23Oct 2009 157 Comments
KIB II dan Pupusnya Kekuatan Oposisi
Didampingi Wapres, Budiono, Presiden SBY telah melantik dan mengambil sumpah para menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu II (KIB II) di istana negara pada hari Kamis, 22 Oktober 2009. Berikut ini daftar menteri dan pejabat negara dalam kabinet baru yang akan menjabat pada periode tahun 2009-2014 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 84B/Tahun 2009, yang juga telah diumumkan Presiden SBY pada hari Rabu, 21 Oktober 2009, pukul 22.00 WIB.
1. Menko Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menko Kesra: Agung Laksono
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
8. Menteri Hukum dan HAM: Patrialis Akbar
9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Darwin Zahedy Saleh
11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
12. Menteri Perdagangan: Mari Elka Pangestu
13. Menteri Pertanian: Suswono
14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
15. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi
16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad
17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
20. Menteri Pendidikan Nasional: M Nuh
21. Menteri Sosial: Salim Assegaf Aljufrie
22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
23. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik
24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
25. Menneg Riset dan Teknologi: Suharna Surapranata
26. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
27. Menneg Lingkungan Hidup: Gusti Moh Hatta
28. Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
29. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: EE Mangindaan
29. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
31. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
32. Menneg BUMN: Mustafa Abubakar
33. Menneg Perumahan Rakyat: Suharso Manoarfa
34. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi MallarangengPejabat Negara:
1. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
2. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Jenderal Pol Purn Sutanto
3. Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal): Gita WirjawanSumber: Kompas.com
Melihat nama-nama personilnya, muncul kesan politis yang amat kuat berhembus di istana. Sebagian besar pengamat menilai, sekitar 60% pos kabinet diisi oleh orang-orang dari kalangan parpol yang selama ini dikenal getol mendukung SBY menuju RI I. Politisi dari Partai Demokrat, Golkar, PKS, PAN, PKB, atau PPP bisa dengan mudah kita temukan di sana. Bisa jadi, perekrutan politis semacam ini merupakan praktik politik “balas jasa” guna mewujudkan stabilitas pemerintahan versi SBY yang butuh ketenangan dan kenyamanan dalam menjalankan agenda-agenda kerjanya. Ini artinya, secara politis, pemerintahan SBY cukup kuat. Kondisi semacam ini diperkirakan juga akan berimbas pada atmosfer politik di parlemen. Bangunan koalisi antarparpol yang solid membuat pemerintahan SBY jadi miskin konflik. Kekuatan oposisi yang dulu sempat muncul pada era pemerintahan Gus Dur dinilai akan melemah.
Satu-satunya parpol besar yang diperkirakan akan menjadi kekuatan penyeimbang adalah PDIP. Hampir tak seorang pun politisi PDIP yang ikut memperkuat barisan KIB II. Namun, jika diperbandingkan, kekuatan PDIP di parlemen masih berada di bawah kekuatan partai koalisi. Kondisi internal PDIP sendiri agaknya juga sarat nuansa ambigu akibat tarik-menarik kepentingan antara Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan suaminya yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Partai, Taufik Kiemas, yang kini melenggang di kursi Ketua MPR. Rangkulan mesra antara SBY dan Taufik Kiemas dimaknai publik sebagai isyarat merapatnya laskar Taufik Kiemas ke kubu SBY.
Konon, kemesraan antara SBY dan Taufik Kiemas amat tidak disukai Megawati. Sebagaimana diketahui, hubungan antara Megawati dan SBY selama ini terkesan kurang harmonis. Di mata Megawati, kehadiran SBY di kancah perpolitikan tanah air telah menimbulkan trauma tersendiri akibat kegagalannya dalam melakukan rivalitas. Megawati selalu gagal menundukkan pamor politik SBY.
Terlepas dari gambaran kekuatan oposisi di perlemen yang diperkirakan bakal mandul, kita sangat berharap ada perubahan mendasar di negeri ini. Tiga isu utama yang diangkat oleh SBY, yakni kesejahteraan, demokrasi, dan keadilan, sangat diharapkan tak hanya menjadi jargon pada awal pemerintahannya, tetapi benar-benar mampu diimplementasikan dalam tataran praksis sehingga membuahkan ekspektasi dan optimisme di tengah situasi politik, ekonomi, hukum, pendidikan, atau budaya yang tak kunjung membaik.
Rakyat sangat berharap, barisan orang-orang terpilih dalam kabinet bisa bekerja secara total dan selalu berorientasi kerakyatan. Pengalaman menunjukkan, ketika orang berada dalam lingkaran kekuasaan, seringkali lupa terhadap idealisme. Yang sering terjadi, justru memanjakan praktik hidup pragmatis, sehingga tak sedikit nasib anggota kabinet yang tersandung persoalan hukum lantaran dugaan korupsi. Kalau ini masih saja terjadi, KIB II tak lebih hanya barisan kaum oportunis yang hanya pamrih jabatan dan miskin pengabdian. ***
Tulisan lain yang berkaitan:
Tulisan berjudul "KIB II dan Pupusnya Kekuatan Oposisi" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (23 October 2009 @ 01:26) pada kategori Politik, Refleksi dan telah dikunjungi oleh . Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini:













Nov 07, 2009 @ 11:27:10
kita tunggu aja deh mas hasil kerja mereka pada 100 hari kerja pertamaapakah mereka sudah bisa memenuhi sedikit janjinya pada masyarakat indonesia.
