06Sep 2010 88 Comments1,889 pembaca
Buku D. Kemalawati dan Award Pak Eka
Beberapa hari yang lalu, sahabat saya D. Kemalawati, sastrawati Aceh yang sudah menerbitkan banyak buku, baik esai, puisi, cerpen, maupun novel, mengirimi saya 8 buah buku yang tak ternilai harganya buat saya.








Pertama, “Pembelaan Seorang Guru: Sepuluh Pembelaan”. Buku ini memuat 10 artikel yang berkaitan dengan masalah-masalah pendidikan. Melalui artikel-artikel tersebut makin terbukti bahwa Mbak Kemala –demikian saya biasa menyapanya– bukan seorang “guru kurikulum” yang hanya menjejalkan dan men-transfer ilmu kepada peserta didik, melainkan seorang guru inspiratif dan kreatif, yang sanggup “mengawinkan” antara science dan seni. Ia yang seorang guru Matematika SMK 2 Banda Aceh, ternyata sangat piawai merawi kata menjadi adonan teks sastra yang indah dan eksotis. Lewat buku ini, Mbak Kemala mencoba mengkritisi dunia seorang guru dan berbagai persoalan pendidikan yang kian rumit dan kompleks.
Simak saja suara kritisnya berikut ini: “Lihatlah betapa mudahnya masyarakat menganggap guru bermental bobrok hanya karena meniadakan proses belajar-mengajar dalam rangka menuntut hak mereka yang mestinya telah dipenuhi dua tahun yang lalu … Sebenarnya yang berhak mendapat julukan tak bermoral itu adalah mereka yang bersekongkol menilep uang kesejahteraan yang menjadi hak guru. Uang kesejahteraan guru yang tak lebih dari uang jajan bagi anak seorang wakil rakyat (kata mereka sendiri yang punya kursi di parlemen) atau bagi seorang anak pejabat yang hanya cukup setengah bulan itu, harus ditunggu guru 7 bahkan sampai 12 bulan lamanya ….” (hal. 47-48). Hmm … suara kritis seorang guru yang bisa membuat merah telinga kaum elite, tak hanya di Aceh, tetapi juga wakil rakyat dan pejabat teras di negeri ini.
Kedua, novel “Seulusoh”. Dalam prolog dijelaskan bahwa awalnya hanya sebuah cerpen yang bercerita tentang seorang mahasiswi Akademi Kebidanan yang sedang magang di salah satu klinik bersalin. Ketika tsunami, ia bersama ibunya dan penduduk kampung tergulung dalam gelombang raya. Mereka mudah disapu ombak yang naik ke darat dengan kecepatan tinggi karena rumah mereka di daerah Lampulo, tak jauh dari bibir pantai. Tapi sang gadis tak selamanya tergulung di dalamnya. Ia terlempar ke atas dan menemukan seorang perempuan yang hampir melahirkan sedang mengejan di atas springbed yang melaju kencang dibawa arus. Hmm … membaca prolognya saja sudah menunjukkan bahwa teks novel ini sarat dengan konflik yang mengharukan. Novel ini mencoba mengangkat nilai-nilai kearifan lokal Aceh ketika dihadapkan pada sejumlah masalah hidup dan kehidupan.
Ketiga, kumpulan cerpen (kumcer) “Pada Tikungan Berikutnya” yang memuat 10 cerpen karya Musmarwan Abdullah, seorang PNS di Setdakab Pidie yang pernah menjadi Juara I Lomba Penulisan Cerpen Mahasiswa se-Aceh Balai Bahasa Aceh (2001). Keempat, “Menunggu Pagi Datang”, buku karya Sulaiman Tripa, sastrawan muda Aceh yang baru saja menulis novel “Malam Memeluk Intan”. Buku ini berisi 5 cerita dan sedikit catatan yang luar biasa lantaran ditulis dalam Bahasa Aceh dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Sebuah upaya dan terobosan jitu untuk memperkenalkan seni dan budaya Aceh hingga ke aras global.
