04May 2010 106 Comments
Sosok Pak Achjar Chalil dalam Kenangan
Senin, 3 Mei 2010, pukul 04.45 WIB, nada “suara burung” di HP saya berdering. “Innalillahi wainnaillaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah, Bapak Achjar Chalil, Ketua Umum Agupena Pusat, pada hari Senin, 3 Mei 2010, pada pukul 02.00 WIB”. Demikian inti pesan singkat yang saya terima dari Pak Deni Kurniawan As’ari, Ketua Umum Agupena Jawa Tengah, di layar HP. Kabar itu sungguh mengejutkan.
Saya memang belum lama mengenal sosok kelahiran Aceh Timur, 16 April 1954 itu. Saya pertama kali bertemu dengan almarhum ketika Asosiasi Guru Penulis (Agupena) Jawa Tengah dibentuk pada Rabu, 4 Januari 2009 di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Semarang, Jawa Tengah. Meski baru pertama kali bertemu, saya terpukau dengan lontaran pemikirannya yang cerdas dan kritis. Pernyataan Pak Achjar –demikian saya biasa menyapanya–yang selalu saya ingat, guru penulis adalah orang-orang yang berpikiran multidimensional dan memiliki energi otak yang tak pernah kering, sehingga mampu menghasilkan karya-karya kreatif. Lontaran pemikiran Pak Achjar dibuktikan melalui perilaku yang jelas dan nyata dalam keseharian. Selain aktif menulis di berbagai media, Pak Achjar juga menulis beberapa buku yang mengupas tentang berbagai persoalan pendidikan. Buku terakhirnya “Pembelajaran Berbasis Fitrah” yang diterbitkan Balai Pustaka (2008) menjadi salah satu buku rujukan yang laris dibedah di berbagai tempat. Sungguh beralasan kalau akhirnya beliau diberi kepercayaan untuk memimpin Agupena Pusat periode 2006-2011.














Pertemuan saya yang kedua dengan almarhum terjadi pada Rabu, 24 Juni 2009, di LPMP Semarang sebelum Agupena Jawa Tengah menggelar agenda Seminar Nasional dan Lomba Penulisan Artikel bagi Guru se-Jawa Tengah pada keesokan harinya. Saat itu, beliau hadir bersama isteri tercinta. Malam itu, saya bersama beberapa rekan pengurus sempat ngobrol hingga larut malam. Sejak pertemuan itu, saya mulai mengenal siapa sosok Pak Achjar Chalil yang sesungguhnya. Di balik tampilan fisiknya yang kekar dan berotot, Pak Achjar adalah sosok humanis, humoris, ramah, dan bersahaja. Selalu saja ada terdengar suara tawa di sela-sela obrolan itu, meski yang dibicarakan tergolong berat dan sangat filosofis. Kalau berbicara tegas, apa adanya, memiliki elan semangat yang begitu besar, dan pemberani. Tagline di facebooknya: “Saya, Achjar Chalil. saya seorang petarung. Saya bertarung melawan kemiskinan, kebodohan yang melilit diri saya dan lingkungan saya. Saya bertarung melawan rasa sakit, bertarung melawan rasa takut, dan bertarung melawan Iblis, musuh saya yang nyata”, makin menegaskan siapa sosok Pak Achjar yang sesungguhnya.
Saya makin mengenal sosok Pak Achjar Chalil ketika bertemu dengan beliau untuk yang ketiga kalinya pada Kamis, 9 Juli 2009, ketika berlangsung audiensi dengan Sekretaris Direktorat Jenderal PMPTK (Peningkatan Mutu Pendidik dan tenaga Kependidikan), Bapak Ir. Giri Suryatmana, di Kantor Depdiknas, Senayan, Jakarta. Di sela-sela audiensi itu, Pak Achjar sempat mengungkapkan perjuangannya melawan penyakit yang tengah dideritanya. Kondisi fisiknya mulai menurun.
***
Ya, ya, Almarhum memang dikenal sebagai sosok yang sederhana, jujur, dan rendah hati. Kecintaannya pada konsep pendidikan EMS (Engku M. Syafe’i) yang diterapkan di Perguruan Indonesische Nationale School (INS) yang kemudian berubah menjadi Institut Nasional Syafe’i di desa Palabihan, Kayutanam, Sumatera Barat, pada 31 Oktober 1926, agaknya membuat almarhum tak pernah berambisi menjadi seorang pejabat, meski kesempatan untuk itu sangat terbuka luas. Hingga meninggal, Pak Achjar masih tercatat sebagai guru di SMK 56 Jakarta. Pak Achjar pula yang membidani lahirnya Asosiasi Guru Penulis Seluruh Indonesia (Agupena) yang sekaligus menjadi Ketua Umum periode 2006-2011.
Pak Achjar juga dikenal sebagai sosok yang gigih dan pantang menyerah. Untuk membuktikan kecintaannya pada INS Kayutanam, lelaki kelahiran Aceh Timur, 16 April 1954 itu pernah menyusuri jalan darat dari Tangerang (tempat tinggalnya) ke Kayutanam dengan bersepeda motor. “Ustadz, antum sudah tua, ingat-ingatlah umur,” demikian saran Pak Rafi Arta koleganya yang sesama guru di SMK 56 Jakarta. Namun, agaknya saran itu hanya direspon dengan senyum khasnya. Bahkan, Pak Ahjar yang menguasai bahasa Jawa, Sunda, dan Betawi dan punya hobi naik motor gede itu juga pernah singgah di berbagai kota besar di Indonesia dengan bersepeda motor.
Selain dikenal sebagai sosok yang gigih dan pantang menyerah, Pak Achjar juga memiliki ide-ide cemerlang dan kritis tentang ranah dunia pendidikan. Konsep-konsep pendidikannya yang sangat kuat kesan religiusnya terungkap dalam buku “Pembelajaran Berbasis Fitrah” (Balai Pustaka, 2008). Menurutnya, pembelajaran berbasis fitrah merupakan pembelajaran yang mengupas masalah fitrah dalam makna suci yang mengingatkan bahwa “Kesucian Jiwa” memegang peranan penting dalam perilaku dan keberhasilan manusia dalam menjalani hidupnya. Jiwa yang kering dan jauh dari nilai-nilai agama, tegasnya, adalah jiwa yang cenderung membuat seseorang atau sekelompok orang berbuat tanpa kearifan dan cenderung mengabaikan etika, estetika, dan ‘Kemanusiaan yang adil dan beradab’. Jiwa adalah bagian dari Fitrah dalam makna; penciptaan yang dilakukan oleh Allah sebagai Sang Pencipta (al Khalik).
***
Pasca-audiensi dengan Sekretaris Ditjen PMPTK, saya hanya sempat berkomunikasi dengan Pak Achjar per telepon. Beberapa kali beliau mengabarkan diagnosis dokter tentang indikasi adanya tumor kelenjar tiroid yang bersarang di lehernya. Terakhir, kurang lebih sepekan yang lalu, Pak Achjar sempat mengabarkan kondisi kesehatannya yang makin membaik melalui telepon. Tumor kelenjar tiroid yang dideritanya sejak beberapa bulan yang lalu berangsur-angsur hilang, bahkan nafsu makannya juga sudah normal. Nada suaranya pun benar-benar meyakinkan saya bahwa Pak Achjar sudah tidak dalam keadaan sakit yang mengkhawatirkan. Saya benar-benar lega. Meski masih harus melakukan therapi secara rutin, Pak Achjar sudah berada dalam tahap pemulihan kesehatan yang tak lama lagi akan segera sehat dan segar bugar. Namun, agaknya Tuhan berkehendak lain. Setelah menerima telepon berdurasi sekitar 30 menit itu, saya hanya sempat menerima satu kali pesan singkat dari Pak Achjar tentang therapi rutin yang dilakukannya, sebelum akhirnya saya mendengar kabar duka itu.
Kini, Pak Achjar telah tiada. Saya dan tentu saja keluarga besar Agupena benar-benar merasa kehilangan atas kepergian sosok bersahaja yang selalu memancarkan sikap optimis dalam menghadapi tantangan hidup itu. Almarhum adalah sosok “mahaguru” sejati sekaligus juga sahabat dalam keseharian, yang tak pernah lelah “membangun semangat berbagi”, bersilaturahmi, dan membangkitkan kesadaran akan pentingnya pendidikan karakter berbasis religi di tengah dinamika peradaban global yang makin rumit dan kompleks.