Nov 08, 2009 @ 17:51:15
setuju, mas. semoga saja mereka yang terpilih benar2 bisa amanah.
Oct 29, 2009 @ 03:42:47
Semoga mereka benar2 pegang amanah yah.. dan kita tunggu hasil kinejanya..
Nov 04, 2009 @ 23:02:55
amiiin, mudah2an saja demikian, mas.
Oct 27, 2009 @ 23:27:58
ha ha ha menrut aku itu menteri parpol, SBY takut kalah di parlemen ha nyesel aku pilih dia thanks
Oct 28, 2009 @ 00:36:52
hehe …. apa pun yang terjadi, itulah kabinet indonesia bersatu jilid II, mas.
Oct 27, 2009 @ 23:25:16
jika SBY menterinya nggak ngasih jatah ke parpol yang dukung dia , SBY nanti takut kalah di parlemennya jadi ya itulah menteri menteri parpol jadinya bukan menteri profesional
Oct 28, 2009 @ 00:35:57
bisa jadi, begitu, mas. tapi gimana, yah? konon pemilihan menteri itu kan hak prerogatif sepenuhnya dari presiden.
Oct 27, 2009 @ 17:27:31
Demokrasi di Indonesia sekarang sudah mati. Pada awalnya Golkar hanya oposisi, tapi kenapa sekarang ikutan di kabinet lawannya??
Tadinya, sang Presiden mau merangkul semua golongan dan partai..adalah betul menurut petinggi PKS, “Jangan lah menari di atas keberhasilan (yang diraih dengan keringat) partai koalisi”. kalo ini sukses dilakukan sang presiden..apa kata dunia?? masa di negara demokrasi tidak ada penyeimbang (baca:oposisi). Saran saya, kedudukan oposisi ini harus dibukukan dalam suatu peraturan perundang-undangan..
Bolehngeblog
Oct 27, 2009 @ 20:50:30
saran yang bagus juga tuh, dadang. semoga para pengambil kebijakan mau memperhatikannya.
Oct 27, 2009 @ 07:56:26
Agenda 100 hari pertama adalah:
1. Minta kenaikan gaji
2. minta kendaraan dinas
3. Rumah dinas
4. bal..bla…
-
-
-
100. Uang lembur.
101. baru mikirin rakyat.
Douh! (belum-belum udah pesimis sayah!) hehehehehe..
salam.yanti
Oct 27, 2009 @ 20:53:04
@yanti tukang kerupuk,
doh, kerja aja belum kok ya minta kenaikan gaji. hehe ….
Oct 26, 2009 @ 15:18:00
saya rasa PDI-P dalam masa plin-plan pak,
di satu sisi ingin sekali menjadi kekuatan tandingan dengan beroposisi namun di sisi lain sepertinya PDI-P juga ingin mencicipi “roti manis” buatan SBY
Oct 26, 2009 @ 20:32:28
bisa jadi benar, mas galuh.
Oct 26, 2009 @ 13:13:41
sepetinya praktik hidup pragmatis masih akan membudaya di negeri ini, paling tidak selama 5 tahun kedepan…
Oct 26, 2009 @ 20:31:56
hmmm … wah, mas azaxs seperti ahli terawangan saja nih, hehe …
Oct 26, 2009 @ 12:51:20
moga sukses deh para pak mentri baru dan bisa mengurus indonesia sepenuh hati 8-|
Oct 26, 2009 @ 20:31:28
amiiin, mudah2an harapan itu bisa terwujud, mas rifky.
Oct 27, 2009 @ 17:29:56
@riFFrizz wordpress,
Mau sukses gimana? seorang Insinyur ITB ngurus perekonomian. awalnya megang esdm sekarang megang pertahanan…
aneh banget…
Mas Sawali..menurut saya bahaya lho buat postingan begini tanpa dasar pendidikan yg pas.
Bolehngeblog
Oct 27, 2009 @ 20:49:34
bahaya? hmm … apa kran demokrasi di negeri ini sudah ditutup, mas, sehingga postingan sampah seperti ini dianggap berbahaya, mas, hehe … postingan ini hanya sekadar uneg2 rakyat kecil seperti saya yang awam soal politik dan berpendidikan rendah, mas. mohon pencerahannya.
Oct 28, 2009 @ 08:16:08
@Sawali Tuhusetya,
Mas yang benar…trims saya yang dapat pencerahan..
saya pernah buat postingan di bolehngeblog tentang politik, ternyata komentarnya nyampe 80-an ada yang pro dan kontra termasuk 5 orang dosen saya waktu di Unpad semuanya komentar. Karena jadi pusing baca komentarnya, maka postingan tsb saya hapus.. dan sampe sekarang belum ada artikel ttg politik lagi di bolehngeblog)
Oct 28, 2009 @ 22:52:31
soal komentar pro dan kontra itu hal yang wajar, kok, mas dadang, tapi saya menikmatinya. meski awam dan buta politik, sesekali saya masih suka juga ngomong politik dg gaya slengekan utk selingan. rasanya kalau blog isinya monoton juga tak ada dinamikanya. mungkin sdh banyak juga tulisan2 saya yang nyrempet politik, baik dalam bentuk fiksi maupun nonfiksi. terima kasih masukannya, mas.