Kelima, antologi puisi “Metafora Birahi Laut” karya Dino Umahuk, sastrawan kelahiran Maluku Utara, 1 Oktober 1974. Buku setebal 169 dengan pengantar D. Kemalawati ini memuat puluhan puisi karya Dino yang sebagian besar karyanya sudah tersebar di berbagai media massa, termasuk di blog pribadinya, www.birahilaut.multiply.com. Keenam, antologi puisi “Garis” karya Wina SW 1, penyair dan dosen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, yang telah melahirkan ratusan puisi. Diksinya bernas dan terjaga cukup apik dan rapi. Ketujuh, bunga rampai puisi “Lampion” karya 18 perempuan penyair Aceh dengan gaya tutur yang khas sesuai dengan karakternya masing-masing.
Kedelapan, antologi puisi “Aku, Bola, dan Sepatu” karya Fathurrahman Helmi. Ia tergolong penyair muda bertalenta hebat. Darah penyair agaknya didapatkan dari ibundanya, D. Kemalawati. Ia yang lahir di Meulaboh, Aceh Barat, 21 Juni 1995, sudah mampu melahirkan beberapa puisi yang bisa dikatakan telah “melampaui” batas pemikiran anak sebayanya. Kepekaannya dalam menangkap fenomena keseharian yang terjadi di sekelilingnya bisa menjadi modal yang cukup buat dia untuk menjadi seorang penyair hebat. Simak saja salah satu puisinya berikut ini:
Bumi
Aku di sini terpaku
menatap tanah yang tandus
bumi ini sedang sakit
akibat ulah manusia
anggap saja bumi ini bagai manusia
makin tua makin keriput
Ya, ya, gaya ungkapnya jujur dan sederhana, khas anak belasan tahun. Namun, kepekaannya dalam menangkap fenomena sosial yang terjadi di sekelilingnya membuat Fathurrahman memiliki “nilai tambah” tersendiri seiring dengan perjalanan usianya. Bukan mustahil, kelak namanya akan tercantum sebagai penyair besar pada zamannya.
Terima kasih Mbak Kemala atas kiriman buku-bukunya; buku-buku yang menggambarkan nilai-nilai lokalitas Aceh yang pasti akan mampu memperkaya khasanah seni dan budaya di negeri yang multikultur ini.
Dalam jeda yang tak terlalu lama, saya juga mendapatkan award dari Pak Eka, rekan sejawat yang kini bertugas sebagai guru di SMPN 1 Majalengka. Terima kasih atas pemberian award-nya, Pak Eka. Sungguh, ini sebuah kehormatan buat saya, semoga bisa mempererat tali silaturahmi, meski kita belum pernah bertemu di dunia nyata. Sebagaimana pada postingan Pak Eka, ada lima pertanyaan yang perlu saya sertakan juga dalam postingan ini.
1. Apa nama blog kamu?
*** Catatan Sawali Tuhusetya.
2. Apa tema blog kamu?
*** Catatan ringan seorang guru tentang dunia pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia.
3. Bagi kamu blog itu apa sih?
*** Hmm … blog bagi saya bisa menjadi media yang tepat untuk membangun semangat berbagi dan bersilaturahmi. Juga bisa digunakan sebagai wadah untuk menampung pemikiran-pemikiran yang menumpuk di kepala, mulai yang serius hingga yang naif, hehe ….
4. Apa yang kamu cari atau tujuan kamu ngeblog?
*** Yang pasti, blog tidak saya jadikan sebagai media untuk mencari popularitas, apalagi mencari sensasi. Tujuan ngeblog, selain untuk membangun semangat berbagi dan bersilaturahmi, mencari duwit ada kalanya melintas juga di balik tempurung kepala, meski hingga saat ini belum sepenuhnya bisa terwujud, hiks.
5. Bagikan award dan tag ini ke-5 orang terdekat kamu!
*** Aduh, mohon maaf, untuk pertanyaan yang kelima ini saya menyerah. Jujur saja, saya kebingungan jika harus mencari ke-5 orang terdekat, sebab hampir semua blogger yang berkunjung ke sini, sudah saya anggap cukup sebagai orang-orang terdekat saya, hehe … Oleh karena itu, tag award ini saya persembahkan buat sahabat-sahabat blogger yang selama ini telah berkenan menjalin silaturahmi, meski baru sebatas di dunia maya.
