Jumat, 18 April 2014

Friday, 24 September 2010 (22:18) | Blog | 15707 pembaca | 83 komentar

Blog

Oleh: Sawali Tuhusetya

Sudah lama saya mencari fitur atau tool yang bisa dipakai untuk mempercepat speed blog. Maklum, blog ini tergolong berat kalau diakses akibat banyaknya gambar, script, atau plugin di dalamnya. Mau dilepas? Hmm … gambar, script, atau plugin yang ada masih cukup membantu untuk mendukung “roh” blog ini agar tetap hidup.

Sudah berbagai cara saya coba, seperti menggunakan plugin WP Super Cache atau DB Cache Reloaded. Bahkan, saya juga telah mempraktikkan berbagai tutorial yang bertaburan di halaman google. Namun, semuanya nihil. Blog ini tetap saja lamban dan lemot. Ketika saya menggunakan plugin WP Super Cache, yang konon bisa digunakan untuk men-cache content blog, yang terjadi justru error di sana-sini. Komentar di bawah postingan selalu white-blank. Yang menyedihkan, blog ini sering overload, sehingga tak bisa digunakan untuk proses update. Akhirnya, saya mesti mengecek plugin satu persatu secara manual. Ternyata, plugin WP Super Cache itulah penyebabnya. Saya pun beralih menggunakan plugin DB Cache Reloaded. Namun, plugin yang amat simple ini juga tidak banyak membantu. Blog tetap saja bergerak lamban, lebih-lebih kalau fitur slider di homepage saya pasang. Makin kacau deh loading-nya.

Saya pun mencoba menggunakan script minify yang konon bisa digunakan untuk mengoptimalkan dan mengompres kode script dan css. Namun, mungkin ini juga lataran ke-gaptek-an saya, yang terjadi justru tampilan blog jadi kacau dan hancur.

Ketika saya iseng bertanya tentang plugin cache kepada Mbah Google, di sana saya ditunjukkan banyak pilihan. Akhirnya, saya pun mencoba plugin W3 Total Cache, yang selama ini belum pernah saya gunakan. Plugin besutan fredericktownes ini tergolong plugin cache powerfull berkekuatan ganda yang bisa digunakan untuk meningkatkan performa dan optimasi blog bermesin wordpress. Plugin ini konon juga digunakan berbagai situs populer, seperti mashable.com, smashingmagazine.com, makeuseof.com, kiss925.com, pearsonified.com, lockergnome.com, tutsplus.com, johnchow.com, ilovetypography.com, webdesignerdepot.com, css-trik com, atau yoast.com.

W3 Total Cache konon juga mampu meningkatkan kinerja server, menyembunyikan setiap aspek dari situs, mengurangi waktu load, dan terintegrasi dengan content delivery network (CDN), sehingga memberikan kemudahan pada jaringan pengiriman content. Yang cukup menjanjikan, plugin ini konon juga mampu meningkatkan performa situs atau blog 10 kali lipat (memperbaiki speed karena terintegrasi dengan YSlow atau Google Page Speed) ketika konfigurasi plugin di-setting secara benar dan menyeluruh. Bahkan, juga mampu meningkatkan tingkat konversi dan “performa situs” yang memengaruhi peringkat situs atau blog di Google.com.

Screenshot install dan setting bisa dilihat pada spoiller berikut ini!

settingsettingsettingsettingsettingsettingsettingsetting

Yang tertarik untuk menggunakan plugin ini, silakan unduh di sini atau di sini. Sampeyan juga bisa langsung install dengan memanfaatkan tab search plugin pada dashbord blog! Petunjuk install dan setting selengkapnya bisa dibaca di sini! Nah, rasakan perbedaan dan sensasinya! ***

Tags:

Tulisan berjudul "W3 Total Cache: Plugin Cache Powerfull" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (24 September 2010 @ 22:18) pada kategori Blog. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0, memberikan respon, atau melakukan trackback dari blog Anda. Terima kasih atas kunjungan, silaturahmi, saran, dan kritik Anda selama ini. Salam budaya!

Tulisan lain yang berkaitan:

Plugin WordPress dan Add-ons Firefox yang Perlu Digunakan (Wednesday, 19 December 2012, 28184 pembaca, 33 respon) Oleh: Sawali Tuhusetya Dalam beberapa hari terakhir ini saya mencoba untuk mengoptimalkan kecepatan loading blog yang selama ini bertingkah seperti...

Mengapa Saya Memilih Plugin KStats Reloaded? (Wednesday, 25 May 2011, 21175 pembaca, 50 respon) Sejak 15 Mei 2011 yang lalu, saya memasang plugin kStats untuk merekam statistik blog ini. Memang ada banyak pilihan plugin yang bisa dipasang,...

Mohon Maaf: Saya Mencopot Gravatar dan Commentluv (Sunday, 30 January 2011, 23313 pembaca, 235 respon) Sahabat-sahabat blogger yang saya hormati, sungguh, saya mohon maaf apabila blog ini tidak lagi menampilkan gravatar dan commentluv. Alasan saya...

Delete-Revision: Plugin “Wajib” untuk WordPress (Sunday, 22 August 2010, 19315 pembaca, 100 respon) Sahabat-sahabat bloger yang mengelola blog dengan domain dan hosting berbayar seringkali direpotkan dengan banyaknya jumlah revisi postingan di bawah...

Memajang Postingan Terkait dan Thumbnail Tanpa Plugin (Sunday, 18 July 2010, 11278 pembaca, 132 respon) Ketika jalan-jalan ke blog Mas Jauhari, saya menemukan postingan bagus tentang pemasangan kode postingan terkait tanpa plugin. Bagi sebagian blogger,...

BAGIKAN TULISAN INI:
EMAIL
|FACEBOOK|TWITTER|GOOGLE+|LINKEDIN
FEED SUBSCRIBE|STUMBLEUPPON|DIGG|DELICIOUS
RSSfacebooktwittergoogle+ pinterestlinkedinemail

Jika tertarik dengan tulisan di blog ini, silakan berlangganan
secara gratis melalui e-mail!

Daftarkan e-mail Anda:

83 komentar pada "W3 Total Cache: Plugin Cache Powerfull"

  1. mubaroki says:

    kisahnya seperti saya pak :malus

  2. I’m not sure where you are getting your information, but good topic. I needs to spend some time learning much more or understanding more. Thanks for magnificent information I was looking for this info for my mission. wholesale jewelry websites

  3. oelil says:

    referensi bagus nih pak…mungkin pakainya nanti kalo blog sy sudah rame..hehehe (doh)

  4. julicavero says:

    pa sawali saya masih menggunakan WP Super Cache..tp itupun masih cukup menurut saya..memang blognya pak sawali krn byk plugin, gambar,script jadinya ya berat..hehe…mungkin cocoknya pake w3 total chace itu pak (applause)

    • iya, mas ginting. memang bener, kok. tidak semua plugin kompatibel dengan karakter setiap blog. ketika menggunakan super cache yang terjadi justru error mlulu. syukurlah mas ginting malah cocok pakai super cache.

  5. red says:

    bole juga saya pakai di blog dot com saya. saya juga pernah make yg wp super cache, tapi error melulu :P. makasih yah pak atas infonya

Leave a Reply