Oct 26, 2009 @ 11:34:15
nama saya tidak termasuk
Oct 26, 2009 @ 20:31:05
hehe …. memang ndak pernah dapat telepon dari cikeas, ya, mas, hiks.
Oct 26, 2009 @ 08:33:46
semoga dollar semakin jatuh. laptoppun bisa dibeli
Oct 26, 2009 @ 20:30:05
hehe … bener juga tuh, mas.
Oct 26, 2009 @ 05:23:26
kapan ya aku jadi mentri hihihihihi :d
Oct 26, 2009 @ 20:29:44
hehe … memang ndak pernah dikontak dari cikeas, ya, mas, hehe ….
Oct 26, 2009 @ 01:34:22
Untung PDIP tidak masuk kabinet, Pak. Sehingga kekuatan penyeimbang di luar koalisi KIB II tidak terlalu mudah untuk ditelan seperti ilustrasi di kiriman saya tentang malapetaka politik.
Oct 26, 2009 @ 20:29:17
iya, nih, mas arif. semoga ketidakikusertaan PDIP di KIB II benar2 bisa menjalankan fungsinya sebagai kekuatan kontrol terhadap pemerintah.
Oct 25, 2009 @ 23:18:28
Semoga dengan KIB jilid II Indonesia menjadi lebih maju ya sobat,
salam sukses selalu sob!!!!!
Oct 26, 2009 @ 20:27:14
salam sukses juga, mas. amiiin, kita memang berharap semoga KIB II benar2 amanah, jujur, dan terpercaya.
Oct 25, 2009 @ 22:02:08
:d/ saya sih tetap berbaik sangka,saya yakin yang ada di kabinet sekarang orang-orang yang bersih dan punya visi untuk membuat indonesia kembali kepada zaman kejayaan..gemah ripah loh jinawi..dagang kamera cctv jadi laku ..siip
Oct 26, 2009 @ 20:26:39
sip, setuju, mas. semoga mereka bisa membawa perubahan utk negeri ini. hmm … semoga laris dan sukses cctv-nya, ya, mas.
Oct 25, 2009 @ 20:54:24
Saya hanya berharap siapapun yang terpilih menjadi menteri semoga bisa membawa negara kita ini menjadi lebih baik.
Oct 26, 2009 @ 20:25:48
amiiin, semoga saja demikian, pak edi. itu pula yang menjadi harapan semua rakyat di negeri ini.
Oct 25, 2009 @ 19:00:04
Aku Cinta Indonesia
Oct 26, 2009 @ 20:25:15
sama, mbak cutie. cinta kita terhadap indonesia tak akan pernah mati.
Oct 25, 2009 @ 18:14:20
Salah satu agenda 100 hari pertama Menkominfo => Menutup situs-situs porno.
Oct 26, 2009 @ 20:22:35
oh, ya? alamat neraka buat pemburu situs2 lendir seperti itu, pak is, hehe …
Oct 25, 2009 @ 17:54:40
Pak Sawali, melihat komposisi kabinet yang baru terus terang saya kecewa. Politik balas jasa kepada parpol pendukung mungkin sah-sah saja selama orang yang dipilih sesuai dengan kapabilitasnya. Permasalahannya adalah banyak posisi menteri yang diisi oleh orang yang tidak sesuai dengan kemampuannya.
Meskipun begitu mari kita berikan kesempatan bagi mereka untuk bekerja. Jika ternyata ada yang tidak mampu semoga Presiden komit untuk menggantinya dengan orang lain yang lebih punya kemampuan.
Oct 26, 2009 @ 20:22:04
itulah yang dikhawatirkan banyak kalangan, mas indra. namun, karena hal itu memang menjadi hak prerogatif presiden, kita hanya bisa berharap semoga KIB II benar2 amanah dalam menjalankan tugas.
Oct 25, 2009 @ 16:42:08
walau politik ini politik balas budi semoga semuanya bisa menerjakan tugasnya dengan maksimal
Oct 26, 2009 @ 20:20:35
amiiin, mudah2an harapan itu bisa terwujud, mas dafhy.
Oct 25, 2009 @ 16:36:13
Rekan, maaf saya lama tidak jalan-jalan, Sedang banyak tugas di dunia nyata. Semoga belum pada lupa sama newbie yang satu ini.
Sejujurnya, tidak terlalu peduli.
daripada dipake buat menduga-duga tu kabinet bener apa nggak mending dpake belajar bagaimana menjalani hidup ni ke arah yang lebih baek.
Seandainya KIB II tidak bisa kurangi pengangguran setidaknya kita bisa. Paling tidak seorang tetangga atau saudara kita sendiri.
Kalau mereka tidak bisa membuat bahan pokok murah ya paling tidak kita buat teman-teman kita atau paling tidak keluarga sendiri sanggup beli beras.
Kalau mereka tidak bisa merubah lalu siapa lagi kalau bukan kita?
ya tidak?
Oct 26, 2009 @ 20:20:08
betul sekali, mas. saya setuju banget. memulai dari dari diri sendiri utk berbuat yang terbaik itu lebih baik ketimbang menunggu dan menunggu.
Oct 25, 2009 @ 16:22:06
sukses buat KIB 2, selamat juga buat pak hatta yang telah terpilih menjadi menteri lingkungan hidup…
Oct 26, 2009 @ 20:18:49
wah, mas andrie kenal pak hatta? mudah2an di tangan beliau lingkungan hidup kita jadi lebih baik dan terurus.
Oct 25, 2009 @ 15:56:50
moga beliau2 bisa menjalni tgs2-a dgn baik.
mampir ya http://utrends.info
Oct 26, 2009 @ 20:17:59
amiiin, mudah2an demikian, mas.
Oct 25, 2009 @ 14:29:19
bukti orang dekat dapat mengalahkan orang hebat
Oct 26, 2009 @ 20:17:45
bener juga tuh, mas fay. ternyata ada untungnya juga bisa dekat dg penguasa, yak, hehe ….
Oct 25, 2009 @ 08:49:49
hanya bisa berdoa dan berharap, semoga Indoensia lebih baik.
salam.:x
Oct 25, 2009 @ 12:53:46
salam juga, mas badruz. kita semua berharap, semoga hal itu bisa terwujud, mas.
Oct 25, 2009 @ 07:58:35
Salah satu blunder SBY dalam penyusunan KIB II adalah ditunjuknya Rahayu Sedyaningsih sebagai menkes. Ada aroma intervensi asing yang kuat di balik diangkatnya mantan peneliti NAMRU dan mantan pejabat WHO itu. Kita tunggu, sampai kapan ia bisa bertahan.
Oct 25, 2009 @ 12:52:35
itu dia yang jadi kontroversi hingga sekarang. tapi konon nama endang rahayu diambil berdasarkan googling di internet. gimana toh ini, mas rache?
Oct 25, 2009 @ 04:16:22
nepotisme ne:-?
Oct 25, 2009 @ 12:51:18
betulkah ada indikasi ke arah itu?
Oct 25, 2009 @ 02:22:03
Ya semoga lebih baik? dan yang terpenting berbagi kebaikan.
Oct 25, 2009 @ 12:45:01
amiiin, mudah2an harapan itu bisa terwujud, mas adi. semua rakyat pasti menginginkan hal itu.
Oct 24, 2009 @ 22:53:57
siapapun pemimpinnya bagi saya”murah sandhang pangan-negara tata tentrem kertaraharja”menterinya jujur,berbudi luhur,rakyatnya akur,negaranya makmur.
salam rahayu mas sawali.
Oct 25, 2009 @ 12:38:22
salam rahayu ugi, eyang. mugi eyang sekeluarga tansah pinaringan widodo nir hing sambikala. amiiin, mudah2an harapan eyang bisa terwujud.
Oct 24, 2009 @ 19:01:17
Menkesnya itu hlooo pak…
Oct 25, 2009 @ 12:27:04
hmmm … bener juga tuh, mas itempoeti. kontroversinya masih menggema hingga sekarang.
Oct 24, 2009 @ 17:55:37
analisis politiknya benar2 TOP…
>-
Oct 25, 2009 @ 12:25:53
widih, saya orang yang awam politik loh, mas love. hanya analisis tak bermutu dari rakyat yang awam politik, kok, hehe ….
Oct 24, 2009 @ 17:44:38
sepertinya suara kritikan rakyat ke SBY bakal menjadi uap di legeslatif klo spt ini pak
semoga pemerintahan ini mendapat hal yang terbaik bagi rakyatnya
Oct 25, 2009 @ 12:24:23
bisa jadi seperti itu, mas afwan. parlemen jadi mandul dan gagal menyuarakan aspirasi rakyat yang diwakilinya.
Oct 24, 2009 @ 16:15:01
saya menunggu apakah bang Tifanul punya keberanian untuk menutup situs2 porno itu :d/
Oct 25, 2009 @ 12:23:38
hehe … kita tunggu saja, mbak rindu. kalau benar, alamt neraka buat para pemburu situs2 porno, keke …
Oct 25, 2009 @ 16:42:46
@Sawali Tuhusetya, semoga saja begitu mbak
Oct 24, 2009 @ 14:04:57
Oposisi kalau tidak dimainkan secara smart akan menjadi bumerang karena menimbulkan antipati dari masyarakat. Rakyat sudah bosan dengan gegeran, tawuran, udreg-udregan masalah politik. Mereka menghendaki kesejahteraan bukan sekedar gagah-gagahan. Ini yang tak disadari oleh parpol. Elitenya maunya oposisi padahal warganya juga pengin menjabat bukan.
Salam hangat dari Surabaya
Oct 25, 2009 @ 12:23:02
beytul banget, pakdhe. ada baiknya para politisi kita belajar melakukan praktik oposisi yang sehat. kritis tapi tanpa meninggalkan nilai2 kearifan dan fatsoen politik.
