“Perang Sastra” Terus Berlanjut?
Belum mereda imbas “perang sastra” antara Taufiq Ismail dan Hudan Hidayat tentang “Gerakan Syahwat Merdeka”, kini dunia sastra Indonesia mutakhir kembali menabuh genderang perang antara kubu Boemipoetra dan Teater Utan Kayu (TUK). Kubu Boemipoetra yang dikomandani oleh Saut Situmorang (SS) sangat agresif menyerang kubu TUK yang digawangi oleh Goenawan Muhammad (GM). Dengan nada “provokatif”, penyair eksentrik itu bilang bahwa TUK adalah agen imperialisme Liberalisme-Kapitalisme, terutama Amerika Serikat, dalam jagat sastra Indonesia, lewat program-program sastranya. Mudahnya akses bagi orang-orang TUK dan sekutunya ke program-program di Amerika Serikat, seperti program menulis Iowa itu, misalnya, sementara... (Baca lanjutannya!)
Kenapa Blog Ini Jadi Boros Bandwith?
Selama dua hari (Senin-Selasa, 28-29 Januari 2008), saya kembali didaulat oleh LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Semarang, Jawa Tengah, untuk mendampingi rekan-rekan sejawat guru mata pelajaran Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah untuk membuat blog. Ini merupakan angkatan ke-4 alias yang terakhir. Liputan guru go-blog sebelumnya bisa dibaca di sini dan di sini. Totalnya ada sekitar 330 guru dari Kabupaten Banyumas yang go-blog. Ada perasaan suka dan duka yang tumpah di laboratorium komputer itu. Sukanya, bisa menemani rekan-rekan sejawat yang tengah terjangkiti “virus” ngeblog itu sambil memperbanyak silaturahmi. Dukanya, kalau konek internet tiba-tiba ngadad. Arghhhhh … Harus... (Baca lanjutannya!)













