Mampukah Pemberdayaan MGMP Menjadi “Therapi Kejut” bagi Guru?
Kategori: Budaya, Kurikulum, Opini, Politik, Refleksi, edufiesta
Secara jujur harus diakui, keberadaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) selama ini terkesan “mandul” dan belum memiliki peran yang bermakna dalam melakukan perubahan substansial dan mendasar dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Yang menyedihkan, MGMP dinilai hanya merupakan “tangan panjang” birokrasi semacam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) atau Dinas Pendidikan. MGMP lebih terkesan membela kepentingan birokrasi ketimbang memberdayakan guru. Sikap kritis dan responsif para guru pun dianggap sebagai “kerikil” yang harus disingkirkan. Yang lebih menyedihkan, MGMP dinilai hanya dijadikan “jembatan” bagi guru tertentu untuk memburu jenjang karier yang lebih tinggi, misalnya kepala sekolah atau jabatan kependidikan... (Baca lanjutannya!)
Ketika Kobaran Api Mengepung Shinta
Kategori: Budaya, Kearifan Lokal, Opini, Refleksi, Tradisi
Dalang: Ki Sawali Tuhusetya Sisa-sisa perang dahsyat masih terasa. Di sana-sini, terlihat gedung-gedung, kantor-kantor pemerintah, rumah-rumah penduduk, atau bangunan lain yang porak-poranda; hangus dan hancur berkeping-keping bercampur darah kering; darah para korban perang yang tak berdosa. Bau busuk mayat yang tak sempat terkubur menyengat hidung. Peristiwa tragis yang meluluh-lantakkan sendi-sendi peradaban dunia pewayangan baru saja berlangsung. Hampir dua bulan lamanya, para penduduk dipaksa hidup dalam ancaman desingan peluru, ledakan bom, atau dentuman meriam. Dampaknya benar-benar dahsyat. Dalam sekejap, bumi Alengka (nyaris) rata dengan tanah, kecuali kawasan-kawasan tertentu yang dinyatakan sebagai zona bebas perang. Memang, perang... (Baca lanjutannya!)













