Home | Budaya, Refleksi, Religi, Sosial | Dari Khika hingga Joglo Abang

Dari Khika hingga Joglo Abang

Saturday, 26 September 2009 (02:48) | 1 pembaca | 6 komentar | Print this Article

Jumat, 25 September 2009, saya mendapatkan kehormatan menerima kedatangan Mas Khika. Ini untuk yang kedua kalinya bloger yang tengah getol mengelola taman baca itu menyambangi gubug saya. Kedatangan yang pertama terjadi sekitar bulan Maret 2009 yang lalu.

Ketika saya mudik beberapa hari sebelumnya, lelaki muda yang masih suka mengembara di sela-sela rutinitas kesehariannya di dunia IT itu memang sempat kontak saya melalui HP. Dia mengabarkan kalau dia sudah berada di Batang, sebuah kota yang bertetangga dekat dengan Kendal. Seperti biasanya, saya mengharapkan Mas Khika untuk bermain ke Kendal jika ada waktu. Alhamdulillah, bloger yang selama ini bermukim di Bogor itu akhirnya benar-benar datang ke gubug saya.

Karena masih harus melanjutkan perjalanan ke Batang, Mas Khika tak bisa berlama-lama ngobrol dengan saya, apalagi keesokan harinya, dia akan menyempatkan diri untuk datang ke markas Jogloabang yang tengah punya hajat menggelar acara halal-bihalal, yang kemudian hendak diteruskan untuk bertemu dengan Mas Totok Sugiarto di puncak Gunung Kelir. Sebelum kabar ini saya sampaikan kepada Mas Khika, saya memang sempat di-sms Mas Ciwir perihal hajat itu. Saya diundang untuk bisa datang ke markas Demang Suryaden itu. Sang Bayang pun juga sempat kontak saya lewat telepon untuk memastikan bisa tidaknya saya datang dalam momen silaturahmi lebaran di Sleman itu.

Namun, dengan berat hati, saya tidak bisa ikut hadir dalam acara yang sesungguhnya sudah lama saya nantikan itu. Bagi saya, Jogloabang saya nilai punya daya pesona dan aura tersendiri. Para penggiat Jogloabang, selain menjadi pioner penggunaan software open source, juga amat peduli terhadap perkembangan lingkungan pedesaan yang selama ini memang telah menjadi “mazab” dalam web komunitasnya. Mohon maaf Mas Suryaden, Mas Ciwir, dan sahabat-sahabat bloger Jogloabang atas ketidakhadiran saya dalam momen silaturahmi yang amat menjanjikan nilai keakraban dan kekeluargaan itu. Mohon dimaklumi, antara 26-29 September ini, saya tidak bisa meninggalkan rumah. Kebetulan saja, tetangga sebelah yang sangat dekat dengan saya dan keluarga, pada 28 September nanti sedang punya hajat mantu. Saya dan keluarga didaulat untuk ikut membantu menyiapkan segala sesuatunya. Kemudian, keesokan harinya, gubug saya jadi tempat pelaksanaan halal-bihalal keluarga besar SMP 2 Pegandon, tempat saya mengajar selama ini.

Obrolan semacam itulah yang saya sampaikan kepada Mas Khika yang tampak begitu bersemangat untuk datang ke Jogloabang.

“Apa tidak kontak dulu ke Mas Suryaden, Mas Khika?” tanya saya.

“Itu yang selalu saya hindari, Pak. Biar ada surprise, hehe …. Apalagi, kalau saya ngobrol dengan Suryaden dan Senoaji…” jawab Mas Khika.

Loh, memangnya kenapa?”

“Ndak pernah bisa akur, Pak, hehe …. Selalu saja ndak ada yang mau ngalah, wakakaka …” selorohnya.

“Walah!”

Meski pertemuan saya dengan Mas Khika cukup singkat, tapi selalu menjanjikan geliat persaudaraan dan keakraban. Bisa jadi, inilah salah satu manfaat ngeblog. Punya banyak sahabat dan saudara. Ke mana-mana hanya tinggal meninggalkan pesan lewat chat, FB, email, atau sms.

Saya pun tak sanggup menahan kepergian Mas Khika yang masih harus melanjutkan perjalanannya ke Batang, ke kampung kelahirannya itu. Ok, Mas Khika, selamat berkelana, semoga lancar dan selamat! ***

Kategori: Budaya, Refleksi, Religi, Sosial | Tags: , ,

Tulisan lain yang berkaitan:

imgMengapresiasi Gerakan Perlawanan terhadap Keyword “SMP” (Monday, 23 August 2010, 573 pembaca, 78 respon) Jujur saja, sebagai seorang guru, saya sangat terharu ketika membaca postingan sahabat-sahabat bloger yang demikian bersemangat dalam melawan “penyalahgunaan SEO” yang memanfaatkan keyword “SMP, siswa SMP, atau anak SMP” yang sarat dengan citra...
imgFriends Award Tak Terduga (Wednesday, 18 August 2010, 298 pembaca, 107 respon) Sungguh tak terduga, saya mendapatkan Friends Award dari Pak Mumun Surahman, rekan sejawat dari Baturajeg Majalengka yang kini mengajar di SMPN 2 Bantarujeg, Jalan Desa Salawangi No. 11 Bantarujeg Majalengka. Terima kasih atas pemberian award-nya, Pak,...
imgAktivitas Ngeblog Selama Ramadhan (Saturday, 14 August 2010, 301 pembaca, 72 respon) Ngeblog –untuk menggantikan kata kompleks “mengeblog” dalam Bahasa Indonesia Baku– merupakan aktivitas seorang bloger dalam ranah hidup keseharian. Aktivitas ini (nyaris) telah menjadi “kebutuhan” seorang blogger, terlepas apa pun...
imgBlog dan Jejaring Sosial sebagai Pilar ke-5 Demokrasi (Friday, 28 May 2010, 432 pembaca, 76 respon) Kemudahan akses internet, diakui atau tidak, telah membuat ranah teknologi virtual makin ramai dan meriah. Makin banyak orang yang “melek” teknologi. Jelas, ini merupakan pertanda baik di tengah situasi dan dinamika sosial-politik yang tengah...
imgDari LCC hingga Bedah SKL UN 2010 (Monday, 22 February 2010, 602 pembaca, 73 respon) Kamis, 18 Februari 2010, bertempat di SMP 3 Patebon, Kendal, saya bersama beberapa rekan sejawat didaulat untuk menjadi yuri Lomba Cerdas-Cermat (LCC) Tingkat SMP Kabupaten Kendal. LCC dimaksudkan sebagai ajang seleksi untuk memilih satu regu terbaik...
Catatan Sawali Tuhusetya
feeds.feedburner.com
Tulisan berjudul "Dari Khika hingga Joglo Abang" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (Saturday, 26 September 2009 (02:48)) pada kategori Budaya, Refleksi, Religi, Sosial. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Ingin berlangganan gratis? Silakan daftarkan alamat email Anda sekarang juga! Terima kasih dan salam budaya!
Anda juga bisa memublikasikan tulisan ini melalui jejaring sosial/web berikut:
FacebookTwitterStumbleDigg itDeliciousGoogle ReaderRedditTechnoratiGoogle BuzzYahoo Buzz
DesignfloatDiigoMixxMeneamedesignbumpFurlMagnoliaBlinklistfurlblogmark

6 Responses to "Dari Khika hingga Joglo Abang"

  1. raden says:
    Menggunakan Google Chrome 3.0.182.3 Google Chrome 3.0.182.3 pada Windows XP Windows XP

    kopdar yuk bareng2….
    Baca juga tulisan terbaru raden berjudul Tab Hunter – Young Love Dot Records 45-15533My ComLuv Profile

  2. suryaden says:
    Menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

    semoga bisa bertemu lagi dengan pak Sawali di banyak kesempatan yang akan datang… alhamdulillah, aura para blogger memang sangat membuat kangen untuk selalu bersilaturahmi pak …
    suryaden´s last blog ..Install Google Chrome Themes dan Extension My ComLuv Profile

  3. marsudiyanto says:
    Menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

    Toplese jentrek2 koyo bakul roti…
    marsudiyanto´s last blog ..Jawara, Jawa Sing Ora2 My ComLuv Profile

  4. Menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

    hehehe … sisa2 lebaran, pak mar.

  5. Menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

    wah, terima kasih, mas surya. saya juga pingin banget nih ketemu sama mas surya.

Leave a Reply

CommentLuv Enabled
«
»
www.batuzakar.netweb hosting indonesia
Catatan Sawali Tuhusetya is proudly powered by WordPress (81 queries: 0.861 seconds)
Valid CSS & XHTML | KBP