Selamat jalan, Pak Achjar. Semoga dilapangkan jalanmu menuju ke haribaan-Nya, diampuni segala dosa-dosamu, dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Meski jasatmu telah tiada, nilai-nilai keteladanan, pemikiran, dan kebersahajaanmu merupakan warisan tak ternilai bagi Agupena. Saya dan keluarga besar Agupena Jawa Tengah turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan, amiin. ***
Tulisan lain yang berkaitan:
Tulisan berjudul "Sosok Pak Achjar Chalil dalam Kenangan" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (4 May 2010 @ 00:58) pada kategori Edukasi, Refleksi dan telah dikunjungi oleh . Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini:













Aug 23, 2011 @ 13:15:40
kami turut berduka cita pak…
semoga amal ibadah beliau di terima disisiNya…
Aug 22, 2011 @ 13:25:02
amiiin…
sebagai umat muslim kita berhak
untuk membantu mendo’akannya..
Catatan Sawali Tuhusetya
Jul 09, 2010 @ 15:24:52
[...] kepengurusan organisasi di tingkat wilayah setelah reorganisasi Agupena Pusat berlangsung pasca-mendiang Achjar Chalil. Penyegaran kepengurusan di tingkat wilayah, berdasarkan rekomendasi Munaslub, dipandang penting, [...]
Agupena Pasca-Munaslub dan Muswilub | Agupena Jawa Tengah
Jul 08, 2010 @ 07:30:55
[...] kepengurusan organisasi di tingkat wilayah setelah reorganisasi Agupena Pusat berlangsung pasca-mendiang Achjar Chalil. Penyegaran kepengurusan di tingkat wilayah, berdasarkan rekomendasi Munaslub, dipandang penting, [...]
Jun 01, 2010 @ 17:31:41
Innalillahi wainnailaihi roji’un.. smoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT…
saya pun kehilangan seorang dosen tercinta di tanggal yang sama
Jun 01, 2010 @ 22:58:08
terima kasih ucapan duka dan supportnya, mas gadgetboi.
May 24, 2010 @ 10:12:12
turut b’duka cita atas berpulangnya beliau semoga beliau diterima disisiNYA, aminnn…….dan s’moga s’mua ilmu yang bermanfaat yang diberikan olehnya dapat bermanfaat juga bagi kita….
.-= yohan wibisono´s last blog ..PEKERJA PENGANGGURAN | BANGKIT! =-.
May 25, 2010 @ 22:58:59
terima kasih atas doa dan ucapan bela sungkawanya, mas wib.
May 14, 2010 @ 19:00:36
Assalamualaikum wr wbr.
Saya Zulkarnaen Arsi, atas nama keluarga Alm. Achjar Chalil meminta permohonan maaf atas segala salah Alm.
terima kasih Pak telah menerbitkan tulisan ini.
wassalamualaikum.
.-= Baca juga tulisan terbaru Zulkarnaen Arsi berjudul "Sepenggal kisah hidupku" =-.
May 11, 2010 @ 23:02:45
How do I make money online without spending money?
May 08, 2010 @ 13:18:09
semoga amal kebaikannya didunia selalu mengalir untuk beliau
May 09, 2010 @ 22:18:15
amiiiiin, terima kasih doanya, mas koes.
May 08, 2010 @ 12:38:45
semoga amal ibadahnya diterima oelh yang MAha Kuasa
May 09, 2010 @ 22:17:54
amiiin, terima kasih banget ucapan duka dan empatinya, mas jun.
May 08, 2010 @ 10:10:52
turut berduka cita
atas meninggalnya..
semoga keluarga dan saudara bisa sabar dan tabah…
May 09, 2010 @ 22:17:33
amiin, terima kasih ucapan duka dan empatinya, mas rezky.
May 08, 2010 @ 08:26:52
Innalillahi wainna ilaihi rojiuun, semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak bagi “beliau” dan memberikan pula sosok pengganti untuk melanjutkan perjuangan beliau. Amin…
.-= Baca juga tulisan terbaru yusami berjudul "BERBAHASA INDONESIA DENGAN BAIK DAN BENAR" =-.
May 09, 2010 @ 22:17:11
amiiin, terima kasih ucapan duka dan empatinya, mas yussa, semoga memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 08, 2010 @ 06:36:20
Semoga Keluarga yang ditinggalkan di berikan ketabahan pak …
.-= Baca juga tulisan terbaru bayuputra berjudul "KABUPATEN BARITO TIMUR" =-.
