28Jul 2009 110 Comments1,843 pembaca
Spirit Tumenggung Bahureksa dan Dinamika Kendal Beribadat
(Refleksi Hari Jadi ke-404 Kabupaten Kendal)
Hari ini, Selasa, 28 Juli 2009, Kendal berulang tahun ke-404. Usia yang –tentu saja–sudah terbilang sangat tua, kenyang pengalaman, dan sarat dengan dinamika hidup. Dalam usianya yang lebih dari empat abad, Kendal tidak saja diharapkan menjadi ikon sebuah kota yang kebetulan menjadi pusat pemerintahan kabupaten, tetapi juga mampu menjadi daerah yang nyaman bagi segenap warganya dalam menghadapi tantangan peradaban yang makin rumit dan kompleks.
![]()
![]()
Menyebut nama Kendal, sudah pasti ingatan kolektif kita tak bisa melupakan sebuah pohon yang cukup legendaris, yakni pohon Kendal. Konon, pohon yang berdaun rimbun itu sudah dikenal sejak masa Kerajaan Demak pada tahun 1500 – 1546 M, yaitu pada masa Pemerintahan Sultan Trenggono. Pada awal pemerintahannya tahun 1521 M, Sultan Trenggono pernah memerintah Sunan Katong untuk memesan pusaka kepada Pakuwojo. Peristiwa yang menimbulkan pertentangan dan mengakibatkan pertentangan dan mengakibatkan kematian itu tercatat dalam Prasasti. Bahkan, hingga sekarang makam kedua tokoh dalam sejarah Kendal yang berada di Desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu itu masih dikeramatkan masyarakat secara luas. Menurut kisah, Sunan Katong pernah terpana memandang keindahan dan kerindangan pohon Kendal yang tumbuh di lingkungan sekitar. Sambil menikmati pemandangan pohon Kendal yang tampak “sari” itu, Beliau menyebut bahwa di daerah tersebut kelak bakal disebut “Kendalsari”. Pohon besar yang oleh warga masyarakat disebut-sebut berada di pinggir Jalan Pemuda Kendal itu juga dikenal dengan nama Kendal Growong karena batangnya berlubang atau growong.
Dari kisah tersebut diketahui bahwa nama Kendal dipakai untuk menyebutkan suatu wilayah atau daerah setelah Sunan Katong menyebutnya. Kisah penyebutan nama itu didukung oleh berita-berita perjalanan orang-orang Portugis yang oleh Tom Peres dikatakan bahwa pada abad ke 15 di Pantai Utara Jawa terdapat Pelabuhan terkenal yaitu Semarang, Tegal dan Kendal. Bahkan oleh Dr. H.J. Graaf dikatakan bahwa pada abad 15 dan 16 sejarah Pesisir Tanah Jawa itu memiliki yang arti sangat penting.
Spirit Tumenggung Bahureksa
Nama Kendal juga tak bisa dipisahkan dari kisah heroik Tumenggung Bahureksa, bupati Kendal yang pertama. Dalam sejarah Kabupaten Kendal disebutkan, ada seorang pemuda bernama Joko Bahu putra dari Ki Ageng Cempaluk yang bertempat tinggal di daerah Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Joko Bahu dikenal sebagai orang yang mencintai sesama dan pekerja keras, hingga Joko Bahu pun berhasil memajukan daerahnya. Atas keberhasilan itulah akhirnya Sultan Agung Hanyokrokusumo mengangkatnya menjadi Bupati Kendal bergelar Tumenggung Bahurekso. Selain itu, Tumenggung Bahurekso juga diangkat sebagai Panglima Perang Mataram pada tanggal 26 Agustus 1628 untuk memimpin puluhan ribu prajurit menyerbu VOC di Batavia. Pada pertempuran 21 Oktober 1628 di Batavia, Tumenggung Bahurekso beserta kedua putranya gugur sebagai Kusuma Bangsa. Dari perjalanan Sang Tumenggung Bahurekso memimpin penyerangan VOC di Batavia pada tanggal 26 Agustus 1628 itulah kemudian dijadikan patokan sejarah lahirnya Kabupaten Kendal.
