Mampukah Bahasa Indonesia menjadi Media Pembebasan?
Thursday, 8 October 2009 (20:55) | 579 pembaca | 147 komentar | Print this Article
Sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia (BI) sudah berusia 81 tahun. Jika dianalogikan dengan usia manusia, BI seharusnya sudah memasuki masa-masa kematangan dan kearifan hidup. Kenyang pengalaman dan sudah banyak merasakan pahit getirnya dinamika hidup. Namun, secara jujur mesti diakui, semakin bertambah usia, BI justru seperti anak-anak yang kehilangan orang tuanya. BI sering dibangga-banggakan sebagai bagian jati diri bangsa, tetapi sekaligus juga sering dinistakan dalam berbagai ranah komunikasi.
Yang lebih menyedihkan, bahasa dinilai sudah menjadi bagian dari sebuah entitas kekuasaan yang dengan sengaja dimanfaatkan untuk melakukan politik pencitraan, propaganda, atau tipu muslihat demi melanggengkan kekuasaan. Penggunaan ragam bahasa eufemisme, misalnya, jelas-jelas merupakan sebuah bentuk penghalusan terselubung untuk menutupi tindakan-tindakan kasar, vulgar, dan menindas. Rakyat kecil yang tertindas dan dikorbankan tak jarang dihibur dengan bahasa yang manis dan eufemistik, hingga akhirnya rakyat merasa tidak lagi tertindas, ternistakan, dan dikorbankan. Dalam konteks demikian, bahasa tak hanya sebatas digunakan sebagai media komunikasi dalam ranah sosial, tetapi juga telah dimanfaatkan sebagai alat propaganda dan media politik pencitraan untuk menggapai ambisi dan kepentingan tertentu sesuai dengan selera penggunanya. Kekuatan bahasa eufemistik memungkinkan fakta yang busuk dan sarat bopeng tampak menjadi lebih segar, santun, dan manis.
Bisa jadi, berlarut-larutnya masalah yang tak kunjung terselesaikan hingga memfosil menjadi akumulasi masalah yang multikompleks dan multidimensi di negeri ini merupakan dampak sebuah kebijakan kekuasaan yang abai terhadap perbaikan nasib rakyat. Melalui penggunaaan bahasa manipulatif, rakyat sekadar dihibur lewat jargon dan slogan-slogan eufemistik, hingga akhirnya masyarakat jadi kehilangan kontrol terhadap laju kekuasan yang amburadul dan “semau gue”. Dari sisi ini, agaknya pemakai bahasa kekuasaan telah kehilangan moralitasnya. Bahasa bukan lagi menjadi media untuk menyampaikan masalah secara jelas dan nyata, melainkan justru sengaja dikaburkan dan disamarkan hingga menimbulkan banyak tafsir. Semakin banyak tafsir, para elite penguasa semakin mudah mencari celah dalam melakukan pembelaan dan pembenaran terhadap kebijakan kekuasaan yang diluncurkannya.
Kebijakan Visioner
Bahasa memang bersifat arbitrer (manasuka) dan memiliki kekuataan personal yang tak mudah diganggu gugat oleh pihak lain. Namun, sesuai dengan hakikatnya sebagai media komunikasi publik, penggunaan bahasa tutur akan membawa dampak sosial yang begitu luas dan kompleks. Itulah sebabnya, kita sangat mengapresiasi kebijakan visioner para pendahulu negeri yang telah menetapkan bahasa Melayu (Indonesia) sebagai bahasa nasional. Pengakuan dan penetapan bahasa nasional ini jelas memiliki kekuatan yang mampu mengikat para penuturnya secara emosional, sehingga bahasa nasional bisa dimanfaatkan secara optimal di ranah publik berdasarkan kaidah-kaidah yang telah disepakati.
Dalam perkembangan selanjutnya, bahasa Indonesia juga telah ditetapkan sebagai bahasa negara (resmi), bahkan telah ditinggikan derajatnya melalui momentum “Bulan Bahasa” yang jatuh setiap bulan Oktober. Melalui kebijakan politik bahasa semacam ini, setidaknya segenap memori anak bangsa tergugah dan teringatkan bahwa ternyata kita memiliki warisan kultural yang telah menyejarah dan benar-benar telah teruji keberadaannya sebagai media pengokoh kebhinekaan. Dengan kata lain, bahasa Indonesia telah menjadi pengikat nilai persaudaraan sesama anak bangsa secara emosional dan afektif. Namun, kebijakan visioner tak selamanya berjalan mulus. Bahasa Indonesia yang seharusnya mampu dioptimalkan sebagai media pembebasan, justru telah terperangkap dalam kubangan hegemoni yang dengan amat leluasa dimodifikasi sebagai alat kekuasaan oleh para elite-nya.
Penyadaran Kolektif
Bahasa Indonesia sesungguhnya bisa menjadi media pembebasan untuk mengantarkan negeri ini sebagai bangsa yang lebih terhormat dan bermartabat. Hal ini bisa terwujud apabila kaum elite yang berada dalam lingkaran kekuasaan mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa rakyat ketika menyampaikan kebijakan-kebijakan penting dan krusial; bukan menggunakan bahasa kaum elite yang berbelit-belit dan cenderung menyesatkan publik.
Kita sungguh prihatin menyaksikan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara yang terus didera berbagai masalah besar. Tak hanya deraan konlfik internal dan eksternal, tetapi juga tikaman bencana yang terus berdatangan secara bergelombang. Dalam situasi krusial seperti ini, sungguh disayangkan, bahasa Indonesia belum bisa dimanfaatkan secara optimal sebagai media pembebasan dalam ikut menyelesaikan masalah-masalah yang datang menghadang. Bahasa rakyat dan bahasa kaum elite tak pernah berada dalam satu titik temu, hingga persoalan-persoalam besar itu gagal tertuntaskan.
Kini, setelah bahasa Indonesia berusia lebih dari delapan dasawarsa, perlu ada gerakan penyadaran secara kolektif untuk memanfaatkan bahasa Indonesia sebagai media komunikasi publik yang mencerahkan dan membebaskan. Bahasa tidak dimanfaatkan lagi untuk memburu kepentingan kekuasaan, tetapi lebih dioptimalkan untuk membangun kemaslahatan bersama-sama rakyat, hingga akhirnya persoalan multikompleks dan multidimensi yang mendera negeri ini secara bertahap dan berkelanjutan bisa tertangani.
Dirgahayu Bahasa Negeriku! ***









