May 09, 2010 @ 22:16:18
amiiin, terima kasih mas bayu, btw, kemarin mas bayu kan dah menyampaikan ucapan duka, toh, hehe ….
May 07, 2010 @ 23:08:17
semoga kita yang ditinggalkan bisa menruskan perjuangan beliau
dan keluarga yang ditinggalkan tabah menerimanya
.-= Baca juga tulisan terbaru budiesastro berjudul "HASIL OLIMPIADE SAINS 2010 KAB BARTIM" =-.
May 08, 2010 @ 01:15:43
@budiesastro,
amiiin, terima kasih atas support dan empatinya, kang bud.
May 07, 2010 @ 18:06:37
Sosok yang layak menjadi contoh ….
May 08, 2010 @ 01:13:18
betul sekali, mas ruby. makanya, kami benar2 merasa kehilangan.
May 07, 2010 @ 17:11:47
Inna lillahi..
Smoga Amal ibadah Beliau diterima di sisi-Nya…
.-= Baca juga tulisan terbaru The Fachia berjudul "Download USB SafeGuard tool (Portable)" =-.
May 08, 2010 @ 01:12:25
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas fachia, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 07, 2010 @ 08:54:59
Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun. Telah berpulang sahabat terbaikku, almarhum Pak Acjar Chalil. Pertemuan di Pusbuk Jakarta 2008 dengannya, telah memberi energi, wawasan, dan semangat. Saya banyak menimba ilmunya. Pa Achjar sumber inspirasi yang hebat. Selamat jalan, semoga amal ibadah diterima disisiNya.
.-= Baca juga tulisan terbaru Ajeng Kania berjudul "Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan 2010 Berhadiah Rp1 Milyar" =-.
May 08, 2010 @ 01:17:32
@Ajeng Kania,
terima kasih ucapan duka dan doanya, bu ajeng, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 07, 2010 @ 08:48:25
Pertemuan langsung dengan almarhum, Pa Achjar Chalil terjadi di Pusbuk Jakarta 2008. Masih terngiang, beliau memanggilku dengan sebutan Ayu. Beliau banyak mengajari saya tentang cara menulis dan berbagi. Beliau memberi buah karyanya, Pembelajaran Berbasis Fitrah. Pemikiran cerdas, kritis dan konstruktif telah banyak dituangkannya. Selamat jalan sahabat. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisiNya.
May 08, 2010 @ 01:11:38
oh, ya, kita benar2 merasa kehilangan atas keteladanan belau, pak. semoga kita bisa meneruskan perjuangannya.
May 07, 2010 @ 02:07:09
semoga beliau diterima disisiNya amin..
.-= Baca juga tulisan terbaru Sebar Iklan Baris berjudul "Gempa Bumi 6,3 SR di Bengkulu, 5 Mei 2010" =-.
May 08, 2010 @ 01:10:17
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alam kebadiannya sana.
May 07, 2010 @ 00:00:06
Sungguh beliau merupakan sosok yang bersemangat, Semoga perjuangan beliau dapat dilanjutkan. Maju terus Agupena
.-= Baca juga tulisan terbaru Matt Wahyu berjudul "Life Skill: ….. (w~*usj???h2#@$)" =-.
May 08, 2010 @ 01:09:06
betul sekali, pak wahyu. kami benar2 merasa kehilangan sosok pak achjar. amiin, terima kasih supportnya, pak.
May 06, 2010 @ 23:41:59
lagi-lagi kita kehilangan sosok luar biasa ya… Semoga beliau diterima di sisi-Nya
.-= Baca juga tulisan terbaru NoRLaNd berjudul "It’s Been a Half of the Year" =-.
May 08, 2010 @ 01:08:06
betul sekali, mas norland. terima kasih empati dan doanya.
May 06, 2010 @ 15:41:03
inalillahi wainailahi rojiun….
semoga amal ibdah beliau bisa di terima disisiNya…
orang baik dan orang bijak biasanya mudah untuk masuk pintu surga .. Amin…
May 08, 2010 @ 01:07:16
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas bayu, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 06, 2010 @ 13:14:24
saya turut berduka atas meninggalnya alm pak ahcar, semoga karya² almarhum akan dikenang dan diteruskan oleh generasi berikutnya..
May 08, 2010 @ 01:07:05
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas dewanto, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 06, 2010 @ 12:05:21
ikut berbela sungkawa
.-= Baca juga tulisan terbaru ilham berjudul "Kenapa Tak Boleh Pakai Jilbab?" =-.