Pada perkembangan lebih lanjut, dengan momentum gugurnya Tumenggung Bahurekso sebagai penentuan Hari jadi, dinilai beberapa kalangan kurang tepat. Karena momentum tersebut merupakan sejarah kelam bagi seorang tokoh yang bernama Bahurekso. Jika tanggal tersebut diambil sebagai momentum hari jadi dikhawatirkan akan membawa efek psikologis. Munculnya istilah “gagal dan gugur” dalam mitologi Jawa dikhawatirkan akan membentuk bias-bias kejiwaan yang berpengaruh pada perilaku pola rasa, cipta, dan karsa warga Kabupaten Kendal, sehingga dirasa kurang tepat jika dijadikan sebagai pertanda awal mula munculnya Kabupaten Kendal.
Berdasarkan hasil seminar, 15 Agustus 2006, dengan mengundang para pakar dan pelaku sejarah, seperti Prof. Dr. Djuliati Suroyo (guru besar Fakultas Sastra Undip Semarang), Dr. Wasino, M.Hum. (dosen Pascasarjana Unnes), H. Moenadi (tokoh masyarakat Kendal) dengan moderator Dr. Singgih Tri Sulistiyono serta setelah diadakan penelitian dan pengkajian secara komprehensif, menyepakati dan menyimpulkan bahwa momentum pengangkatan Bahurekso sebagai Bupati Kendal, dijadikan titik tolak diterapkannya hari jadi. Pengangkatan tersebut bertepatan pada 12 Rabiul Awal 1014 H atau 28 Juli 1605. Tanggal tersebut persis hari Kamis Legi malam Jumat Pahing 1527 Caka. Penentuan Hari Jadi ini selanjutnya ditetapkan melalui Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Kendal Nomor 20 Tahun 2006, tentang Penetapan Hari Jadi Kabupaten Kendal (Lembaran Daerah No. 20 Tahun 2006 Seri E nomor 15).
Tanpa bermaksud untuk tenggelam dalam romantisme masa silam, spirit Tumenggung Bahureksa ini agaknya perlu terus direvitalisasi dan ditumbuhkembangkan ke dalam sanubari setiap warga dengan segenap para elitenya dalam membangun wilayah Kendal yang terletak pada 109,40′- 110,18′ Bujur Timur dan 6,32′ – 7,24′ Lintang Selatan ini. Jangan sampai sejarah tragis dan berdarah-darah yang pernah dialami oleh para pendahulunya hanya memfosil dalam buku-buku sejarah hingga akhirnya tenggelam dan tak terlihat lagi dalam peta sejarah kabupaten seluas 1.002,23 Km2 memiliki 20 kecamatan dengan 265 desa serta 20 kelurahan ini.
Pertemuan Dua Kultur
Secara umum, wilayah Kabupaten Kendal terbagi menjadi 2 (dua) daerah dataran, yaitu daerah dataran rendah (pantai) dan daerah dataran tinggi (pegunungan). Wilayah Kabupaten Kendal bagian utara merupakan daerah dataran rendah dengan ketinggian antara 0-10 meter dpl, yang meliputi Kecamatan Weleri, Rowosari, Kangkung, Cepiring, Gemuh, Ringinarum, Pegandon, Ngampel, Patebon, Kendal, Brangsong, Kaliwungu, dan Kaliwungu Selatan. Wilayah Kabupaten Kendal bagian selatan merupakan daerah dataran tinggi yang terdiri atas tanah pegunungan dengan ketinggian antara 10 – 2.579 meter dpl, meliputi Kecamatan Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Patean, Boja dan Limbangan.