wisata riau bersama attayaya
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Thursday, 8 October 2009 @ 21:02
satu nusa
satu bangsa
satu bahasa kita
tanah air
pasti jaya
untuk selama-lamanya
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 8 October 2009 @ 23:27)
terima kasih, bang atta.
Reply
Sarimin (Friday, 9 October 2009 @ 05:23)
@wisata riau bersama attayaya, sip… itu yang paling mantaf….
Reply
saifuna
Firefox 3.5.2 dan
Windows XP
Thursday, 8 October 2009 @ 21:31
Yukz kita bangkitkan semnagat untuk melestarikan bahsa kita, Bahasa Indonesia.
Baca juga tulisan terbaru saifuna berjudul Kenapa Santri Harus Nge-BLOG ?
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 8 October 2009 @ 23:28)
ajakan yang simpatik, mas saif. yang pasti saya sangat setuju ajakan itu.
Reply
Denmasmister
Firefox 3.5.2 dan
Windows XP
Thursday, 8 October 2009 @ 21:47
wah, baru nyadar kalo bahasa kita sudah berumur 81 tahun, lama banget ya
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 8 October 2009 @ 23:29)
betul, mas. kan sejak tahun 1928 ketika ikrar sumpah pemuda dikumandangkan.
Reply
suryaden
Firefox 3.5.3 dan
Ubuntu 9.10
Thursday, 8 October 2009 @ 22:14
bahasaku, jiwaku…
perkembangan perbahasaan di negeri kita tumbuh sedinamis dengan perkembangan budaya dan tehnologi… menjadikan bahasa Indonesia nantinya menjadi bahasa yang sangat adaptable dan sangat menyenangkan…

Baca juga tulisan terbaru suryaden berjudul Install Google Chrome Themes dan Extension
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 00:58)
amiiin, harapan kita memang seperti itu, mas surya. bahasa indonesia menjai lenbih adaptif terhadap tuntutan perkembangan dan dinamika peradaban.
Reply
Sugiarno
Firefox 3.0.13 dan
Windows XP
Thursday, 8 October 2009 @ 22:21
Jujur, antara benci dan cinta saya kepada bahasa Indonesia menyatu. Cinta karena “dia” adalah bahasa negara kita. Benci karena sampai diusianya yang ke 81 tahun, bahasa Indonesia masih lajang … maaf, malah berselingkuh dengan aksara Latin. Apa saja yang dikerjakan oleh pakar bahasa Indonesia di atas sana? …
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:00)
itu perasaan yang wajar, mas gi, sebagai wujud kecintaan dan apresasiasi terhadap bahasa kita.
Reply
gajah_pesing
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Thursday, 8 October 2009 @ 22:26
saia mencoba belajar untuk menggunakan bahas Indonesia secara baik dan benar
Baca juga tulisan terbaru gajah_pesing berjudul Online Trading
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:01)
baguslah itu, mas fay. artinya, disesuaikan dengan konteks tuturan ketika kita berbicara atau menulis.
Reply
gajah_pesing
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Thursday, 8 October 2009 @ 22:27
Bahasa Indonesia sesungguhnya bisa menjadi media pembebasan untuk mengantarkan negeri ini sebagai bangsa yang lebih terhormat dan bermartabat. Hal ini bisa terwujud apabila kaum elite yang berada dalam lingkaran kekuasaan mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa rakyat ketika menyampaikan kebijakan-kebijakan penting dan krusial; bukan menggunakan bahasa kaum elite yang berbelit-belit dan cenderung menyesatkan publik.
*saia suka kalimat itu pak*
Baca juga tulisan terbaru gajah_pesing berjudul FaceBook Toolbar
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:02)
terima kasih apresiasinya, mas fay.
Reply
ajengkol
Opera Mini 4.2.14320 dan
Unknown
Thursday, 8 October 2009 @ 22:31
Semoga kita mempunyai kebebasan yang sesungguhnya bukan kebebasan yang terkungkung
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:04)
amiiin, mudah2an demikian, mbak ajeng.
Reply
marsudiyanto
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Thursday, 8 October 2009 @ 22:52
Sehari2 aku malah nganggo Bahasa Jawa Pak…
Mbuh nek Pak Sawali !
Baca juga tulisan terbaru marsudiyanto berjudul mm/dd/yyyy versus dd/mm/yyyy
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:05)
walah, ya ndak apa2 toh, pak, karena memang kita ini kan masyarakat dwi bahasa.
Reply
FARHAN
Opera Mini 4.2.14912 dan
Unknown
Thursday, 8 October 2009 @ 23:51
Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa ini. sudahlah pasti menjadi media pembebasan bagi kita dalam mengatasi masalah berkomunikasi antar suku..
he he he. masih berlakukah 1 bulan penuh di oktober ini full bahasa Indonesia dì sekolah kita pak?
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:06)
mestinya itu masih berlaku, farhan. hanya saja dalam praktiknya tidak selalu demikian.
Reply
pakacil
Opera 10.00 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 00:14
begitu baca paragraf kedua di atas, saya langsung tersentak, Pak. seketika teringat pada saat istilah ’salah prosedur’ mendapat momentum yang luar bisa bertahun-tahun lalu. saya yakin Pak Sawali juga ingat, eufimisme untuk kasus apa itu.
dalam benak saya, kasus macam ’salah prosedur’ itulah yang menjadi pengkhianatan berbahasa terbesar dan menjerumuskan dalam kerangka kita bernegara.
selain itu, walau nampak artifisial, paling tidak dulu juga ada gerakan peng-Indonesia-an istilah di tempat publik, yang sekarang sudah tak terdengar lagi kelanjutannya.
Baca juga tulisan terbaru pakacil berjudul Jerit Guru Sekolah Berlabel Agama
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:08)
betul sekali, pakacil. ungkapan salah prosedur sesungguhnya bisa digolongkan sbg eufemisme utk menghaluskan hal2 yang sesungguhnya vulgar dan kasar.
Reply
Pencerah
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 00:42
Insya Allah mampu Pak
Baca juga tulisan terbaru Pencerah berjudul Pelatihan Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:09)
amiiin, mudah2an memang demikian, mas pencerah.
Reply
aRuL
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 00:43
seharus langkah2 kreatif dan progresif utk menjadikan bahasa Indonesia tetap jaya di negeri sendiri nih
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:11)
iya, mas arul. dalam konteks ini, bloger juga memiliki peran yang cukup besar loh, hehe …
Reply
m4stono
Firefox 3.0.8 dan
Ubuntu 9.04
Friday, 9 October 2009 @ 00:58
agak dilematis juga pak, kalau bahasa indo digalakkan lalu gimana dengan nasib bahasa2 daerah, padahal kita senua tahu bahasa2 daerah yg jumlahnya ratusan itu aset yg sangat bernilai bagi bangsa kita, kalau kita mengajari anak2 kita sejak kecil bahasa indo, lama2 bahasa ibu kita akan punah dan tidak menjadi percakapan sehari hari cuman menjadi mata pelajaran disekolah……..susah ya….
Baca juga tulisan terbaru m4stono berjudul Terjemahan Serat Wedhatama Pangkur 6-8
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:13)
itu jelas tersurat dalam uud’45, mas tono. menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar tidak berarti menggusur bahasa daerah. bagi masyarakat dwi bahasa seperti indonesia, keberadaan bahasa daerah tetep dipertahankan, dilestarikan, dan dikembangkan sesuai dengan konteks lokal.
Reply
zenteguh
Firefox 3.0.14 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 01:01
Saya bahkan tak pernah tahu, adakah implementasi dari Kongres Bahasa Indonesia yang rutin digelar itu? Penyadaran kolektif, sepertinya begitu kompleks pak. Tapi saya rasa, pembelajaran di sekolah adalah salah satu matarantai yang dapat diharapkan untuk mengembalikan Bahasa Indonesia ke hakikatnya..
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:14)
saya setuju banget itu, mas teguh. institusi pendidikan menjadi media yang strategis utk menanamkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bahasa indonesia.
Reply
itempoeti
Shiretoko 3.5.3 dan
Ubuntu 9.04
Friday, 9 October 2009 @ 01:50
bahasa memang alat untuk berkomunikasi… sayangnya bahasa seringkali mengidap falasia.., falasia bahasa…
itu yang pada akhirnya justru memicu lahirnya miskomunikasi yang dikemas dalam bentuk euphimisme yang hiperbolik, sarkastis dan satyre…
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:17)
wah, terima kasih banget tambahan infonya, mas itempoeti. dapat tambahan kosakata baru, nih.
Reply
Love4Live
Shiretoko 3.5.3 dan
Ubuntu 9.04
Friday, 9 October 2009 @ 01:53
tak salah jika ada pepatah yang mengatakan…
“Mulutmu harimaumu…”
Bukan begitu pak Sawali?

Baca juga tulisan terbaru Love4Live berjudul Xtra Money !!!
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:18)
hmmm … bener juga tuh, mas love.
Reply
Love4Live
Shiretoko 3.5.3 dan
Ubuntu 9.04
Friday, 9 October 2009 @ 02:00
tak salah jika ada pepatah yang mengatakan…
“Mulutmu harimaumu…”
Bukan begitu pak Sawali?

Baca juga tulisan terbaru Love4Live berjudul Xtra Money !!!
Reply
Pancallok
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 02:12
ntu Bahasa Indonesia yang baik dan benar gimana sih? apa harus sesuai Ejaan yang Disempurnakan?hihiihi
Baca juga tulisan terbaru Pancallok berjudul Kontes Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang Semakin Seru
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:20)
hmmm… ya perlu disesuaikan dengan konteks dan kepentingan ekspresinya, mas. dalam suasana santai, komunikasi justru akan terasa kaku jika harus menggunakan bahasa baku.
Reply
Pancallok
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 02:24
Pak nitip link ya http://pancallok.blogspot.com/2009/08/kenali-dan-kunjungi-objek-wisata-di.html dgn teks ancur : Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang kiranya bisa di pasang di sidebarnya pak Sawali

Baca juga tulisan terbaru Pancallok berjudul Kontes Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang Semakin Seru
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:24)
ok, nanti saya taruh link-nya di halaman tautan, mas. makasih.
Reply
Pancallok
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 02:25
cuman sampe tgl 17 november, setelah itu bs dihapus kok..
Baca juga tulisan terbaru Pancallok berjudul Kontes Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang Semakin Seru
Reply
IHSAN
Firefox 3.5.2 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 05:27
di keseharian masyarakat biasanya malah menggunakan bahasa daerah atau bahasa gaul, sepertinya ga’ PD klo pakai bhs Indoesia yang baku

Baca juga tulisan terbaru IHSAN berjudul Pembersihan Following Yang Lama Tidak Update Blog
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:25)
dalam suasana santai, sah2 saja kok, mas, menggunakan ragam bahasa tak baku.
Reply
Hari Mulya
Opera Mini 5.0.15695 dan
Unknown
Friday, 9 October 2009 @ 07:23
saya kok msh sering risih ya, kL liat / denger mahasiswa yg muka n penampiLanya jawa tuLen ngomong pke bhs Indonesia, pdhL dy lg ngobroL ma mhsw yg sm2 jawa tuLen.. (saLah ga?)
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:27)
hehe … itu kenyataan sosial yang mustahil bisa dihindari, mas hari. asalkan dalam suasana resmi mereka tetep mampu menggunakan bahasa sesuai dg kaidah yang berlaku.
Reply
the bunglon's
Firefox 3.0.14 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 07:49
Banyak orang yang malu dengan bahasa kita sendiri…

Di FB juga banyak yang menggunakan status bahasa Inggris, ntah tau apa tidak maknanya. atau cuma biar keren aja..
Baca juga tulisan terbaru the bunglon’s berjudul Menyelamatkan Diri dari Gempa
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:29)
hmm… saya kadang2 juga bertanya, mas. penggunaan bahasa inggris semacam itu sesungguhnya dimaksudkan utk apa, ya?
Reply
Hadi
Opera Mini 4.1.13572 dan
Unknown
Friday, 9 October 2009 @ 08:18
Saya cm mw bilang. Sudahkah qt menggunakan bhs indonesia dlm keseharian qt? Klo aq sih blm, msh menggunakan bhs jawa. Kdng ad tmn yg g bs bhs jawa, ttp aj tmn2 pas ngumpul pake bhs jawa, yg lain g mudeng deh
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:30)
pakai bahasa jawa pun tak masalah, mas, karena masyarakat kita memang masyarakat dwibahasa.
Reply
dameydra
Google Chrome 3.0.195.25 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 09:17
bahasa indonesia memang bahasa terbaik untukku
Baca juga tulisan terbaru dameydra berjudul Macam Rumus Bangun Datar dalam Matematika
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:31)
baguslah, mas damey. terima kasih.
Reply
rochman
Opera 9.64 dan
Windows Vista
Friday, 9 October 2009 @ 09:18
Nah nek yang ini aku juga nggak begitu mudeng.
Lho, kok bahasa Indonesianya kayak gini tho ….
Baca juga tulisan terbaru rochman berjudul Andaikata Chris John Berlebaran
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:32)
hehe .. pak jai bisa saja nih. walah!
Reply
xitalho
Firefox 2.0.0.13 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 10:03
Terus terang saya agak pesimis untuk berharap Bahasa Indonesia mampu menjadi “bahasa pembebas” … Karena dibutuhkan suatu komitmen besar mulai pemimpin hingga seluruh komponen bangsa ini, untuk mengbahasa-Indonesiakan semua istilah yang ke-elit-elitan, kebarat-baratan atau sok ilmiah yang memang kadang membuat jidat kita berkerut untuk mencernanya.
Pada kenyataannya memang banyak kosa kata ilmiah maupun asing yang belum terwakili dalam bahasa Indonesia.
Semoga Bahasa Indonesia mampu memberi warna pada bangsa Indonesia. Amien….
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:33)
amiiin, semoga harapan itu bisa terwujud, mas xit, meski memang butuh perjuangan. yang pasti butuh kesadaran kolektif semua pihak utk menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar sesuai dengan konteksnya.
Reply
belajar trading saham
Firefox 2.0.0.20 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 10:40
mari kita gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, sesekali adakan kontes dong pak guru..kontesnya: blog yang paling baik dan benar dalam menggunakan bahasa Indonesia
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:36)
doh, kontes blog yang paling baik dan benar bahasa indonesia? wah, ide yang bagus itu, mas. mudah2an suatu ketika bisa menggelarnya dan ada yang men-support-nya.
Reply
mandor tempe
Firefox 3.0.14 dan
Windows 2000
Friday, 9 October 2009 @ 10:43
dalam umur yang sidah matang ini banyak bangsa lain mulai mempelajari Bahasa Indonesia. Kita patut berbangga karena Bahasa Indonesia sudah mempunyai pondasi yang kuat untuk “bisa” dipelajari. Namun dari sisi pengguna di Indonesia seringkali banyak kata yang sudah beralih artinya. Entah itu karena majas atau manipulasi kata sehingga berubah maknanya. Mari kita gunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, kembalikan kata pada artinya, hilangkan persepsi lain pada sebuah kata.
Baca juga tulisan terbaru mandor tempe berjudul jawaban
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:37)
sebuah ajakan yang simpatik, mas mandor. terima kasih support dan apresiasinya.
Reply
Rindu
Internet Explorer 7.0 dan
Windows Vista
Friday, 9 October 2009 @ 12:15
Saya kadang malu, ketika saya sendiri tidak bisa menggunakan bahasa saya dengan benar
ah ..
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:38)
walah, bahasa di blog mbak rindu cukup bagus dan runtut, kok.
Reply
fashion and style
Firefox 3.0.14 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 12:43
kebanyakan anak muda jaman sekarang lebih senang memakai bahasa gaul dalam kesehariannya.