May 08, 2010 @ 01:06:37
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas ilham, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 06, 2010 @ 11:49:48
Duh, komentar saya kok gak muncul lagi ya, Pak? Ya sudah ta baleni wis seingatnya.
Turut berduka cita untuk seluruh keluarga besar Agupena. Setelah pengurus Agupena Jateng asal Pemalang, kini giliran Ketua Agupena Pusat yang berpulang ke haribaan Ilahi. Semoga amal baiknya menjadi sahabat yang menerangi jalan Pak
May 06, 2010 @ 11:22:37
Lagi, keluarga besar Agupena kehilangan sosok penting. Setelah Sekretaris Agupena Jateng yang meninggal kecelakaan pada pertengahan tahun lalu, kini giliran Ketua Agupena Pusat yang berpulang. Turut berduka cita, Pak…
.-= Baca juga tulisan terbaru Bung Eko berjudul "Eni Kusuma, Kisah TKW Luar Biasa" =-.
May 08, 2010 @ 01:05:17
betul sekali, bung eko. mungkin memang sudah jadi garis nasib dan takdir. terima kasih ucapan duka dan doanya, bung eko, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 06, 2010 @ 11:09:17
Innalillahi wainnaillaihi raji’un … do’a kelapangan dan kedamaian buat beliau, membaca tulisan ini saja sudah terasa mengenal beliau dengan perjuangan yang luar biasa.
.-= Baca juga tulisan terbaru HE. Benyamine berjudul "PUISI (20): ENGKAU SANGAT DEKAT" =-.
May 08, 2010 @ 01:04:39
terima kasih ucapan duka dan doanya, bang ben, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 06, 2010 @ 10:59:04
salam sahabat
saya turut berduka cita atas meninggalnya alm pak ahcar, tapi karya² almarhum akan selalu menjadi bacaan sejarah
May 08, 2010 @ 01:04:20
salam persahabatan juga, gus, terima kasih ucapan duka dan doanya, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 06, 2010 @ 10:09:57
Innalillahi wainnaillaihi raji’un
Orang yang baik
Kan meninggalkan kenangan baik di ingatan orang2 yg mengenalnya
Lantas mendoakannya
May 08, 2010 @ 01:03:58
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas achoey, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 06, 2010 @ 08:49:06
weh2
berkunjungd engan senyumannn
.-= Baca juga tulisan terbaru kyra.curapix berjudul "Seni Ukir Terekstrem…!!!" =-.
May 08, 2010 @ 01:03:41
berkunjung dengan senyuman? hmm … maksudnya gimana, mas?
May 06, 2010 @ 08:45:18
Turut berduka cita pak
Salam
.-= Baca juga tulisan terbaru Omiyan berjudul "Menjadi Air" =-.
May 08, 2010 @ 01:03:04
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas omiyan, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 05, 2010 @ 23:37:37
Satu lagi orang hebat meninggalkan kita. Saya yakin karya-karyanya berguna bagi untuk kita. Turut berduka cita pak.
Semoga Agupena semakin maju walaupun kehilangan tokohnya.
.-= Baca juga tulisan terbaru oglek berjudul "Get Ready for Mobile" =-.
May 08, 2010 @ 01:01:35
amiiin, terima kasih empati dan supportnya, mas oglek.
May 05, 2010 @ 23:06:30
Ina lillahi wainalillahi rojiun. Ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggala Bapak Achyar Chalil. Semoga arwahnya diterima di sisi-Nya dengan segala amal kebaikanya dan diberikan jalan yang lurus dan lapang. Amin.
.-= Baca juga tulisan terbaru Sugiana Hadisuwarto berjudul "Ngobrol itu penting!" =-.
May 08, 2010 @ 01:01:08
terima kasih ucapan duka dan doanya, pak sugiana, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 05, 2010 @ 23:02:00
Innalillahi wainna ilaihirojiun.. turut berduka pak.. Semoga almarhum diterima disisi Allah swt
.-= Baca juga tulisan terbaru Afif Logicprobe10 berjudul "Terfavorit Belum Tentu Idaman" =-.
May 08, 2010 @ 01:00:46
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas afif, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 05, 2010 @ 23:01:44
Turut berduka dengan hati yang mendalam.
.-= Baca juga tulisan terbaru SAUNG TANI berjudul "The Short History of Agriculture" =-.
