Home » Opini » Menemukan Nilai Kesejatian Diri di Bulan Ramadhan

Menemukan Nilai Kesejatian Diri di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan sejatinya bisa dijadikan sebagai momentum untuk menemukan nilai kesejatian diri sebagai manusia yang serba-dhaif. Puasa mengajarkan kita untuk memiliki kepekaan terhadap nasib sesama; membakar sikap amarah, kesombongan, serakah, atau naluri “primitif” lainnya. Puasa di bulan Ramadhan sejatinya juga bisa dijadikan sebagai momentum untuk menemukan nilai kebenaran sejati di tengah situasi peradaban yang kian abai terhadap nilai-nilai kebenaran, kejujuran, dan keadilan. (tears)

selamat berpuasa

Semoga pertemuan kita dengan bulan Ramadhan tahun ini bisa membuka selubung dan tabir gelap yang selama ini menutupi dinding nurani kita akibat jebakan rutinitas keseharian yang melupakan nilai-nilai kesejatian diri itu. (thinking)

Selamat menunaikan Ibadah Puasa, mohon maaf lahir dan batin, semoga kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyu’ dan penuh ketulusan, amiin. (worship) ***

tentang blog iniTulisan berjudul "Menemukan Nilai Kesejatian Diri di Bulan Ramadhan" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (10 Agustus 2010 @ 22:15) pada kategori Opini. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0, memberikan respon, atau melakukan trackback dari blog Anda. Terima kasih atas kunjungan, silaturahmi, saran, dan kritik Anda selama ini. Salam budaya!

Ada 97 komentar dalam “Menemukan Nilai Kesejatian Diri di Bulan Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *