Home | Pentas
Menuju Kendal Mandiri: Refleksi Hari Jadi Ke-405
(27 July 2010, 510 pembaca, 72 respon)
Tanggal 28 Juli 2010, Kendal telah berusia 405 tahun. Penetapan Hari Jadi Kendal tidak serta-merta lahir begitu saja, tetapi melalui perdebatan yang panjang. Hari Jadi Kabupaten Kendal yang biasanya diperingati setiap 26 Agustus akhirnya diubah menjadi 28 Juli setiap tahunnya. Hal itu disampaikan oleh Prof. Juliati Suroyo ketika menyampaikan pemaparan hasil seminar hari jadi yang di lakukan pada 6 Agustus 2006 yang silam. Perubahan... Membangun Karakter Bangsa melalui Festival dan Lomba Seni
(29 April 2010, 756 pembaca, 47 respon)
Tanggal 26-28 April 2010, saya bersama beberapa rekan sejawat didaulat untuk menjadi juri dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa SD Tingkat Prov. Jawa Tengah Tahun 2010 di Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Dalam pandangan awam saya, festival dan lomba yang digelar secara berjenjang melalui seleksi dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional tersebut memiliki makna strategis untuk mendekatkan anak-anak... Tags: Festival seni, Kearifan Lokal
Episode “Perang Kembang” dan Jalan Kebajikan
(9 April 2010, 488 pembaca, 136 respon)
Terkuaknya aroma korupsi dalam skandal perpajakan yang memunculkan nama Gayus Tambunan, bisa jadi baru satu dari sekian mafia yang sempat terendus. Konon, masih banyak aroma busuk penggelapan uang rakyat dan negara yang tak tercium. Berbagai skandal dan mafia yang terjadi itu makin menegaskan bukti kalau korupsi yang berlangsung di negeri ini memang sudah menggurita di berbagai lapis dan lini birokrasi. Bahkan, aparat penegak hukum... Tags: gayus tambunan, korupsi
Menikmati Panggung “Pluralisme” Gaya Kyai Kanjeng
(17 January 2010, 644 pembaca, 166 respon)
“Bulan Pecah” di Tanah Bahureksa
(10 May 2009, 410 pembaca, 71 respon)
Muhibah kesenian berlabel “Musikalisasi Puisi Bulan pecah” itu akhirnya tergelar juga. Sabtu malam, 9 Mei 2009, aula koperasi Kantor Departemen Agama Kab. Kendal, menjadi saksi sebuah perhelatan unjuk karya kreatif penyair Semarang, Soekamto, melalui antologi puisinya “Bulan Pecah” yang digelar atas kerja sama antara Dewan Kesenian Kendal (DK2) dan Dewan Kesenian Semarang (Dekase).
“Selain sebagai media untuk memberikan... 