Oct 24, 2009 @ 13:44:30
Saya berharap susunan kabinet ini tidak hanya akan mengamankan posisi presiden aja, akan tetapi bisa membuat negara ini lebih baik, kinerja kabinet saat ini memang belum terlihat nyata, tapi paling tidak lebih baik dari yang lalu…:)
Oct 25, 2009 @ 12:22:00
betul banget, mas yulian. partai2 yang berkoalisi pun mestinya tidak asal “yes man”.
Oct 24, 2009 @ 12:04:32
semoga pilihan tepat dan maksimal, sehingga bisa berkerja demi nusa dan bangsa serta tidak mementingkan kepentingan golongan
Oct 25, 2009 @ 12:21:18
amiiin, mudah2an memang demikian, mas arif.
Oct 24, 2009 @ 11:32:33
Wah..
Saya cuma bisa melihat dan mendengar…
Untuk menyaksikan kinerja pemerintahan baru nanti….
Oct 25, 2009 @ 12:20:59
sama, mas dadang, saya juga kok, hehe ….
Oct 24, 2009 @ 10:41:05
agak mengkhawatirkan secara demokratis susunan kabinet dan komposisi dewan saat ini. semoga kekhawatiran itu tidak terbukti.
Oct 25, 2009 @ 12:20:40
mudah2an saja mereka yang terpilih memang yang terbaik buat bangsa ini, bang vizon.
Oct 24, 2009 @ 09:40:15
dulu waktu KIB 1 kekuatan DPR sangat kuat didalam beroposisi bahkan katanya yg koalisi aja malah berbalik mengkritik kebijakan pemerintah melebihi si oposisi itu sendiri (PDIP), jadi kerja pemerintah jadi gak tentram, nah sekarang SBY kan belajar dari pengalaman lalu mangkanya dia bikin kabinet yg didukung parlemen supaya tidak dikit2 digoyang….suah juga sih menciptakan kabinet yg balance…pasti ujung2nya ada yg protes…yg penting kita lihat aja hasil kerjanya gimana
Oct 25, 2009 @ 12:20:10
sesungguhnya kalau praktik opisisi dilakukan secara sehat, tak hanya menguntungkan bagi dinamika demokrasi, mas tono, tapi juga pemerintah itu sendiri, karena mereka bisa lebih cermat dan berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan.
Oct 24, 2009 @ 09:26:10
Mudahan menteri sekarang tidak memaksakan kehendak. CasualCutie khawatir akan dunia perinternetan indonesia. Semoga tidak seperti negeri cina yang beredel sana beredel sini.
Oct 25, 2009 @ 12:18:51
wah, apa memang biasa memaksakan kehendak, toh, mbak cutie? hehe … doh, kalau asal main bredel, jelas bisa jadi bencana bagi dinamika demokrasi.
Oct 24, 2009 @ 09:22:38
semoga yang sudah terpilih mampu melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya
Oct 25, 2009 @ 12:17:59
amiiin, mudah2an saja demikian, mas ciput.
Oct 24, 2009 @ 09:18:21
Kalo miskin oposisi tapi kerja pemerintahan progresnya bagus ya mungkin justru itu yg diidamkan Pak. Cuma masalahnya niat baik SBY pada awalnya apa bisa diimbangi oleh para menteri dengan keahlian rata2 “dadakan” dalam bidang yg diembannya itu.
Kita doakan yg baik-baik saja sehingga nantinya yg terkabul baik, bukan doa buruk atau sumpah serapah, karena yg terkabul ya yg buruk-buruk, hehe….
Oct 25, 2009 @ 12:17:38
memang bisa jadi seperti itu, mas nur. namun, kejadian yang lalu2 ndak begitu. parlemen jadi kehilangan kontrol sehingga kebijakan pemerintah hampir2 tak bisa terkontrol.
Oct 24, 2009 @ 05:32:57
Kalo melihat pemilu kemarin,fungsi kontrol dewan yg sekarang kayaknya bakal mandul karena banyaknya parpil yg mengemis pd calon pres terpilih waktu itu,ditambah skarang banyak menteri dr parpol….
Klop deh
Oct 25, 2009 @ 12:16:23
kalau orang tua kita dulu bilang: “tumbu oleh tutup”, mas alief, hehe …. itu yang diharapkan pemerintah. makin tak ada oposisi makin bagus. doh!
Oct 24, 2009 @ 00:12:55
kalau saya pribadi gak tau soal politik litikan,berharap dan berprasangka yang baik aja,siapapun yang jadi mudah mudah itu yang terbaik buat bangsa
Oct 25, 2009 @ 12:14:59
hehe … saya juga awam politik, kok, mas maxall. makanya, kita hanya bisa berharap semoga mereka yang terekrut dalam KIB II benar2 amanah.
Oct 23, 2009 @ 23:23:40
kalau saya berdoa saja mudah2an kabinet yang sekarang mampu membawa bangsa ini lebih maju…
salam,
Oct 25, 2009 @ 12:13:57
saya juga berharap begitu, mas felani. smg mereka yang terekrut ,benar2 amanah.