ayo kita memakai bahasa indonesia yang baik dan benar!!!
Baca juga tulisan terbaru fashion and style berjudul Giuseppe Zanotti Sandals
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:39)
ndak apa2 juga, mbak cutie, asalkan itu dipakai dalam suasana santai.
Reply
hmcahyo
Opera 10.00 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 13:16
numpang mampir aja pak lama gak kesini

Baca juga tulisan terbaru hmcahyo berjudul Khutbah Jumat: Musibah dan Ujian Keimanan Kita
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:40)
terima kasih, mas heri.
Reply
achmad sholeh
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 13:43
Kita sebagai bangsa harus bangga dengan bahasa kita bahasa Indonesia, maaf pak kalau nggak nyambung
Baca juga tulisan terbaru achmad sholeh berjudul Sulitnya Keluar Dari Sebuah Lingkaran
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:41)
nyambung sekali, kok, pak. terima kasih dukungannya, pak.
Reply
Software UM
Firefox 3.5 dan
Windows 7
Friday, 9 October 2009 @ 14:09
Ayo lestarikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar…
Salah satunya dengan cara menulis di blog.
Baca juga tulisan terbaru Software UM berjudul Rocket Launcher 1.0.0.5
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:41)
sip, mas. ajakan yang simpatik ini. terima kasih.
Reply
wisata riau bersama attayaya
Firefox 3.5.1 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 14:42
bangga memiliki bahasa Indonesia yang indah
datang lagi bang
Baca juga tulisan terbaru wisata riau bersama attayaya berjudul Wisata Riau
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 00:57)
terima kasih, bang atta. mari kita terus pelihara kebanggaan kita terhadap bahasa nasional.
Reply
Iwan Awaludin
Firefox 3.0.1 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 14:48
Masih terlalu muda Pak, Bahasa Indonesia. Bahasa Jawa, Sunda, Padang, dan lainnya yang lebih tua juga kadang terdesak Pak oleh globalisasi.
Baca juga tulisan terbaru Iwan Awaludin berjudul Jalan-jalan ke Genting Highland
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 00:59)
memang benar juga, pak iwan, tapi kalau dianalogikan dg usia manusia, sudah cukup tua juga, kan, hehe …
Reply
duadua
Firefox 3.5 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 16:12
mungkin salah satunya adalah membiasakan berbahasa yang baik dan benar ya,pak?
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:00)
betul sekali, mas. artinya, berbahasa perlu disesuaikan dengan konteks tuturannya.
Reply
soulharmony
Firefox 3.0.1 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 19:14
saya tidak suka dengan terciptanya kamus bahasa gaul
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:02)
wah, itu dia, mas. kamus bahasa gaul bisa jadi malah akan jadi rujukan anak2 muda dalam berbahasa, termasuk dalam suasana resmi.
Reply
cari duit sampingan
Opera Mini 4.2.14912 dan
Unknown
Friday, 9 October 2009 @ 20:58
bahasa indonesia ternyata dah tua banget ya pak?mudah mudahan gak pikun he he di tinggal dan di lupakan,jadi ingat pelawak yang sering bilang ‘berbahasa indonesialah yang baik dan benar’
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:03)
hehe … mudah2an ndak sampai pikun, mas maxall. berbahasa indonesia yang baik dan benar itu jangan diartikan mesti menggunakan bahasa baku, loh!
Reply
riFFrizz
Opera Mini 4.2.14320 dan
Unknown
Friday, 9 October 2009 @ 20:59
Baru tahu saya kalau bahasa Indonesia telah berumur delapan dasawarsa, semoga makin tua, makin benar cara menggunakannya, bukan disalah gunakan lagi.
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:04)
amiiin, mudah2an harapan mas rifky bisa terwujud.
Reply
Nyubi
BlackBerry 000 dan
Unknown
Friday, 9 October 2009 @ 21:12
Wah, saya baru tahu “bulan bahasa” yang jatuh bulan ini. Ada tanggalnya, Pak ?
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:05)
hehe … ndak ada tanggalnya, kok, mas, bulan bahasa itu berarti berlangsung selama bulan oktober.
Reply
Wempi
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 22:09
harus banyak belajar dan membiasakan diri.

saat ini wempi masih pake bahasa indonesia yang lumayan kacau. sehingga lawan bicara dengan gampang menebak, kamu orang padang ya.
Baca juga tulisan terbaru Wempi berjudul SMS Quota TelkomselFlash
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:07)
hehe … ndak apa2 juga, mas wempi. berbahasa indonesia yang baik dan benar itu tdk selalu identik dengan bahasa baku, kok. dalam suasana santai, kita kan boleh juga menggunakan ragam bahasa tak resmi.
Reply
adi dzikrullah
Firefox 3.0.13 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 23:32
bener-bener mantep kang..artikelnya sangat matang, segar, dan lezat untuk menjadi bahan santapan dalam dialog kebudayaan….
Baca juga tulisan terbaru adi dzikrullah berjudul Kesalehan Terhadap Alam
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:08)
terima kasih apresiasinya, mas adi.
Reply
masnur
Google Chrome 3.0.195.25 dan
Windows XP
Friday, 9 October 2009 @ 23:39
Sebagai langkah kecil dalam menyikapi hal diatas saya salut karena blog ini menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam postingannya. Itu bisa jadi contoh bagi blogger lain termasuk saya, karena dari awal saya juga berusaha menggunakan bahasa Indonesia sebaik yang saya bisa.
Mungkin eufemisme juga merupakan “pelintiran” dari bahasa diplomatis yang sebenarnya bertujuan untuk membangun suasana komunikasi yang santun dalam segala kondisi. Namun “kepleset” jadi bertujuan untuk mengelabuhi rakyat yang cenderung berbahasa lugas. Payah memang.
Baca juga tulisan terbaru masnur berjudul Gedung Sekolah, Tempat Aman Dari Goncangan Gempa
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:10)
hehe … terima kasih apresiasinya, mas nur. eufemisme bagus2 saja digunakan kok, mas, sepanjang tujuannya utk memperhalus dan memperindah tuturan, bukan utk melakukan reduksi terhadap fakta alias kenyataan yang sesungguhnya terjadi.
Reply
Abula
Firefox 3.5.3 dan
Windows 7
Saturday, 10 October 2009 @ 00:00
Salam Berbahasa Indonesia
Semoga Bahasa Indonesia makin Jaya ..
Menjadi Bahasa besar di dunia …
Baca juga tulisan terbaru Abula berjudul Fokus pada Tujuan
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:11)
salam juga, mas abula. amiin, mudah2an doa dan harapan mas abula bisa terwujud.
Reply
geblek
Firefox 3.8 dan
Ubuntu 9.25
Saturday, 10 October 2009 @ 09:07
bahasa indonesia itu mudah saya ucap tapi tak mudah untuk meng eyd kan sebuah kata menjadi rangkaian bahasa indonesia yang cantik dan enak di baca. duh mesti harus belajar ke sawali nih pak ttg tata bahasa saya yang amburadul ndak karuan.
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:14)
walah, kita sama2 belajar, mas, karena bahasa memang terus berkembang sesuai dengan konteks zamannya.
Reply
fashion and style
Firefox 3.0.14 dan
Windows XP
Saturday, 10 October 2009 @ 09:27
selamat berakhir pekan bersama keluarga, Pak Sawali…

Baca juga tulisan terbaru fashion and style berjudul Anne Klein New York Sandals
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:15)
selamat berakhir pekan pula, mbak cutie. makasih, yak!
Reply
Afrianti Takaful
Firefox 3.5.3 dan
Fedora
Saturday, 10 October 2009 @ 10:42
Walah pak… berbahasa indonesia yang baik dan benar terkadang kaku kalau digunakan untuk ngobrol sehari-hari…
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:16)
hehe … berbahasa indonesia yang baik dan benar itu tdk identik dg bahasa baku, loh, mbak. dalam suasana santai justru akan terasa kaku jika harus menggunakan bahasa baku.
Reply
Mai
Firefox 3.0.12 dan
Windows XP
Saturday, 10 October 2009 @ 10:55
aku cinta bahasa Indonesia kok, makanya gak pernah bisa bahasa Inggris. hehehehe…
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:17)
hehe … mantab dong, mbak, tapi tdk lantas berarti alergi terhadap bahasa asing loh, mbak, hehe …
Reply
cah ndueso
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP
Saturday, 10 October 2009 @ 15:27
cah nduseo pun cinta boso indonesa lo….
Baca juga tulisan terbaru cah ndueso berjudul ora tibak’e…..njawab neh cahe,hahahaha
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:20)
mantab dong, mas. salut.
Reply
afwan auliyar
Firefox 3.5.3 dan
Windows Server 2003
Saturday, 10 October 2009 @ 17:04
mungkin bisa dilakukan dgn nulis yg baik dan benar di blog pak

