15Jun 2010 165 Comments3,031 pembaca
Semangat Asia dan Darah PSSI
Mengawali debutnya di Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan, Korea Selatan (Korsel) menorehkan hasil yang manis. Tim kesebelasan negeri Ginseng itu sukses menaklukkan Tim Yunani 2-0. Tim Korsel benar-benar tampil kesetanan dan ngedapi-edapi. Secara tim, mereka tampil seperti angin puyuh yang bisa memorak-porandakan dan menghancurkan nyali lawan-lawannya. Sepanjang pertandingan, semua pemain bergerak disiplin dengan rotasi permainan yang dinamis. Jika Korsel tampil konsisten seperti ketika menghadapi Yunani, kehadiran mereka akan makin diperhitungkan. Bukan tidak mungkin, kesebelasan yang sering dijuluki The Taeguk Warrior atau Taegeuk Jeons itu bakal mengulang sukses prestasi 2002 ketika sukses masuk ke semifinal saat dipoles pelatih asal Belanda, Guus Hiddink.


Jepang pun tak mau ketinggalan. Meski dilihat dari sisi prestasi masih kalah “pamor” dibandingkan Korsel, negeri Matahari Terbit itu juga mampu membuahkan prestasi cemerlang. Mereka sukses menggulung Kamerun meski hanya dengan skor tipis 1-0. Dalam pandangan awam saya, Korsel atau juga Jepang, bisa dibilang sebagai kesebelasan yang mewakili semangat Asia. Secara fisik, etnis Asia yang rata-rata bertubuh sedang justru bisa tampil seperti Wisanggeni dalam pakeliran wayang yang mampu memorak-porandakan Kahyangan. Penampilan tim-tim Asia di Piala Dunia 2010 ini juga dipastikan akan membawa keberuntungan buat para pemain bintangnya. Kaum kapitalis Eropa yang memiliki klub-klub besar bisa jadi tak segan-segan merogoh koceknya untuk mengontrak pemain-pemain Asia yang “berkelas”. Mereka bisa menampilkan “roh” sepak bola sekelas tim-tim dari Eropa atau Amerika Latin yang selama ini “ditahbiskan” sebagai kiblat sepak bola dunia. Penampilan selama 2 x 45 menit tampak benar-benar konsisten; tidak menampakkan kelelahan; tetap disiplin sepanjang pertandingan; semangat pun tak pernah kendur.
Lantas, bagaimana dengan tim kesayangan kita, PSSI?
Secara jujur mesti diakui, PSSI kita tengah mengalami “lesu darah”. Lihat saja prestasinya sepanjang 2009! Dalam dua laga SEA Games terakhir, Indonesia terhenti di babak penyisihan. Pada SEA Games XXV/2009 di Laos, Tim Merah Putih ditaklukkan Laos, 0-2. Untuk kali pertama dalam 14 tahun terakhir, timnas Indonesia harus gigit jari untuk tampil di Piala Asia. Dalam peringkat FIFA terbaru per 3 Februari 2009, posisi Indonesia terjungkal dari peringkat ke-120 (Desember 2009) menjadi peringkat ke-136, jauh di bawah negara-negara Asia Tenggara lain, seperti Singapura (peringkat ke-120), Vietnam (ke-116), dan Thailand (ke-98). Sebuah peringkat paling buruk yang mesti diterima oleh negara berpenduduk hampir 130 juta jiwa ini.
Ada apa gerangan dengan PSSI? Masak iya sih mencari 11 anak bertalenta dan berbakat hebat untuk selanjutnya digembleng dan diasah khusus agar mampu menjadi pemain bola masa depan yang andal tidak bisa dilakukan? Haruskah setiap empat tahun sekali kita mesti hanya sekadar menjadi penonton dengan melekatkan fanatisme semu yang seringkali hanya menguras energi? Lihatlah ketika siaran Piala Dunia berlangsung! Tak sedikit para penggila bola yang mesti merelakan diri berpayah-payah begadang untuk memberikan support kepada tim idola yang sejatinya tak memiliki ikatan apa pun?
Entah, tiba-tiba saja kita seperti ditarik ke dalam ruang sensasi publik untuk memiliki keterlibatan emosional dengan tim kesebelasan dari negeri lain yang sama sekali tidak kita kenal. Kita seperti mendapatkan perekat naluri semata untuk mengidolakan mereka. Tim-tim yang berlaga di Piala Dunia seperti mampu menyalurkan dan mengekspresikan naluri kita untuk bermain bola di atas lapangan hijau. Sejauh ini, pemain-pemain hebat dari negeri yang tidak kita kenal itulah yang sanggup melakukannya, hingga tanpa sadar kita pun mesti ikut-ikutan berteriak histeris ketika sang idola berhasil melesakkan bola ke mulut gawang. Dan itu tidak kita temukan ke dalam tubuh pemain PSSI.
Walhasil, jadilah Piala Dunia menjadi bagian dari budaya massa yang melibatkan banyak sensasi. Alangkah tidak sia-sianya kita begadang untuk menyaksikan aksi para pemain bintang Piala Dunia seandainya yang tampil di atas perhelatan akbar itu adalah pemain PSSI yang notabene “sedarah” dengan kita. Entah kapan sensasi publik di Piala Dunia itu bisa diciptakan oleh pemain-pemain kesayangan kita!
Ayo, dong, Pak Menteri! Ogrok-ogrok terus para pengurus PSSI yang selama ini terkesan tiarap, tidak kreatif, bahkan konon menjadikan organisasi hanya menjadi tempat pertarungan kepentingan dan ambisi pribadi. Terlalu berat PR yang harus dikerjakan para pengurus. Kalau diurus oleh orang-orang yang menjadikan PSSI sebagai tempat untuk “hidup” dan bukan untuk “menghidupkan” PSSI, sampai kiamat pun PSSI tak akan pernah sanggup menggeliat dan bangkit dari kubangan lumpur keterpurukan. Benahi dan segarkan PSSI. Jika perlu, pecat pengurus yang tidak bisa mengurus bola. Para pemain butuh suntikan “darah segar” agar permainan mereka memiliki roh.
Sungguh menyedihkan kalau menyaksikan pemain-pemain kita menjadi bulan-bulanan pemain lawan. Gampang frustrasi, kehabisan semangat, tidak memiliki elan vital, dan gampang kelelahan. Pada 1 x 45 menit yang terakhir, kita seperti menyaksikan anak-anak SD yang tengah bermain bola di lapangan pinggir kampung! Kalau Korea Selatan dan Jepang bisa mewakili semangat Asia, kenapa Indonesia yang memiliki potensi jumlah penduduk yang jauh lebih besar tak sanggup melakukannya? ***
Tulisan lain yang berkaitan:
Tulisan berjudul "Semangat Asia dan Darah PSSI" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (15 June 2010 @ 04:01) pada kategori Opini, Refleksi dan telah dikunjungi oleh 3,031 pembaca. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini:













Aug 10, 2011 @ 10:34:00
Go..
go!!!
go!!!
go!!!
PSSI selalu semagat..
Cayo.
Jul 03, 2010 @ 20:50:18
semangat baru ASIA :)
sukses…
Jul 07, 2010 @ 14:47:10
bravo pssi!
Jul 03, 2010 @ 11:27:07
Banyak faktor pendukung yang harus dibenahi, agar persepakbolaan Indonesia bisa maju seperti Jepang dan Korea.., Salah satunya adalah harus adanya Faktor “mental” yang baik dari para pemain atau pun jajaran kepengurusan PSSI. Maaf, saya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut, itu hanya opini saja. Thank.. pak..
Jul 07, 2010 @ 14:42:53
setuju, mbak, eh, mas, ya, hehe …. maaf kalau salah sapa, hiks, agaknya terlalu rumit dan kompleks permasalahan yang mesti ditangani. butuh figur pengurus yang bener2 peduli dan berintegritas, sehingga sanggup membikin terobosan baru utk memajukan pssi.
Jul 01, 2010 @ 20:50:21
sudah saatnya indonesia bangkit, mesti kita dukung bersama segala usaha yang di lakukan untuk kemajuan sepak bola kita, dan jangan lupa gembleng mental calon pemain dari usia dini :)>-
Jul 07, 2010 @ 05:02:49
amiiin, saya kira semua rakyat mendukung pssi, mas. sayangnya yang didukung belum menunjukkan prestasi terbaiknya.
Jun 30, 2010 @ 09:44:26
majukan dulu pemainnya baru pialadunianya
Jul 01, 2010 @ 01:03:31
setuju, idealnya memang demikian.
Jun 30, 2010 @ 00:42:04
kapan indonesia masuk ke paila dunia,hanya waktu yang bisa menjawab
Jul 01, 2010 @ 00:58:59
betul, kita tunggu saja kiprah para pemain kita.
Jun 28, 2010 @ 16:20:33
mantaaaaaaaaaaaapppp….
8->
Jun 28, 2010 @ 15:43:45
mantab \:d/
Jun 27, 2010 @ 13:57:24
kapanj TIMNAS masuk piala dunia????? Semangat!!
Jun 30, 2010 @ 23:56:48
itulah pertanyaan yang susah utk dijawab, bos.