Sesuai dengan kondisi geografis yang unik semacam itu, Kabupaten Kendal juga mempertemukan dua kultur yang berbeda. Daerah dataran rendah dengan kultur bahari dan industrinya yang kuat dan daerah pegunungan dengan kultur agraris dan kekayaan seni rakyatnya yang menonjol, bisa jadi akan mampu memberikan nilai tambah bagi kabupaten berslogan “Beribadat” ini. Dengan tampilan dua kultur yang berbeda, para elite dengan dukungan segenap warga Kabupaten Kendal diharapkan sanggup terus menggali nilai-nilai kearifan lokal yang akan mewarnai dinamika kabupaten yang kaya objek wisata ini.
Persoalannya adalah bagaimana agar potensi kultural yang unik dan eksotis ini bisa terus direvitalisasi dan ditumbuhkembangkan hingga menjadi modal sosio-kultural yang akan mengawal gerak dan dinamika Kabupaten Kendal di tengah hiruk-pikuk peradaban. Dengan karakter masyarakatnya yang religius, modal sosio-kulural semacam itu diyakini akan mampu membangun “mozaik” Kendal menjadi sebuah kabupaten yang maju, dinamis, dan modern, tanpa harus kehilangan nilai-nilai kearifan lokal.
Tentu saja, gerak dan dinamika Kabupaten Kendal tak hanya tergantung dari sekelompok elite-nya. Kerja sama dan kolaborasi sinergis dari segenap warga masyarakat beserta stakeholder-nya menjadi sebuah keniscayaan. Dengan mengusung tema “Dengan Semangat Hari Jadi Kabupaten Kendal Ke-404, Kita Wujudkan Kerja Ikhlas, Nyata, dan Dinamis”, semoga ini menjadi momentum yang tepat bagi Kabupaten Kendal untuk mewujudkan slogan “Beribadat” (Bersih, Indah, Barokah, Damai, Aman, dan Tertib) yang sudah disandang sejak tahun 1991 itu.
Nah, Dirgahayu Kabupaten Kendal dan Selamat Menyongsong Sebuah Perubahan!
————–
Keterangan: Gambar diambil dari www.kendalkab.go.id
Tulisan lain yang berkaitan:
Tulisan berjudul "Spirit Tumenggung Bahureksa dan Dinamika Kendal Beribadat" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (28 July 2009 @ 19:32) pada kategori Budaya, Opini, Refleksi dan telah dikunjungi oleh 1,843 pembaca. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini:













Sep 22, 2011 @ 10:01:09
Mudah-mudahan Dirgahayu Kabupaten Kendal
dapat menyongsong perubahan yang drastis baik
untuk semua warga di Kendal…
amiin…:)
Catatan Sawali Tuhusetya
Nov 02, 2010 @ 14:53:31
[...] menyelesaikan tulisan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-404 Kabupaten Kendal, saya terus memantau handphone butut saya untuk berjaga-jaga agar Sang Bayang bisa saya jemput [...]
Jun 16, 2010 @ 17:16:50
Selamat pak! Maju terus.
Sep 02, 2009 @ 12:43:28
dirgahayu kota Kendal semoga sukses untuk kota Kendal,sorry telat ucapinya
Aug 23, 2009 @ 08:09:38
halo, sy Agus Suhanto, tulisan yg oke
… salam kenal yaa
Aug 25, 2009 @ 05:19:16
salam kenal juga, mas suhanto. terima kasi apresiasinya.
Aug 10, 2009 @ 02:09:25
Happy brithday Kabupaten Kendal ke-404..
Aug 12, 2009 @ 20:45:40
terima kasih atas doa dan ucapan selamatnya.
Aug 02, 2009 @ 20:25:43
Alhamdulillah kalau koneksinya sudah lancar lagi pak sawal
.-= Baca juga tulisan terbaru ajengkol berjudul Bubu Award dan Kopdar dadakan =-.
Aug 06, 2009 @ 19:00:02
loh, kok dobel komennya, mbak? heheh ….
Aug 02, 2009 @ 20:22:05
Alhamdulillah kalau koneksinya sudah lancar lagi pak sawali
Aug 06, 2009 @ 18:59:39
iya, mbak ajeng, meski belum normal.
Jul 31, 2009 @ 09:52:39
Awake ndewe senasib Pak…
Dudu wong Kendal tulen tapi golek pangan ning Kendal…
Mugo2 Kabupaten Kendal bisa maju, ora kalah karo Kabupaten liyane, kayata Demak, Purwodadi, Kudus, Mbatang lan sak piturute…
(Pasar Kendal nek awan sitik sepi koyo kuburan)
.-= Baca juga tulisan terbaru marsudiyanto berjudul Empat As =-.
Aug 01, 2009 @ 19:07:19
iya, pak, meski pendatang, darah kita sekarang ini sudah kental dg darah kendal, pak mar, meski darah kudus arau purwodadinya ndak mungkin akan hilang juga, haks.
Jul 31, 2009 @ 00:48:43
walau ga begitu ngerti dan ngeh tapi saya ucapkan selamat hari jadi …. :d
Jul 31, 2009 @ 02:55:08
terima kasih doa dan supportnya, mas kaka.
Jul 30, 2009 @ 22:07:14
selamat ultah kendal ya pak guru…..btw saya juga org kendal loh…tapi itu dulu…wkwkwk saya dulu di cepiring di pabrik gula…dulu ortu dines disana…dan banyak kenangan disana…lebaran tahun lalu saya juga ke njomblom mancing disana heheheheh
.-= Baca juga tulisan terbaru m4stono berjudul Mencoba kotak Komentar Baru =-.
Jul 31, 2009 @ 02:54:22
wew… ternyata mas tono pernah tinggal di kendal juga. kalau pas main ke kendal, silakan mampir, mas.
Jul 30, 2009 @ 22:04:21
Semangat malem pak Wali, semuga sehat selalu bersama Tumengek eh Tumenggung Bahureksonya.
[-(
.-= Baca juga tulisan terbaru Wandi thok berjudul Kuning =-.
Jul 31, 2009 @ 02:53:39
selamat malam juga, pak wandi, terima kasih.
Jul 30, 2009 @ 21:34:50
kang sawali yang mana tuh ?
Jul 31, 2009 @ 02:53:11
saya ndak ada di gambar itu, mas, hehe …
Jul 30, 2009 @ 15:31:28
Selamat Ulang Tahun Kotaku tercinta
Jul 31, 2009 @ 02:51:43
matur nuwun, pak sholeh, kita sama2 menikmati tanah kendal, kan, pak, hehe ,,,
Jul 30, 2009 @ 15:12:29
Sekalian dah selamat ulang tahun buat mas SAWALI.. semoga panjang umur dan selalu dalam berkah dan lindunganNYA.. hehehe.. *kota kendal*
Salam Sayang
Jul 31, 2009 @ 02:51:12
matur nuwun, kangboed, ultah saya kan dah leat bulan juni yang lalu, hehe …
Jul 30, 2009 @ 14:54:16
saya jadi inget, lha Tumnggung Bahurekso itu sudah dijadikan pahlawan kemerdekaan oleh pemerintah belum ya pak?
.-= Baca juga tulisan terbaru ciwir berjudul Festival Lima Gunung =-.
Jul 31, 2009 @ 02:50:20
wah, saya belum pernah dengar informasinya, mas santri.
Jul 30, 2009 @ 14:11:42
selamat ulang tahun Kendal…semoga makin jaya…:)
.-= Baca juga tulisan terbaru casual cutie berjudul Magazines and Traveling =-.
Jul 31, 2009 @ 02:49:51
terima kasih doa dan supportnya, mbak cutie.
Jul 30, 2009 @ 10:47:51
Selamat ulang tahun buwat warga kendal ajah?
Jul 31, 2009 @ 02:49:28
terima kasih doa dan supportnya, mas juns.
Jul 30, 2009 @ 10:44:47
Kendalnya sudah cukup tua. Biasanya, daerah yang cukup tua memiliki kematangan budaya. Budaya apa yang sudah matang di sana Pak? Bahasa Jawa masih dipakai sebagai bahasa sehari-hari kan Pak?
.-= Baca juga tulisan terbaru Iwan Awaludin berjudul Beasiswa PETRONAS Untuk Lulusan SMA =-.
Jul 31, 2009 @ 02:49:06
alhamdulillah, bahas ajawa masih eksis, pak iwan, kendal pun sering menjadi duta seni dan budaya di ibukota.
Jul 30, 2009 @ 10:22:57
Duh Pak Sawali kemana yah ?
.-= Baca juga tulisan terbaru ajengkol berjudul Wisata Blogger 2009 : Kenanganku =-.
Jul 31, 2009 @ 02:48:27
ndak ke mana2 kok, mbak, hanya kebetulan saja, seharian kemarin, koneksi net sedang drop, *halah*
Jul 30, 2009 @ 08:39:44
Wah, ternyata tanggal harlah Kendal sama dengan saya, Pak :d
Jul 31, 2009 @ 02:47:53
wah, kalau gitu, selamat harlah,m mas ariss, semoga panjang umur, makin kreatif, dan sukses selalu!
Jul 30, 2009 @ 01:12:09
Selamat ultah yaaaaaa.. buat kendal semakin majuuuuuu
Salam Sayang
.-= Baca juga tulisan terbaru KangBoed berjudul Kenal Diri =-.
Jul 31, 2009 @ 02:46:19
salam sayang juga, kangbied, makasih doa dan supportnya,
Jul 29, 2009 @ 22:25:14
Kendal berulang taun….
(
lha kae blogger nasional kok malah ra ngerti ki piye to?
(doh)
.-= Baca juga tulisan terbaru senopati berjudul Ambalwarsa Blogger Warok =-.
Jul 31, 2009 @ 02:45:57
hehe … bukan hanya mas andy saja, kok., msa senopati. saya pun hampir lupa juga, haks.
Jul 29, 2009 @ 20:53:51
Selamat Ulang Tahun Buat Kota Kendal, tapi Pak Sawali dimana ya … ?
.-= Baca juga tulisan terbaru istiyanto berjudul Cara Cepat Kejar Trafik: Rani Juliani dan Noordin M Top =-.
Jul 31, 2009 @ 02:45:05
terima kasih doa dan supportnya, pak is. di mana? maksudnya pak is? karena ndak ada di gambar itukah? hehe …
Jul 29, 2009 @ 19:38:42
Semoga belom terlambat… dari cah Kendal yang lagi merantau ikut mengucapkan Selamat Ulang Tahun semoga tambah maju dan rakyatnya semakin sejahterah….. Amien…
Jul 31, 2009 @ 02:44:17
terima kasih mas xir, wah, ternyata mas xitalho asal kendal juga., sekarang tinggal di mana, mas?
Jul 29, 2009 @ 19:01:46
SELAMAT HARI JADI KAB KENDAL
.-= Baca juga tulisan terbaru ciwir berjudul Lounching Blogger Wonosobo dan Rusaknya Lingkungan Dieng =-.
Jul 31, 2009 @ 02:43:40
terima kasih doa dan supportnya, mas santri.
Jul 29, 2009 @ 19:00:50
nah kola pas pelantikan tumenggung bahurekso ini, saya sepakat pak dijadikan hari jadi kab kendal…
kalo pas penyerbuan VOC ke batavia saya nggak sepakat….
Jul 31, 2009 @ 02:41:13
makanya, diadakan seminar segala, mas santri utk menentukan hari jadi kendal. akhirnya disepakati saat jumenengan tmg bahureksa sbg bupati pertama itu.
Jul 29, 2009 @ 18:22:35
Sip lah,
Baru tahu aku sejarah kota Kendal.
Th 1990 aku sempat 3 bulan KKN di desa Winong-Pegandon. Masih banyak masyarakat mandi di kali, sekarang sudah maju, aspal sudah sampai ke pelosok, paling senang main ke jembatan gantung di desa Pekuncen…
Jul 31, 2009 @ 02:39:56
oh, ya? pernah main lagi ke winong nggak, mas, setelah kkn itu?
