Puisi Bahasa Banjar Ali Syamsudin Arsi

31 Juli 2012 (23:05)Puisi Bahasa Banjar Ali Syamsudin Arsi

(Beberapa waktu yang lalu, penyair Banjar, Ali Syamsudin Arsi, mengirimi saya dua buah puisi via email. Meski kurang mengerti dengan makna, baik yang tersurat maupun yang tersirat di dalamnya, kedua puisi berikut ini layak dinikmati, setidaknya dari sisi rima dan keindahan iramanya. Selamat menikmati!) Puisi-puisi Bahasa Banjar...

Buku sebagai Penjaga Peradaban

27 Juli 2012 (17:51)Buku sebagai Penjaga Peradaban

Dalam waktu yang hampir bersamaan, saya mendapatkan kiriman tiga buku yang cukup menarik dari tiga sahabat. Pertama, dari sahabat Budi Maryono, sastrawan dan jurnalis yang kini mengelola Penerbit Gigih Pustaka Mandiri. Buku ini merupakan kompilasi tulisan karya dua penulis, yakni Wiwien Wintarto bertajuk Dongeng Karya Sendiri...

Gumamku Tersekat Saat Menatap Minah Terjebak dalam Sekap

24 Juli 2012 (01:14)Gumamku Tersekat Saat Menatap Minah Terjebak dalam Sekap

(semacam taburan bunga di atas puisi ‘Minah Tetap Dipancung’ dalam buku “Atas Nama Cinta” karya Denny JA) Oleh: Ali Syamsudin Arsy Perjalananku pun sesekali terkepung oleh ingatanku sendiri yang sangat menggumpal di benak walau dalam penat, saat-saat penyelesaian akhir dari pembacaan – untuk yang kesekian kalinya –...

Catatan Belati dari Tragedi Dua Lelaki

22 Juli 2012 (18:37)Catatan Belati dari Tragedi Dua Lelaki

(sebuah ruang pembacaan atas puisi ‘Bunga Kering Perpisahan’ dalam buku “Atas Nama Cinta”  karya Denny JA) Oleh: Ali Syamsudin Arsy Dewi telah membelah satu tubuh ke dalam bentuk dua jiwa dengan bedah belati, dari kedua sisi berdasar sikap pandang atas nama ‘cinta’ dan pula ‘agama’. Bagi Joko pernikahan itu...