Jun 25, 2010 @ 17:26:17
semangat…semangat…:-
Jun 25, 2010 @ 06:59:27
Sukses untuk jepang dan Korsel
Jun 30, 2010 @ 23:34:36
setuju, bang iwan, meski pada akhirnya langkah mereka terhenti di perdelapan final.
Jun 19, 2010 @ 20:17:55
Pak, bagi kita barangkali menjadi pemain sepakbola adalah jembatan awal untuk menjadi komentator sepakbola saja hehehe
Jun 23, 2010 @ 17:23:41
hehe … tapi banyak juga loh, mas don, komentator bola yang ndak pernah jadi pemain bola!
Jun 19, 2010 @ 18:08:16
Setiap event world cup maka akan muncul pertanyaan dibenak masyarakat Indonesia ” Kapan ya Indonesia bisa ikut World cup?” Semoga empat tahun lagi Indonesia bisa ikut berpartisipasi …mari berdoa
Jun 23, 2010 @ 17:20:12
bener sekali, bos. itulah pertanyaan yang terus menggelitik kita setiap kali event piala dunia berlangsung.
Jun 19, 2010 @ 12:50:09
indonesia harus tetap semangat, selalu berlatih keras untuk bisa maju di piala dunia selanjutnya.
Jun 23, 2010 @ 17:18:11
amiiin, mudah2an pelan tapi pasti tim kita bisa ikut bersaing di piala dunia!
Jun 19, 2010 @ 12:49:01
piala dunia 2010…ini yg paling ku tunggu2….
bravo sepak bola….
Jun 23, 2010 @ 17:17:01
bravo juga! kita nikmati saja kiprah para pemain top dunia di ajang bergengsi itu
Jun 19, 2010 @ 12:47:54
ayo….semangat sepak bola harus tetap menyala untuk indonesia
Jun 23, 2010 @ 17:16:26
betul, mas, tetep semangat meski belum bisa unjuk prestasi di piala dunia!
Jun 19, 2010 @ 12:46:35
sepak bola…telah menyedot perhatian dunia di FIFA 2010. go…go…
Jun 23, 2010 @ 17:15:57
piala dunia memang ok dan mantab!
Jun 19, 2010 @ 12:45:05
sepak bola…..banyak makna yg bisa kita dapat dari permainan ini. kebersamaan….itu salah satunya.
Jun 23, 2010 @ 17:15:34
betul sekali, mas oka, konon di balik permainan sepak bola, memang ada dasar nilai dan filosofisnya.
Jun 19, 2010 @ 12:43:29
sepak bola….sangat menggirukan dunia, banyak yg menyukai permainan si kulit bundar ini.
Jun 23, 2010 @ 17:14:54
betul sekali. sepak bola memang olahragar tertua dan hingga sekarang lebih dari sekadar populer.
Jun 19, 2010 @ 10:59:21
Persoalan pemain Indonesia adalah mental, Pak. Bangsa kita sudah kehilangan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, tidak punya karakter sebagaimana yang dibangun oleh Bung Karno dulu. Makanya Taufik Ismail menamai judul bukunya MAJOI aka Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia. ^_^
Jun 23, 2010 @ 17:12:34
wah, ada benarnya juga, bung eko. saya sedih ketika menyaksikan mental pemain bola kita saat berhadapan dengan lawan. mereka langsung down jika kecolongan gol lebih dulu!
Jun 18, 2010 @ 23:38:06
TYrips here, for the first time!!!
memang sedih juga sih gak bisa megang Indonesia pas piala dunia kalo mau taruhan (yang sebenarnya dosa —Jangan ditiru—). Namun, Indonesia juga kan gak bodo2 amat dalam semua olahraga. Setidaknya kita masih punya jagoan dalam piala dunia-nya bulu tangkis (meskipun akhir2 ini juga sering kalah xD), Indonesia juga pernah berbicara banyak dalam olahraga angkat besi dan renang. TYrips masih bangga koq mengaku orang INDONESIA..,hehe
Jun 19, 2010 @ 00:07:47
betul, mas richard. dari sisi sdm, sesungguhnya bangsa kita memiliki banyak keunggulan. sayangnya, di bidang olahraga terpopuler sejagad ini, indonesia tertinggal jauh dengan bangsa lain, bahkan dengan bangsa se kawasan. semoga ke depan jadi lebih baik.
Jun 18, 2010 @ 13:11:32
Wah kalo begini caranya harus merevisi ulang para pejabat PSSI dan Para pemain nya :-? biar bisa bertambah berkembang
nice post..
:)>-
Jun 18, 2010 @ 15:17:52
hmm… faktor utama agaknya berada di tangan pengurus, mas. mereka perlu introspeksi dan jika perlu ada reformasi kepengurusan secepatnya.
Jun 18, 2010 @ 11:33:32
seharusnya kita malu tuh, sama korut:(
Jun 18, 2010 @ 15:17:08
bisa jadi karena pssi sdh ndak punya rasa malu, mas, hehe … shg prestasi separah apa pun ndak pernah ada upaya utk memperbaiki.
Jun 18, 2010 @ 09:45:35
Abu merasa bahkan seumur hidup tak akan mampu melihat PSSI berlaga di Piala Dunia. POOR ME :((
Jun 18, 2010 @ 15:16:10
hmmm … begitukah, mas abu? duh, makin tragis!
Jun 18, 2010 @ 06:04:50
saya lebih senang nonton liga Inggris daripada Liga Indonesia yang sering mempertontonkan keahlian berkelahi baik oleh pemain maupun pendukung. apakah saya tidak nasionalis ?
Jun 18, 2010 @ 15:14:45
hehe …. gpp, mas yussa. tim nasional kita bahkan perlu belajar dari klub2 luar negeri.
Jun 18, 2010 @ 05:34:57
Sabar, sebentar lagi ada dana aspirasi. Makanya kita harus bisa ber-aspirasi. Ya, aspirasi untuk kemajuan PSSI. Ini penting. Mbok yao, gitu loooh!!
Jun 18, 2010 @ 15:14:16
hmm … aspirasi utk kemajuan pssi sebenarnya sudah sering terdengar, mas, tapi sepertinya ndak pernah direspon.
Jun 18, 2010 @ 05:25:55
Sebenarnya iri banget melihat tim-tim nominasi internasional. Bayangkan kalau lagu kebangsaan kita berkumandang. Darah ini rasanya sangat setara dengan hasil perjuangan. Tapi entah mengapa, ya? Sampai bingung cari sebab-sebabnya. Kalau sebab-sebab saja bingung, bagaimana jalan keluarnya? Tapi semogalah kita bangkit dengan iri positif itu. Hoof!
Jun 18, 2010 @ 15:13:29
karena memang terlalu kompleks persoalan yang dihadapi pssi, mas. selain kepengurusan yang mandul, juga proses rekrutment pemain yang bermasalah!
Jun 17, 2010 @ 22:01:44
lurusin dulu kompetisi dalam negeri.
Jun 18, 2010 @ 15:12:36
hmmm … bagus juga tuh, mas. setuju!
Jun 17, 2010 @ 21:44:43
Tetap Semangat…
pasang iklan gratis
Jun 18, 2010 @ 15:12:08
sepakat, bos!
Jun 17, 2010 @ 18:37:37
jadi ingin lihat indonesia ikut berpartisipasi di Piala Dunia
Jun 18, 2010 @ 15:11:55
agaknya kita mesti sabar menunggu, nih, mas, haks.
Jun 17, 2010 @ 16:16:06
saya dateng lagi pak..o->
Jun 18, 2010 @ 15:11:35
ok, mas, terima kasih kehadirannya.
Jun 17, 2010 @ 15:16:00
Panjenengan njagoin mana pak?
Jun 18, 2010 @ 15:10:41
hehe … saya masih suka penampilan brasil dan argentina, mbak, hehe ….
Jun 17, 2010 @ 14:08:55
Yah, harapan saya ke depan, moga aja timnas kita lebih baik,,,
dan suatu saat nanti bisa ikut piala dunia…:d/
Jun 18, 2010 @ 15:10:06
amiin, memang seperti itulah yang kita harapkan, mas.
Jun 17, 2010 @ 13:59:27
salut-salut sama tulisannya. bahasanya bagus bener…
emang bener tuh pengurus pssi harus di ogrok-ogrok.
Jun 18, 2010 @ 15:09:33
walah, biasa sajak, kok. terima kasih apresiasinya. hmm … konon lingkaran pengurus yang membuat tim pssi hanya jalan di tempat.
Jun 17, 2010 @ 12:31:31
buat korsel ama jepang saluutt dah..
bantai habis lawanmu..
Indonesia nyusul y, hahahaaa…
:d
Jun 18, 2010 @ 15:08:10
mereka memang tim2 asia yang hebat, mas. indonesia layak belajar dari mereka.
Jun 17, 2010 @ 11:06:24
semangat asia yang paling bagus dan selalu semangat tetap duo korea, mereka mainnya greget banget
dan apakah argentina akan menjadi tumbal korsel
Jun 18, 2010 @ 15:05:58
hehe … meski akhirnya korsel kalah dari argentina 1-4, tapi penampilan korsel luar biasa,gus.
Jun 17, 2010 @ 10:31:29
“Lesu darah”-nya PSSI itu jangan-jangan karena para pendukung “pemain lokal”, yang cikal bakal pemain PSSI itu, yang (memang)masih cenderung egosenstris. Sehingga, tak menciptakan kondisi pertumbuhan sepak bola di negeri ini lebih baik.
Salam kekerabatan.
Jun 18, 2010 @ 15:05:02
bisa jadi benar, pak. salam kekerabatan juga, pak sungkowo.
Jun 17, 2010 @ 09:27:29
:d/
gol gol gol…. ale ale ale.!!!
saya paling cuma liat dan baca2 reviewnya aja pak..
ya contohnya baca2 postingan ini, biar tdk ketinggalan beritanya.
Terakhir ngikutin tahun 2002…
Jun 18, 2010 @ 15:04:25
gpp, mas imam. saya juga hanya suka nonton sekilas doang, kok, hiks.
Jun 17, 2010 @ 01:54:23
indonesia juara Piala Dunia Sepak Bola Gajah…
Jun 18, 2010 @ 15:03:50
hehehe …. kenapa bisa begitu, mas itempoeti? haks.
Jun 17, 2010 @ 01:28:01
Garuda Di Dadaku…
Kuyakin suatu saat.. kita menang!!
Jun 18, 2010 @ 15:03:21
amiiin, semoga demikian, ya, mas.
Jun 16, 2010 @ 22:11:16
ayo dong PSSI…..lebih kuat lagi larinya menuju prestasi
akhmad06.student.ipb.ac.id
Jun 18, 2010 @ 15:03:08
bener banget, tuh, mereka perlu kita terus ogrok2, hehe …
Jun 16, 2010 @ 21:12:47
sayang negri kita tercinta ga masuk…
:d:d:d
Jun 18, 2010 @ 15:02:44
memang sungguh disayangkan, mas. tapi itulah kenyataan yang terjadi.
Jun 16, 2010 @ 20:19:41
Prihatin juga ya Mas tentang persepakbolaan kita….sebenarnya ada Dananya enggak sih..
Jun 18, 2010 @ 15:02:15
wew… kalau soal dana, konon pssi ndak pernah kekurangan, mas. tapi, hmm … ternyata ndak cucuk dg prestasi yang diukir.
Jun 16, 2010 @ 20:10:05
Piala Dunia selalu punya daya tarik tersendiri. Betapa semangatnya bangsa kita menyambutnya. Wartawan Indonesia — media cetak dan elektronik — begitu banyak yang dikirim ke sana, sehinga banyak orang sana yang menanyakan keikutsertaan kita di PD itu.
Soal penduduk kita yang banyak ini tapi tidak punya pesebakbola kelas dunia pernah menjadi bahan ledekan orang Nigeria walau secara halus. Rekan Pak Komar– rektor UIN Jakarta– orang Nigeria, ketika tahu jumlah penduduk kita, ia mengtakan,”Betapa banyaknya pesepakbola Indonesia’.
Terima kasih .
Salam
Jun 18, 2010 @ 15:01:33
wah, terima kasih banget tambahan infonya, mas azis. sepertinya penuturan pak komar itu sungguh tepat utk menyindir potensi bangsa kita yang ndak dimanfaatkan buat kemajuan sepak bola.
Jun 16, 2010 @ 19:10:48
“Jika perlu, pecat pengurus yang tidak bisa mengurus bola.”
Nah ini nih pak sebetulnya yang saya juga tunggu-tunggu. .. tapi kok kayaknya susah bener. Seakan-akan PSSI sudah jadi perusahaan milik pribadi. weleh-weleh ..
Jun 18, 2010 @ 15:00:24
weleh2, memang bener tuh, mascayo. konon, kalangan pengurus malah pendukung berat mr nh. gimana toh?
Jun 16, 2010 @ 17:31:32
memang pengurus PSSI yang sekarang tidak profesional seperti Nurdin Invalid.
Padahal saya lihat fanatisme suporter di Indonesia luar biasa besarnya.
Jun 18, 2010 @ 14:59:35
betul sekali, mas. pengurus macam nh memang sangat tdk layak memimpin pssi. padahal, fanatisme supporternya luar biasa.
Jun 16, 2010 @ 16:13:17
semoga PSSI semakin maju yh… sayang kita harus bisa menyusul untuk bisa ke piala dunia, tapi entah kapan.
Jun 18, 2010 @ 14:58:22
amiiin, harapan kita memang seperti itu, mas hanif, meski kita belum tahu pasti kapan bisa terwujud.
Jun 16, 2010 @ 15:53:34
Indonesia harus bisa masuk ke Piala Dunia.. HARUS HARUS…
Jun 18, 2010 @ 14:57:40
harus! setuju, mas. tentu banyak faktor yang mesti diperbaiki.
Jun 16, 2010 @ 15:11:48
yg jelas Korsel dan Jepang punya modal semangat dan skill yg cukup untuk berlaga di piala dunia. gk kyk PSSI yg akal2an mengikuti bidding tuan rumah piala dunia 2022 demi tiket gratis berlaga di piala dunia. selama PSSI dipimpin orang2 korup seperti saat ini Timnas Indonesia gak akan mampu menembus piala dunia.
Jun 18, 2010 @ 14:57:07
betul, mas yus, situasi kepengurusan seperti itu yang membuat pssi selalu jalan di tempat, bahkan jauh mengalami kemunduran.
Jun 16, 2010 @ 14:42:00
BAgi yang belum dapat Jadwal Piala Dunia Afrika Selatan 2010 format WIB, format resmi FIFA serta guide dan scoring system silahkan kunjungi software.um.ac.id. Semoga bisa membantu.
Jun 18, 2010 @ 14:55:56
ok, mas terima kasih infonya. pasti akan banyak manfaatnya!
Jun 16, 2010 @ 14:32:44
kalau mw indonesia msuk piala dunia entar aja. .mikirin koruptor aja gk slesai2. . .kita bangun negra dari dalam baru keluar. . .:)>-:)>-:)>-
Jun 18, 2010 @ 14:55:31
hehehe … repotnya, kita juga belum tahu kapan kasus korupsi di negeri ini bisa tuntas, bos!
Jun 16, 2010 @ 12:50:44
Ganti dulu NH baru Indonesia Maju
Jun 18, 2010 @ 14:54:50
setuju banget, omiyan! kalau dikendalikan oleh orang2 seperti NH, pssi selamanya akan tiarap.
Jun 16, 2010 @ 12:37:20
Pada wawancara di Elshinta menjelang laga Belanda vs Denmark, Jepang vs Kamerun dan Italia vs Paraguay, Pengurus PSSI Surabaya sekaligus Ketua Persebaya mengatakan bahwa PSSI tidak akan pernah berprestasi selama PSSI pengurusnya masih seperti sekarang ini.
Regina sampai berkata bahwa kalau Bapak yang pengurus PSSI saja bicara seperti itu, bagaimana dengan kami…
Hanya bisa terjadi di Indonesia, sebuah badan persepakbolaan nasional dikendalikan dari dalam penjara. Pantas saja prestasinya nol.
Jun 18, 2010 @ 14:54:16
itulah yang ironis sekaligus tragis, mas arif. pssi yang besar ternyata dikendalikan oleh figur yang bermasalah secara hukum. eh, begitu kok ya ndak ada upaya untuk mereformasi. piye toh?
Jun 16, 2010 @ 11:35:51
Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar, Indonesia ingin menemani beberapa negara asia lain China dan India yang penduduknya sama besar dan sama-sama tidak masuk piala dunia. Kan nggak enak kalau Indonesia masuk piala dunia sementara India dan China tidak masuk. Solidaritas gitu kira-kira ….:((
Jun 18, 2010 @ 14:53:11
hehehe …. begitu, ya, pak? tapi dalam soal industri kok ndak ada solidaritas, pak jai, hehe …. cina kan makin hebat tuh, pak!
Jun 16, 2010 @ 10:37:25
jepang, korea, korut atau negara2 eropa seperti itali, jerman dll sama saja… mereka bukan indonesia… walau jujur saya ngefans sama argentina tapi dalam hati kecil saya selalu berharap semoga usia saya ( kita ) masih mengijinkan untuk menyaksikan sebuah sejarah Indonesia masuk Piala dunia
Jun 18, 2010 @ 14:52:18
itu harapan kita semua, mas firdaus. semoga kita bersama masih bisa menyaksikan kejayaan Pssi, hihihihi …
Jun 16, 2010 @ 08:51:14
Ternyata tim2 sepakbola tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Korsel dan Jepang telah membuktikannya. Semoga apa yang telah berhasil dilakukan kedua negara asia ini bisa menjadi inspirasi buat PSSI untuk memajukan persepakbolaan dalam negeri
Jun 18, 2010 @ 14:51:13
bener banget, mas ifan. tim kita perlu meneladani korsel, jepang, atau korut.
Jun 16, 2010 @ 08:48:47
harapan saya sih yang juara dunia dari negara asia…..mudah-mudahan bisa mengukir sejarah, itu juga kalau bisa….:d
Jun 18, 2010 @ 14:50:40
bener juga, mas naufan. memang perlu merangkak dari bawah dulu, nih!
Jun 16, 2010 @ 07:53:59
konon, usia piala dunia sama dengan usia PSSI
Jun 18, 2010 @ 14:50:11
walah, kenapa prestasinya ndak naik2, ya, mas?
