Home | Kearifan Lokal

Menuju Kendal Mandiri: Refleksi Hari Jadi Ke-405

(27 July 2010, 510 pembaca, 72 respon)

Menuju Kendal Mandiri: Refleksi Hari Jadi Ke-405 Tanggal 28 Juli 2010, Kendal telah berusia 405 tahun. Penetapan Hari Jadi Kendal tidak serta-merta lahir begitu saja, tetapi melalui perdebatan yang panjang. Hari Jadi Kabupaten Kendal yang biasanya diperingati setiap 26 Agustus akhirnya diubah menjadi 28 Juli setiap tahunnya. Hal itu disampaikan oleh Prof. Juliati Suroyo ketika menyampaikan pemaparan hasil seminar hari jadi yang di lakukan pada 6 Agustus 2006 yang silam. Perubahan... 

Kastanisasi dan Elitisme di Balik Sekolah RSBI

(9 June 2010, 737 pembaca, 97 respon)

Kastanisasi dan Elitisme di Balik Sekolah RSBIBaru-baru ini, Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen), Kemendiknas, Suyanto mengungkapkan, 18 sekolah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dicabut izinnya karena dinilai tidak memenuhi persyaratan pendirian. Selain itu, ada indikasi terjadinya penurunan standar dan mutu pendidikan di sekolah-sekolah yang bersangkutan. Adapun 18 sekolah RSBI yang dicabut izinnya tersebut terdiri dari delapan... 

Nilai-nilai Pancasila, Riwayatmu Kini!

(1 June 2010, 1,575 pembaca, 67 respon)

Nilai-nilai Pancasila, Riwayatmu Kini!(Renungan dan refleksi mini di hari kelahiran Pancasila) Kita sungguh sedih menyaksikan berbagai aksi brutal dan kanibal yang tak pernah berhenti menggoyang sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Perilaku kekerasan berbasiskan primordialisme sempit dan SARA di negeri multikultur ini seolah-olah telah menjadi budaya yang mengakar dan memfosil dalam ruang memori dan batin anak-anak bangsa. Aksi bakar-bakaran, perusakan, penganiayaan,... 

Dari Siskamling hingga Pak Susno

(30 May 2010, 356 pembaca, 53 respon)

Dari Siskamling hingga Pak SusnoMalam ini, Kang Sukri kena giliran ronda. Bersama Lik Sukadi dan Kang Sandimin, dia –sesuai kesepakatan dalam rapat RT— harus mengambili jimpitan dan berjaga-jaga hingga lepas dini hari. Bagi Kang Sukri, ronda Siskamling bukanlah pekerjaan berat. Sambil wedangan, ngobrol, main catur, bahkan gaple pun jadi. Meski demikian, toh tak jarang yang mangkir dari kewajibannya. Boro-boro berjaga-jaga hingga lepas dini hari, mengambili... 

Dari Banjarnegara ke Donohudan: Sebuah Refleksi Pendidikan dan Budaya

(20 May 2010, 251 pembaca, 32 respon)

Dari Banjarnegara ke Donohudan: Sebuah Refleksi Pendidikan dan BudayaSelama hampir sepekan ini, aktivitas ngeblog saya agak tersendat. Terhitung mulai 12-16 Mei 2010, saya sedang “melancong” dari Banjarnegara ke Donohudan, Boyolali. 12-13 Mei, saya didaulat untuk mendampingi rekan-rekan sejawat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (FKMGMP) Banjarnegara untuk membuat blog. Usai kegiatan di Banjarnegara, langsung meluncur ke Donohudan, Boyolali, untuk menjadi juri... 

Aksi Para Pendekar Tidar di Tlatah Pendidikan

(10 May 2010, 349 pembaca, 67 respon)

Aksi Para Pendekar Tidar di Tlatah PendidikanMinggu, 9 Mei 2010, saya menghadiri undangan para Pendekar Tidar yang sedang punya hajat menggelar HUT I dan memeringati Hardiknas 2010 dengan menyelenggarakan seminar pendidikan bertajuk “Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Pembelajaran dan Penulisan Multimedia dalam Menunjang Kegiatan Belajar Mengajar”. Sungguh berbahagia saya bisa hadir di tengah-tengah hajatan itu bersama Mas Gunawan Julianto (Komunitas Rumah Pelangi)... 

Membangun Karakter Bangsa melalui Festival dan Lomba Seni

(29 April 2010, 756 pembaca, 47 respon)

Membangun Karakter Bangsa melalui Festival dan Lomba SeniTanggal 26-28 April 2010, saya bersama beberapa rekan sejawat didaulat untuk menjadi juri dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa SD Tingkat Prov. Jawa Tengah Tahun 2010 di Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Dalam pandangan awam saya, festival dan lomba yang digelar secara berjenjang melalui seleksi dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional tersebut memiliki makna strategis untuk mendekatkan anak-anak... 

Menjadi Bangsa Pelupa

(15 April 2010, 489 pembaca, 102 respon)

Menjadi Bangsa PelupaMungkin ada benarnya kalau ada yang bilang bangsa kita tergolong sebagai bangsa pelupa. Jauh sebelum peradaban modern muncul, orang tua kita menciptakan sebuah adagium, “lupa kacang akan kulitnya”, untuk menggambarkan karakter orang yang lupa akan asal-usul dan jati dirinya. Orang tua Jawa bilang, “wong melik nggendhong lali”, untuk menggambarkan karakter orang yang suka mabuk kekuasaan seperti dalam repertoar “Petruk... 

Episode “Perang Kembang” dan Jalan Kebajikan

(9 April 2010, 488 pembaca, 136 respon)

Episode “Perang Kembang” dan Jalan KebajikanTerkuaknya aroma korupsi dalam skandal perpajakan yang memunculkan nama Gayus Tambunan, bisa jadi baru satu dari sekian mafia yang sempat terendus. Konon, masih banyak aroma busuk penggelapan uang rakyat dan negara yang tak tercium. Berbagai skandal dan mafia yang terjadi itu makin menegaskan bukti kalau korupsi yang berlangsung di negeri ini memang sudah menggurita di berbagai lapis dan lini birokrasi. Bahkan, aparat penegak hukum... 

Dongeng dan Fenomena Kekerasan

(31 March 2010, 505 pembaca, 121 respon)

Dongeng dan Fenomena KekerasanBenarkah bangsa kita telah kehilangan sikap ramah? Benarkah bangsa kita telah kehilangan nilai-nilai kearifan sehingga setiap masalah mesti diselesaikan dengan cara-cara kekerasan, vulgar, dan vandalistik? Ke manakah nilai-nilai keluhuran budi yang dulu pernah menjadi kenyataan karakter dan kepribadian bangsa yang tak terbantahkan itu? Sudah tak ada ruangkah bagi anak-anak masa depan negeri ini untuk membangun karakter yang kokoh... 
Catatan Sawali Tuhusetya is proudly powered by WordPress (68 queries: 0.814 seconds)
Valid CSS & XHTML | KBP