Oct 23, 2009 @ 22:03:31
secara pribadi, memang saya berharap tumbuhnya budaya oposisi pada sistem politik kita. namun kenyataannya? rasanya sebagian besar masyarakat kita masih mengartikan oposisi itu sebagai sebuah kelompok yang tidak sopan, yang selalu menyalahkan orang lain, dan lain sejenisnya, dus sikap mereka adalah tidak baik menurut adat dan budaya negeri ini.
tapi jika pada sistem kita memang tidak ada, maka biarlah publik yang terus menjadi oposan sejati.
.-= Baca juga tulisan terbaru pakacil berjudul Ju Ir-ak dan Dada Kanan =-.
Oct 25, 2009 @ 12:11:27
memang benar, pakacil. praktik politik opisisi yang pernah dipraktikkan di negeri ini hampr2 telah menihilkan fatsoen politik. dalam kondisi demikian, kaum politisi kita mestinya bisa belajar bagaimana menjadi oposisi yang baik, sehingga pemerintah bisa dikawal scr kritis tanpa meninggalkan nilai2 kesantunan dan kearifan.
Oct 23, 2009 @ 21:26:05
Duh … sorry sekarang ngak ngikuti lagi … lagi sibuk ngurusi masa depan diriku sendiri …
Oct 24, 2009 @ 00:56:50
nggak ngikuti apa, mbak? perkembangan politik di tanah air? syukurlah, mbak. kalau tahu malah sering bikin bete, haks.
Oct 23, 2009 @ 20:21:15
Kelihatannya aksi unjuk rasa akan semakin meningkat untuk sepanjang lima tahun ke depan.:d
.-= Baca juga tulisan terbaru KeSimpulan berjudul Digital Inline Holography Microscope, Membidik Objek Mikroskopis di Lingkungan Ekstrem =-.
Oct 24, 2009 @ 00:55:35
wah, kalau hal itu benar, doh, situasi politik makin ramai nih, mas, hehe …
Oct 23, 2009 @ 18:31:09
yup berbagai permasalahan politik yang belum diketahui8-|
Oct 24, 2009 @ 00:54:55
belum diketahui? hmmm … persoalan politik memang rumit dsan kompleks, mas ridwan.
Oct 23, 2009 @ 17:10:30
Susunan kabinet dengan membagi kekuasaan seperti itu ada baik dan buruknya. Baiknya jika presiden mempunyai program yang dianggap bagus maka secara serentak menteri-menteri nya akan bersatu untuk melakukan hal tersebut.
Hal yang kita rasakan selama ini lebih banyak buruknya. Kabinet yang lalu misalnya, hal yang menurut rakyat harus segera diperbaiki dan diselesaikan malah menjadi mengambang dan tidak jelas arahnya. Bantuan Langsung Tunai, lalu apa? Sekolah gratis, gratis menurut siapa? peningkatan kesejahteraan, siapa yang menikmati? pembukaan lapangan kerja, kok malah semakin banyak pengangguran? pengurangan fakir miskin, anak jalanan dan gelandangan semakin banyak ?
Akankah klaim presiden yang berhasil kemarin melihat kejadian itu? Presiden klaim malah berhasil melakukan ini dan itu dengan kenyataan di lapangan yang bertolak belakang, miris sekali.
Oct 24, 2009 @ 00:54:16
betul sekali, mas adipati. praktik koalisi yang selama ini terjadi hanya berdasarkan faktor kepentingan sesaat sehingga melupakan nasib rakyat yang seharusnya butuh prioritas. doh!
Oct 23, 2009 @ 15:11:28
harusnya Pak Sawali yang jadi Mendiknas……
SBY salah baca /:)
.-= Baca juga tulisan terbaru Pencerah berjudul Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II =-.
Oct 23, 2009 @ 16:39:30
@Pencerah, setuju mas
kayaknya pak SBY kelupaan x ya
Oct 24, 2009 @ 00:52:42
wakakaka … yang tukang nelpon kan pak hatta rajasa, mas heru. saya curiga, jangan2 malah pak hatta yang kelupaan, haks.
Oct 24, 2009 @ 00:51:08
wakakaka …. padahal saya sudah pasang hp non-stop loh, mas pencerah. nunggu telp dari cikeas, haks. ternyata ndak kunjung datang, haks.
Oct 23, 2009 @ 14:39:11
meski banyak kalangan yang meragukan KIB II,, tapi sebagai warga negara yang baik sepatutnya kita ikut mendukung dan mengawasi jalanya pemerintahan 5 tahun ke depan untuk Indonesia lebih baik dan bermartabat.
.-= Baca juga tulisan terbaru saifuna berjudul PESAN SANTRI UNTUK PAK SBY DAN BUDIONO =-.
Oct 24, 2009 @ 00:50:19
setuju, mas saiful. semoga saja para menteri KIB II benar2 amanah.
Oct 23, 2009 @ 13:44:39
yupz.. betul pak Guru..
kaya’na 5 tahun ke depan ga akan ada oposisi..
.-= Baca juga tulisan terbaru p3ny0 berjudul Daftar Nama Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II =-.