Jun 16, 2010 @ 07:26:46
Jalan-jalan pagi cari suguhan sarapan, maturnuwun
Jun 18, 2010 @ 14:49:45
sami2, pak wahyu, matur nuwun, sugeng tindakan, pak.
Jun 16, 2010 @ 04:53:20
Seharusnya sih bisa…. SEMANGAT PAGI pak sawali….
Jun 18, 2010 @ 14:48:41
seharusnya memang begitu, mas nahdhi. tapi ternyata belum bisa yak?
Jun 16, 2010 @ 02:30:01
Mungkin Seperti halnya seorang anak, Gimana didikan orang tuanya ya bos? Sallam kenal
Jun 18, 2010 @ 14:47:26
salam kenal juga, mas rafi. ada benarnya juga analogimu, mas.
Jun 16, 2010 @ 01:31:48
suatu saat nanti, Indonesia pasti mendapat giliran mas. hehe…
MERDEKA
Jun 18, 2010 @ 14:46:57
merdeka! tapi kapan, ya, mas? udah ndak sabar nih, hehe ….
Jun 16, 2010 @ 01:02:26
thanks for sharing
Jun 18, 2010 @ 14:46:27
sama2, mas. terima kasih.
Jun 15, 2010 @ 23:13:28
sepertinya susah kalau bukan wempi pengurusnya,
Jun 18, 2010 @ 14:44:18
hehe … ayo, dong, mas wempi, nyalon jadi pengurus PSSI, dong. saya pasti akan memilih mas wempi, kekeke ….
Jun 15, 2010 @ 22:20:58
#1. Korsel memang yahud!
#2. Sekedar sharing, suami saya pernah jadi team EO yang meng-handle event sepakbola di tanah air. Dan memang organisasi bola kita itu kelihatan banget carut marut, dan banyak “pr*man-nya”..
#3. Ada hubungannya mungkin ya Pak, kelesuan para pemain (sekarang) dengan masa depan yang nggak jelas? Banyak kisah mantan atlet yang terabaikan begitu pensiun, sementara mereka nggak punya ketrampilan di bidang lain. Waktu masih aktif segala fasilitas (barangkali) dipenuhi oleh klub atau PSSI, lha nanti kalau udah pensiun, gimana ya??
Jun 18, 2010 @ 14:43:41
wah, makasih banget infonya, mbak nana. sangat bermanfaat nih. ttg point yang ke-3 itu, sepertinya memang ada kaitannya, mbak, meski bukan satu2nya.
Tweets that mention Catatan Sawali Tuhusetya -- Topsy.com
Jun 15, 2010 @ 18:09:01
[...] This post was mentioned on Twitter by Sawali Tuhusetya, Sawali Tuhusetya. Sawali Tuhusetya said: Semangat Asia dan Darah PSSI http://is.gd/cPgQk [...]
Jun 15, 2010 @ 16:42:35
saya tetep dukung Indonesia kok pak**==
Jun 18, 2010 @ 14:42:37
harus, dong, biar tetep semangat!
Jun 15, 2010 @ 16:40:51
korea minumnya gingseng sih pak…makanya kuat,.hahah:))
Jun 18, 2010 @ 14:42:22
hehe … mas tukang colong kok tahu? haks.
Jun 15, 2010 @ 15:59:41
indonesia SAKJANE mampu mengalahkan semua peserta piala dunia 2010 ini, cunan sayangnya SAKJANE ora TENANE
Jun 18, 2010 @ 14:42:00
hehe … nah itu dia, ternyata mung sakjane, mas santri, hiks.
Jun 15, 2010 @ 15:08:32
bentar lagi indonesia bakal menyusul pak
Jun 18, 2010 @ 14:41:34
wew…. menyusul ke mana, mas pencerah? haks.
Jun 15, 2010 @ 13:36:12
betul tuh pak..masak iya, sepakbola adalah olahraga favorit negara ini spt badminton, tp mencari 11 orang bertalenta aja kok susaaahh amiirrr ya..
Visit me jg ya my page
Jun 18, 2010 @ 14:41:14
itu dia yang selalu jadi pertanyaan, mas, tapi selalu saja ndak bisa terjawab.
Jun 15, 2010 @ 11:27:48
Anu pak… mungkin PSSI butuh tambahan “Ginseng” biar bisa kayak Korea. :d
Jun 18, 2010 @ 14:39:41
hehehe …. ada benarnya juga tuh, mas. apa mesti dopping, ya?