Jul 29, 2009 @ 15:24:23
Dirgahayu Kabupaten Kendal.
Mohon maaf belum bersilaturahim kembali ke Kendal, ke tempat Pak Sawali.
.-= Baca juga tulisan terbaru kombor berjudul 35 Tahun Yang Lalu =-.
Jul 31, 2009 @ 02:39:28
terima kasih doa, support, dan apresiasinya, mas arif. gpp, mas, insyaallah kita bisa bersilaturahmi lagi pada kesempatan yang lain.
Jul 29, 2009 @ 15:08:47
Waaaahhh met ultah aja ya untuk hari jadi ke 404 kota kendal….sukses terus kendal….amiiin
.-= Baca juga tulisan terbaru buwel berjudul Sebuah Pesan Singkat ‘Dan Satu nya Lagi’ =-.
Jul 31, 2009 @ 02:38:57
terima kasih doa, support, dan apresiasinya, mas buwel.
Jul 29, 2009 @ 13:10:26
Pak Sawali Mohon maaf yang sebesar besarnya karena tidak bisa mampir ke Kendal … waktu yang sangat terbatas Insya Allah lain waktu pasti akan mampir
.-= Baca juga tulisan terbaru ajengkol berjudul Selamat Jalan Babah =-.
Jul 31, 2009 @ 02:38:11
nggak apa2, mbak ajeng. mas fay juga sudah mengabari saya, insyaallah, kita bisa bertemu pada kesempatan lain, mbak.
Jul 29, 2009 @ 13:09:00
Selamat Hari Jadi Kota Kendal
Jul 31, 2009 @ 02:37:33
terima kasih doa, support, dan apresiasinya, mbak ajeng.
Jul 29, 2009 @ 11:20:13
Selamat ulang tahun Kendal..
Semoga semakin berkah.. :d
Jul 31, 2009 @ 02:36:28
terima kasih doa, support, dan apresiasinya, mbak siwi.
Jul 29, 2009 @ 10:57:48
siap2 berubah mjd yang lebih baik pak
.-= Baca juga tulisan terbaru afwan auliyar berjudul WP Security Scan, plugin pengaman WordPress =-.
Jul 31, 2009 @ 02:36:14
amiiin, terima kasih doanya, mas afwan.
Jul 29, 2009 @ 10:55:13
Dirgahayu Kota KENDAL… < :-p @};-
>-
Meskipun saya sudah tidak bermukim di Kendal, tp darah saat saya di lahirkan menetes di sana (read, Brangsong)..
Ingin berbuat sesuatu meski lewat tulisan sejarah² seperti pak Sawali ini untuk Kendal, tp masih belum mampu...mungkin di lain kesempatan saya bisa memberikan kontribusi untuk memajukan kota Kendal amin.. [-o< salam, ^_^
.-= Baca juga tulisan terbaru Didien® berjudul IBSN : Push email for Sony Ericsson =-.
Jul 31, 2009 @ 02:35:50
wah, ternyata mas didien asal kendal juga. sekarang tinggal di mana, mas?
Jul 29, 2009 @ 10:29:01
Saya belom pernah ke Kendal Pak, Selamat ulang tahun ya buat Kendal
>-
Kalo pulang ke Klaten kayaknya lewat ya?
Jul 31, 2009 @ 02:34:51
terima kasih doa, support, dan apresiasinya, mbak is. wew… yang pasti kalau lewat pantura, mesti melewati kendal juga, mbak.
Jul 29, 2009 @ 09:59:20
Weuhh… kobaran spiritnya sampai kemari… ^^ yoshh!! suksess selalu yahh
.-= Baca juga tulisan terbaru Nisa berjudul Hawa Segar Selorejo =-.
Jul 31, 2009 @ 02:30:31
matur nuwun, mbak nisa.
Jul 29, 2009 @ 08:35:51
crita yang sunan katon gimana mas?
apa itu juga yang jadi batoro katong yang diponorogo?
