Home » Blog » Blog Mahayana-mahadewa.com Tak Jadi Terkubur

Blog Mahayana-mahadewa.com Tak Jadi Terkubur

Alhamdulillah, salah satu blog ber-content sastra, mahayana-mahadewa.com, yang selama ini menjadi rujukan para pemerhati dan pencinta sastra, tak jadi terkubur. Awalnya saya hanya sekadar iseng ketika bertemu dengan Pak Maman S. Mahayana, dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI yang kini menjadi dosen tamu di Hankuk University of Foreign Studies, Korea, saat bersama-sama menjadi juri dalam seleksi naskah peserta Olimpiade Sastra Indonesia (OSI) Siswa SD di Hotel Patra, Jakarta, 23-25 Agustus 2010 yang silam. Dengan nada canda dan slengekan, saya bertanya kepada Pak Maman, demikian saya biasa menyapanya, mengapa blognya tidak lagi di-update? Tidak kasihankah kepada para pemburu asupan gizi sastra yang terpaksa harus pulang dengan tangan hampa setelah tahu Pak Maman tidak lagi menyajikan esai dan kritik sastra mutakhir? Haruskah rumah maya yang selama ini telah berhasil memikat perhatian para pencinta sastra itu dibiarkan merana tak terurus?

mahayana-mahadewa.comDalam suasana santai, sekitar pukul 23.00 WIB, Pak Maman bilang bahwa ia tak lagi sempat untuk meng-update blog, padahal naskah tulisan yang bisa di-publish bejibun jumlahnya. Lantaran penasaran, saya pun iseng meminta username dan password admin blognya. Siapa tahu saya bisa membantunya. Ketika dashboard berhasil saya buka, ternyata engine wordpress yang digunakan sudah terlalu “tua”. Kalau tidak salah versi 2.6. Lagi pula, blognya telah dihujani komentar spam hingga ribuan jumlahnya. Hmm …. benar-benar blog yang tak terawat, pikir saya. Namun, saya belum bisa berbuat apa-apa untuk melakukan “maintenance”, lantaran harus melalui cpanel.

Akhirnya, dengan niat untuk ikut membantu mengurus blog Pak Maman, saya pun meminta username dan password cpanel, ruang yang paling tepat dan lengkap untuk melakukan “maintenance” blog ber-engine wordpress. Pak Maman yang didera kesibukan luar biasa itu pun setuju dan berjanji untuk mengirimkannya lewat email. Alhamdulillah, setelah Pak Maman pulang ke Korea beberapa hari kemudian, username dan password cpanel pun dikirimkan.

Ketika cpanel berhasil saya buka, ternyata space dan bandwith yang disediakan pihak hosting tergolong pas-pasan. Space-nya hanya 100MB dengan bandwith sebesar 2GB. Untuk ukuran blog yang diburu banyak orang, pastilah kapasitas space dan bandwith yang hanya sebesar itu sangat tidak mendukung. Saya agak khawatir, bandwith cepat limit sehingga tak bisa diakses. Blog saya saja butuh space 300MB dengan bandwith 30GB. Namun, untuk sementara tak apalah. Yang penting, proses “maintenance” bisa dilakukan, terutama untuk meng-upgrade wordpress versi terbaru dan beberapa plugin pendukungnya.

Alhamdulillah, setelah dua hari saya meng-upgrade wordpress terbaru, meng-install beberapa plugin pendukung, dan mengoprek theme-nya, blog MAHAYANA-MAHADEWA.COM tampak lebih fresh. Beberapa tulisan Pak Maman yang dikirim lewat email pun sudah berhasil saya posting. Namun, beberapa hari kemudian, kekhawatiran saya benar-benar terbukti. Lewat SMS, Pak Maman mengabarkan bahwa blognya tak bisa diakses; selalu muncul pesan “bandwith limit exceeded”. Ya, ya, blog yang ber-content bagus seperti MAHAYANA-MAHADEWA.COM pasti mulai diakses banyak pengunjung sehingga kapasitas bandwith sebesar 2GB tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan akses selama satu bulan. Saya hanya bisa menyarankan kepada Pak Maman agar kapasitas space dan bandwith-nya diperbesar.

Namun, hampir sepekan lamanya, blog MAHAYANA-MAHADEWA.COM belum juga bisa diakses, sampai akhirnya Pak Maman kembali mengirim SMS: “Bagaimana dengan blog mahayana? Apa diikhlaskan saja hilang dari dunia maya?” Duh, spontan saya jawab: “Saya orang pertama yang tidak rela kalau blog mahayana dikubur, Pak!” Hingga lebih dari tiga hari, rupanya Pak Maman belum juga menghubungi pihak hosting untuk memperbesar kapasitas space dan bandwith. Blognya masih juga belum bisa diakses, bahkan Pak Maman berkeinginan untuk membuat blog dengan domain dan hosting baru. Namun, muncul persoalan, lantaran data blognya belum sempat di-back-up. Sungguh disayangkan kalau blog yang sudah berisi sekitar 260-an posting harus ganti baru.

Namun, alhamdulillah, beberapa hari kemudian, ternyata blog MAHAYANA-MAHADEWA.COM sudah bisa diakses. Ketika saya buka cpanel-nya, ternyata kapasitas space dan bandwith-nya sudah diperbesar menjadi 500MB dan 10GB lebih. Semoga kehadiran blog MAHAYANA-MAHADEWA.COM terus eksis dan berkibar dalam memberikan “pencerahan” di dunia sastra lewat postingan-postingan bermutu ala Maman S. Mahayana, seorang pengamat dan kritikus sastra yang cukup disegani di negeri ini. Sampeyan tertarik juga untuk berkunjung? Silakan meluncur ke TKP! Nah, salam budaya! ***

tentang blog iniTulisan berjudul "Blog Mahayana-mahadewa.com Tak Jadi Terkubur" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (26 September 2010 @ 19:53) pada kategori Blog. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0, memberikan respon, atau melakukan trackback dari blog Anda. Terima kasih atas kunjungan, silaturahmi, saran, dan kritik Anda selama ini. Salam budaya!

Ada 84 komentar dalam “Blog Mahayana-mahadewa.com Tak Jadi Terkubur

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *