Top

Tayangan TV yang Bias Gender

Saturday, 13 September 2008 | 582 pembaca | 47 komentar
Kategori: Budaya, Opini, Pendidikan, Refleksi

Saya bukanlah pengamat media. Namun, perasaan saya sering kalut ketika menyaksikan tayangan televisi yang makin tidak membumi, bertentangan dengan akal sehat, jauh dari nilai-nilai edukatif, bahkan sangat bias gender. Sesekali, amatilah tayangan hiburan yang demikian marak di layar gelas itu. Sebagian besar tayangan hiburan yang terdedahkan (nyaris) tak lagi mengindahkan nilai-nilai kesantunan dan kelayakan buat publik. Yang lebih mencemaskan, ketika trend dunia sudah mulai mengarah pada upaya pemuliaan harkat dan martabat kaum perempuan, dunia TV kita justru beramai-ramai mengeksploitasinya. Tubuh kaum perempuan yang memang memiliki daya pesona dan daya pikat “dijual” melalui produk-produk iklan untuk kepentingan kaum kapitalis demi menegakkan... (Baca lanjutannya!)

Saya Sedang Mencari Tuhan

Monday, 25 August 2008 | 525 pembaca | 60 komentar
Kategori: Budaya, Kearifan Lokal, Pendidikan, Refleksi, Sastra

Untuk ke sekian kalinya, Aula Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi, Kabupaten Kendal, menjadi saksi sebuah perhelatan sastra. Minggu, 24 Agustus 2008 (pukul 09.00-13.30), penyair Dharmadi (Purwokerto) hadir menemui publik sastra Kendal. Tak kurang, sekitar 100 peminat dan pencinta sastra dari kalangan guru, mahasiswa, siswa SMP/SMA/MAN, dan masyarakat umum mengapresiasi sekaligus membedah teks-teks puisi karya penyair kelahiran Semarang, 30 September 1948, itu. Secara khusus, penyair yang kini menetap di Tegal (Jateng) itu mendedahkan antalologi puisi terbarunya, “Jejak Sajak” yang diterbitkan secara mandiri. Acara diawali dengan pembacaan dua buah puisi oleh awak Teater Semut Kendal yang sekaligus juga menjadi penjaga gawang acara.... (Baca lanjutannya!)