Jul 31, 2009 @ 02:29:50
wah, ttg sunan katong, saya kok belum mempelajari lebih lanjut, mas wung. benarkah berkaitan dg yang di ponorogo?
Jul 29, 2009 @ 08:27:18
Wah Pak, baru tahu kalau Kendal itu nama pohon
Selamat berulang tahun untuk kota Anda Pak, saya percaya bahwa kota adalah satu media tempat belajar yang datang secara gratis dan setiap saat.
.-= Baca juga tulisan terbaru DV berjudul Jas, Dasi dan Sepatu Olahraga =-.
Jul 31, 2009 @ 02:29:02
terima kasih doa, support dan apresiasinya, mas don.
Jul 29, 2009 @ 07:07:34
oh, ada yang ulang tahun ternyata… :d
sejarah penentuan hari lahir kota kendal ternyata sempat mengundang kontroversi. mungkin begitu pula di banyak kota lain di indonesia, hanya saja saya tidak pernah membaca ulasannya. abis kota lain nggak punya pak satu yang rajin nulis begini. hehe…
penasaran, kediaman pak satu terletak pada daerah dengan kultur agraris dan seni atau kultur bahari dan industri? mari saya tebak: yang pertama. betul?
nah, dirgahayu ke-404 kota kendal. maju dan jaya selamanya!
.-= Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul Maluku: Sajian Pamungkas =-.
Jul 31, 2009 @ 02:28:15
wah, ternyata mbak yulfi ahli teraangan juga, wakaka … tapi saya tinggal di kendal daerah bawah, mbak. berada di tengah kultur bahari dan industri.
Jul 29, 2009 @ 05:32:24
rame’ne…
semoga acara seperti ini bisa segera Mengembalikan Jati Diri Bangsa, dan masalah keaman serahkan pada Pasukan Sexy Anti Teror untuk menangkap Noordin M Top
.-= Baca juga tulisan terbaru Sarimin berjudul Western Digital Produksi HardDrive 1 Terabyte 2.5 inche =-.
Jul 31, 2009 @ 02:26:52
makasih infonya. semoga kontesnya menang dan sukses, mas.
Jul 29, 2009 @ 02:24:24
howanjrit! lengkap banget pak… dan kental bau sejarahnya :d
bacanya saja saya sampe angguk-angguk :d
btw, dirgahayu kendal, pak… salam kenal
.-= Baca juga tulisan terbaru Kurotsuchi berjudul Preambule (Mukadimah) =-.
Jul 31, 2009 @ 02:25:19
salam kenal juga, mas. terima kasih doa, support dan apresiasinya.
Jul 29, 2009 @ 01:51:26
We we we we we we we…
1. Karena aku bukan asli Kendal mohon mengap pak kalo enggak tahu. Selamat buat hari jadi kab. Kendal nyang ke-404, semoga Kendal dan orang2nya tidak errorr 404.
2. Singorojo klebu Kendal ora pak? 8-|/:):d/
.-= Baca juga tulisan terbaru Wandi thok berjudul Durene bang =-.
Jul 31, 2009 @ 02:24:58
hehe … benderanya masih merah putih, kan,. pak wandi?
Jul 29, 2009 @ 01:07:44
Wah ternyata Kendal lagi Ultah ya? Met Ulang Tahun Kendal
.-= Baca juga tulisan terbaru lovepassword berjudul Mengapa Syekh Siti Jenar dihukum mati ??? =-.
Jul 31, 2009 @ 02:24:17
bener, mas, kan di-ekspose juga oleh suara merdeka.
Jul 29, 2009 @ 00:57:46
selamat buat kota kendal pak, maju terus, bangga harusnya kendal memiliki pak sawali yang top markotop…
Jul 31, 2009 @ 02:23:46
terima kasih doa, support dan apresiasinya, mas surya. widih, mas surya, saya justru yang mesti berterima kasih kepada kabupaten kendal yang telah berkenan menjadikan saya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kab. kendal.
