Sang Bayang dan Hari Jadi Kendal
Friday, 31 July 2009 (01:06) | 235 pembaca | 109 komentar

Sungguh tak terduga, Selasa, 28 Juli 2009, bertepatan dengan Hari Jadi ke-404 Kabupaten Kendal, tempat yang selama ini saya akrabi bersama isteri dan anak-anak, saya kedatangan seorang sahabat bloger bersama bayangannya, demikian sahabat saya itu memberikan sebutan akrab buat isteri tercintanya. Ya,.... (selanjutnya?)
Spirit Tumenggung Bahureksa dan Dinamika Kendal Beribadat
Tuesday, 28 July 2009 (19:32) | 437 pembaca | 107 komentar

(Refleksi Hari Jadi ke-404 Kabupaten Kendal) Hari ini, Selasa, 28 Juli 2009, Kendal berulang tahun ke-404. Usia yang –tentu saja–sudah terbilang sangat tua, kenyang pengalaman, dan sarat dengan dinamika hidup. Dalam usianya yang lebih dari empat abad, Kendal tidak saja diharapkan menjadi ik.... (selanjutnya?)
Ketahanan Budaya yang (Nyaris) Rapuh
Monday, 27 July 2009 (19:12) | 1 pembaca | 14 komentar

Sudah lama negeri kita dikenal sebagai sebuah bangsa yang kaya budaya. Keragaman budaya dengan corak multikultur-nya sudah menjadi brand yang mengagumkan. Banyak negeri lain yang merasa iri dengan kekayaan multikultur nusantara. Hampir setiap daerah memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang diekspre.... (selanjutnya?)
Postingan, Smiley, dan Komentar
Monday, 27 July 2009 (09:12) | 250 pembaca | 91 komentar
Dalam aktivitas ngeblog, tak jarang sahabat-sahabat bloger menggunakan berbagai bentuk dan variasi smiley dalam postingannya. Bisa jadi tak sekadar dimaksudkan sebagai asesoris semata, melainkan juga sebagai sarana untuk mengekspresikan emosi sesaat yang sedang melintas. Dalam kajian bahasa, mungkin.... (selanjutnya?)
Masih Adakah Ruang bagi Anak-anak Jalanan?
Friday, 24 July 2009 (00:08) | 1,900 pembaca | 141 komentar

Hampir saja lupa kalau 23 Juli telah ditetapkan sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Momentum seperti ini seharusnya bisa dijadikan sebagai bahan refleksi terhadap silang-sengkarutnya dunia anak yang terkebiri dan termarginalkan. Tak jarang anak-anak dari keluarga tak mampu sering “dipaksa” untuk s.... (selanjutnya?)
