Sekali lagi, terima kasih atas persembahan tag award-nya, Pak Eka, semoga makin menambah semangat dan memicu “adrenalin” kita untuk terus ngeblog; saling berkabar dan terus menjalin silaturahmi. Salam ngeblog! ***
Tulisan lain yang berkaitan:
Tulisan berjudul "Buku D. Kemalawati dan Award Pak Eka" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (6 September 2010 @ 05:19) pada kategori Blog, Esai, Sastra dan telah dikunjungi oleh 1,889 pembaca. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini:













Sep 13, 2011 @ 14:10:50
terus semangat pak,
buat ngeblog terus,..!!!
Aug 23, 2011 @ 11:43:16
thaks pak atas infonya
semangat terus pak dan sukses selalu buat pak sawali,
Nov 06, 2010 @ 23:02:43
I would like to thank you for the efforts you have made in writing this post. I am hoping the same best work from you in the future as well. In fact your creative writing abilities has inspired me to start my own BlogEngine blog now.
Oct 14, 2010 @ 03:00:38
Have you got twitter page sir? In order to track your website
Oct 05, 2010 @ 05:28:04
I really like your online site but you should look at the spelling on many of your content pieces. A few of them are jam packed with punctuation errors and I find it very troublesome to say the least however I will certainly come back again.
Sep 18, 2010 @ 07:05:46
Salam kenal sobat, ditunggu ya kunjungan dan komentarnya di postinganku http://kwangkxz2010.blogdetik.com/2010/09/11/bersyukur/
Terimakasih.
Sep 11, 2010 @ 09:03:26
wah saya juga pingin bisa jadi penulis kaya beliau,,,,,
caranya gimana ya….hmm…
Sep 09, 2010 @ 19:38:05
awardnya udah saya pajang, makasi udah mau ngasi pak..mohon maaf lahir bathin, hehe
Sep 15, 2010 @ 16:17:08
Buat Sdr. TUKANG CoLoNG: sama2, mas. terima kasih sudah berkenan mengambil awardnya, hehe …
Sep 09, 2010 @ 03:59:15
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir dan batin.
Salam sukses selalu.
Sep 15, 2010 @ 16:04:53
Buat Sdr. Alris: salam sukses juga, mas alris. selamat idul fitri juga, ya, minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin atas semua kesalahan dan kekhilafan saya selama ini.
Sep 09, 2010 @ 03:35:34
Assalamu ‘alaikum, @Mas Sawali
Selamat menyongsong hari raya ‘idul Fitri 1431 H.
Taqobbalallohu minna wa minkkum,
Taqobbal yaa kariim,
Minal aidin wal faidzin.
Salam hangat selalu, Haniifa.
Sep 15, 2010 @ 16:04:23
Buat Sdr. haniifa: sama2, mas hanif. selamat idul fitri, ya, minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin atas semua kesalahan dan kekhilafan saya selama ini.
Sep 08, 2010 @ 23:01:01
Selamat malam, Sahabat BURUNG HANTU …
Semoga limpahan rahmat Tuhan selalu tercurah dalam kehidupan Sahabat semua …
Sehubungan dengan Blog Competition Beswan Djarum yg sedang Denuzz ikuti, Denuzz mohon kesedian Sahabat meluangkan sedikit waktu untuk bisa memberikan komentar di 3 artikel ini:
http://blog.beswandjarum.com/denus/2010/09/08/eksperimen-mematikan-bersama-djarum-beasiswa-plus/
http://blog.beswandjarum.com/denus/2010/09/08/uh-untuk-apa-jadi-beswan-djarum/
http://blog.beswandjarum.com/denus/2010/09/08/beswan-di-tengah-belantara-fana/
Komentar menjadi poin penilaian yang cukup besar dalam kompetisi …
Selain itu Denuzz harap Sahabat berkenan untuk memberikan vote di
http://www.beswandjarum.com/blogcompetition/
Tinggal klik “SUKA” pada blog atas nama DENUS HERUWANDA …
Denuzz ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kesedian Sahabat narablog …
Be a happy blogger! …
Salam BURUNG HANTU …
Sep 15, 2010 @ 16:03:38
Buat Sdr. Denuzz BURUNG HANTU: oke, mas denuzz, semoga sukses, yak!