Jul 29, 2009 @ 00:13:59
yang diriku tahu tentang Kendal adalah : Kendal kaline wungu, ajar kenal karo aku
untuk pohonnya itu tentu saja diriku ndak bakal lupa soale baru tahu sekarang kalo Kendal itu diambil dari nama pohon :-0
diriku tertarik dengan tema HUT kali ini yang sangat jauh dari kesan bombastis membangun. lebih terkesan nrimo dan mengharuskan refleksi diri. jadi kalo isi postingan ini salah satu pointnya adalah tentang keyakinan akan pembangunan, barangkali kita harus kembali berkaca dulu kepada temanya. mungkin tahun depan atau tahun depannya lagi saat jargon pembangunan mulai digaungkan.
hehe… just my opinion, om
salam
.-= Baca juga tulisan terbaru ~noe~ berjudul ngomyang only =-.
Jul 31, 2009 @ 02:22:36
amiin, semoga motto itu memang menunjukkan kebersahajaan, mas noe. bukan hanya sekadar slogan kosong.
Jul 29, 2009 @ 00:12:58
Semoga kendal bisa terus maju…
Menjadi kota yang wah…:d
Jul 31, 2009 @ 02:21:59
terima kasih doa, support dan apresiasinya, mas bujang.
Jul 29, 2009 @ 00:09:40
Selamat ulang tahun buat kendal… Semoga semakin maju dan terus berkembang
Jul 31, 2009 @ 02:21:41
terima kasih doa, support dan apresiasinya, mas.
Jul 28, 2009 @ 23:53:55
Wadoh, saya asli cah mBoja Kendal malah lupa hari jadi Kendal…
(
Jul 30, 2009 @ 14:52:24
@Andy MSE, Blogger nasional kok lali ulang tahune kendal (doh)
Jul 30, 2009 @ 18:53:38
@senopati, soale pas ke 404 error not found… wkwkwk
Jul 31, 2009 @ 02:08:48
bukan hanya, mas andy, kok, saya saja hampir lupa, hehe …
Jul 28, 2009 @ 23:42:56
Wah kok hampir sama dgn Pakdhe Mars
Jul 31, 2009 @ 02:08:21
waktu hari jadi, pak mar masih di yogya, mas pencerah, hehe …
Jul 28, 2009 @ 23:03:41
Selamat Ulang Tahun Kabupaten Kendal
Jul 31, 2009 @ 02:07:48
matur nuwun, mas fay.
Jul 28, 2009 @ 22:53:48
Viva Kendal. Selamat Ulangtahun dan semoga Beribadat sepanjang hayat…
Jul 31, 2009 @ 02:07:23
terima kasih doa, support, dan apresiasinya, mas teguh.
Jul 28, 2009 @ 22:09:37
:d/selamat ulang tahun kendal.. semoga tambah sukses aja.. aman damai.. piss
Jul 31, 2009 @ 02:06:40
amiiin, semoga doa mas jidat segera terwujud, terima kasih supportnya.
Jul 28, 2009 @ 21:49:20
met hari jadi kota kendal, smg tambah gemah ripah lok jinawi..
salam kenal mas.. dari cah demak
Jul 31, 2009 @ 02:06:09
salam kenal juga, mas, makaish support dan apresiasinya.
Jul 28, 2009 @ 21:25:20
hidup kendalll….!!
selamat ulang tahun buat kendal
semoga tambah majuu..
Jul 31, 2009 @ 01:38:00
terima kasih, mas bakhtiar. semoga ini menjadi momen yang tepat bagi kabupaten Kendal agar menjadi lebih maju dan dinamis.
Jul 28, 2009 @ 21:10:17
dirgayahu kendal…
pak sawali mboten ngagem beskap? hehehe
.-= Baca juga tulisan terbaru goop berjudul First Lesson =-.
Jul 31, 2009 @ 01:37:02
terima kasih, mas goop. hehe …. saya ndak punya seragam, mas. mau dipinjami?