 2009 (01:28) | 967 pembaca | 171 komentar

Suasana negeri Hastina mendadak gerah. Angin kemarau yang meluncur dari Gunung Argakelasa seperti memancarkan aura panas yang membadai dan mengancam. Pepohonan kering dan meranggas. Bumi Hastina seperti dihantam badai panas dan kekeringan yang panjang dan dahsyat. Istana Hastina yang biasanya sejuk.... (selanjutnya?)
Ketika Blok Indraprasta Terlepas
Sunday, 7 June 2009 (22:16) | 297 pembaca | 94 komentar

Wajah Yudistira memerah seperti kepiting rebus. Sorot kamera para juru foto bagaikan mata kilat yang hendak merobek-robek wajahnya. Pandangan matanya tertunduk. Tak hanya Indraprasta yang kini telah hilang, tetapi juga seluruh prajurit, saudara-saudaranya, dan Drupadi, isteri tercintanya. Perangkap .... (selanjutnya?)
Ambika dan Ambalika Menuai Badai
Friday, 15 May 2009 (01:03) | 318 pembaca | 80 komentar

Dada Dewi Ambika dan Ambalika yang sintal bergetar setiap kali kedua bola matanya menatap wajah Bhisma. Dua perempuan dari negeri Kasi itu tak juga mengerti kenapa lelaki pujaannya itu tetap bergeming; dingin dan cuek. Jangankan menyentuh, sekadar melirik pun tak pernah mau melakukannya. Padahal, se.... (selanjutnya?)
Ketika Bhisma Diburu Bayangan Dewi Amba
Saturday, 10 January 2009 (21:55) | 849 pembaca | 150 komentar

Bhisma menelan ludah. Napasnya tiba-tiba terasa sesak. Dadanya yang bidang turun-naik. Berulang-ulang, lelaki berdarah biru yang telah bersumpah untuk tidak mencium bau ketiak perempuan itu mengernyitkan kening. Wajahnya yang tampan seperti diselimuti kabut. Tiba-tiba saja bayangan Amba berkelebat. .... (selanjutnya?)
