Sep 08, 2010 @ 22:37:06
saatnya beli buku itu nih..:)
Sep 15, 2010 @ 16:03:08
Buat Sdr. TUKANG CoLoNG: mangga, silakan, mas.
Sep 08, 2010 @ 22:10:15
wah rentetan award ya pak, referensi bukunya bagus² sekali
sepertinya saya tertarik sama metafora birahi laut hm…
selamat buat awardnya ya pak
Sukses Slalu
Sep 08, 2010 @ 14:46:50
Di penghujung romadhon ini,
Tiada kata yang indah selain saling maaf memaafkan di bulan suci nan fitri .Bila ada kata sikap dan pelayanan kami yang tak sepantasnya. Kami atas nama Pimpinan (dr Muhammad ali toha assegaf) dan kawan-kawan di Rumah-sehat afiat mengucapkan:
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H, Mohon Maaf Lahir Dan Batin
“Taqabbalallahu minnaa wa minkum. Taqabbalallahu yaa kariim. Waja’alnallah.
Wa iyyakum minal ‘aidiin wal faa iziin..
Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Dan Batin”
Semoga kebersamaan yang terjalin selama ini bisa memberikan keberkahan dan kebaikan untuk kita semua. Amien
Sep 08, 2010 @ 22:28:25
Buat Sdr. Rumah-sehat afiat: amiiin, sama2, pak. kami sekeluarga juga mengucapkan selamat idul fitri 1431 H, minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin.
Sep 08, 2010 @ 11:10:25
yang BUM itu loo pak
bagus kayaknya
Sep 08, 2010 @ 22:27:42
Buat Sdr. DikMa: kenapa memangnya, mas dikma?
Sep 08, 2010 @ 08:50:57
aku bisa tau tempat2 eksotis di dunia ya dari buku
Sep 08, 2010 @ 22:27:19
Buat Sdr. traveling idea: oh, ya? wah, jadi benar, memang buku memiliki manfaat yang luar biasa.
Sep 08, 2010 @ 08:48:32
buku adalah jendela dunia
Sep 08, 2010 @ 22:26:25
Buat Sdr. 4shared download: setuju banget dengan ungkapan seperti itu, mas.
Sep 07, 2010 @ 23:43:58
jadi penge baca tu buku…………
Sep 07, 2010 @ 23:43:06
jadi pengen baca tu buku…………
Sep 08, 2010 @ 22:25:06
Buat Sdr. ali: kalau mau, silakan datang saja ke kendal, mas ali, hehe …
Sep 07, 2010 @ 23:04:25
mantap nih seperti mas.. habis lebaran harus hunting buku nih
Sep 08, 2010 @ 22:24:40
Buat Sdr. Goyang Karawang: hehe … sebuah “resolusi” yang oke juga tuh, mas.
Sep 07, 2010 @ 20:11:59
wah menyenangkan sekali pak mendapatkan buku sekaligus delapan.
Menjadi seorang guru yang kritis tidak mudah, namun kalau konsisten akan membawa perubahan yang cukup besar.
Sep 08, 2010 @ 22:24:20
Buat Sdr. mandor tempe: amiiin, terima kasih doa dan dukungannya, mas mandor.
Sep 07, 2010 @ 20:01:09
jadi pengen baca buku-bukunya….
tpi kalu bisa yg pinjem…. hehhehheh
Sep 08, 2010 @ 22:23:36
Buat Sdr. ade: hehe … mangga, kalau mau datang saja ke kendal, mbak yuni, hiks.
Sep 07, 2010 @ 16:18:07
antologi puisi kayaknya so good…
Sep 08, 2010 @ 22:23:15
Buat Sdr. wildan: memang oke, mas wildan, terutama yang berkaitan dengan nilai2 kearifan lokal aceh.
Sep 07, 2010 @ 15:45:37
hmm, dapat buku dapat award dan tentunya sahabat ya Pak. Itulah uniknya dunia blog dan maya ya pak. terjalin silaturahmi tanpa batas jarak…
Sep 08, 2010 @ 22:22:44
Buat Sdr. resep masakan: betul sekali, mbak. selalu ada “keburuntungan” lain di tengah aktivitas kita ngeblog.
