Senin, 21 April 2014

Sunday, 11 October 2009 (03:39) | Blog | 18015 pembaca | 217 komentar

Siapa bilang software open source sulit diaplikasikan sebagai sistem operasi komputer kita? Siapa pula bilang driver-driver pendukung operasi sulit diinstal? Cobalah sesekali pergi ke lembah google! Masukkan kata kunci semacam open source, linux, ubuntu, dan sejenisnya di search engine! Di sana, kita akan menyaksikan kiprah para pendekar open source yang siap berbagi dengan berbagai jurus jitu dalam mengoptimalkan penggunaan software yang bebas dan terbuka itu. Jurus apa pun bisa kita adaptasi dan kita terapkan untuk mengoptimalkan kinerja komputer yang berbasis open source.

screenshootscreenshootscreenshootTerhitung sudah lebih dari tiga pekan saya menikmati ubuntu 9.04. Dengan menggunakan ext4 sebagai file system-nya, kinerja netbook jadi lebih cepat loadingnya. Saya hampir tidak menemukan kendala yang cukup berarti dalam mengupdate fitur dan software yang ada. Dengan menggunakan fitur update manager, semua software mutakhir bisa kita nikmati dengan mudah dan nyaman, tanpa dirisaukan ancaman virus yang selama ini masih menjadi hambatan bagi pengguna windows. Atau, bagi pengguna ubuntu yang suka menggunakan papan terminal bisa merapal –meminjam istilah Mas Suryaden– mantra-mantra jitu untuk menginstal maupun meng-update software.

Demikian nyamannya menggunakan ubuntu, sampai-sampai saya telah nekad memutuskan untuk menggunakan 100% booting open source. Kendala driver sound, video, atau printer yang selama ini saya rasakan, kini sudah tak ada lagi. Dengan mengadaptasi jurus-jurus sakti para pendekar open source di lembah google, saya bisa melepaskan diri dari cengkeraman software OS berharga mahal. Saya bisa dengan mudah dan nyaman menikmati koleksi video dan MP3 lewat Movie Player. Untuk memodifikasi gambar, saya bisa menggunakan GIMP Image Editor. Hmmm … apalagi yang kurang, ya, untuk aplikasi sederhana yang selama ini saya pakai?

Memang harus diakui, menggunakan software open source butuh tekad dan kemauan untuk belajar. Ia tidak sama dengan windows yang semuanya sudah siap pakai. Oleh karena itu, saya juga telah nyantrik di komunitas Solve With IT, tempat nongkrong para pendekar perlinukan, semacam Mas Pradna, Mas Andy MSE, Mas Suryaden, Mas Mahendra, Mas Ciwir, Mas Felani, Mas Agus, Mas Dwi, Mas Iqbal, Mas Endar, Mas Luky, Mas Nuruli, atau teman-teman pengguna open source yang lain, untuk ngangsu kawruh dalam merapal mantra dan menerapkan jurus-jurus jitu perlinukan. Di padepokan inilah saya bisa leluasa memelototi jurus-jurus sakti sang pendekar, meski saya harus menahan rasa malu, karena sekali pun belum pernah bisa mengembangkan jurus-jurus sakti yang mereka ajarkan.

Ayo, siapa lagi mau menyusul? ***

Tulisan berjudul "Aksi-aksi Pendekar Open Source di Lembah Google" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (11 October 2009 @ 03:39) pada kategori Blog. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0, memberikan respon, atau melakukan trackback dari blog Anda. Terima kasih atas kunjungan, silaturahmi, saran, dan kritik Anda selama ini. Salam budaya!

Tulisan lain yang berkaitan:

Linux Mint 10 Julia Memang Tampil Beda! (Tuesday, 8 February 2011, 19714 pembaca, 127 respon) Oleh: Sawali Tuhusetya Dalam beberapa pekan terakhir ini, aktivitas ngeblog saya agak sedikit terganggu. Alih-alih blogwalking, sekadar untuk...

Lima Alasan Sederhana Saya Menggunakan Open Source (Friday, 30 July 2010, 20676 pembaca, 114 respon) Sejak 12 September 2009 saya memutuskan untuk menggunakan sistem operasi open-source, khususnya Ubuntu, pada netbook yang saya pakai. Sebenarnya...

Virtual Host Berbasis Open Source untuk Pembelajaran Interaktif dan Mencerdaskan (Monday, 19 October 2009, 24984 pembaca, 140 respon) Oleh: Sawali Tuhusetya Selama dua hari (Sabtu dan Minggu, 17-18 Oktober 2009), saya mengikuti pelatihan “Pembelajaran Internet Berbasis Open...

Membumikan Software Open Source: Mimpi Indonesia Masa Depan (Sunday, 27 September 2009, 18090 pembaca, 170 respon) Monopoli Microsoft harus diakui telah mencengkeram ranah teknologi dan informasi (TI). Perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates tahun 1975 itu...

Jatuh Cinta dan Merdeka Bersama Ubuntu (Saturday, 12 September 2009, 14894 pembaca, 254 respon) Oleh: Sawali Tuhusetya Keinginan untuk migrasi ke software ubuntu akhirnya terpenuhi juga setelah berjuang keras *halah* mengunduhnya sambil...

BAGIKAN TULISAN INI:
EMAIL
|FACEBOOK|TWITTER|GOOGLE+|LINKEDIN
FEED SUBSCRIBE|STUMBLEUPPON|DIGG|DELICIOUS
0 G+s
0 PIN
0 INs
RSSfacebooktwittergoogle+ pinterestlinkedinemail

Jika tertarik dengan tulisan di blog ini, silakan berlangganan
secara gratis melalui e-mail!

Daftarkan e-mail Anda:

217 komentar pada "Aksi-aksi Pendekar Open Source di Lembah Google"

  1. nuraeni says:

    sungguh pendekar yang tyak ada saingannya..

    he”..:)

  2. raden says:

    wah keren juga nih ya….:x:x

Leave a Reply