May 05, 2010 @ 22:56:49
Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya…Semoga arwahnya diterima disinya dengan segala amal kebaikanya. Amin.
.-= Baca juga tulisan terbaru SAUNG TANI berjudul "The Short History of Agriculture" =-.
May 08, 2010 @ 01:00:30
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas saung tani, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 05, 2010 @ 12:30:20
Innalillahi wa innailaihi rojiuun…Semoga arwahnya tenang dan diterima disisiNya ya pak.Ttp semgt memajukan pendidikan di Negeri ini…
.-= Baca juga tulisan terbaru iis sugianti berjudul "Dua alasan kenapa koruptor harus dihukum mati!" =-.
May 08, 2010 @ 00:59:32
terima kasih ucapan duka dan doanya, mbak yanti, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 05, 2010 @ 08:37:33
turut berduka cita pak
semoga amal ibadahnya di terima disisi Tuhan dan keluarga yang di tinggalkan tabah atas semuanya yaa
May 08, 2010 @ 00:58:39
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alam keabadian.
May 05, 2010 @ 07:54:20
Innalillahi wainnailaihi roji’un.. smoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT…
(
May 08, 2010 @ 00:58:13
terima kasih ucapan duka dan doanya, pak jai, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 04, 2010 @ 22:12:04
Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Semoga amal iabadahnya diterima di sisi-Nya, dan perjuangan beliau bisa berlanjut oleh para penerusnya.
Buku “Pembelajaran Berbasis Fitrah” karyanya, betul-betul saya baru tahu pada hal terbit tahun 2008 lalu. Buku-buku Balai Pustaka memang sulit diperoleh di toko-toko buku di kota saya.
.-= Baca juga tulisan terbaru Abdul aziz berjudul "KH Abdullah bin Nuh Memenuhi Syarat sebagai Calon Pahlawan Nasional" =-.
May 05, 2010 @ 12:43:38
@Abdul aziz, Amieennn
.-= Baca juga tulisan terbaru iis sugianti berjudul "Dua alasan kenapa koruptor harus dihukum mati!" =-.
May 08, 2010 @ 00:57:52
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas azis, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 04, 2010 @ 20:20:19
cah ndueso turut bela sungkawa pak
.-= Baca juga tulisan terbaru cah ndueso berjudul "Pacaran" =-.
May 08, 2010 @ 00:57:31
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 04, 2010 @ 19:44:46
kami turut berduka cita pak…
semoga amal ibadah beliau di terima disisiNya…
.-= Baca juga tulisan terbaru Tour, Food, and Health berjudul "TIPS MERENCANAKAN KECERDASAN OTAK ANAK" =-.
May 08, 2010 @ 00:57:10
terima kasih ucapan duka dan doanya, dok, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 04, 2010 @ 18:26:52
ga brani komen
(
(
.-= Baca juga tulisan terbaru AeArc berjudul "AeArc dapet "Tag Apresiasi Blogger"" =-.
May 08, 2010 @ 00:56:47
loh, memangnya kenapa, mas?
May 04, 2010 @ 14:01:46
Innalillahi wainnailaihi roji’un.. smoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT… Maju terus Agupena Indonesia..
Nice info pak
May 08, 2010 @ 00:56:33
terima kasih ucapan duka dan doanya, mas fans, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 04, 2010 @ 12:11:05
“Saya, Achjar Chalil. saya seorang petarung. Saya bertarung melawan kemiskinan, kebodohan yang melilit diri saya dan lingkungan saya. Saya bertarung melawan rasa sakit, bertarung melawan rasa takut, dan bertarung melawan Iblis, musuh saya yang nyata”….
Subhallah.. Kata-kata Almarhum cukup memompa semangat apabila lia ikut berada dalam acara tsb.. Memulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar..
===========
Innalillahi Wainna Illaihirojiun.. Semoga semua Amal Ibadah beliau diterima oleh Allah SWT.. dan diberikan ketabahan terhadap yang ditinggalkan
Aminn
.-= Baca juga tulisan terbaru delia berjudul "Mencoba Romantis" =-.
May 08, 2010 @ 00:53:07
terima kasih ucapan duka dan doanya, mbak lia, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 04, 2010 @ 11:34:15
Saya ingat cerita Anda tentang Bapak ini, Pak Wali..
Ikut berduka cita… Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan YME!
Maju terus Agupena Indonesia! Gugur satu tumbuh seribu!
