Home | Blog, Edukasi, Opini, Refleksi | Blogwalking: Jalan Menuju Sehat

Blogwalking: Jalan Menuju Sehat

Monday, 1 February 2010 (04:11) | 498 pembaca | 228 komentar | Print this Article

Blogwalking? Hmm … istilah yang satu ini pasti sudah tak asing lagi di kalangan bloger. Konon, kosakata ini hadir ketika blogger butuh sosialisasi dan interaksi dengan sesamanya. Dia juga hadir ketika bloger tak ingin asyik dengan dunianya sendiri; berdiri di atas puncak menara gading dunia virtual yang terus berkarya dan menghasilkan pikiran-pikiran kreatif, tetapi tak pernah bersentuhan dengan persoalan-persoalan sosial dan ranah komunikasi dunia virtual lainnya.

blogwalkingMelintasi batas global.blogwalkingBlogwalking, Yuk!blogwalkingSimbolisasi Blogwalking.Namun, hanya sekadar ingin terhindar dari stigma “asyik dengan dunianya sendiri” itukah seorang bloger butuh blogwalking? Atau, hanya sekadar ingin memburu back-link demi memburu trafik dan ketenaran sebuah blog agar bisa mulus jalannya menuju tahta popularitas untuk kepentingan bisnis online, misalnya?

Saya pikir tak ada sebuah “mazhab” pun yang mengharuskan seorang bloger mesti begini atau begitu. Melakukan blogwalking atau tidak, itu sudah masuk pada ranah personal dan hak “prerogatif” yang tak bisa diintervensi dan dipengaruhi oleh “mazhab” tertentu. Toh, tanpa blogwalking, seorang blogger juga tak bakalan kena “dampak sistemik” terhadap keberlangsungan dan eksistensi sebuah blog selama akun-nya belum mengalami masa expired atau ter-banned?

Meski demikian, saya melihat blogwalking memiliki jangkauan kebermaknaan dan kebermanfaatan yang jauh lebih luas. Blogwalking itu bisa menjadi jalan menuju sehat? Kok bisa? Ya, ya, ya, seiring dengan dinamika peradaban yang terus bergerak menuju perkampungan global, ukuran sehat pun tak hanya berkelindan dengan persoalan-persoalan fisik dan hal-hal yang kasat mata. Sehat bisa menjangkau ranah sosial, emosional, spiritual, bahkan juga kultural. Melalui blogwalking, kita mendapatkan asupan gizi sosial, emosional, spiritual, dan kultural itu melalui postingan-postingan sahabat bloger yang kita kunjungi.

Secara sosial, blogwalking bisa memperpendek jarak sekaligus memperluas jangkauan relasi dan pertemanan. Blog memang bukan jejaring sosial semacam facebook, twitter, friendster, myspace, netlog, atau sejenisnya, yang bisa demikian lentur menjaring pertemanan dengan orang-orang yang punya satu “selera”. Namun, blog justru mempunyai jaringan sosial yang jauh lebih luas dan terbuka tanpa harus melalui proses invite dan approve. Blog bisa dimasuki dan dikomentari siapa saja; bahkan oleh orang yang tidak satu “selera” dengan kita.

Secara emosional, kita bisa memperkaya dan mencerdaskan emosi kita dengan membaca postingan-postingan yang reflektif dan terbebas dari kesan menggurui. Secara tidak langsung, tulisan-tulisan sahabat bloger semacam itu bisa merangsang dan menginspirasi kita untuk menjadi pribadi yang arif, matang, dan dewasa. Secara spiritual, batin kita juga tercerahkan melalui tulisan-tulisan sahabat bloger yang mengangkat persoalan-persoalan spiritual, yang diakui atau tidak, bisa memberangus kecongkakan dan kebuasan hati, serta dengan rendah hati bersedia dengan jujur mengakui bahwa “di atas langit masih ada langit”. Bahkan, secara kultural, kita bisa menjadi sosok moderat dan berpandangan multikultur dengan membaca postingan-postingan sahabat yang lintasbudaya dan lintas-suku. Ini artinya, blog tak ubahnya perpustakaan maya yang mampu membangun budaya literasi secara spontan dan serba tak terduga melalui kacamata multidimensi yang toleran dan demokratis.

Lantas, perlukah komentar dan jejak blogwalking yang masuk ke blog kita direspon dan ditanggapi? Hmm … kalau yang ini persoalan lain lagi. Setiap bloger punya pandangan yang berbeda. Karena alasan tertentu, tak punya waktu, misalnya, seringkali komentar pengunjung tak sempat direspon, atau bisa juga dengan sengaja membiarkan tulisan di blognya menjadi semacam diskursus yang bebas dikomentari siapa saja, tanpa harus direspon balik, karena tulisan di blognya sudah dianggap cukup mewakili pemikiran-pemikiran personalnya. Yang repot kalau komentar dan jejak blogwalking tak direpson, juga tak ada inisiatif untuk melakukan kunjungan balik. Nah, yang model begini, agaknya sulit menghindar dari stigma “asyik dengan dunianya sendiri” itu. Atau, bisa jadi sudah merasa sehat secara sosial, emosional, spiritual, dan kultural. Bagaimana menurut Sampeyan? ***