Jun 15, 2010 @ 11:21:43
byk blogger yang cerita piala dunia. kapan giliran saya yg cerita ya? huehehe *ndak suka nonton bola*
Jun 18, 2010 @ 14:38:40
hehehe …. gpp, bu ita. ibu kan bisa mosting yang lain. ndak harus piala dunia, kan? hehe ….
Jun 15, 2010 @ 10:23:35
zhie kurang paham sama sepak bola Pak :d, taunya pemain Indonesia tuh cuman Bambang Pamungkas doang :d
Jun 18, 2010 @ 14:37:05
hehe … gpp, mbak zie. saya juga hanya seneng nonton doang, kok. nama2 pemainnya ndak hafal, hiks.
Jun 15, 2010 @ 10:23:18
meskipun saya dipondok dan tak pernah bisa meyksikan bgaimna seruny piala dunia, juga PSSI seperti yang tertulis diats, saya turut prihatin untuk PSSI,
Oya pak dhe, ada kabar gembira lho…
http://www.malhikdua.sch.id/berita/103/597-kalah-di-elearning-malhikdua-harus-puas-juara-2
Jun 18, 2010 @ 14:36:26
gpp, mbak damai. wow … selamat atas prestasinya, semoga makin bersemangat mengelola web malhikdua.
Jun 15, 2010 @ 09:11:05
jadi Iri kapan Indonesia bisa ikut
Jun 18, 2010 @ 14:35:47
sulit menjawab pertanyaan mas adib seperti itu, haks.
Jun 15, 2010 @ 09:08:21
kita memang jadi sedikit merasa terwakili nggih Pake?
Jun 18, 2010 @ 14:35:27
sedikit, mas nanang. cuman dikit, hehe ….
Jun 15, 2010 @ 09:05:51
wah kapan ya tim PSSI masuk ke PIALA DUNIA, pasti saya tidak menjagokan portugal lagi, saya akan mendukung INDONESIA, tapi kapankah para pengurus PSSI mau serius dalam mengurusi PSSI
Jun 18, 2010 @ 14:34:57
itulah pertanyaan yang tak gampang dijawab, mas rifky.
Jun 15, 2010 @ 08:28:31
Carut marut kepengurusan PSSI saja belum bisa diselesaikan, bagaimana mau sukses dalam piala dunia. Mulai dari pengurus, wasit yang memihak atau tidak becus memimpin pertandingan, fasilitas dan gaji para pemain yang minim. Semua itu harus di benahi dulu.
Jun 18, 2010 @ 14:35:05
betul, mas marada. sudsah sejak lama kinerja pengurus dipertanyakan. tapi, rupanya mereka bergeming.
Jun 15, 2010 @ 08:16:04
hembbb….korsel ma jepang udah siap ..
indonesia kapan nui..????
Jun 18, 2010 @ 14:31:26
itulah pertanyaan yang tak mudah dijawab, mas.
Jun 15, 2010 @ 08:03:32
saya salut melihat korsel pak. keren bgt saya dukung tim ini masuk semifinal kayak PD sebelumnya…:d/:d/
Jun 18, 2010 @ 14:31:02
hmm … memang hebat, mas ginting, meski pada akhirnya harus menelan kekalahan 1-4 dari argentina.
Jun 15, 2010 @ 07:44:21
Sepak bola sebuah filosofi, jika dipantau dalam segi aturan mainnya, permainan dikatakan berhasil jika bola dapat masuk goal. Sejatinya, ia melatih kesabaran, menuntut ketelitian, dan melahirkan ketangkasan juga kecerdasan bermain. Patut ditiru filosofi usaha di dalamnya, yaitu melatih ketekunan. Sikap dalam mengambil keputusan dan kesabaran yang membaja juga perlu ditekankan… tetap ada hikmahnya. Iya jangan sampai kalah sama dunia !! semangat.
Jun 18, 2010 @ 14:28:40
terima kasih tambahan infonya, mbak rindu. sebuah pernyataan yang sangat mencerahkan. setuju banget, mbak.
Jun 15, 2010 @ 06:54:28
salah urus ya pak? jadinya lesu darah…
Jun 18, 2010 @ 14:28:05
hehehe … mungkin begitu, dok, haks.
Jun 15, 2010 @ 06:36:15
Rindu Team Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia, kapan ya:-?
Jun 18, 2010 @ 14:27:33
itulah pertanyaan yang sulit dijawab, pak, hehe ….
Jun 15, 2010 @ 06:32:08
ya moga ja tim kita semakin baik, dan kita selaku warga yang baik harus selalu mensuport moril sehingga mereka bisa lebih baik………
Jun 18, 2010 @ 14:27:34
tentu, bos, kita perlu memberikan dorongan dan support kepada tim kita agar bisa menjadi tim hebat. support ini mesti juga diimbangi kinerja pengurus PSSI.