Home | Archives for July, 2010

Lima Alasan Sederhana Saya Menggunakan Open Source

(30 July 2010, 738 pembaca, 109 respon)

Lima Alasan Sederhana Saya Menggunakan Open SourceSejak 12 September 2009 saya memutuskan untuk menggunakan sistem operasi open-source, khususnya Ubuntu, pada netbook yang saya pakai. Sebenarnya keinginan untuk migrasi ke OS per-linux-an sudah lama muncul. Setidaknya, saya pernah mencoba menggunakan ubuntu versi gutsy-gibbon sejak 27 Februari 2008. Namun, lantaran ke-gaptek-an dan minimnya informasi seputar ubuntu, membuat saya melepaskannya dan kembali “menghamba” pada... 

Menuju Kendal Mandiri: Refleksi Hari Jadi Ke-405

(27 July 2010, 510 pembaca, 72 respon)

Menuju Kendal Mandiri: Refleksi Hari Jadi Ke-405 Tanggal 28 Juli 2010, Kendal telah berusia 405 tahun. Penetapan Hari Jadi Kendal tidak serta-merta lahir begitu saja, tetapi melalui perdebatan yang panjang. Hari Jadi Kabupaten Kendal yang biasanya diperingati setiap 26 Agustus akhirnya diubah menjadi 28 Juli setiap tahunnya. Hal itu disampaikan oleh Prof. Juliati Suroyo ketika menyampaikan pemaparan hasil seminar hari jadi yang di lakukan pada 6 Agustus 2006 yang silam. Perubahan... 

Sayembara Berdarah demi Membangun Kejayaan Pancala

(26 July 2010, 528 pembaca, 65 respon)

Sayembara Berdarah demi Membangun Kejayaan PancalaDalang: Ki Sawali Tuhusetya Gandamana tercenung di sudut kamar. Berkali-kali, putra mahkota negeri Pancala yang rela melepaskan tahta demi berguru kepada penguasa Hastina, Pandu Dewanata, ini memukul-mukul jidatnya. Dia tak paham juga dengan kekerasan hati Drupadi, keponakannya, yang juga belum mau hidup berumah tangga ketika usianya sudah menginjak kepala tiga. Sudah ratusan pemuda gagah dan kaya dari negeri Seberang yang melamarnya,... 

Anak-anak Indonesia, Potret Generasi yang Hilang

(23 July 2010, 1,046 pembaca, 136 respon)

Anak-anak Indonesia, Potret Generasi yang HilangHari ini Indonesia boleh tersenyum. Pasalnya, di tengah desingan ledakan gas elpiji yang mengancam, ribuan anak jalanan yang hidup terlunta-lunta, ribuan anak-anak yang menjadi korban kekerasan, atau ratusan anak-anak yang tersekap dalam ketakutan, ada jutaan anak-anak yang tengah merayakan hari “kebesaran”-nya. Ya, ya, ya, 23 Juli ini, anak-anak Indonesia sedang berupaya menarik perhatian dan simpati dunia melalui momen “Hari... 

Dari Kayu Bakar, Minyak Tanah, hingga Elpiji

(21 July 2010, 810 pembaca, 103 respon)

Dari Kayu Bakar, Minyak Tanah, hingga ElpijiJauh sebelum era gas Elpiji 3 kg diproduksi secara massal, Yu Ginah, Yu Parjiyem, Yu Tinuk, Yu Blonok, atau Lik Sumiyem, masih bisa bercengkerama di emperan rumah sambil petan (mencari kutu di kepala). “Ritual” yang dilakukan habis makan siang seperti itu sudah jamak dilakukan oleh simbok-simbok yang tinggal di pedusunan. Mereka biasa memasak dengan menggunakan kayu bakar yang mereka timbun dari hutan. Bahkan, mereka... 

Memajang Postingan Terkait dan Thumbnail Tanpa Plugin

(18 July 2010, 810 pembaca, 129 respon)

Memajang Postingan Terkait dan Thumbnail Tanpa PluginKetika jalan-jalan ke blog Mas Jauhari, saya menemukan postingan bagus tentang pemasangan kode postingan terkait tanpa plugin. Bagi sebagian blogger, mungkin ini sudah termasuk kedaluwarsa. Namun, tidak buat saya. Belakangan ini, saya mulai jenuh dengan berbagai jenis plugin. Memang plugin bisa menjadi fitur menarik yang membuat blog jadi lebih interaktif dan komunikatif. Namun, semakin banyak plugin dipasang, ujung-ujungnya akan... 

Puisi dan Pendidikan Karakter: Sebuah Pengantar

(17 July 2010, 1,183 pembaca, 52 respon)

Puisi dan Pendidikan Karakter: Sebuah PengantarBertahun-tahun lamanya, dunia pendidikan kita terpasung di atas tungku kekuasaan rezim Orde Baru yang serba represif dan otoriter. Pendidikan tidak diarahkan untuk “memanusiakan manusia” secara utuh dan paripurna, tetapi lebih diorientasikan untuk mempertahankan kepentingan kekuasaan semata. Dengan dalih mengejar pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa, nilai-nilai akhlak, budi perkerti, dan kemanusiaan terabaikan. Pendidikan... 

Membumikan Pendidikan Karakter

(12 July 2010, 1,821 pembaca, 124 respon)

Membumikan Pendidikan KarakterDalam satu dekade belakangan ini, nurani kita digelisahkan oleh maraknya aksi kekerasan yang terjadi di berbagai lapis dan lini masyarakat. Aksi-aksi vandalisme dan premanisme dengan berbagai macam bentuk dan variannya (nyaris) menjadi fenomena tragis yang gampang kita saksikan di atas panggung sosial negeri ini. Perkara-perkara sepele yang seharusnya bisa diselesaikan dengan cara yang arif dan dewasa tak jarang dituntaskan di... 

Peradaban Negeri Kelelawar Tak Akan Pernah Mati

(9 July 2010, 968 pembaca, 122 respon)

Peradaban Negeri Kelelawar Tak Akan Pernah Mati(Kisah ini merupakan bagian ke-14 dari serial “Negeri Kelelawar”. Yang belum sempat membaca, silakan nikmati dulu kisah Menagih Janji Politisi di Negeri Kelelawar (1), Ontran-ontran di Negeri Kelelawar (2), Situasi Chaos di Negeri Kelelawar Makin Parah (3), Angin Reformasi Berhembus Juga di Negeri Kelelawar (4), Menyiasati Kecamuk Separatisme di Negeri Kelelawar (5), Kekuasaan Negeri Kelelawar dalam Kepungan Ambisi Petualang... 

Agupena Pasca-Munaslub dan Muswilub

(8 July 2010, 386 pembaca, 42 respon)

Agupena Pasca-Munaslub dan MuswilubMinggu, 4 Juli 2010, yang lalu, bertempat di SMP 7 Semarang, Agupena Jawa Tengah menggelar Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) untuk merespon keputusan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Agupena Pusat yang telah berlangsung di Tangerang, 25-26 Juni 2010. Salah satu keputusan Munaslub Agupena adalah perlunya penyegaran kepengurusan organisasi di tingkat wilayah setelah reorganisasi Agupena Pusat berlangsung pasca-mendiang... 
Catatan Sawali Tuhusetya is proudly powered by WordPress (69 queries: 0.834 seconds)
Valid CSS & XHTML | KBP