20Apr 2010 89 Comments1,743 pembaca
Penafsiran Naif terhadap Gagasan dan “Pemberontakan” Kartini
Kartini bisa dibilang sebagai sosok fenomenal pada zamannya. Sebagai priyayi trah Jawa berdarah biru, pandangan dan pemikirannya jauh melampaui batas dimensi feodalistik yang masih begitu kuat membelenggu sekat-sekat kehidupan perempuan bangsawan. Ia tak pernah berhenti melakukan sebuah “pemberontakan” pemikiran terhadap atmosfer aristokrat yang menelikungnya. “Pemberontakan” pemikiran itu disampaikan melalui berbagai surat kepada sahabatnya, Abendanon, di [...]









