W3 Total Cache: Plugin Cache Powerfull

Blog

Oleh: Sawali Tuhusetya

Sudah lama saya mencari fitur atau tool yang bisa dipakai untuk mempercepat speed blog. Maklum, blog ini tergolong berat kalau diakses akibat banyaknya gambar, script, atau plugin di dalamnya. Mau dilepas? Hmm … gambar, script, atau plugin yang ada masih cukup membantu untuk mendukung “roh” blog ini agar tetap hidup.

Sudah berbagai cara saya coba, seperti menggunakan plugin WP Super Cache atau DB Cache Reloaded. Bahkan, saya juga telah mempraktikkan berbagai tutorial yang bertaburan di halaman google. Namun, semuanya nihil. Blog ini tetap saja lamban dan lemot. Ketika saya menggunakan plugin WP Super Cache, yang konon bisa digunakan untuk men-cache content blog, yang terjadi justru error di sana-sini. Komentar di bawah postingan selalu white-blank. Yang menyedihkan, blog ini sering overload, sehingga tak bisa digunakan untuk proses update. Akhirnya, saya mesti mengecek plugin satu persatu secara manual. Ternyata, plugin WP Super Cache itulah penyebabnya. Saya pun beralih menggunakan plugin DB Cache Reloaded. Namun, plugin yang amat simple ini juga tidak banyak membantu. Blog tetap saja bergerak lamban, lebih-lebih kalau fitur slider di homepage saya pasang. Makin kacau deh loading-nya.

Saya pun mencoba menggunakan script minify yang konon bisa digunakan untuk mengoptimalkan dan mengompres kode script dan css. Namun, mungkin ini juga lataran ke-gaptek-an saya, yang terjadi justru tampilan blog jadi kacau dan hancur.

Ketika saya iseng bertanya tentang plugin cache kepada Mbah Google, di sana saya ditunjukkan banyak pilihan. Akhirnya, saya pun mencoba plugin W3 Total Cache, yang selama ini belum pernah saya gunakan. Plugin besutan fredericktownes ini tergolong plugin cache powerfull berkekuatan ganda yang bisa digunakan untuk meningkatkan performa dan optimasi blog bermesin wordpress. Plugin ini konon juga digunakan berbagai situs populer, seperti mashable.com, smashingmagazine.com, makeuseof.com, kiss925.com, pearsonified.com, lockergnome.com, tutsplus.com, johnchow.com, ilovetypography.com, webdesignerdepot.com, css-trik com, atau yoast.com.

W3 Total Cache konon juga mampu meningkatkan kinerja server, menyembunyikan setiap aspek dari situs, mengurangi waktu load, dan terintegrasi dengan content delivery network (CDN), sehingga memberikan kemudahan pada jaringan pengiriman content. Yang cukup menjanjikan, plugin ini konon juga mampu meningkatkan performa situs atau blog 10 kali lipat (memperbaiki speed karena terintegrasi dengan YSlow atau Google Page Speed) ketika konfigurasi plugin di-setting secara benar dan menyeluruh. Bahkan, juga mampu meningkatkan tingkat konversi dan “performa situs” yang memengaruhi peringkat situs atau blog di Google.com.

Screenshot install dan setting bisa dilihat pada spoiller berikut ini!

settingsettingsettingsettingsettingsettingsettingsetting

Yang tertarik untuk menggunakan plugin ini, silakan unduh di sini atau di sini. Sampeyan juga bisa langsung install dengan memanfaatkan tab search plugin pada dashbord blog! Petunjuk install dan setting selengkapnya bisa dibaca di sini! Nah, rasakan perbedaan dan sensasinya! ***

tentang blog iniTulisan berjudul "W3 Total Cache: Plugin Cache Powerfull" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (24 September 2010 @ 22:18) pada kategori Blog. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0, memberikan respon, atau melakukan trackback dari blog Anda. Terima kasih atas kunjungan, silaturahmi, saran, dan kritik Anda selama ini. Salam budaya!

Tulisan lain yang berkaitan:

Plugin Wordpress dan Add-ons Firefox yang Perlu DigunakanPlugin WordPress dan Add-ons Firefox yang Perlu Digunakan (19 Desember 2012, 67307 pembaca, 33 respon): Oleh: Sawali Tuhusetya Dalam beberapa hari terakhir ini saya mencoba untuk mengoptimalkan...
Mengapa Saya Memilih Plugin KStats Reloaded?Mengapa Saya Memilih Plugin KStats Reloaded? (25 Mei 2011, 56969 pembaca, 50 respon): Sejak 15 Mei 2011 yang lalu, saya memasang plugin kStats untuk merekam statistik blog ini. Memang...
Mohon Maaf: Saya Mencopot Gravatar dan CommentluvMohon Maaf: Saya Mencopot Gravatar dan Commentluv (30 Januari 2011, 79244 pembaca, 236 respon): Sahabat-sahabat blogger yang saya hormati, sungguh, saya mohon maaf apabila blog ini tidak lagi...
Delete-Revision: Plugin “Wajib” untuk WordpressDelete-Revision: Plugin “Wajib” untuk WordPress (22 Agustus 2010, 48608 pembaca, 100 respon): Sahabat-sahabat bloger yang mengelola blog dengan domain dan hosting berbayar seringkali direpotkan...
Memajang Postingan Terkait dan Thumbnail Tanpa PluginMemajang Postingan Terkait dan Thumbnail Tanpa Plugin (18 Juli 2010, 30185 pembaca, 132 respon): Ketika jalan-jalan ke blog Mas Jauhari, saya menemukan postingan bagus tentang pemasangan kode...

Ada 83 komentar dalam “W3 Total Cache: Plugin Cache Powerfull

  1. pa sawali saya masih menggunakan WP Super Cache..tp itupun masih cukup menurut saya..memang blognya pak sawali krn byk plugin, gambar,script jadinya ya berat..hehe…mungkin cocoknya pake w3 total chace itu pak (applause)

    • iya, mas ginting. memang bener, kok. tidak semua plugin kompatibel dengan karakter setiap blog. ketika menggunakan super cache yang terjadi justru error mlulu. syukurlah mas ginting malah cocok pakai super cache.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>