Oct 24, 2009 @ 00:49:47
kalau melihat kuatnya bangunan partai yang berkoalisi, kekuatan opisisi agaknya benar2 akan mandul, mas, hehe ….
Oct 23, 2009 @ 13:14:27
saya ga terlalu mengamati dunia politik pak. bisa dikatakan buta sama sekali. saya cuma bisa berharap indonesia yang lebih baik. jika saya punya doa yang mustajab, maka saya akan doakan agar negeri ini mempunyai pemimpin yang baik.
Oct 24, 2009 @ 00:49:02
walah, saya juga awam politik, mas bayu. kita sama2 hanya bisa berharap, kok, hehe ….
Oct 23, 2009 @ 11:18:26
Selamat kepada para menteri yang dilantik, khususnya untuk Pak Muh. Nuh sebagai Mendiknas….:-”
.-= Baca juga tulisan terbaru Deni berjudul Sosok Mendiknas yang Baru =-.
Oct 24, 2009 @ 00:48:28
loh, kok hanya pak mohammad nuh saja yang diberi ucapan selamat spesial, pak deni, hehe … kenapa?
Oct 29, 2009 @ 08:18:20
@Sawali Tuhusetya, Yup, kebetulan dunia saya ya..dunia pendidikan pak…he..he.. dan saya concern dengan dunia itu…:)
Nov 04, 2009 @ 23:05:48
hehehe … mantab toh, pak deni.
Oct 23, 2009 @ 10:37:25
semoga Indonesia menuju kejayaannya
bersama aparatur yang bersih, jujur & amanah
Oct 24, 2009 @ 00:47:46
amiiin, semoga hal itu dapat terwujud, pak tomy.
Oct 23, 2009 @ 10:32:25
semoga yang terpilih bisa amanah …. amien
.-= Baca juga tulisan terbaru dameydra berjudul Riset Mie Instan untuk Lambung Kita =-.
Oct 24, 2009 @ 00:47:25
amiiin, mudah2an demikian, mas damey.
Oct 23, 2009 @ 09:51:30
Secara subjektif :d, saya juga gak bisa berharap banyak pada partai2 yang gak dapet kue kekuasaan di DPR saat mereka menjalankan peran mereka sebagai oposisi.
Oct 24, 2009 @ 00:47:07
makin banyak partai kyang berkoalisi yerhadap pemerintah, agaknya kekuatan penyeimbang juga makin mandul, mas ziko.
Oct 23, 2009 @ 09:49:51
saya nunggu nunggu HP tiga tiganya nyala nggak di telpon juga dari Ciekas *ngarep jadi MenKes* hehehe
.-= Baca juga tulisan terbaru ajengkol berjudul Ngenteni Tekamu =-.
Oct 24, 2009 @ 00:46:18
hehehe … padahal saya juga ngarep mbak ajeng segera ditelepon cikeas. wew… ternyata ndak juga, yah, keke …
Oct 23, 2009 @ 09:21:28
mudah-mudahan tidak semuanya begitu. Kayak pak nuh misalnya (mantan rektorku hehehe). Orangnya biasa. Dan menurut pendapat pribadi saya, dia adalah salah satu dari menteri yang sukses dalam kabinet sebagai menteri komunikasi dan informasi. Mudah-mudahn aja dunia pendidikan kita menjadi lebih baik di tangan beliau.
.-= Baca juga tulisan terbaru Anas berjudul New Cabinet “Indonesia Bersatu” vol 2 =-.
Oct 24, 2009 @ 00:45:32
wow… pak mohammad nuh ternyata mantan rektor ITS. wah, semoga saja dunia pendidikan maskin maju setelah ditangani beliau.
Oct 23, 2009 @ 09:19:22
Sudah saatnya SBY aktif dan melangkah maju dalam kegiatan politik luar negeri jadi ada step ahead lah..mosok mikirin dalam negeri yang suka tawuran para elitenya…mudah2an dengan pembagian jatah ini situasi jadi lebih kondusif.
Oct 24, 2009 @ 00:44:45
betul juga, mas boyin. yang pasti persoalan internal dan eksternal benar2 perlu mendapatkan perhatian serius.
Oct 23, 2009 @ 08:14:24
setelah 100hari kerja gak berhasil, reshufle saja. gampangkan, gitu aja kok repot :-”
oposisinya partai kecil, bisa kejadian orde baru model baru. karena perwakilan yang mengawasi kebanyakan juga duduk di pemerintahan. tapi sby katanya hanya akan memimpin 2periode saja.
.-= Baca juga tulisan terbaru Wempi berjudul Command Zebra Card P330i =-.
Oct 24, 2009 @ 00:44:11
hehe … itulah yang kita khawatirkan, mas wempi, kalau sampai sidang parlemen hanya sekadar koor saja, miskin oposisi sebagai kekuatan penyeimbang.
Oct 23, 2009 @ 07:44:21
Hmmm …. masih wait & see Pak. Indonesia itu negara yg penuh anomali. Kita lihat bagaimana KIB II ini membuat skala prioritas untuk pembenahan atau membuat skala baru … hehe …
Oct 24, 2009 @ 00:43:09
iya, nih, pak pur, semoga saja bapak2 dan ibu2 menteri bisa menunjukkan kinerja terbaik buat bangsa dan negara yang sedang menghadapi banyak tantangan.