Baca juga tulisan terbaru afwan auliyar berjudul tips dan trik kebanjiran pengunjung
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:24)
betul sekali, mas afwan. blog bisa menjadi media yang bagus utk menulis dengan menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar.
Reply
haris
Firefox 3.5 dan
Windows XP
Saturday, 10 October 2009 @ 22:45
tahun ini, pemerintah menerbitkan UU baru yang salah satunya mengatur soal bahasa. uu itu, setelah saya baca, sangat normatif. tidak visioner. menyesal sekali.
Baca juga tulisan terbaru haris berjudul Misteri-misteri Terbesar Indonesia Volume 2
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:25)
memang masih ada pro-kontra ttg kehadiran UU bahasa, mas haris, terutama yang berkaitan dengan kebebasan berekspresi.
Reply
andif
Firefox 3.5.3 dan
Fedora 11
Saturday, 10 October 2009 @ 22:54
insya allah bisa Pa,
tetap semangat majulah Indonesiaku
Baca juga tulisan terbaru andif berjudul Seberapa susahnya membuat blog?
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:26)
amiiin, semoga memang demikian, mas felani.
Reply
ciput mardianto
Firefox 3.0 dan
Windows XP
Saturday, 10 October 2009 @ 22:55
apa lagi diblog saya, banyak tulisan yang tidak baku.
Baca juga tulisan terbaru ciput mardianto berjudul Analisa Harga Satuan Pekerjaan
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:28)
hehe … jangan suka merendah begitu, mas ciput. tak baku pun tak apa2, asalkan memang situasinya santai.
Reply
Adam Kurniawan Mrg
Firefox 3.5 dan
Windows XP
Saturday, 10 October 2009 @ 23:56
Sob, mau tukar link?.
Saya suka dengan artikel2 yang ada ditempat Anda.
Kalau gitu saya tunggu konfirmasinya di salah satu postingan saya ya sob!.
Ini Blog saya: Blognya anak Indonesia
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:29)
terima kasih atas perhatiannya, mas adam.
Reply
pututik
Google Chrome 3.0.197.11 dan
Windows Vista
Sunday, 11 October 2009 @ 00:35
Jika kita mampu menghargai bahasa Indonesia dan pengucapan yang baik dan benar, mampu mejadi kebanggaan dan indah saat disampaikan dengan santun tentu bisa mendorong semangat kita untuk menghargai jasa para pejuang yang sudah berkorban dengan sumpah satu bahasa Bahasa Indonesia.
Sayangnya kita tidak bangga menggunakan bahasa yang baik dan benar, sampai peralatan petunjuk jalan pun berbahasa aneh. Bahasa lain tetap kita pelajari untuk komunikasi verbal, nice post pak.
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:30)
terima kasih dukungan dan apresiasinya, mas pututik.
Reply
M Mursyid PW
Firefox 3.0.10 dan
Windows XP
Sunday, 11 October 2009 @ 02:21
Meski saya guru bahasa Inggris, jati diri saya tetap Indonesia lho, Pak. Kok saya jadi keki.
Bagaimana bahasa Indonesia yang saya gunakan di blog, Pak?
Baca juga tulisan terbaru M Mursyid PW berjudul Menyoal Pendidikan Gratis Yang Ternyata Tidak Gratis Tis Tis
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:32)
hehe .. baguslah, pak mursyid. wew… bahasa di blog pak mursyid oke juga, kok, pak. komunikatif dan cukup efektif dalam menyampaikan pesan kepada pembaca.
Reply
Megan Fox
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Sunday, 11 October 2009 @ 02:29
Tulisan yg bermanfaat, sangat panjang
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:32)
terima kasih apresiasinya, mas.
Reply
Alief
Opera Mini 4.2.14912 dan
Unknown
Sunday, 11 October 2009 @ 13:17
Gimana bahasa endonesa bisa dewasa bila guru yg mati karena kecelakaan disebut tewas dan koruptor mati dibilangnya wafat?
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 01:55)
wakaka … duh, bisa berabe itu, mas alif, keke …
Reply
Puspita W
Google Chrome 3.0.195.25 dan
Windows XP
Monday, 12 October 2009 @ 10:19
Ternyata usianya sudah tua. Maaf pak saya belum mampu berbahasa yang baik dan benar. Saya benar-benar sadar akan kekurangan saya. Sayang di luar tidak ada kursus bahasa Indonesia.
Baca juga tulisan terbaru Puspita W berjudul Maverick, Kisah Seorang Ibu Menolak Diagnosis Autisme atas Putranya
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 02:07)
walah, bu pita jangan merendah begitu dong, hehe … bahasa blog bu pita sudah oke juga, kok.
Reply
cari uang di internet
Firefox 3.0.8 dan
GNU/Linux
Monday, 12 October 2009 @ 16:09
seharusnya bisa…tapi karena kita aja nggak merasa bangga menggunakanya trus bagaimana?
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 02:12)
hehe .. berarti harus punya kebanggaan dulu dong, mas.
Reply
cari uang di internet
Firefox 3.0.8 dan
GNU/Linux
Monday, 12 October 2009 @ 16:11
hanya bangsa yang bisa menghargai bahasanya maka bangsa itu akan menjadi besar
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 02:13)
setuju banget, mas. salut.
Reply
tengkuputeh
Opera 9.64 dan
Windows XP
Monday, 12 October 2009 @ 17:11
Bahasa Indonesia, mempunyai wilayah penggunaan dari Sabang sampai Marauke. Sama dengan London sampai Moskwa. Luar biasa bahasaku…
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 02:14)
wah, bener juga, mas tengku. mantab!
Reply
Abdul Aziz
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Monday, 12 October 2009 @ 21:22
Assalamu’alaikum,
Tulisan yang menarik Pak di bulan bahasa ini. Sebagai guru saya sangat prihatin dengan anak-anak sekarang . Murid-murid saya hampir semua bahasanya seperti yang mereka lihat di infotainment.
Setahu saya dalam BI itu tidak ada nama bilangan “kosong”. Tapi kalau menyebut bilangan NOL, mereka seperti merasa salah. Teman saya, guru BI dan Matematika selalu menyebut KOSONG bukan NOL. Konon, waktu Kongres BI tahun lalu ada ahli bahasa yang menyebut KOSONG jadi bahan tertawaan.
Kalau boleh saya minta Bapak sebagai ahli BI menilai bahasa di blog saya secara objektif. Bagaimana ?
Terima kasih.
Salam
Baca juga tulisan terbaru Abdul Aziz berjudul Insya Allah
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 02:20)
walah, mas azis? saya bukan ahli bahasa, kok, mas. hanya tertarik dan ingin belajar menggunakannya scr baik dan benar.
Reply
Abdul Aziz (Friday, 16 October 2009 @ 20:47)
@Sawali Tuhusetya,
Pak, buku yang sudah Bapak tulis , kalau boleh tahu apa judulnya dan dari penerbit mana ? Sekarang suka menulis di mana saja Pak ? Koran langganan saya hanya tinggal Republika saja. Tapi Bapak tidak pernah menulis lagi di harian ini.
Saya ingin sekali membaca buku-buku yang Bapak tulis.
Terima kasih.
Salam.
Baca juga tulisan terbaru Abdul Aziz berjudul AWARD – Menjalin Silaturahmi Antar Blogger
Reply
Sawali Tuhusetya (Saturday, 17 October 2009 @ 00:41)
walah, saya baru menulis sebuah buku kumcer, mas azis. judulnya perempuan bergaun putih. sayangnya saya sudah ndak punya sisa di rumah, hehe … selebihnya, saya baru sebatas menulis buku ajar bahasa indonesis utk sd, smp, dan sma. sejak ngeblog, saya memang jarang lagi ngirim tulisan di media cetak. jadi kangen juga nulis di media cetak, hehe …
Ria
Firefox 3.0.14 dan
Ubuntu 9.04
Tuesday, 13 October 2009 @ 13:52
bagaimana dengan bahasa gaul dan bahasa ABG pak? hehehehe