Sep 07, 2010 @ 11:42:44
kepingin tuku aku malihan,tapi aku urung ndue klami ngge riyoyo lo marai
Sep 08, 2010 @ 22:21:43
Buat Sdr. Kyai Segawon: hehe …. dahulukan beli baju lebarannya, kyai, hehehe …
Sep 07, 2010 @ 11:23:05
betul sekali, pemberian berupa buku adalah lebih bernilai dari sekedar harganya …
Sep 08, 2010 @ 22:21:16
Buat Sdr. joe: amiin, begitulah, mas joe. terima kasih apresiasinya.
Sep 07, 2010 @ 09:10:50
wah asik dapat buku baru dan dapet award lagi..selamat untuk dua2nya..
Sep 08, 2010 @ 22:19:47
Buat Sdr. boyin: terima kasih apresiasinya, mas boyin.
Sep 07, 2010 @ 09:09:50
heheh
boleh dunt
di pinjemin bukunya
Sep 08, 2010 @ 22:19:29
Buat Sdr. darahbiroe: hehe … mangga, silakan main ke kendal, mas darahbiroe, hiks.
Sep 07, 2010 @ 01:52:52
wah,, Gak nyangka, bingkisan kecil sy,,duh..seneng sekali campur malu jd ngotorin ya pak. Sy gak bisa kasih apa2, cma itu sbg bentuk apresiasi dan ucaman trima kasih, karna sya dah banyak blajar dr blog ini. Saya jadi tambah semangat buat blajar dan silaturahmi dengan pak sawali dan sahabat SAWALI MANIA. mudah2 sperti yg kita harapkan dapat ksempatan bertemu di darat.
Terima kasih dan selamat menyambut Hari Fitri. Maaf lahir dan batin.
Sep 08, 2010 @ 22:18:55
Buat Sdr. Mang Eka: walah, saya justru yang sangat berterima kasih pada pak eka yang telah berkenan memberikan award itu. benar2 sebuah kehormatan buat saya.
Sep 07, 2010 @ 01:27:31
book 1: sebagus dan sehebat apapun pernyataan (termasuk pencitraan di dalamnya) dari para leluhur negeri ini, namun tetap saja masih banyak yang harus dibenahi, kurang dan kurang selalu (okok) *but, itulah hidup dan kehidupan*
puisi mantap menunjukkan (funkydance) *langsung melipir ke birahilautMP* (gym)
Sep 08, 2010 @ 22:18:12
Buat Sdr. katakataku: mangga, silakan langsung meluncur ke tkp, mas addie.
Sep 07, 2010 @ 01:22:14
mantap bener pa buku2nya (scenic) *wawasan dan pengetahuannya pasti makin nambah neeh* (evil_grin)
Sep 08, 2010 @ 22:16:59
Buat Sdr. addiehf: amiiin, mudah2an memang demikian, mas addie.
Sep 06, 2010 @ 22:22:21
kirain gambarnya itu satu cover, ternyata banyak buku toh..hm..awardnya saya ambil pak ya, untuk tagnya..hm..liat ntar deh, hehe (rofl)
Sep 08, 2010 @ 22:17:36
Buat Sdr. TUKANG CoLoNG: hehe … kan ada 8 buku, mas. mangga, mas, terima kasih kalau mau ambil.
Sep 06, 2010 @ 21:03:24
banyak juga mas sawali . smoga bukunya bermanfaat .
slamat atas awardnyaa..
Sep 08, 2010 @ 22:16:34
Buat Sdr. yusrond: amiin, terima kasih apresiasinya, mas yus.
Sep 06, 2010 @ 18:57:20
lebaran2 biasanya berbagi parsel..
Berbagi buku masih menjadi barang langka di negeri ini. moga ini menjadi contoh bagi masyarakat kita.
Sep 08, 2010 @ 22:16:14
Buat Sdr. ihsan: amiiin, momen-nya saja kebetulan menjelang lebaran, mas ihsan.
Sep 06, 2010 @ 17:27:36
boleh pinjam gak pak?
Sep 08, 2010 @ 22:15:44
Buat Sdr. Pencerah: hehe … mangga, mas pencerah, silakan datang ke kendal, keke ….
Sep 06, 2010 @ 17:16:11
heemmm bulan ramadhan gak cuma penuh berkah rahmat dan ampunan tapi juga penuh dengan hadiah. hiihii selamat pak semoga makin eksis ngeblognya.