Kategori: Blog, Edukasi, Opini, Refleksi | Tags: , , ,

Tulisan lain yang berkaitan:

imgFriends Award Tak Terduga (Wednesday, 18 August 2010, 298 pembaca, 107 respon) Sungguh tak terduga, saya mendapatkan Friends Award dari Pak Mumun Surahman, rekan sejawat dari Baturajeg Majalengka yang kini mengajar di SMPN 2 Bantarujeg, Jalan Desa Salawangi No. 11 Bantarujeg Majalengka. Terima kasih atas pemberian award-nya, Pak,...
imgDari LCC hingga Bedah SKL UN 2010 (Monday, 22 February 2010, 602 pembaca, 73 respon) Kamis, 18 Februari 2010, bertempat di SMP 3 Patebon, Kendal, saya bersama beberapa rekan sejawat didaulat untuk menjadi yuri Lomba Cerdas-Cermat (LCC) Tingkat SMP Kabupaten Kendal. LCC dimaksudkan sebagai ajang seleksi untuk memilih satu regu terbaik...
imgPentas Seni dan Malam Tahun Baru 1431 Hijrah (Saturday, 19 December 2009, 392 pembaca, 132 respon) Kamis, 17 Desember 2009, menjadi hari yang tak terlupakan bagi para siswa SMP 2 Pegandon, Kendal. Pasalnya, semua siswa bebas berekspresi di atas panggung dalam sebuah acara berlabel “Pentas Seni”. Selain sebagai unjuk kemampuan para siswa di bidang...
imgUlang Tahun ke-2 TPC dan Martil UU ITE: Sebuah Refleksi (Monday, 30 November 2009, 296 pembaca, 151 respon) Apa yang menarik dari serangkaian acara yang digelar oleh TPC (tugupahlawan.com) dalam merayakan HUT-nya yang kedua? Sahabat-sahabat blogger dari berbagai komunitas yang kebetulan hadir di kota pahlawan ini, bisa dipastikan tak begitu gampang melupakan...
imgDari Bedah SKL UN hingga Koordinasi Agupena (Friday, 27 November 2009, 374 pembaca, 38 respon) Selama tiga hari (Selasa-Kamis, 24-26 November 2010), saya bersama Pak Ch. Susanto, guru SMP 2 Sukorejo, didaulat oleh LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Jawa Tengah untuk mendampingi teman-teman guru MTs Kabupaten Purbalingga yang sedang...
Catatan Sawali Tuhusetya
feeds.feedburner.com
Tulisan berjudul "Blogwalking: Jalan Menuju Sehat" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (Monday, 1 February 2010 (04:11)) pada kategori Blog, Edukasi, Opini, Refleksi. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Ingin berlangganan gratis? Silakan daftarkan alamat email Anda sekarang juga! Terima kasih dan salam budaya!
Anda juga bisa memublikasikan tulisan ini melalui jejaring sosial/web berikut:
FacebookTwitterStumbleDigg itDeliciousGoogle ReaderRedditTechnoratiGoogle BuzzYahoo Buzz
DesignfloatDiigoMixxMeneamedesignbumpFurlMagnoliaBlinklistfurlblogmark

228 Responses to "Blogwalking: Jalan Menuju Sehat"

  1. Frinan says:
    Menggunakan Firefox 4.0b4 Firefox 4.0b4 pada Windows XP Windows XP

    blogwalking emank wokey…
    met kenal..
    http://flguid.blogspot.com/
    visit y…
    Baca juga tulisan terbaru Frinan berjudul Mesin Pengumpul RupiahMy ComLuv Profile

  2. Menggunakan Firefox 3.6.8 Firefox 3.6.8 pada Windows Vista Windows Vista

    kembali bersilaturahmi mas… he he he…
    Baca juga tulisan terbaru Bus Kota Angkota berjudul Lokasi Rawan Kejahatan di Wilayah JabodetabekMy ComLuv Profile

  3. Menggunakan Firefox 3.6.6 Firefox 3.6.6 pada Ubuntu 10.04 Ubuntu 10.04

    ok, siplah! ayo, blogwalking!

  4. Menggunakan Firefox 3.6.6 Firefox 3.6.6 pada Ubuntu 10.04 Ubuntu 10.04

    ok, sip. terima kasih kunjungan silaturahminya.

  5. Menggunakan Google Chrome 5.0.375.86 Google Chrome 5.0.375.86 pada GNU/Linux GNU/Linux

    setuju, bos. memang banyak manfaat yang bisa kita peroleh melalui blogwalking, tak hanya buat pemula, loh!

Leave a Reply

CommentLuv Enabled
«
»
www.batuzakar.netweb hosting indonesia
Catatan Sawali Tuhusetya is proudly powered by WordPress (305 queries: 0.979 seconds)
Valid CSS & XHTML | KBP