kayaknya mereka perlu di kasih pelajaran bahasa indonesia yang baik dan benar
Baca juga tulisan terbaru Ria berjudul Kijang, Rusa dan Tanduk vs Mobil
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 02:30)
gpp, juga, kok, mba ria, sebatas tdk digunakan dalam situasi resmi.
Reply
Mengembalikan jati diri bangsa
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Tuesday, 13 October 2009 @ 17:40
Bagaimana dengan kalimat berikut pak guru

“Keluarga Pak Amin termasuk dalam keluarga dibawah garis kemiskinan”
Dibawah garis – apa maksudnya? Menyamarkan?
Bukankah yang sebenarnya adalah :
“Keluarga Pak Amin termasuk dalam keluarga miskin banged”
Baca juga tulisan terbaru Mengembalikan jati diri bangsa berjudul Tak Mampu Kembalikan Jati Diri Bangsa
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 02:32)
hmmm … itu bisa juga digolongkan sebagai gaya eufemsitik juga, mas khai, hehe …
Reply
marshmallow
Firefox 3.5.3 dan
Windows Vista
Wednesday, 14 October 2009 @ 11:18
saya ingat, dalam masa-masa awal perkembangannya, bahasa indonesia (melayu) masih terbagi dalam kasta-kasta, yakni bahasa pasar dan sekolahan. sekarang bahasa indonesia tidak lagi mengenal hal itu, mungkin itu bisa dianggap sebagai salah satu media pembebasan. *sotoy deh*
soal bahasa yang digunakan untuk kepentingan eufimistik, agaknya itu berlaku untuk semua bahasa di dunia deh, pak. dan saya pikir semakin suatu bahasa dapat diperhalus untuk kepentingan politik, justru semakin berkualitas bahasa itu. yang jadi persoalan adalah: bagaimana agar pengguna bahasa itu bisa membebaskan diri dari sifat eksploitatif dan sifat-sifat tidak terpuji lainnya. hehe…
Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul Mari Memasak Sup Tom Yam!
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 02:50)
betul sekali, mbak yulfi. gaya eufemistik ada bagusnya juga digunakan, kok, sebatas untuk memperhalus dan memperindah tuturan.
Reply
Mengembalikan jati diri bangsa
Firefox 3.5.3 dan
Windows XP
Wednesday, 14 October 2009 @ 11:46
Saya kok selalu kangen sama Pak Guru….

Meski hanya lewat blog, tapi saya sudah merasa senang…
Baca juga tulisan terbaru Mengembalikan jati diri bangsa berjudul Beralih Ke Pertamax
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 02:50)
wah, mas khai bisa saja nih, hehe … matur nuwun, mas.
Reply
DBS
Internet Explorer 7.0; dan
Windows XP
Wednesday, 14 October 2009 @ 20:44
Luar Biasa, baru tahu kalo BI sudah tua umurnya,… namun ternyata tidak seiring sejalan dengan dinamika bangsa yang notabene digembar gemborkan sebagai bangsa yang besar dan bermatabat
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 02:55)
benar sekali, mas, usia bi memang sudah tua, tapi langkahnya masih tertarih-tatih, hehe …
Reply
antoni
Firefox 2.0 dan
Windows XP
Wednesday, 14 October 2009 @ 22:41
Bahasa Indonesia bahasa pemersatu, gak tau kalau gak ada bahasa Indonesia bakal gimana kalau kita mo ke Jawa, Sumatra , Papua atau daerah lain di Indonesia
Reply
Sawali Tuhusetya (Thursday, 15 October 2009 @ 02:59)
betul sekali, mas. peran bahasa indonesia sbg pemersatu bangsa memang sudah teruji oleh sejarah.
Reply
Pakde Cholik
Firefox 3.0.14 dan
Windows XP
Thursday, 15 October 2009 @ 06:04
Kita harus bangga memiliki bahasa pemersatu yang disebut Bahasa Indonesia. Di dunia banyak negara yang ta punya bahasa nasional. mereka nebeng bahasa Inggris.
Kita seharusnya menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.
Salam hangat dari Surabaya
Reply
Sawali Tuhusetya (Saturday, 17 October 2009 @ 00:19)
betul, pakdhe. semoga bahasa kita makin berkembang seiring dengan perkembangan dan dinamika masyarakatnya.
Reply
racheedus
Opera Mini 4.1.11355 dan
Unknown
Friday, 16 October 2009 @ 17:55
Saat Bahasa Indonesia diproklamirkan sebagai bahasa nasional, saat itulah kita menunjukkan bahwa kita tak sudi dijajah oleh bahasa asing. Indonesia memiliki bahasa sendiri, tak perlu menggunakan bahasa dari bangsa penjajah sebagai bahasa nasional.
Reply
Sawali Tuhusetya (Saturday, 17 October 2009 @ 00:37)
betul sekali, mas rache, semoga kita makin cinta dan bangga berbahasa indonesia.
Reply