.-= Baca juga tulisan terbaru DV berjudul "Hikayat Tattoo (6), Akhir yang bukan akhir" =-.
May 08, 2010 @ 00:49:05
iya, mas donny, terima kasih ucapan duka dan doanya.
May 04, 2010 @ 10:47:24
semoga amal ibadahnya diterima disisinya dan dikuatkanlah orang-orang yang ditinggalkan
.-= Baca juga tulisan terbaru TUKANG COLONG berjudul "Pilkada..Pilkada.." =-.
May 04, 2010 @ 09:02:31
inalillahi wainailahi rojiun…… turut berdukacita, semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT… amiin
May 08, 2010 @ 00:46:44
amiiin, terima kasih ucvapan duka dan doanya, mas firdaus.
May 04, 2010 @ 07:54:16
Biarlah Sang Khalik yang senantiasa melimpahkan berkat kekuatan, ketabahan, dan keteguhan kepada keluarga yang ditinggalkan. Amin.
.-= Baca juga tulisan terbaru Sungkowoastro berjudul "5.168 Seruling Meriahkan Hardiknas" =-.
May 08, 2010 @ 00:46:09
amiiin, terima kasih doa dan empatinya, pak sungkowo.
May 04, 2010 @ 07:44:43
Mudah2an amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT. Dan semoga sumbangsih yang telah beliau berikan bagi dunia pendidikan Indonesia bisa bermanfaat bagi semua
May 08, 2010 @ 00:45:51
amiin, terima atas doanya, mas ifan, semoga bisa memberikan kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru.
May 04, 2010 @ 06:48:00
Innalilahi wa Innalilahi ROji’un….
Saya yakin Allah memberi yang terbaik bagi Pak Achjar dan kita semua. Perjuangan Pak Achjar pasti ada diantara kita secara bersama-sama melanjutkan untuk “babat alas”….
May 08, 2010 @ 00:44:35
terima kasih atas ucapan duka dan empatinya, mas nahdhi.
May 04, 2010 @ 03:35:59
mantab pak..teringat masa lalu ni!!
May 08, 2010 @ 00:33:41
masa lalu? hmm … adakah hubungannya dengan almarhum?
May 04, 2010 @ 03:34:31
Mantab pak..banyak banget tapi keren
May 04, 2010 @ 12:06:14
@adib, maksudnya apa ya……
nggak dibaca dulu kang….
.-= Baca juga tulisan terbaru delia berjudul "Mencoba Romantis" =-.
May 08, 2010 @ 00:33:13
walah, yang dilihat kok malah gambarnya doang toh, mas adib.
May 04, 2010 @ 03:19:03
Innalillahi wainnaillaihi raji’un.
1 lagi Indonesia kehilangan putra terbaiknya…
semoga semua diberi kebaikan oleh-Nya…amiin
dan cit2nya pun tetap berkelanjutan
.-= Baca juga tulisan terbaru Pojok Pradna berjudul "3 Kata 3 Cerita" =-.
May 08, 2010 @ 00:32:40
amiiin, terima kasih ucapan dukanya, mas pradna. agupena bener2 merasa kehilangan atas meninggalnya almarhum.
May 04, 2010 @ 02:51:05
semoga yang di tinggalkan diberikan kesabaran.. amiiinnn…
.-= Baca juga tulisan terbaru Blognya Achot berjudul "Cara Mudah Bikin Adem Mata Blogger" =-.
May 08, 2010 @ 00:32:02
amiiin, terima kasih ucapan duka dan empatinya, mas achoot.
Tweets that mention Sosok Pak Achjar Chalil dalam Kenangan -- Topsy.com
May 04, 2010 @ 01:21:32
[...] This post was mentioned on Twitter by Sawali Tuhusetya, Sawali Tuhusetya. Sawali Tuhusetya said: Sosok Pak Achjar Chalil dalam Kenangan http://is.gd/bSw5r [...]
May 04, 2010 @ 01:18:48
inalillahi wainailahi rojiun. Ikut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas kepulangan Pak Achjar ke Rahmatullah. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya.
Pemikiran-pemikiran hebat beliau tentu telah membentuk pondasi untuk diteruskan pak
May 08, 2010 @ 00:31:34
terima kasih ucapan dukanya, mas teguh, semoga doa pak teguh bisa membawa kemaslahatan buat almarhum di alamnya yang baru, amiiin.