Oct 23, 2009 @ 07:38:55
Jujur walaupun saya pribadi merasa pesimis (kinerja bakal sama saja sama sebelumnya) namun harapan untuk Indonesia yang lebih baik tetap ada
Oct 24, 2009 @ 00:41:31
betul banget, mas. siapa pun yang menjadi menteri, kita sangat mengharapkan terjadinya perubahan di negeri ini.
Oct 23, 2009 @ 07:23:53
kaLau saya lebih menanti kinerja Menkominfo yang berlatar belakang Islam menghadapi dunia kominfo yang terbuka dan bebas, serta Menkes yang di awaL penunjukannya sudah menuai kontroversi…
Oct 24, 2009 @ 00:42:15
kita berharap semoga saja kterjadi perubahan ke arah yang lebih baik dari semua lini di kabinet, mas hari.
Oct 23, 2009 @ 07:08:10
sejak kapan di negara kita dikenal oposisi yang benar2 oposan, ujung2nya toh akhirnya bagi2 kue kekuasaan juga, kekuasaan legislatif dan kekuasaan eksekutif…:-)
salam
.-= Baca juga tulisan terbaru pensiun kaya berjudul Bagaimana dengan Investasi Emas? =-.
Oct 24, 2009 @ 00:40:49
itulah yang terjadi kalau praktik demokrasi lebih banyak ditentukan faktor kepentingan semata, mas amsi. mereka bagi2 kue kekuasaan, sementara rakyat belum jelas juga track-record dan aksi mereka.
Oct 23, 2009 @ 06:29:04
KIB itu jangan2 kabinet inggih bos ?
/:)
Oct 24, 2009 @ 00:39:34
hah? mas love bisa saja nih bikin singkatan plesetannya, hehe …
Oct 23, 2009 @ 06:25:45
Yah, saya agak kecewa juga dengan susunan kabinet ini pak, tapi kita tunggu saja dalam 100 hari ke depan apa benar mereka-mereka itu punya sesuatu untuk ditawarkan.
Oct 24, 2009 @ 00:39:08
iya, mas dana. kita semua menunggu aksi para menteri yang tergabung dalam KIB II.
Oct 23, 2009 @ 05:15:13
Hehehehe, meski saya jauh tapi saya tetap memperhatikan Indonesia, Pak Sawali.
Harapan saya semoga para batur yang baru saja terpilih itu bisa menyenangkan hati tuannnya…
Perkara salah posisi atau nggak (contoh di Menkominfo) biarlah tuannya yang mengatur saja.
Oct 24, 2009 @ 00:38:37
hehehe … syukurlah, mas don, era sekarang, jarak bisa diperpendek lewat dunia virtual, kan mas don. semoga saja KIB II yang telah dilantik bisa langsung bekerja. makin banyak tantangan pastinya.
Oct 23, 2009 @ 05:04:53
Semoga para menteri bisa membantu Pak SBY dalam 5 tahun kedepan ya Pak Sawali
.-= Baca juga tulisan terbaru Megan Fox berjudul Megan Fox Images at MTV Movie Awards 2008 =-.
Oct 24, 2009 @ 00:37:02
amiiin, mudah2an saja harapan seperti itu bisa terwujud, mas pram.
Oct 23, 2009 @ 04:05:29
demokrasi sebagai kekasih hati sepertinya harus rela untuk kita perjuangkan lagi, nggak tega rasanya dia kesakitan dan melolong-lolong
.-= Baca juga tulisan terbaru suryaden berjudul Kekasih, binasalah kamu… =-.
Oct 24, 2009 @ 00:36:35
hehe … itu pasti situasi di negeri begajulan, mas surya, haks.
Oct 23, 2009 @ 02:52:20
Semoga Allah meridloi mereka semua sehingga semakin jayalah Indonesia kita ini, Pak.
.-= Baca juga tulisan terbaru M Mursyid PW berjudul Memanfaatkan Mesin Pencari Sebagai Sarana Penunjang Pembelajaran (Tips Untuk Guru) =-.
Oct 24, 2009 @ 00:35:57
amiiin, mudah2an Allah mengabulkan, ya, pak.
Oct 23, 2009 @ 02:16:50
waah…dapat pertamax! :d/
*ini yg disebut oportunis komentator*
>-
.-= Baca juga tulisan terbaru Belajar PHP berjudul Belajar PHP 01 : Menampilkan Data PHP =-.
Oct 24, 2009 @ 00:35:17
hehe … ndak susah utk komen pertama di blog ini, kok, mas pradna.
Oct 23, 2009 @ 02:14:40
memang sedang didum-dum roti kekuasannya
.-= Baca juga tulisan terbaru Pradna berjudul Obrolan Sore 08 : Dum! =-.
Oct 24, 2009 @ 00:34:07
bisa jadi seperti itulah yang terjadi, mas pradna. kalau ndak dapat kue, mereka bisa ngambeg, hehe ….