(halah ada maunya (doh) )
btw boleh pinjam bukunya gak?
Sep 08, 2010 @ 22:15:22
Buat Sdr. masndol: amiiin, terima kasih, masndol. hehe … silakan ke kendal, mas.
Sep 06, 2010 @ 16:28:28
tepat sekali
SARANA berbagi dan silahturami dengan itu kita makin banyak teman Pak
Sep 08, 2010 @ 22:14:47
Buat Sdr. adib: yup, mudah2an memang demikian, mas adib.
Sep 06, 2010 @ 15:57:05
sepertinya menarik pak itu bukunya,
yang belum bisa gimana sih cara menulis dengan gaya bahasa rapi seperti anda ini, .. (unsure)
Sep 08, 2010 @ 22:14:23
Buat Sdr. iphud: walah, masifud bisa saja nih. tulisan biasa saja kok. buku2nya memang menarik, khas mengangkat nilai2 kearifan lokal aceh.
Sep 06, 2010 @ 13:53:53
Pak sawali tentu akan semakin kaya ilmu, sebab sering dapat kiriman buku dan mau tidak mau harus membaca, mengkritisinya, dan mengomentarinya. hahahhaaaa….
salam kekerabatan.
Sep 08, 2010 @ 22:12:11
Buat Sdr. Sungkowoastro: hehe … belum kelar juga membacanya, pak. alhamdulillah, bisa utk tambahan koleksi perpus di rumah.
Sep 06, 2010 @ 12:41:45
Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri.
Sep 08, 2010 @ 22:10:05
Buat Sdr. cenya95: sama2, mas cenya. selamat idul fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Sep 06, 2010 @ 12:31:02
waduh, kalau saya bisa berminggu minggu bacanya, soalnya tidak terlalu pandai fast reading
Sep 08, 2010 @ 22:09:23
Buat Sdr. riFFrizz: hehe … ini juga belum kelas bacanya, kok, mas rifky.
Sep 06, 2010 @ 10:38:04
jaman skr ini sangat minim kreasi khususnya kreasi sastra oleh wanita indonesia ya pak..kalo dulu banyak sekali buku2 karangan para wanita indonesia..
Sep 08, 2010 @ 22:08:37
Buat Sdr. julicavero: kalau dilihat malah sebaliknya, mas ginting. saat ini jumlah perempuan pengarang malah jauh lebih banyak, terutama seangkatan ayu utami, dkk.
Sep 06, 2010 @ 10:36:43
dipinjamkan nggak ya?
Sep 08, 2010 @ 22:07:40
Buat Sdr. soewoeng plasu: silakan, datang saja ke kendal, mas suwung, hehe …
Sep 06, 2010 @ 10:35:20
kapan kelar mbacanya pak guru? pinjemmmmm
Sep 08, 2010 @ 22:07:25
Buat Sdr. koplak: silakan, datang saja ke kendal, mas, hehe …
Sep 06, 2010 @ 09:25:46
Bagus-bagus pak bukunya.
Sep 08, 2010 @ 22:05:29
Buat Sdr. Software UM: hehehe … begitulah, mas irawan. buku ini sangat berharga buat saya utk mengetahui budaya lokalitas aceh.
Sep 06, 2010 @ 09:06:50
Boleh di copy paste bukunya, Pak Sawali. Pengen untuk membacanya,
.
Sep 08, 2010 @ 22:04:29
Buat Sdr. Dahrun Marada: hehe … yang model e-book belum tersedia, mas marada. apa yang mesti dikopas? hehe ….
Buku D. Kemalawati dan Award Pak Eka » Catatan Sawali Tuhusetya - Kumpulan Cerpen
Sep 06, 2010 @ 08:47:38
[...] Read More… [...]
Sep 06, 2010 @ 05:56:36
menarik Pak . . . (applause)
Sep 08, 2010 @ 22:03:18
Buat Sdr. komgue : Komputer Gue: matur nwun apresiasinya, mas.
Sep 06, 2010 @ 05:54:11
wah, sepertinya mantep – mantep- tuh Pak
Sep 08, 2010 @ 22:02:53
Buat Sdr. Ka Damar: hehe …. mohon doanya ka damar, semoga bisa tetap eksis.